Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi inklusif dalam pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang dapat meningkatkan kinerja karyawan. Dalam era globalisasi, banyak perusahaan…
haan yang berusaha untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, di mana semua individu, tanpa memandang latar belakang, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Strategi inklusif yang diadopsi dalam pelatihan dan pengembangan SDM meliputi pendekatan adaptif yang memperhatikan kebutuhan beragam karyawan, penerapan teknologi dalam pelatihan, serta penciptaan budaya belajar yang mendukung kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi inklusif tidak hanya meningkatnya kinerja individu, tetapi juga meningkatkan produktivitas tim secara keseluruhan. Penelitian ini merekomendasikan perusahaan untuk terus mengembangkan kebijakan inklusif agar dapat menciptakan SDM yang kompeten dan berdaya saing.
Abstract:Evaluasi kinerja adalah elemen krusial dalam meningkatkan perusahaan secara efisien dan efektif. Proses ini berkontribusi pada pengembangan kebijakan atau program yang lebih baik dalam pengelolaan sumber daya manusia di…
dalam perusahaan. Untuk menilai kinerja setiap karyawan, dilaksanakan penilaian kinerja yang bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas kerja mereka agar lebih efektif. Penilaian ini juga berfungsi sebagai sarana pembinaan yang berkelanjutan dan untuk melakukan tindakan perbaikan jika pekerjaan yang dilakukan tidak sesuai dengan deskripsi tugas yang telah ditentukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi langkah-langkah strategis yang dapat meningkatkan produktivitas karyawan dengan cara yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang dianalisis adalah data sekunder, yang diambil dari berbagai sumber seperti jurnal. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa manajemen evaluasi kinerja karyawan memiliki dampak signifikan terhadap keberhasilan operasional perusahaan. Dengan kata lain, manajemen evaluasi kinerja karyawan berperan penting dalam mengarahkan proses yang harus dilakukan oleh perusahaan, seperti produksi, penjualan, dan pemasaran, agar dapat beroperasi secara efektif untuk mencapai tujuan perusahaan.
Abstract:Pegadaian merupakan suatu lembaga bukan bank yang bertujuan untuk memberikan peminjaman dengan adanya agunan, yang saat ini pegadaian tidak hanya untuk gadai kredit, namun mengeluarkan produk tabungan emas sebagai instrumen…
men untuk berinvestasi. Investasi tabungan emas merupakan investasi yang paling aman dan halal dibandingkan dengan investasi yang lainnya, karena tahan terhadap inflasi dan nilai emas yang terus naik. Pegadaian meluncurkan layanan digital sebagai alat untuk mempermudah akses masyarakat saat berimvestasi emas tanpa harus mendatangi outlet pegadaian, akan tetapi juga bisa datang langsung ke outlet untuk transaksi manual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang fokus pada kajian literatur dengan memperoleh dari berbagai sumber, seperti artikel, jurnal ilmiah, buku dan dokumen lainnya. Tujuan penelitian ini untuk memberikan pemahaman secara mendalam mengenai pentingnya mulai investasi emas, strategi layanan digital dalam peningkatan minat investasi, dan kemudahan akses bagi nasabah yang melakukan transaksi dengan menciptakan pegadaian digital. Diharapkan kepada masyarakat untuk mulai belajar investasi emas demi menciptakan masa depan yang cerah dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang baik.
