Search Articles & Publications

Showing 1918 articles found for "Perti"

Peningkatan Work Engagement: Upaya Membangun Lingkungan Kerja yang Produktif dan Bermakna bagi Pegawai BBGTK

Kanisha Cahya Rabani, Lintang Hanifah Prawuriyanti, M Resva Fathir, Naylah Al Mumtazah, Novita Maulidya Jalal
Abstract: Work engagement menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan bermakna. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Sulawesi… awesi Selatan, ditemukan bahwa beberapa pegawai masih menunjukkan tingkat keterlibatan kerja yang rendah, seperti kurangnya pemahaman terhadap tugas, rendahnya semangat kerja, dan etos kerja yang belum optimal. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan kerja pegawai melalui kegiatan psikoedukasi yang disampaikan oleh psikolog industri dan organisasi. Kegiatan dilakukan dalam bentuk seminar interaktif dengan pre-test dan post-test kepada 50 dari 67 peserta yang hadir. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test (p = 0.038), yang mengindikasikan peningkatan tingkat work engagement setelah mengikuti seminar. Selain itu, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 100% peserta memahami materi yang diberikan, dengan 42.6% menyatakan sangat paham dan 57.4% menyatakan paham. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan work engagement pegawai.

Desa Ukhuwah Berdaya Sebagai Strategi Sosial Dalam Membangun Solidaritas Dan Ketahanan Komunitas

Irin Selystiani, Nurul Fadliany, Riswandi, Hilwa Anwar
Abstract: Program Desa Ukhuwah Berdaya (DUB) adalah inisiatif pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, psikologis, dan spiritual warga Desa Patanyamang, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros. Program… ram ini melibatkan berbagai kegiatan edukatif dan keagamaan, seperti pelatihan dukungan psikologis awal untuk guru, pelatihan mendongeng untuk guru TK/SD, serta lomba-lomba Islami untuk anak-anak dan ibu-ibu. Melalui pendekatan yang integratif, DUB berfokus pada pemberdayaan individu dan penguatan solidaritas sosial dalam komunitas. Pelatihan Dukungan Psikologis Awal bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam memberikan dukungan psikologis awal kepada siswa, sementara pelatihan mendongeng bertujuan untuk meningkatkan kreativitas guru dalam menyampaikan materi pembelajaran yang lebih menarik dan edukatif. Evaluasi kegiatan menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan keterlibatan warga dalam aktivitas kolektif serta terbangunnya rasa kebersamaan antaranggota komunitas. Guru-guru mulai mengimplementasikan teknik mendongeng dalam pembelajaran dan memberikan dukungan emosional yang lebih empatik kepada siswa. Selain itu, kegiatan lomba Islami berhasil menggalang partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat dan menumbuhkan semangat gotong royong. Program ini juga memperlihatkan peran penting mahasiswa magang dalam menjembatani komunikasi dan kolaborasi antara institusi, organisasi, dan warga desa. Secara keseluruhan, program DUB berperan dalam menciptakan komunitas yang lebih harmonis, peduli, dan berdaya, serta menyediakan model pemberdayaan sosial yang berkelanjutan berbasis pada pendidikan dan pembinaan karakter.

Upaya Meningkatkan Transparansi Dan Akuntabilitas Anggaran Keuangan Di Bawaslu Kabupaten Jember

Ariyo Febri Ardiyansyah, M. Saiful Anam
Abstract: Perencanaan anggaran dan pengelolaan keuangan yang efektif dan akuntabel menjadi aspek krusial dalam menunjang tugas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam mengawasi jalannya pemilihan umum. Penelitian ini bertujuan untuk… mengevaluasi efektivitas sistem pengelolaan anggaran Bawaslu dengan menyoroti aspek transparansi dan akuntabilitas keuangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami fenomena pengelolaan anggaran di Bawaslu. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi langsung terhadap proses perencanaan serta penggunaan anggaran guna menilai transparansi dan akuntabilitas keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran Bawaslu mengacu pada berbagai regulasi. Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, Bawaslu menerapkan instrumen pertanggungjawaban keuangan, seperti Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja (SPTB) dan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) yang berperan dalam mengontrol penggunaan dana agar sesuai dengan prinsip good governance.

