Abstract:Husniatul Rahma. 2024. Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Menggunakan Model pembelajaran Group Investigation di Kelas IV SDN 08 Batang Lolo Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan. Skripsi Program…
gram Studi PGSD Widyaswara Indonesia. Pembimbing Animar Fauziah, S.Pd., M.M. dan Dian Sarmita, M.Pd.
ISI:
Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik. Dapat dilihat dari proses pembelajaran, peserta didik mengalami kesulitan memahami materi pelajaran pada mata pelajaran Bahasa Indonesia karena kurangnya penerapan model pembelajaran yang tepat. Peneliti bermaksud mengatasi kesulitan belajar peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan model pembelajaran Group Investigation.
Jenis penelitian ini adalah PTK. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV SDN 08 Batang Lolo Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan pada semester I tahun ajaran 2024/2025. Penelitian dilaksanakan dengan 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan.
Penelitian ini berhasil menunjukkan peningkatan hasil belajar peserta didik kelas IV pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siklus I pertemuan 1 persentase 46,67% pertemuan 2 meningkat 66,67%, dan siklus II pertemuan 1 meningkat menjadi 73,33%, pertemuan 2 meningkat 86,67%.. Hasil pengamatan aktivitas guru siklus I pertemuan 1 83,33% dan pertemuan 2 dengan persentase 90% dan siklus II pertemuan 1 meningkat menjadi 93,3%% dan pertemuan 2 96,6%. Hasil pengamatan aktivitas peserta didik siklus I pertemuan 1 dengan persentase 66,7% dan pertemuan 2 70%, siklus II pertemuan 1 86,6% dan pertemuan 2 meningkat menjadi 93,3%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran group investigation berhasil meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia peserta didik.
Abstract:Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar pendidikan Pancasila peserta didik di kelas VI SD Negeri 24 Lundang Kabupaten Solok Selatan. Solusi dari masalah tersebut adalah menggunakan model pembelajaran…
an Contextual Teaching and Learning (CTL). Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar Pendidikan Pancasila peserta didik di kelas VI SD Negeri 24 Lundang.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VI SD Negeri 24 Lundang pada semester I tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus, masing-masing siklus 2 pertemuan, yang terdiri dari alur perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.
Penelitian ini berhasil meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila peserta didik kelas VI. Pada siklus I diperoleh persentase 44,44% dan siklus II meningkat menjadi 83,32% dengan peningkatan sebesar 38,88%. Proses pembelajaran siklus I pada aktivitas guru 61,10% dan pada siklus II meningkat menjadi 83,33%. Pada aktivitas peserta didik siklus I diperoleh 55,55% dan pada siklus II meningkat menjadi 77,77%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berhasil terlihat pada peningkatan proses dan hasil belajar Pendidikan Pancasila peserta didik kelas VI SD Negeri 24 Lundang Kabupaten Solok Selatan.
Abstract:Penelitian ini di latar belakangi banyaknya siswa kelas IV SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik menghadapi kesulitan dalam pembelajaran IPAS. Oleh karena itu penelitian ini bermaksud untuk mengatasi kesulitan belajar siswa dan…
memperbaiki tindakan pembelajaran dikelas menggunakan model pembelajaran Projeck Based Learning.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini siswa kelas IV SDN 15/III pada semester 1 tahun pembelajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif, yaitu berupa data hasil belajar siswa. Data tersebut diperoleh dari hasil tes evaluasi siswa yang dilakukan.
Penelitian ini dilakukan selama dua siklus, masing-masing siklus dua pertemuan. Peningkatan hasil belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar dan nilai rata-rata kelas. Pada siklus I indikator keberhasilan didapatkan ketuntasan pembelajaran IPAS 69%. Sedangkan peningkatan nilai rata-rata kelas pada siklus II pembelajaran IPAS 94%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa PTK ini berhasil meningkatkaan hasil belajar IPAS siswa kelas IV.
Abstract:Penelitian ini mengkaji tafsir al-Iklil karya Misbah Zainul Mustafa dengan tujuan mengetahui perspektifnya tentang ayat-ayat sosial dalam merespon kebijakan pemerintah saat itu. Untuk mengetahui bagaimana perspektifnya,…
kajian kepustakaan (library research) digunakan untuk menelusuri penafsiran ayat-ayat yang terkait dengan merujuk langsung pada sumber-sumber yang berkaitan, khususnya tafsir al-Iklil karya Misbah Zainul Mustafa yang menjadi data primer dan sumber lain sebagai data sekunder. Setidaknya ada 3 segi yang dibahas oleh Misbah dalam karyanya al-Iklil: adabi ijtima’i (sosial kemasyarakatan), (iqtishadi) ekonomi, (siyasi) politik. Pada sisi sosial kemasyarakatan, Misbah menafsirkan surat Al-Qashash ayat 4 tentang KB. Pada segi ekonomi Misbah membahas tentang bank dan riba. Dan di segi politik Misbah menafsirkan surat al- Nisa’ ayat 58 tentang Amanah. Dari berbagai penafsiran yang Misbah uraikan dapat difahami bahwa bahwa penafsirannya sangat berseberangan kebijakan pemerintah orde baru.
