Abstract:Evaluasi kinerja pegawai honorer di instansi publik seringkali bergantung pada penilaian linguistik yang subjektif, sehingga memicu bias penilai dan keterbatasan akuntabilitas. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian…
n ini mengusulkan model hibrida Fuzzy-Weighted Product. Logika Fuzzy diterapkan untuk mentransformasikan istilah linguistik menjadi Triangular Fuzzy Numbers (TFN) dan skor tegas (crisp), sementara metode Weighted Product digunakan untuk mengagregasikan skor tersebut berdasarkan bobot multi-kriteria. Model ini dievaluasi melalui studi kasus yang melibatkan sepuluh pegawai honorer berdasarkan lima kriteria: disiplin, tanggung jawab, kualitas kerja, kerja sama, dan inisiatif. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model hibrida ini berhasil meminimalkan subjektivitas penilai dan menghasilkan perengkingan yang dapat direproduksi secara matematis. Analisis sensitivitas mengonfirmasi stabilitas hasil peringkat akhir, sehingga model Hibrida Fuzzy Weighted Product yang diusulkan ini sangat sesuai untuk digunakan sebagai kerangka kerja utama dalam sistem pendukung keputusan untuk penilaian kinerja di sektor publik.
Performance evaluation of honorary employees in public institutions often relies on subjective linguistic assessments, leading to evaluator bias and limited accountability. To address this, this paper proposes a Hybrid Fuzzy-Weighted Product (Fuzzy-Weighted Product) model. Fuzzy Logic is adopted to transform linguistic terms into Triangular Fuzzy Numbers (TFN) and crisp scores, while the Weighted Product method aggregates these scores based on multi-criteria weights. The model was evaluated using a case study of ten honorary employees across five criteria: discipline, responsibility, work quality, cooperation, and initiative. The experimental results demonstrate that the hybrid model successfully minimizes evaluator subjectivity and delivers mathematically reproducible rankings. A sensitivity analysis confirms the stability of the final rankings, making the proposed Hybrid Fuzzy–Weighted Product model highly suitable as a core framework for decision-support systems in public sector performance appraisal.
Abstract:Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah memberikan dampak transformasi yang masif di berbagai sektor, termasuk pendidikan. Guru dituntut untuk beradaptasi dengan alat digital guna…
menciptakan suasana belajar interaktif bagi siswa generasi Z dan Alpha. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memberikan solusi atas keterbatasan literasi digital guru di SD Brainfor Islamic School melalui pelatihan intensif pemanfaatan Generative AI. Fokus kegiatan meliputi penggunaan AI Teks (ChatGPT, Notion AI) untuk administrasi, serta AI Multimodal (Gemini AI, Canva AI, Suno AI) untuk pembuatan RPP, ilustrasi kelas, dan musik edukatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Learning System (PALS) yang terdiri dari tahap sosialisasi, pelatihan hands-on, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan lonjakan rata-rata pemahaman peserta dari 35% pada tahap pre-test menjadi 88% pada tahap post-test. Seluruh peserta berhasil menghemat 50% waktu penyusunan administrasi dan menghasilkan minimal satu produk media pembelajaran interaktif secara mandiri. Pemanfaatan AI terbukti mereduksi kebosanan belajar siswa dan sangat membantu guru berinovasi.
The development of Artificial Intelligence (AI) technology has brought massive transformation in various sectors, including education. Teachers are required to adapt to digital tools to create interactive learning environments for Generation Z and Alpha students. This Community Service (PkM) aims to provide a solution to the limited digital literacy of teachers at SD Brainfor Islamic School through intensive training on Generative AI. The focus includes the use of Text AI (ChatGPT, Notion AI) for administration, and Multimodal AI (Gemini AI, Canva AI, Suno AI) for creating lesson plans, class illustrations, and educational music. The implementation method uses the Participatory Action Learning System (PALS) approach consisting of socialization, hands-on training, and evaluation stages. The results showed a surge in participants' average understanding from 35% in the pre-test to 88% in the post-test. All participants successfully saved 50% of their administration time and independently produced at least one interactive learning media product. The use of AI is proven to reduce student boredom and greatly helps teachers innovate.