Peningkatan Efisiensi Kearsipan Berkas Pensiun di PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Jember Melalui Optimalisasi Sistem Pengelolaann Arsip

Nadia Rahma Saputri, Ravika Mutiara Savitrah
Abstract: Pengelolaan arsip pada PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Jember dilakukan secara manual dan digital untuk meningkatkan efisiensi dalam penyimpanan dan pencarian data pensiun. Arsip fisik disimpan secara terorganisir di ruang… uang arsip, sedangkan arsip digital dikelola melalui aplikasi ELO. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi partisipatif dan dokumentasi selama 40 hari kerja di PT TASPEN Jember. Namun dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kendala seperti kesalahan pada sistem ELO yang menghambat proses pengarsipan serta potensi kesalahan input data. Selain itu, peminjaman arsip fisik yang tidak terkendali seringkali menyebabkan keterlambatan pengembalian dokumen, sehingga menghambat akses bagi karyawan lain dan berpotensi kehilangan arsip. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi kendala tersebut antara lain perbaikan system IT agar lebih stabil, penerapan verifikasi ganda dalam input data, serta pengawasan yang lebih ketat terhadap peminjaman arsip fisik. Dengan langkah-langkah tersebut diharapkan sistem kearsipan di PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Jember menjadi lebih efektif dan terstruktur.

Akuntabilitas Penyaluran ZIS-DSKL Perspektif Akuntansi Syariah (Studi Kasus Pada Baznas Kabupaten Jember)

Ahmad Khoirul Sobri, Muiszatin, Eis Fahmiatul Fununi
Abstract: Zakat memiliki peran krusial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun pemahaman yang terbatas mengenai harta yang wajib dizakati masih menjadi kendala dalam optimalisasinya. Di Indonesia, pengelolaan ZIS-DSKL dipercayakan… ipercayakan kepada BAZNAS, yang dituntut untuk menjalankan tugasnya dengan transparansi dan akuntabilitas guna mempertahankan kepercayaan publik. Sejak didirikan pada 2017, BAZNAS Kabupaten Jember telah berupaya mengelola zakat secara amanah sesuai dengan prinsip syariat Islam. Di bawah kepemimpinan H. Saifullahudi, jumlah donatur mengalami peningkatan yang signifikan. BAZNAS berkontribusi dalam tiga dimensi akuntabilitas, yaitu hubungan vertikal kepada Allah SWT, tanggung jawab horizontal kepada masyarakat melalui program pendidikan dan kesehatan, serta kepedulian terhadap lingkungan melalui advokasi dan bantuan kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai akuntabilitas pengelolaan dana ZIS-DSKL di BAZNAS Kabupaten Jember menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan mencakup survei dan eksperimen, dengan analisis data berbasis perangkat lunak seperti SPSS untuk meningkatkan efisiensi serta akurasi hasil penelitian.

Peran Sosial Media Atas Validasi Kelengkapan Dokumen Tunjangan Profesi Guru dan Pendirian Masjid di Kantor Kementerian Agama Jember

Vivi Aprilia Maulida, Rofiqoh Aidy Ramadhani, Amanda Urmilatus Sifana, Denari Dhahana Edtiyarsih
Abstract: Penggunaan media sosial dalam administrasi publik semakin berkembang, termasuk dalam validasi kelengkapan dokumen tunjangan profesi guru dan pendirian masjid di Kantor Kementerian Agama Jember. Tujuan pengabdian ini adalah… ah untuk mendampingi karyawan dalam proses validasi dokumen serta mempublikasikan informasi melalui media sosial agar lebih mudah diakses oleh masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participation, Action, and Research (PAR) yang melibatkan partisipasi aktif karyawan Kemenag Jember dalam proses validasi dan publikasi informasi. Hasil pengabdian menggambarkan bahwa penggunaan platform media sosial seperti Instagram dapat meningkatkan efektivitas penyebaran informasi, menjangkau lebih banyak masyarakat, serta mempercepat proses validasi dokumen. Selain itu, penerapan media sosial dalam sistem administrasi membantu meningkatkan transparansi dan efisiensi pelayanan publik.

Efektivitas Produk Pembiayaan UGT Multiguna Tanpa Agunan (MTA) Pada Perkembangan Usaha Mikro Nasabah di BMT UGT Capem tanggul

Rufaidah Kallita Omega, Noviatus Shaleha, Hikmatul Hasanah
Abstract: Penelitian ini menganalisis penerapan produk Multiguna Tanpa Agunan (MTA) di BMT UGT Capem Tanggul serta dampaknya terhadap usaha mikro. MTA memberikan akses pembiayaan tanpa jaminan, membantu pelaku usaha meningkatkan modal,… odal, memperluas bisnis, dan menghindari pinjaman berbunga tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan observasi, wawancara, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan studi dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa MTA meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian ekonomi nasabah. Namun, terdapat kendala seperti keterbatasan manajerial, minimnya pendampingan teknis, serta faktor eksternal seperti fluktuasi pasar. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan dan pendampingan yang lebih komprehensif diperlukan agar manfaat MTA optimal. Strategi yang lebih efektif diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha mikro serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif. 

