Abstract:The objectives of Islamic educational philosophy include examining the function of Islamic educational philosophy in the context of education, explaining and analyzing philosophy in Islam, its objectives, and its methodology.…
logy. Methods in Islamic educational philosophy generally involve literature research and philosophical analysis of various aspects of Islamic education. The application of technology is also considered a means to facilitate discussion and reflection on teaching ethics. The contribution of Islamic educational philosophy to ethical development is explained through the relevance of ethical concepts. A deep understanding of monotheism, justice, compassion, and honesty are promoted as the main foundations in shaping Islamic character. The relevance of these ethical concepts in the context of Islamic education is found in the integration of moral values into the curriculum and teaching practices, thus providing concrete guidelines in everyday life. Recommendations are made for improving the education system, including further integration of ethical concepts into the curriculum and community involvement in ethical development. Furthermore, research development and collaboration between academics and educational practitioners are proposed as an effort to support further understanding and implementation of ethical concepts in Islamic education.
Abstract:This research aims to analyze the integration of artificial intelligence (AI) in Islamic Religious Education (PAI) learning based on emotional intelligence (EQ) in elementary schools in order to increase the effectiveness…
s of adaptive and characterful learning. This study focuses on the use of AI to personalize teaching materials, strengthen spiritual values, and develop students' empathy and social skills through an EQ-based approach. The method used is literature study by analyzing various sources such as journals, books and articles related to AI, PAI and EQ-based learning. The research results show that AI integration can facilitate interactive and enjoyable learning, while the EQ approach strengthens students' internalization of religious and emotional values. However, its success depends on collaboration between technology, teachers and a curriculum oriented towards the holistic development of children.
Abstract:Dalam filsafat pendidikan Islam, sumber utama pengetahuan adalah al-Qur'an dan Sunnah, yaitu wahyu yang diberikan oleh Allah kepada Nabi Muhammad saw. al-Qur'an dianggap sebagai wahyu ilahi yang sempurna dan menjadi sumber…
er pengetahuan yang otoritatif dalam semua aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Sunnah Nabi Muhammad saw juga menjadi sumber pengetahuan yang penting, karena merupakan contoh nyata dari penerapan ajaran al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Metode pencarian pengetahuan dalam pendidikan Islam melibatkan pembacaan, studi, dan refleksi terhadap al-Qur'an dan Sunnah. Pendidikan Islam juga mendorong penggunaan akal dan rasionalitas dalam memahami ajaran agama. Namun, akal tidak boleh bertentangan dengan wahyu, dan pemahaman akal harus selaras dengan ajaran al-Qur'an dan Sunnah. Proses pembentukan pengetahuan dalam pendidikan Islam melibatkan tahap-tahap seperti memahami teks-teks suci, mengkaji tafsir dan hadis, mempelajari sejarah dan konteks ajaran agama, serta menghubungkan pengetahuan dengan praktik kehidupan sehari-hari. Pendidikan Islam juga menekankan pentingnya pembentukan karakter yang baik dan moral yang kuat dalam proses pembentukan pengetahuan.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa santriwati yang masih belum lancar dan fasih dalam membaca Al-Qur'an. Program yang disebut Program Bimbingan Al-Qur'an dirancang untuk meningkatkan kemampuan seseorang dalam…
membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan melibatkan seluruh santriwati kelas 1 TMI yang mengikuti bimbingan Al-Qur'an, dengan total 34 santriwati. Untuk pengumpulan data, digunakan kuesioner atau angket serta metode dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi berganda dan koefisien korelasi, dengan perhitungan statistik yang dilakukan melalui SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara Program Bimbingan Al-Qur'an (X) dengan Peningkatan Kemampuan Membaca Al-Qur'an (Y) pada santriwati kelas 1 TMI di Pesantren Darunnajah 2 Cipining.
Abstract:Artikel ini menganalisis pengelolaan evaluasi pembelajaran yang dilakukan dalam konteks Kurikulumdeka. Melalui pendekatan ini, penulis menyoroti keberhasilan serta tantangan yang dihadapi oleh peserta dalam mengimplementasikan…
asikan sistem evaluasi pembelajaran yang berbasis pada prinsip-prinsip kurikulum baru. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, evaluasi pembelajaran memiliki peran yang krusial dalam mengukur pencapaian kompetensi peserta secara holistik dan berkelanjutan. Penelitian ini secara studi pustaka untuk menyelidiki efektivitas pengelolaan evaluasi pembelajaran dalam mendung kesuksesan implementasi Kurikulum Merdeka, sambil juga mengidentifikasi hambatan yang mungkin dihadapi peserta dalam proses ini. Dengan memperhatikanpek kualitatif dan kuantitatif, artikel ini memberikan wawasan mendalam tentang praktik evaluasi pembelajaran yang optimal dalam ranah Kurikulum Merdeka, serta rekomendasi untuk mengatasi tantangan yang mungkin timbul.
Abstract:Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam konteks bisnis. Karena itu, sangat penting bagi UMKM untuk memahami kinerja keuangannya. Analisis laporan keuangan…
gan adalah dasar untuk mengevaluasi kinerja keuangan suatu perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kinerja keuangan suatu perusahaan yang dilihat dari laporan keuangannya. Laporan keuangan memberikan informasi tentang kondisi keuangan perusahaan untuk tujuan internal dan eksternal.