Abstract:Artikel ini berjudul “Evaluasi Kebijakan Struktur Organisasi Di Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis evaluasi kebijakan struktur organisasi di Sekretariat…
etariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya. Indikator yang digunakan untuk mengevaluasi Kebijakan struktur organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya terdiri atas Efektivitas, Efisiensi, Kecukupan, Pemerataan, Responsivitas dan Ketepatan. Informan yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari unsur aparatur Sipil Negara di Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan evaluasi yang dilaksanakan mampu mencapai tujuan dalam penataan organisasi, dapat dilihat dari penataan yang di lakukan dengan mengedepankan efektifitas pelaksanaan tugas pemerintahan melalui jabatan struktural yang sudah di bentuk. Namun dalam aspek efisiensi dalam kebijakan penataan organisasi perangkat daerah Kabupaten Tasikmalaya dilihat dari pelaksanaannya belum mencapai kriteria efisiensi. Dari sisi kecukupan penataan Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya sudah di lakukan sesuai mekanisme yang berlaku, yaitu adanya analisis jabatan dan analisis beban kerja terhadap struktur organisasi pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Ditunjau Dari aspek perataan sudah sesuai dengan prosedur dan kebutuhan. Dari sisi responsivitas hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan penataan organisasi Sekretariat Daerah di Kabupaten Tasikmalaya telah berjalan sesuai dengan pedoman teknis penataan Sekretariat Daerah Kabupaten/Kota yaitu Permendagri No 56 Tahun 2019 yang selanjutnya diturunkan dalam bentuk Peraturan Bupati Tasikmalaya Nomor 119 Tahun 2021. Dan terakhir Dilihat dari aspek ketepatan, penataan Struktur Organisasi di lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya sudah di sesuaikan dengan urusan – urusan yang sudah di limpahkan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dimana peraturan daerah tentang penataan organisasi yang telah di susun pemerintah Kabupaten Tasikmalaya telah di sesuaikan dengan peraturan yang lebih tinggi di atasnya.
Abstract:Penelitian ini berjudul Inovasi Pelayanan Publik Berbasis E-spekta (Studi Tentang Izin Penyelenggaraan Satuan Pendidikan Non Formal Di Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya). Penelitian ini bertujuan untuk…
k mengetahui dan menganalisis seperti apa Inovasi Pelayanan Publik Berbasis E-spekta (Studi Tentang Izin Penyelenggaraan Satuan Pendidikan Non Formal di DISDIKBUD Kabupaten Tasikmalaya). Inovasi yang dilakukan DISDIKBUD Kabupaten Tasikmalaya dalam hal pelayanan salah satunya terkait pelayanan pengajuan izin penyelenggaraan Pendidikan, yaitu dengan adanya aplikasi e-spekta. Aplikasi e-Spekta merupakan terebosan baru untuk meningkatkan pelayanan perizinan di Kabupaten Tasikmalaya secara online yang dibuat oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayana Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) lalu digunakan oleh instansi yang berhubungan dengan perizinan termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, hal itu untuk mempermudah masyarakat dalam pengajuan izin penyelenggaraan Pendidikan, termasuk izin penyelenggaraan pendidikan non formal. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teori atribut inovasi menurut roger yang terdiri dari keuntungan relatif, kesesuaian, kerumitan, kemungkinan dicoba dan kemudahan diamati. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data diperoleh selama penelitian, melalui wawancara, studi kepustakaan, dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan adanya inovasi pelayanan izin penyelenggaraan Pendidikan non formal melalui aplikasi e-spekta dapat mempermudah masyarakat yang akan mengajukan permohonan izin penyelenggaraan Pendidikan non formal dan adanya inovasi tersebut dapat mengefesiensikan waktu, tenaga dan biaya.
Abstract:Kantor Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya yang merupakan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) sebagai pelaksana teknis kewilayahan yang memiliki wilayah kerja tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur seberapa…
erapa besar pegaruh komunikasi camat yang terjadi, serta mengukur tingakt motivasi kerja pegawai di dalam kantor kecamatan kawalu kota tasikmalaya dan mengetahui seberapa besar pengaruh komunikasi camat terhadap motivasi kerja pegawai.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian ekplanasi dengan pendekatan kuantitatif.pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan sampling jenuh atau sensus dengan jumlah responden sebanyak 16 orang.