Abstract:This research aims to determine the relationship between company culture and employee achievement motivation at PT United Tractors Tbk. This company is known for its good work culture, with the slogan "moving as one" and…
solution-based company values. The success of this company was achieved with the support of employees who have high abilities, skills and motivation. This research uses qualitative methods with data collection techniques through observation, interviews and literature study. Data were analyzed using triangulation to ensure validity. The research results show that a strong and healthy company culture can increase employee achievement motivation. A company culture that is innovative, supportive and open to evaluation and attention to detail regarding employee needs, such as a safe and comfortable work environment, plays a role in creating creative, committed and motivated employees. PT United Tractors also shows that good company support, continuous employee training and development, as well as a fair and transparent performance appraisal system, can encourage employees to achieve higher achievements. These findings support the hypothesis that there is a positive relationship between corporate culture and employee achievement motivation, that the stronger the company culture, the higher the employee achievement motivation.
Abstract:This study aims to review the Frugal Living Lifestyle of Millennial Couples in Aceh Tamiang. It can be concluded that making collective spending decisions is crucial for family financial stability and achieving long-term…
goals. By involving all family members in planning, budget allocation, and regular evaluation, each expenditure can be more focused, priorities become clear, and financial responsibility becomes more evenly distributed. In addition to financial benefits, this habit also instills the values of cooperation, communication, and discipline in all family members, including children, thus establishing a healthy financial culture and strengthening family relationships.
Abstract:This study aims to assess the performance of lecturers in the Computer Science Study Program at HKBP Nommensen University Pematangsiantar from the perspective of students and identify areas that need improvement to enhance…
ce the academic quality of the study program. The study uses a quantitative approach through a survey. The researchers collected data using a five-point Likert scale questionnaire distributed to 103 students of the Computer Science Study Program who had attended lectures. The researchers analyzed five aspects: teaching readiness, teaching materials, teaching discipline, teaching evaluation, and lecturer personality. We analyzed the data using descriptive statistics, calculating the percentage of student responses for each aspect of the assessment. The results of the study show that the performance of lecturers in the Computer Science Study Program at HKBP Nommensen University Pematangsiantar is generally in the good to very good category. The aspects of teaching readiness, teaching materials, teaching discipline, and teaching evaluation received very good ratings. The aspect of lecturer personality was in the good category. However, we must improve lecturer performance in the aspect of research. We must improve productivity, continuity of research activities, and scientific publications. The results of this study are expected to be used as evaluation material and a basis for policy-making for institutions in their efforts to improve the quality of lecturers and higher education in a sustainable manner.
Abstract:Penggunaan kosmetik telah menjadi bagian dari gaya hidup modern, khususnya di kalangan remaja wanita. Salah satu produk yang paling diminati adalah lip tint, karena memberikan tampilan natural, tahan lama, dan praktis digunakan…
gunakan dalam berbagai aktivitas. Namun, banyaknya merek yang menawarkan keunggulan masing-masing sering kali membuat konsumen remaja kesulitan menentukan pilihan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk membantu proses pengambilan keputusan dengan menerapkan metode Multi Factor Evaluation Process (MFEP) dalam menentukan produk lip tint terbaik berdasarkan persepsi remaja wanita. Metode MFEP digunakan karena mampu mengevaluasi beberapa alternatif berdasarkan sejumlah kriteria penting yang telah ditentukan, yaitu harga, daya tahan warna, aroma, kelengkapan shade, dan tekstur produk. Setiap kriteria diberi bobot sesuai tingkat kepentingannya, dan penilaian dilakukan terhadap sepuluh merek lip tint populer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa merek BNB memperoleh skor tertinggi sebesar 4,70, menjadikannya sebagai rekomendasi utama. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan evaluasi multikriteria dapat membantu konsumen muda mengambil keputusan yang lebih rasional. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi produsen dalam mengembangkan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan remaja masa kini
