Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik di Kabupaten Buton berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan…
an kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari hasil survei terhadap pengguna layanan pada berbagai perangkat daerah penyelenggara pelayanan publik di Kabupaten Buton. Analisis dilakukan mengacu pada pedoman Survei Kepuasan Masyarakat sesuai ketentuan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Indeks Kepuasan Masyarakat Kabupaten Buton Tahun 2025 berada pada kategori Baik, yang mengindikasikan bahwa secara umum pelayanan publik telah memenuhi harapan masyarakat. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa unsur pelayanan yang memperoleh nilai relatif rendah, terutama pada aspek kecepatan pelayanan, penanganan pengaduan, serta ketersediaan sarana dan prasarana pendukung. Temuan penelitian menunjukkan perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia, optimalisasi digitalisasi pelayanan, penyederhanaan prosedur, serta penguatan mekanisme evaluasi dan tindak lanjut terhadap masukan masyarakat. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Abstract:Penelitian ini menganalisis bagaimana penggunaan dan pengalokasian serta belanja di Desa Harapan Makmur, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka, yang meneliti…
liti publikasi dan sumber yang berkaitan dengan administrasi keuangan desa. Distribusi dana desa didasarkan pada formula pemerintah yang memperhitungkan ukuran populasi, faktor geografis, dan tingkat kemiskinan. Anggaran tersebut digunakan untuk administrasi desa, pembangunan infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat. Papan informasi yang menampilkan alokasi dan realisasi dana yang diletakkan di depan balai desa merupakan cara yang efektif untuk mengomunikasikan transparansi dalam pengelolaan dana desa, untuk memastikan bahwa publik mendapat informasi. Namun demikian, penelitian ini menemukan kesulitan dengan kompetensi manajer keuangan masyarakat dan cara terbaik untuk memanfaatkan sumber daya. Peningkatan efisiensi pengeluaran desa bergantung pada partisipasi proaktif kepala desa dan personel, serta kemajuan seperti pembentukan koperasi desa. Studi ini menyarankan peningkatan kemampuan manajer keuangan dan keterlibatan masyarakat untuk mempromosikan pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan tata kelola
Abstract:Transformasi digital di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) membawa peluang sekaligus tantangan bagi masyarakat lokal dalam mengembangkan ekonomi kreatif yang berakar pada kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan…
uan untuk mengidentifikasi potensi, peran, dan tantangan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Merauke dalam mengintegrasikan nilai budaya lokal dengan pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat ekonomi kreatif berbasis komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang melibatkan anggota KIM, tokoh adat, serta pelaku ekonomi kreatif lokal. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Marind, seperti gotong royong, solidaritas sosial, dan keberlanjutan alam, menjadi fondasi utama dalam membangun identitas ekonomi kreatif lokal yang berkelanjutan. KIM berperan penting sebagai fasilitator literasi digital, mediator komunikasi pembangunan, serta penghubung antara masyarakat dan ruang ekonomi digital yang lebih luas. Namun, keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya kapasitas teknologi, dan minimnya dukungan kebijakan menjadi hambatan utama dalam proses pengembangan ekonomi kreatif berbasis digital di wilayah ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara kearifan lokal dan teknologi digital dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat 3T. Penguatan kapasitas digital KIM dan kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di Kabupaten Merauke.
Abstract:Efektivitas pada Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pangandaran merupakan inovasi pemerintah daerah Kabupaten Pangandaran untuk meningkatkan efektivitas dan efesiensi pelayanan publik di Kabupaten Pangandaran. Tujuan dari penelitian…
nelitian ini untuk mengetahui bagaiaman Efektivitas Mal Pelayanan Publik di Kabupaten Pangandaran. Berdasarkan hasil penelitian di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pangandaran bahwa efektivitas pada Mal Pelayanan Publik di Kabupaten Pangandaran belum berjalan dengan optimal. Hal ini dibuktikan dengan beberapa indikator yang belum optimal yaitu pada indikator stuktur organisasi yaitu stuktur yang masih mengikuti stuktur Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan, indikator lingkungan interen yaitu mengenai belum optimalnya sumber daya manusai yang ada, dan indikator keterbukaan informasi masih belum optimalnyaa sosialisasi kepada masyarakat mengenai Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pangndaran. Teori yang di gunakan dalam penelitian ini adalah teori menurut Sutrisno (2018:90) yaitu Karakterisitk Organisasi, Karakteristik Lingkungan, Karakterisitik Karyawan, dan Kebijakan Praktik Manajemen. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Abstract:Pelatihan pembuatan sosis daging rusa merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, dengan tujuan memberdayakan pelaku UMKM lokal dalam mengolah sumber daya alam khas…
s menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Permasalahan yang diangkat dalam kegiatan ini adalah rendahnya keterampilan teknis pelaku UMKM dalam pengolahan daging rusa serta belum adanya inovasi produk olahan yang berorientasi pada pasar. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan langsung, praktik mandiri, serta monitoring dan evaluasi pascapelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 68% berdasarkan hasil pre-test dan post-test, serta munculnya lima kelompok usaha kecil yang mulai memproduksi sosis secara mandiri. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis kearifan lokal dapat mendorong transformasi sosial ekonomi masyarakat secara nyata. Oleh karena itu, kegiatan ini memiliki potensi untuk direplikasi di wilayah lain yang memiliki sumber daya lokal serupa.
