Search Articles & Publications

Showing 146 articles found for "Alif"

Sistem Pengelolaan Antrian Pelayanan Administrasi Kantor Kecamatan Cibeunying Kidul

Chalifa Chazar, Jafar Ihsan Atthayyar, Kleo Aprian Permana, Rayhan Muhammad Mafaz Shidqy, Taufan Hafizh Nugraha, Ammar Jaddid Habibullah
Abstract: Efficient queue management is a major challenge in public services, including in Cibeunying District. Traditional manual systems often lead to unorganized queues, long waiting times, and public dissatisfaction. This study… y aims to design and implement a more modern and structured technology-based queue numbering system. The system is designed as a web-based application that allows users to take queue numbers directly on-site or via mobile devices. Additionally, the system is equipped with an automatic call feature, where if a number is not present after two calls, the next number is automatically called. The implementation results show that this system can improve service efficiency, reduce waiting times, and provide a more convenient experience for the community. With this system, the Cibeunying District can significantly optimize the quality of its public services.

Penguatan Kompetensi Profesional Guru Berbasis Refleksi dan Best Practice (Studi di Sekolah Dasar Negeri Kota Cilegon)

Ifa Hafiroh, Harry Budiman, Inti Hujah, Eno Astriyani, Siti Laela
Abstract: This study was motivated by the low level of professional competence among elementary school teachers despite the fact that most teachers have obtained certification and adequate academic qualifications. Curriculum changes,… es, advances in educational technology, and the demands of 21st-century learning require teachers to possess adaptive, reflective, and collaborative professional competencies. The research problem focused on the influence of reflective practice and best practice on the professional competence of teachers at A-accredited public elementary schools in Cilegon City. The study employed a quantitative approach with a causal-comparative design involving 105 teachers selected through proportionate stratified random sampling. Data were collected using Likert-scale questionnaires and analyzed through multiple linear regression using EViews 12. The results revealed that reflective practice had a positive and significant effect on teachers’ professional competence, with a t-value of 4.697 and a significance value of 0.000. Best practice also demonstrated a positive and significant effect, with a t-value of 5.065 and a significance value of 0.000. Simultaneous testing indicated that reflective practice and best practice jointly had a significant effect on teachers’ professional competence, with an F-value of 43.72 and a coefficient of determination of 52.2%. The findings confirm that reflective and collaborative cultures are capable of improving teachers’ professional quality continuously through learning evaluation, sharing teaching experiences, and developing innovative instructional strategies. The novelty of this study lies in the simultaneous examination of reflective practice and best practice through a quantitative approach within the context of A-accredited public elementary schools in Cilegon City. The findings also demonstrate that best practice exerts a greater influence than reflective practice on the professional competence of elementary school teachers.

Jenis dan Klasifikasi Penjualan dalam Ekonomi Syariah

rezki, rezki akbar norrahman
Abstract: Islamic economics has different principles from conventional economics, including in terms of sales contracts. In Islamic economics, there are several types of sales contracts used, such as bai' al-salam (future sales) and… nd bai’ al-salam(manufacturing sales). Trust sales contracts are also important in ensuring transparency of the price of the goods or services sold. The research method uses descriptive qualitative in describing and explaining specifically with literature studies in data collection. The purpose of this research is to find out specifically about the types and qualifications of sharia sales that do not contain gharar and usury. In Islamic economics, payments in sales contracts can be deferred or paid in installments without involving interest or riba. This allows the buyer to pay according to an agreed schedule. Sales contracts in the Islamic economy differ from interest-bearing loan contracts, where there is an exchange of goods or services at a predetermined price. Islamic banks use sales contracts as a legitimate alternative to interest-bearing loan contracts, allowing them to provide financing that is fair and compliant with sharia principles. In the Islamic economy, there are also contracts for the sale of future commodities (salam), the sale of manufacturing (istisna'), and currency exchange (sarf). Islamic banks have an important role to play in facilitating these sales contracts, as intermediaries who ensure the contracts adhere to Shariah principles and meet applicable legal requirements. With a good understanding of the different types of these sales contracts, economic actors can choose the ones that suit their needs while complying with sharia principles.