Abstract:Rendahnya hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Pancasila pada observasi awal sebesar 33% siswa yang tuntas dan siswa yang belum tuntas sebesar 67%, hal tersebut terjadi dikarenakan rendahnya…
ahnya hasil belajar siswa, kurangnya penggunaan pendekatan yang menarik, materi pembelajaran hanya berpusat pada guru, dan siswa menjadi cepat jenuh dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu penelitian ini bermaksud untuk mengatasi kesulitan belajar siswa dan memperbaiki tindakan pembelajaran di kelas melalui pendekatan saintifik. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini siswa kelas II SD Negeri 14/III Punai Merindu Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci pada semester I tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa hasil belajar siswa dan data kualitatif berupa hasil observasi guru dan siswa. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus, masing-masing siklus dua pertemuan. Peningkatan hasil belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar dan nilai rata-rata kelas. Pada siklus I pertemuan 1 didapatkan ketuntasan mata pelajaran Pendidikan Pancasila 30% dan pada pertemuan 2 didapatkan ketuntasan mata pelajaran Pendidikan Pancasila 50%, karena tingkat keberhasilan siswa belum mencapai indikator keberhasilan maka penelitian dilanjutkan pada siklus II, pada siklus II pertemuan 1 diperoleh 80% dan pertemuan 2 diperoleh 90%. Pada pengamatan aspek guru dan aspek siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Dilihat pada siklus I aspek guru sebesar 52% dan siklus II 82% sehingga terjadi peningkatan pada aspek guru sebesar 30%, sedangkan pada aspek siswa siklus I sebesar 40% dan siklus II 95% sehingga terjadi peningkatan aspek siswa sebesar 55%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik dapat meningkatkan proses dan hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas II SD Negeri 14/III Punai Merindu Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai definisi, macam-acam dan syarat serta perbedaan mendasar dari tafsir, takwil dan tarjamah. Penelitian ini menggunakan metode liblary research dengan pendekatan konseptual.…
l. Penelitian ini bersumber dari data primer berupa buku atau literatur yang membahas mengenai tafsir, takwil dan tarjamh. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik analisi kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan Tafsir adalah suatu usaha tanggapan, penalaran, dan ijtihad manusia untuk menyikapi nilai-nilai samawi yang terdapat didalam Al- Qur’an. Tafsir terbagi menjadi dua macam yaitu: Tafsir bi Al-ma’tsur dan Tafsir bi Ar-ra’yi. Ta’wil adalah suatu usaha untuk memahami lafazh-lafazh (ayat- ayat) Al-Qur’an melalui pendekatan memahami arti atau maksud sebagai kandungan dari lafazh itu. Ta’wil terbagi menjadi dua macam yaitu: Ta’wil Al- Qur’an atau hadis Nabi dan Ta’wil bagi nash yang khusus berlaku dalam hukum taklifi. Terjemah adalah memindahkan bahasa Al-Qur’an ke bahasa lain yang bukan bahasa ‘Arab dan mencetak terjemah ini kebeberapa naskah agar dibaca orang yang tidak mengerti bahasa ‘Arab, sehingga dapat memahami kitab Allah SWT, dengan perantaraan terjemahan. Terjemah terbagi menjadi tiga macam yaitu: Terjemah maknawiyyah tafsiriyyah, Terjemah harfiyyah bi Al-mitsli dan Terjemah harfiyyah bi dzuni Al-mitsli.