Abstract:Pemilihan kendaraan bermotor merupakan keputusan kompleks yang melibatkan berbagai kriteria teknis seperti transmisi mesin, kapasitas mesin (CC), tahun keluaran, dan jenis bahan bakar. Masalah muncul ketika konsumen kesulitan…
litan memilih kendaraan terbaik karena banyaknya pilihan dan perbedaan spesifikasi. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini menggunakan metode EDAS (Evaluation Based on Distance from Average Solution) sebagai pendekatan objektif berbasis multikriteria. Data diperoleh melalui survei dan penilaian masyarakat terhadap 10 merek kendaraan, kemudian dihitung rata-rata solusi (AV), jarak positif (PDA), jarak negatif (NDA), normalisasi, dan skor akhir (Appraisal Score/AS). Hasil analisis menunjukkan bahwa Royal Enfield (A9) menjadi alternatif terbaik dengan skor 0,74716, diikuti oleh Yamaha (A6) dengan skor 0,55006, dan TVS (A10) dengan skor 0,52727. Peringkat tersebut dipengaruhi oleh kombinasi kapasitas mesin besar dan tahun produksi terbaru. Metode EDAS terbukti efektif sebagai alat bantu pengambilan keputusan sistematis dalam pemilihan kendaraan bermotor
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media permainan kantong karir yang layak sebagai sarana pemberian layanan informasi untuk membantu perencanaan karir siswa kelas XI MAN 1 Kota Serang. Jenis penelitian ini adalah…
ah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa 10% siswa memiliki tingkat perencanaan karir rendah, 75% sedang, dan 15% tinggi. Hal ini mengindikasikan masih diperlukannya layanan untuk membantu meningkatkan perencanaan karir siswa. Hasil validasi ahli materi, media, dan praktisi menunjukkan bahwa media kantong karir sangat layak digunakan dengan persentase kelayakan masing-masing media sebesar 100%, materi 80%, dan praktisi 100%. Kemudian rata-rata keseluruhan sebesar 93%. Pada uji coba terbatas, terjadi peningkatan skor perencanaan karir siswa antara sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) menggunakan media kantong karir. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest (Z=-2,805; p=0,005), yang berarti penggunaan media kantong karir efektif dalam meningkatkan perencanaan karir siswa. Peningkatan perencanaan karir terlihat dari meningkatnya pemahaman siswa mengenai potensi diri, arah pilihan karir yang sesuai, serta kemampuan dalam mengambil keputusan karir. Dengan demikian, media permainan kantong karir yang dikembangkan terbukti layak dan efektif digunakan sebagai sarana pemberian layanan informasi untuk membantu meningkatkan perencanaan karir siswa kelas XI MAN 1 Kota Serang. Media ini dapat menjadi alternatif bagi guru bimbingan dan konseling dalam memberikan layanan bimbingan karir yang menarik dan efektif.
Abstract:Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat pemahaman karir pada siswa sekolah dasar yang disebabkan karena kurangnya bahan ajar mengenai informasi karir serta kurangnya ketertarikan siswa terhadap…
p media yang diberikan oleh guru. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti mengembangkan media yang berkaitan dengan informasi karir yaitu Pop-up Scrapbook Career. Media yang dikembangkan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman karir siswa sehingga tercapainya tugas perkembangan siswa sekolah dasar pada tahap pertumbuhan karir fase fantasi yaitu kesadaran karir. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research and development) dengan model ADDIE (analysis, design, development, implementation and evaluation). Hasil penelitian yang diperoleh mengenai gambaran pemahaman karir pada siswa kelas v (lima) SDN Cipocok Jaya 2 kategori tinggi sebesar 58%, kategori sedang sebesar 21% dan kategori rendah sebesar 21%. Kemudian hasil uji kelayakan media sebesar 98% dan dikategorikan sangat layak. Hal tersebut dapat dikatakan bahwa media Pop-up Scrapbook Career layak digunakan untuk meningkatkan pemahaman karir siswa. Setelah media dinyatakan layak, kemudian dilakukannya uji coba dengan skala terbatas pada peserta didik. Hasil uji coba terbatas memperoleh hasil N-Gain Score sebesar 57% dengan kategori cukup efektif.
Abstract:The background of this study was to examine how big the role of Bloom's taxonomy is in the curriculum approach as a work tool that functions to clarify learning objectives, to develop an education system in a more efficient…
ent direction. This research uses the Library Research method, this method was chosen because with the Library Research method researchers can clearly analyze various conceptual information as well as qualitative and quantitative data from previous research. The conclusion obtained is that with the progress of the times, education must also develop and one of the education systems used in learning is the curriculum. With an efficient curriculum and in accordance with the needs of students in his day, the curriculum can be said to have succeeded in achieving its goals. Bloom's Taxonomy is present as a framework to help and also as evaluation material to revise or update the existing curriculum.