Pelaksanaan Program Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) Untuk Mengembangkan Kreativitas Peserta Didik Di UPT SD Negeri 04 Bariang Rao-rao

Gina Fadhilah Ramadhani, Zulmi Aryani
Abstract: Pelaksanaan Program Pemantapan Kemampuan Mengajar ini bertujuan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam pembelajaran di sekolah. Kretivitas memang bukan faktor utama dalam pendidikan tapi pendidikan mampu memberikan… n stimulus kepada peserta didknya untuk mengembangkan kreativitasnya. Kretivitas berpegang teguh pada rasa keingintahuan dan menumbuhkan kemampuan cipta berkreasi pada lingkungan sekelilingnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu dengan cara observasi, wawancara dan pengumpulan data yang diperoleh selama masa penugasan. Dalam pelaksanaan Program Pemantapan Kemampuan Mengajar, mahapeserta didik telah melaksanakan program, seperti mengajar, mengembangkan administrasi kelas dan pemanfaatan teknologi digital. Pogram yang telah dilaksanakan memperoleh hasil yang baik untuk peserta didik, mahasiswa dan sekolah.

Pemantapan Kemampuan Mengajar Di UPT SD Negeri 13 Bangko

Dwi Ayu Sakapiranti, Rosi Satria Ardi
Abstract: Laporan ini merupakan hasil dari kegiatan Pemantapan Kemampuan Mengajar mahasiswa Strata 1 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar,  yang bertujuan untuk mengukur perkembangan dan keterampilan mahasiswa dalam mengajar… ar disekolah dasar selama waktu yang telah ditentukan. Program ini juga bertujuan untuk melatih siswa agar memiliki kemampuan menggunakan ilmu yang dipelajari dalam situasi nyata baik kegiatan mengajar maupun tugas non mengajar, seperti kunjungan ke perpustakaan, menjalankan adaptasi teknologi, kegiatan ekstrakurikuler, dan pengembangan kreativitas. Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa tentang  bagaimana menjadi seorang pendidik yang baik dan memiliki 4 (empat) kompetensi guru yaitu, pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional, yang semua itu akan sangat berguna saat mahasiswa sudah memasuki dunia kerja sebagai tenaga pendidik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yaitu dengan cara mengamati secara langsung keadaan lingkungan sekolah serta tingkah laku siswa dan minat belajar siswa. Hasil kegiatan ini menunjukan bahwa pemantapan kemampuan mengajar mahasiswa adalah proses yang efektif untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam mengelola kelas, merancang materi pembelajaran yang menarik, dan berinteraksi dengan siswa. Dari program yang sudah terjalankan tercapai hasil yang sudah direncanakan dan dapat memberikan perubahan terhadap UPT SD Negeri 13 Bangko.

Penyuluhan Hukum Kepada Siswa Pkbm Insan Cendikia Batam

Mulyanto, Hilda Herasmus
Abstract: Pendidikan hukum bagi generasi muda merupakan aspek penting dalam membentuk kesadaran hukum di masyarakat. Namun, siswa di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sering kali memiliki keterbatasan akses terhadap informasi… si hukum yang relevan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa PKBM Insan Cendekia Batam mengenai aspek hukum yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari serta dampak teknologi dalam konteks hukum. Penyuluhan ini menggabungkan dua bidang keilmuan, yaitu ilmu hukum dan ilmu komputer, untuk memberikan wawasan yang komprehensif mengenai perlindungan hukum di era digital. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup pemaparan materi secara interaktif, studi kasus, serta simulasi penggunaan teknologi dalam memahami dan mengatasi permasalahan hukum, seperti cybercrime, etika digital, dan perlindungan data pribadi. Hasil dari penyuluhan ini menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap hak dan kewajiban hukum, serta kesadaran akan risiko hukum di dunia digital. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa PKBM Insan Cendekia Batam dapat lebih bijak dalam berinteraksi di dunia maya serta memahami konsekuensi hukum dari setiap tindakan yang dilakukan, baik dalam kehidupan nyata maupun digital.