Pandangan Al-Qur’an Tentang Hak Asasi Manusia (HAM) Dalam Konsep Kemanusiaan

Musdalifah Syahrir, Hasyim Haddade, Hamka Ilyas
Abstract: Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak dasar yang melekat pada setiap manusia sejak lahir. Dalam perspektif Islam, khususnya Al-Qur’an, konsep HAM tidak hanya dipandang sebagai hak individual, tetapi juga sebagai bagian dari… dari tanggung jawab moral dan spiritual manusia terhadap sesama. Al-Qur’an menempatkan manusia sebagai makhluk yang dimuliakan oleh Allah SWT dan memiliki kedudukan yang sama di hadapan-Nya tanpa membedakan ras, suku, maupun status sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pandangan Al-Qur’an mengenai HAM dalam konsep kemanusiaan melalui pendekatan studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur’an mengandung prinsip-prinsip HAM seperti hak hidup, kebebasan beragama, keadilan, persamaan, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Nilai-nilai tersebut menjadi dasar terciptanya kehidupan masyarakat yang damai, adil, dan berperikemanusiaan.

Manajemen Konflik: Meningkatkan Kinerja Guru Melalui Penyelesaian Perbedaan

Muh. Aidil Fitra, Maychilyana Dwi Christine Mile, Khusnul Wafiah Nabilah Hawa, Feronika, Khalifah Tul Jannah, Rezky Eka Wardana, Nur Afni Indahari Arifin, Ahmad Ridfah
Abstract: Konflik merupakan bagian dari interaksi sosial yang dapat muncul akibat perbedaan pandangan, nilai, kebutuhan, dan tujuan, termasuk dalam lingkungan pendidikan. Di sekolah, konflik yang tidak dikelola dengan baik dapat menghambat… enghambat kerja sama, menurunkan kualitas komunikasi, dan berdampak pada kinerja guru maupun pegawai. Oleh karena itu, pemahaman mengenai manajemen konflik penting diberikan agar konflik tidak hanya dipandang sebagai masalah yang harus dihindari, tetapi sebagai situasi yang perlu dikelola secara bijak dan konstruktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dan pegawai mengenai manajemen konflik melalui seminar psikoedukasi. Kegiatan diikuti oleh 19 peserta dari berbagai tingkatan jabatan di lingkungan sekolah. Materi yang diberikan mencakup faktor penyebab konflik, dampak konflik dalam organisasi, serta strategi manajemen konflik yang meliputi menghindari, mengakomodasi, mengkompromikan, berkompetisi, dan mengkolaborasikan. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa seminar psikoedukasi memberikan manfaat bagi peserta, terutama dalam meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya mengelola perbedaan dan memilih strategi penyelesaian konflik yang sesuai dengan situasi. Dengan demikian, psikoedukasi melalui seminar dapat menjadi salah satu upaya untuk membantu guru dan pegawai mengembangkan keterampilan dasar dalam mengelola konflik di lingkungan pendidikan.

Sosialisasi Konten Kreator Berbasis Smartphone untuk Meningkatkan Kreativitas Masyarakat di Ngepoh Kidul Desa Banyusidi

Noviansyah Rizki Aditya, Abednego Rubianto, Khanza Aoera Dievana, Wahyu Tri Apriliyan, Ilyas Nur Hanafi, Raytanza Iswadinata, Andhika Dhimas Saputra, Nerisya Salsabilla, Anida Ayu Aminati, Diesta Alifia Putri
Abstract: Kemajuan teknologi digital telah membuka peluang bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas melalui media sosial. Namun, masih banyak masyarakat pedesaan yang belum memahami potensi smartphone sebagai alat produktif dalam… alam menciptakan content creator. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan peran dan cara menjadi content creator berbasis smartphone kepada masyarakat Dusun Ngepoh Kidul, Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis agar mereka dapat mengembangkan kreativitas digital serta menambah pengetahuan baru dalam pemanfaatan teknologi secara produktif. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan secara langsung ke warga dengan tahapan-tahapan diantaranya identifikasi permasalahan, koordinasi dengan pihak terkait, pelaksanaan program dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini, sebagian besar masyarakat Dusun Ngepoh Kidul sudah memiliki pengetahuan yang cukup tentang hal yang berkaintan dengan creator content meskupun baru Sebagian kecil yang berminat untuk menjadi content creator.