Berdasarkan hasil penelitian secara simultan, komunikasi organisasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi kerja hal ini dibuktikan dengan nilai signifikan sebesar 49,00. Berdasarkan koefisien determinasi komunikasi camat memberikan pengaruh 50,20 % terhadap motivasi kerja
Kesimpulan penelitian ini Komunikasi camat sudah masuk ke dalam kategori cukup baik dan motivasi kerja pegawai masuk ke dalam kategori tinggi. Namun ada beberapa hal yang perlu diperbaiki penyampaian pesan yang jelas dan apresiasi terhadap pekerjaan yang telah di lakukan pegawai
Abstract:Penelitiannini dilakukanndengan tujuan untukkmengetahui, menjelaskan dannmenganalisis pengaruh Promosi Mulutkke Mulut (word of mouth) Terhadap KeputusannPembelian Produk di Qini Mart 02 Purbaratu Kota Tasikmalaya. Di Qini…
i Mart 03 Purbaratu ini mengalami kenaikan dan penurunan konsumen pada setiap bulannya. Hal tersebut memaksa perusahaan untuk segera melakukan evaluasi atas pemasaran produknya. Penelitiannini jugaamemiliki tujuannuntuk dapat mengetahui pengaruhhantara promosi mulut ke mulut (word of mouth) terhadap keputusan pembelian produk. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah promosi mulut ke mulut (word of mouth) sebagai variabel (X) dan keputusan pembeliian sebagai variabel terikat (Y). Populasi pada penelitian ini merupakan konsumen yang membeli produk Qini Mart 02 Purbaratu sebanyak 100 responden. Metodeepengumpulan dataapenelitian ini menggunakannkuesioner Analisissdata secara deskriptiffkuantitatif dengannmenggunakan rumussanalisis linier sederhana yanggdi olah menggunakannprodgram SPSS 16. Hasil dari penelitian inimmenunjukan bahwaaterdapat pengaruhhyang signifikan anntara Promosi MulutKKe Mulut (word of mouth) Terhadap Keputusan Pembelian Produk Di Qini Mart 02 Purbaratu Kota Tasikmalaya.
Abstract:Artikel ini didasarkan pada pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan pada CV Wijaya Family Tasikmalaya Dilihat dari target, CV individu ini. mengalami peningkatan setelah diberikannya beban kerja tambahan yaitu penambahan…
ambahan waktu kerja. Persahaan bertanggung jawab untuk mengatasi beban kerja yang dimaksud oleh para karyawannya sebagai salah satu dari sekian banyak aspek penting yang dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja karyawan dimaksud, yaitu beban kerja. Karenanya, kinerja karyawan tersebut mampu meningkatkan loyalitas pelanggan. Tujuan dari latihan ini adalah untuk mengumpulkan informasi sebanyak mungkin tentang CV pelamar. Metode yang digunakan adalah metode asosiatif dengan metode kuantitatif. Pengambilan sampel nonprobabilitas menggunakan sampel sampling dengan jumlah sampel 72 orang dan dikenal sebagai sampel sampling. Validasi dan reliabilitas metode pengumpulan data kini telah ditetapkan. Teknik analisis informasi yang digunakan untuk menjawab hipotesis adalah dengan uji regresi linier sederhana yang diolah menggunakan program SPSS 25. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh positif dan terdapat korelasi yang kuat diantara variabel beban kerja dengan variabel kinerja karyawan. Dalam hal digunakan koefisien determinasi, nilainya adalah 0,696 (69,6 persen). Hasil tersebut dapat diinterpretasikan apabila koefisien untuk variabel "beban kerja" (X) lebih tinggi dari koefisien untuk variabel "pengaruh" terhadap kinerja karyawan (Y) sebesar 69,6 persen dan lebih rendah dari koefisien untuk variabel itu sendiri sebesar 30,4 persen yang tidak termasuk dalam analisis ini. Hasilnya, terlihat bahwa 69,6 persen CV kinerja karyawan memiliki beban kerja. Keluarga Wijaya Tasikmalaya.