Abstract:The national prevalence of dermatitis in Indonesia based on Basic Health Research data by the Ministry of Health 2018 is 6.8% and tends to increase every year. Data from the Jambi Provincial Health Service, in 2021 dermatitis…
titis was ranked eighth with the most common disease with a percentage of 5.03%, while in 2022 it experienced an increase and was ranked sixth with a percentage of 5.96%. This study aims to determine the factors associated with symptoms of dermatitis in prisoners at the Class IIA Jambi Penitentiary in 2024. This research is a quantitative study using a cross sectional study design. The sampling technique used Proportionate Random Sampling on 1124 prisoners at the Class IIA Jambi Penitentiary by conducting interviews. Prisoners' knowledge was in the good category as much as 40.4% of respondents. Attitudes in the positive category were 37.2% of respondents. Prisoners with housing that meets the requirements are 21.3% of respondents. Bathing habits were in the good category as many as 53.2% of respondents. Clothing cleanliness was in the good category as many as 37.2% of respondents. Towel cleanliness was in the good category as many as 41.5% of respondents.
Abstract:Artikel ini membahas tentang nyadran, nilai-nilai tasawuf di dalamnya, dan strategi melestarikannya. Temuan dalam hal ini pasalnya, nyadran sebagai salah satu khazanah Islam nusantara yang mempunyai nilai tasawuf yang tinggi.…
nggi. Nilai-nilai tasawuf yang terkandung dalam nyadran adalah kerinduan, menahan syahwat, introspeksi diri, taubat, zuhud, hikmah, menjaga kesucian, keberanian, dan nilai keadilan. Ada beberapa strategi untuk melestarikan nyadran di dalamnya era Revolusi Industri keempat agar umat Islam tidak diganggu budayanya. Pertama, itu gerakan menyelamatkan umat manusia dari kondisi kebingungan melalui nyadran. Kedua, penggabungan aspek batin dan modernitas melalui nyadran. Ketiga, mengedukasi masyarakat bahwa nyadran mengandung tasawuf nilai-nilai. Keempat, pengembangan nyadran melalui wisata berbasis budaya dan religi. Kelima, konsep pesta budaya di Nyadran. Keenam, dialog masyarakat dengan khatib, ulama, dengan tujuan membahas pengertian, hikmah, dan manfaat nyadran bagi kehidupan sosial, alam, dan aspeknya beribadah kepada Tuhan..
Abstract:Setelah wafatnya Nabi Muhammad Saw pada tahun 632 M di Madinah, munculah pengganti Nabi yang diberi gelar Khalifah artinya secara harfiah adalah orang yang mengikuti, pengganti. Khalifah tersebut terdiri dari Abu Bakar (632-634M),…
632-634M), Umar bin Khattab (634-644M), Utsman bin Affan (644-656M), dan Ali ibn Abi Thalib (656-661M). Mereka merupakan para sahabat Nabi, yang semuanya dekat hubungannya dengan beliau, baik melalui darah ataupun melalui perkawinan. Abu Bakar adalah ayah istri Nabi Muhammad yang bernama Aisyah, dan juga salah seorang pendukungya yang paling tua dan terpercaya. Abu Bakar lah yang menancapkan otoritas Madinah ke seluruh pelosok Jazirah Arabia setelah suku-suku Badui membatalkan Bai’at (sumpah setia) pribadi mereka kepada Muhammad (Peperangan Ridda). Begitulah pula dengan Umar mempunyai putri yang juga menikah dengan Nabi. Di bawah umar yang perkasa, energi pemberani orang-orang Arab gurun diarahkan untuk menaklukan wilayah-wilayah Byzantium. Utsman adalah menantu Nabi, Ia dipilih menjadi Khalifah setelah terbunuhnya Umar oleh dewan kecil yang beranggotakan sejumlah tokoh kaum muslim. Pemerintahan Utsman berakhir karena adanya pemberontakan oleh kelompok-kelompok yang merasa tidak puas yang mengakibatkan kematiannya sendiri pada tahun 656M. Kemudian digantilah Ali. Ali merupakan saudara sepupu, saudara angkat, dan menantunya. Periode empat Khalifah pertama dipandang sebagai zaman emas, suatu zaman ketika kebajikan-kebajikan Islam yang murni berkembang pesat, dan karena itulah zaman Khalifah diberi gelar bimbingan di jalan lurus. Untuk lebih mengetahui bagaimana Pembentukan Kekhalifahan dan Sistemnya, Tipe Kepemimpinan Khalifah serta Kontribusi Khalifah dalam Peradaban Islam maka akan dibahas dimakalah ini lebih lanjut.
Abstract:Tulisan ini akan memaparkan tentang fungsi kebijakan pendidikan di Indonesia. Pendekatan yang digunakan dalam paparan ini bersifat deskriptif dengan mengacu pada undang-undang yang berlaku saat ini, tulisan-tulisan para…
pakar pendidikan dan teori-teori yang sesuai. Kebijakan diperoleh melalui suatu proses pembuatan kebijakan. Pembuatan kebijakan (policy making) adalah terlihat sebagai sejumlah proses dari semua bagian dan berhubungan kepada sistem sosial dalam membuat sasaran sistem. Proses pembuatan keputusan memperhatikan faktor lingkungan eksternal, input (masukan), proses transformasi), output (keluaran), dan feedback (umpan balik) dari lingkungan kepada pembuat kebijakan. Berdasarkan penegasan di atas dapat disimpulkan bahwa kebijakan dibuat untuk menjadi pedoman dalam bertindak, mengarahkan kegiatan dalam organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.