Psikoedukasi Melalui Poster Di Platform Media Sosial Instagram Sebagai Upaya Membangun Hubungan Yang Sehat

Nur Alifah Syahrani, Imelda, Ahmad Amirul Sir, Mawar Fauzia R, Ramadhani Abustan, Sitti Murdiana
Abstract: Psikoedukasi melalui poster di media sosial bertujuan memberikan pemahaman terkait pentingnya pencegahan terhadap hubungan yang tidak sehat.Metode yang digunakan adalah dengan melakukan psikoedukasi melalui beberapa fase,… , yaitu fase persiapan, implementasi, dan evaluasi. Fase persiapan meliputi pelaksanaan studi pustaka dan tinjauan literatur komprehensif tentang hubungan yang sehat, pengembangan konten edukatif, serta perancangan pamflet dan materi visual. Sedangkan fase implementasi berfokus pada diseminasi materi edukasi melalui distribusi poster di media sosial Instagram. Sementara itu, fase evaluasi mencakup pengukuran efektivitas dan dampak dari materi psikoedukasi. Psikoedukasi dilaksanakan selama 1 hari melalui platform sosial media Instagram. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa psikoedukasi memperoleh respon positif dari warganet. Selain itu, psikoedukasi juga memberikan perubahan pemahaman yang signifikan pada responden.

Peningkatan Pemahaman Terhadap Komunikasi Dalam Kepemimpinan Melalui Webinar

Nurhalisa Hamka, Muh. Alif Firmansyah, Muhrajan Piara
Abstract: Kepemimpinan dan komunikasi merupakan dua komponen penting yang saling berkaitan dalam menentukan efektivitas kerja tim di lingkungan organisasi. Gaya kepemimpinan transformasional yang menekankan pemberdayaan, motivasi,… dan komunikasi yang inspiratif diyakini mampu meningkatkan produktivitas serta loyalitas anggota tim. Berdasarkan permasalahan kepemimpinan yang ditemukan di PT. Borwita Citra Prima Regional Sulawesi, kegiatan berupa webinar “Sharpening Leadership Through Communication Skill” dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Webinar ini diikuti oleh 15 karyawan yang menduduki jabatan manajerial. Untuk mengukur efektivitas kegiatan, digunakan pre-test dan post-test yang dianalisis dengan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji non-parametrik Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 89,33 dan post-test sebesar 98,66 (p = 0,008). Temuan ini menunjukkan bahwa webinar berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya gaya kepemimpinan transformasional dan komunikasi efektif.

Efektivitas Psikoedukasi Dalam Penguatan Efikasi Kolektif untuk Optimalisasi Kinerja Tim Pada PT Bumi Asri Nusa

Gunawan Asa Mayloa, Muhammad Alif Maulidan, Anastasya, Kurniati Zainuddin
Abstract: Dalam era kerja kolaboratif, efikasi kolektif menjadi faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan kinerja tim. Rendahnya efikasi kolektif sering kali menyebabkan kurangnya kepercayaan antar anggota, lemahnya koordinasi,… , dan menurunnya produktivitas tim. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan efikasi kolektif karyawan melalui psikoedukasi yang dirancang khusus untuk memperkuat komunikasi, kepercayaan tim, dan pemahaman terhadap tujuan bersama. Kegiatan dilaksanakan pada 17 Mei 2025 secara daring melalui Platform Zoom Meeting dan diikuti oleh 37 karyawan PT. Bumi Asri Nusa. Pengukuran dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang diisi oleh 29 peserta, dengan analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman efikasi kolektif (p = 0,001), yang mengindikasikan bahwa intervensi psikoedukasi ini efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi psikoedukasi berbasis kebutuhan organisasi dapat menjadi solusi praktis dalam meningkatkan efikasi kolektif dan mendorong produktivitas tim secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam pengembangan sumber daya manusia dan penguatan budaya kerja kolaboratif di lingkungan organisasi.

Workshop Karyawan : Mengenali Dan Mengelola Emosi Di Tempat Kerja Sebagai Upaya Meningkatkan Emotional Intelligence Pada Karyawan

Asniar Khumas, Megawati, Annisa Noor Alfisyahr, Siti Alifhya Nurhaliza, Sitti Nurhalisa, Anugrah Ashafil
Abstract: Dalam sebuah perusahaan, terdapat berbagai instrumen yang digunakan untuk mencapai tujuan perusahaan, seperti bahan baku, tenaga kerja, teknologi, dan modal. Keberhasilan dalam pekerjaan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan… dasan intelektual, tetapi juga sangat bergantung pada kemampuan seseorang dalam mengelola emosi. Mengelola emosi adalah kemampuan seseorang untuk mengenali, memahami, dan mengendalikan perasaan atau respon emosionalnya secara efektif dan sehat. Kegiatan workshop ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan meningkatkan pemahaman karyawan mengenai pentingnya kecerdasan emosional dan memberikan keterampilan dasar dalam mengenali serta mengelola emosi di tempat kerja. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah pemahaman dan kepuasan peserta terhadap materi serta pembawaan yang baik dari narasumber.