Abstract:Toko Setia Jaya Perkasa adalah sebuah bisnis di bidang ritel yang beralamat di Jl. Raya Salopa Kabupaten Tasikmalaya, setiap perusahaan pasti terdapat laporan keuangan begitujuga Toko Setia Jaya Perkas. Dilihat dari laba…
bersih dan penjualannya itu mengalami fluktuasi namun lebih cenderung mengalami kenaikan dibanding penurunan, satu diantar instrumen yang sering diimplementasikan untuk mengevaluasi keadaan keuangan perusahaan adalah laporan keuangan. Perkembangan bisnis perlu dipantau untuk memahami apakah perusahaan mengalami kenaikan atau penurunan. Analisis rasio keuangan harus dilakukan secara rutin setiap tahun agar memahami perkembangannya. Salah satu bagian dari rasio keuangan yang dapat aplikasikan melihat tingkat kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba adalah rasio profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan Toko Setia Jaya Perkasa menghasilkan laba selama periode lima tahun terkahir. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif , yang bertujuan untuk memahami nilai – nilai atau karakteristik suatu fenomena tanpa melakukan perbandingan. Penelitian ini difokuskan pada pengungkapan fakta, gejala, dan fenomena tertentu. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Observasi, Wawancara, dan Studi Dokumentasi dengan jenis data primer dan sekunder. Berdasarkan hasil mengenai profitabilitas Toko Setia Jaya Perkasa ini menunjukkan berada di dalam kondisi keuangan yang cukup baik dalam segi ROA dan ROE, dimana ROA berada di angka yang cukup besar yaitu 47,44%, yang artinya perusahaan mampu mengefisiensikan asetnya untuk menghasilkan laba yang positif. Begitu juga ROE berada di angka 67,86% yang berarti perusahaan mampu mengontrol penggunaan dananya untuk menghasilkan laba. Sementara GPM, OPM, dan NPM berada di angka yang sangat kecil dimana GPM berada diangka 14,98%, OPM sebesar 5,24%, dan NPM 3,92%, artinya Toko Setia Jaya Perkasa belum mampu menghasilkan keuntungan dari laba kotor, laba operasional, dan laba bersih atas penjualan yang didapatkan. Namun, angka – anngka tersebut masih bisa ditingkatkan lebih tinggi lagi.
Abstract:Dalam era digital yang semakin berkembang, perusahaan dihadapkan pada pilihan platform cloud untuk mendukung infrastruktur web services mereka, di mana Amazon Web Services (AWS) dan Google Cloud Platform (GCP) merupakan…
platform layanan cloud terbesar di dunia. Kedua platform ini memiliki perbedaan mendasar dalam hal efisiensi biaya, performa, fleksibilitas, skalabilitas, dan kemudahan penggunaan, sehingga masalah utama yang dihadapi perusahaan adalah bagaimana memilih platform yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan menggunakan metode literature review penulis menganalisis fitur-fitur utama yang ditawarkan oleh AWS dan GCP, serta membandingkan keduanya berdasarkan lima kriteria tersebut dengan tujuan memberikan panduan yang jelas bagi perusahaan dalam membuat pilihan. Hasil analisis menunjukkan bahwa GCP unggul dalam biaya dan kemudahan penggunaan, menjadikannya pilihan yang baik bagi pengguna baru dan perusahaan yang mencari solusi sederhana. Sebaliknya, AWS lebih cocok untuk perusahaan besar dengan kebutuhan fleksibilitas dan skalabilitas tinggi serta kontrol mendalam terhadap infrastruktur, terutama dalam hal keamanan melalui WAF. Sebagai saran, perusahaan yang mengutamakan biaya dan kemudahan sebaiknya mempertimbangkan GCP, sementara perusahaan dengan kebutuhan skala besar dan kontrol lebih kompleks disarankan memilih AWS, atau bahkan mempertimbangkan kombinasi dari keduanya untuk mengoptimalkan keunggulan masing-masing platform.