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kualitas dan hasil belajar, solusi dari pemecahan masalah tersebut adalah menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini…
ni untuk medeskripsikan peningkatan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN 02 Pekan Selasa Kecamatan Pauh Duo Kabupaten Solok Selatan pada semester 1 tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan selama II siklus, masing-masing siklus 2 pertemuan, yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Setelah dilakukan penelitian selama dua siklus diperoleh hasil belajar Matematika siklus I pertemuan 1 59,1% pada siklus I pertemuan 2 68,1%. Meningkat pada siklus II pertemuan 1 77,2% pada siklus II pertemuan 2 90,9%. Hasil pelaksanaan aktivitas pendidik siklus I pertemuan 1 75,7% pada siklus I pertemuan 2 81,8%. Meningkat pada siklus II pertemuan 1 87,8% pada siklus II pertemuan 2 93,9%. Aktivitas peserta didik siklus I pertemuan 1 69,6% pada siklus I pertemuan 2 75,7%. Meningkat pada siklis II pertemuan 1 84,8% pada siklus II pertemuan 2 87,8%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Abstract:Pernikahan dalam Islam adalah perjanjian sakral antara seorang pria dan wanita yang tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan biologis, tetapi juga sebagai ibadah kepada Allah SWT. Pernikahan dalam Islam menekankan…
nilai-nilai keikhlasan, tanggung jawab, dan ketentuan hukum yang diatur dalam syariat. Konsep pernikahan juga diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974, yang mengakui perkawinan sebagai ikatan lahir batin yang membentuk keluarga yang bahagia dan kekal. Pernikahan dalam Islam memiliki banyak dimensi, seperti peranannya dalam membina keluarga, menjaga kemaslahatan masyarakat, dan melaksanakan ajaran agama. Artikel ini mengkaji syarat-syarat sah pernikahan menurut hukum Islam, termasuk rukun nikah, hak dan kewajiban suami istri, serta prinsip-prinsip yang harus dipegang dalam rumah tangga untuk mencapai kesejahteraan dan keharmonisan. Tujuan utama dari perkawinan adalah untuk membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, serta untuk menjaga kehormatan dan kemaslahatan kedua belah pihak, keluarga, dan masyarakat. Dalam perkawinan, prinsip-prinsip seperti kebebasan memilih pasangan, kesetaraan, musyawarah, dan saling menerima, menjadi landasan penting dalam membangun hubungan yang sehat dan harmonis.
Abstract:Ijtihad merupakan metode penting dalam kajian hukum Islam yang berfungsi sebagai proses analitis untuk menjawab permasalahan hukum kontemporer yang tidak tercakup dalam teks-teks Al-Qur’an dan Sunnah secara langsung. Kajian…
ajian ini menekankan pentingnya ijtihad dalam konteks perkembangan sosial dan teknologi yang memunculkan isu-isu baru, seperti keadilan sosial dan hak asasi manusia. Ulama menggunakan pendekatan-pendekatan ijtihad, seperti ijtihad bayani, ta’lili, dan istishlahi, untuk menafsirkan dan menerapkan prinsip-prinsip hukum Islam secara relevan. Artikel ini menjelaskan pentingnya kompetensi seorang mujtahid dan metode yang digunakan dalam ijtihad untuk mencapai keputusan hukum yang adil dan bermakna. Kajian ini juga menggarisbawahi bahwa ijtihad bukan hanya sebagai alat untuk pemecahan masalah hukum, tetapi juga sebagai upaya menyelaraskan nilai-nilai Islam dengan dinamika sosial modern.
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis gambaran dan pengaruh teknologi informasi dan tingkat pendidikan terhadap pengembangan SDM petani pada Kelompok Tani Nagari Pauh Duo Nan Batigo Kecamatan Pauh…
h Duo Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini terdiri dari dua variabel independen yaitu Teknologi Informasi (X1), Tingkat Pendidikan (X2) dan mempunyai satu variabel dependen yaitu Pengembangan SDM Petani (Y). Desain penelitian ini adalah deskriptif dan kuantitatif. Populasi adalah seluruh anggota Kelompok Tani Nagari Pauh Duo Nan Batigo Kecamatan Pauh Duo Kabupaten Solok Selatan sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Accsidental Sampling dengan sampel sebanyak 50 orang. Untuk memperoleh instrumen yang valid dan reliable dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan melakukan uji asumsi klasik dengan α 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Kelompok Tani Nagari Pauh Duo Nan Batigo Kecamatan Pauh duo Kabupaten Solok Selatan : (1) Teknologi Informasi berada pada kriteria baik dengan rata-rata skor sebesar 3,29 dan tingkat capaian 66,06 %. Tingkat Pendidikan berada pada kriteria baik dengan rata-rata skor sebesar 3,29 dan tingkat capaian 65,88 %. Pengembangan SDM Petani barada pada kriteria baik dengan rata-rata skor sebesar 3,52 dan tingkat capaian 70,44%. (2) Teknologi Informasi berpengaruh signifikan terhadap Pengembangan SDM Petani Pada Kelompok Tani Nagari Pauh Duo Nan Batigo Kecamatan Pauh Duo Kabupaten Solok Selatan. (3) Tingkat Pendidikan berpengaruh signifikan terhadap Pengembangan SDM Petani Pada Kelompok Tani Nagari Pauh Duo Nan Batigo Kecamatan Pauh Duo Kabupaten Solok Selatan.(4) Teknologi Informasi dan Tingkat Pendidikan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Pengembangan SDM Petani