Abstract:Administrasi kependudukan yang efisien dan akurat merupakan elemen penting dalam tata kelola pemerintahan desa. Namun, Kampung Seed Agung, Distrik Muting, Kabupaten Merauke masih menghadapi kendala dalam pengelolaan data…
kependudukan yang dilakukan secara manual, sehingga rawan kesalahan dan keterlambatan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Kependudukan (SIMK) berbasis web guna meningkatkan efisiensi administrasi kependudukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi identifikasi kebutuhan, pengembangan aplikasi SIMK berbasis web, serta pelatihan bagi aparat kampung dalam mengoperasikan sistem tersebut. Keberhasilan program ini diukur berdasarkan perubahan cara kerja dari pencatatan manual menjadi digital, peningkatan keterampilan aparat kampung, serta kemudahan akses dan pengelolaan data kependudukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan SIMK berhasil meningkatkan kemampuan aparat kampung dalam mengelola data secara digital. Para peserta mampu menginput, memperbarui, dan mengakses data kependudukan dengan lebih cepat dan akurat. Namun, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan infrastruktur internet dan masih perlunya pendampingan dalam penggunaan perangkat keras dan lunak. Oleh karena itu, dukungan berkelanjutan dalam bentuk peningkatan infrastruktur dan pelatihan lanjutan sangat diperlukan agar implementasi SIMK dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan pemasaran kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bank Papua Cabang Utama Merauke. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya pangsa pasar…
r kredit UMKM Bank Papua yang hanya mencapai 4,63% dari total kredit, meskipun potensi sektor UMKM di Merauke cukup besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan studi dokumentasi. Populasi penelitian mencakup pelaku UMKM dan pegawai Bank Papua dengan jumlah sampel 50 responden. Variabel penelitian terdiri atas faktor internal dan eksternal yang dianalisis menggunakan alat IFAS dan EFAS dalam kerangka SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama Bank Papua terletak pada pemahaman lokal dan dukungan pemerintah daerah, sedangkan kelemahan mencakup keterbatasan inovasi produk, infrastruktur, dan promosi. Peluang berasal dari pertumbuhan UMKM dan kebijakan pemerintah, sementara ancaman berasal dari persaingan bank nasional. Implikasi manajerial menekankan perlunya digitalisasi layanan, inovasi produk kredit, peningkatan literasi keuangan, dan kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah untuk memperluas pangsa pasar kredit UMKM.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengarauh media sosial dan motivasi terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Musamus Merauke angkatan 2019 & 2020. Populasi dalam penelitian…
tian ini berjumlah 449 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Musamus Merauke angkatan 2019 & 2020, sampel pada penelitian ini berjumblah 83 responden mahasiswa dari tiga jurusan dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu sample random sampling dimana pengambilan sampel dari populasi secara ajak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Sumber data yang di gunakan yaitu data primer dan data sekunder, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, studi kepustakaan dan kuesioner. Pengukuran variabel dalam penelitian ini menggunakan program SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media sosial secara parsial tidak ada pengaruh yang signifikan antara media sosial dengan minat berwirausaha, diperoleh nilai thitung = 0,697 dengan nilai signifikan sebesar 0,488. Nilai ttabel = 1,664. Karena ttabel > thitung , maka H0 diterima dan Ha ditolak. Sedangkan untuk motivasi diperoleh nilai thitung = 3,973 dengan nilai signifikan sebesar 0,000. Nilai ttabel untuk variabel motivasi sebesar 1,664. Karena nilai ttabel < thitung maka H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya, secara parsial ada pengaruh yang signifikan anatar motivasi dan minat berwirausaha. Pada hasil uji F berdasarkan analisis diperoleh nilai Ftabel < Fhitung yaitu 3,11 < 10,151, dan nilai signifikansi sebesar 0,000 yaitu lebih kecil dari 0,05. Artinya, media sosial dan motivasi secara simultan berpengaruh terhadap minat berwirausaha (Y).
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Price to Book Value (PBV), Net Profit Margin (NPM), dan Debt to Asset Ratio (DAR) terhadap harga saham pada Perusahaan Sektor Bahan Dasar yang terdaftar di Bursa Efek…
Indonesia. Populasi penelitian ini adalah 103 perusahaan sektor Bahan Baku yang telah go public dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020 hingga 2022. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling menghasilkan sampel sebanyak 28 perusahaan pada tahun 2020-2022 sehingga bahwa total observasi pada penelitian ini adalah 84. Data yang digunakan adalah data sekunder dan metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Price to Book Value berpengaruh positif signifikan terhadap Harga dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Net Profit Margin berpengaruh positif signifikan terhadap Harga Saham dengan nilai signifikan 0,001 < 0,05. Debt to Asset Ratio berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham dengan nilai signifikan 0,009<0,05.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh lingkungan kerja fisik dan motivasi kerja terhadap produktivitas pegawai. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pegawai kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke yang…
ng berjumlah 117 orang dan besarnya sampel ditentukan menggunakan metode slovin sebanyak 54 pegawai. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probality sampling, simple random sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa, observasi, kuisioner dan wawancara. Kemudian data diolah menggunakan alat analisis program komputer IBM SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukan Lingkungan kerja fisik berpengaruh positif terhadap produktivitas pegawai dengan nilai thitung 3,219 dimana nilai ini lebih besar dari ttabel (2,007) dan nilai signifakansi 0,002<0,05. Kemudian Motivasi kerja berpengaruh positif terhadap produktivitas pegawai dengan nilai thitung 7,517 dimana nilai ini lebih besar dari ttabel (2,007) dan nilai signifikansi 0,000<0,05. Lingkungan kerja fisik dan motivasi kerja berpengaruh positif terhadap produktivitas pegawai dengan nilai hitung 31,936 dimana nilai ini lebih besar dari ftabel (3,179) dan nilai signifikansi 0,000<0,05. Berdasarkan olah data diketahui nilai adjusted square sebesar 0,539 yang berarti sumbangan pengaruh yang diberikan lingkungan kerja fisik dan motivasi kerja sebesar 53,9% sedangkan 46,1% dipengaruhi oleh variabel lain.