Search Articles & Publications

Showing 59 articles found for "Ulangan"

Persepsi Masyarakat terhadap Risiko Lingkungan dan Perilaku Adaptasi Budaya: Studi di Kabupaten Jember

Amanda Dwi Agustina, Shelin Dwiyanti Agustina, Fathia Alia Nurianti
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi masyarakat terhadap risiko lingkungan dan hubungannya dengan perilaku adaptasi berbasis komunitas dan budaya di Kabupaten Jember. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain… esain survei, data dikumpulkan dari 235 responden. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji korelasi Spearman, dan regresi linear berganda menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi risiko lingkungan masyarakat Jember berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor 37,66, namun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi risiko dengan perilaku adaptasi budaya (r = 0,042, sig = 0,519). Model regresi juga mengonfirmasi bahwa persepsi risiko, sumber informasi, usia, dan jenis kelamin secara bersama-sama hanya menjelaskan 1,5 persen varians perilaku adaptasi (R² = 0,015, sig = 0,494). Temuan ini menunjukkan bahwa adaptasi budaya berbasis komunitas bergerak dalam logika sosialnya sendiri yang berakar pada habitus kolektif, kearifan lokal, dan solidaritas komunitas, bukan sebagai respons langsung atas persepsi risiko individual. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan sosiologi risiko dalam konteks lokal Indonesia dan menegaskan pentingnya pendekatan berbasis komunitas dalam kebijakan pengelolaan lingkungan dan penanggulangan bencana.

Analisis Peran Pemadan Kebakaran Dalam Manajemen Bencana Di Kota Padang Tahun 2025

Auliana Putri, Gusni Rahma, Meyi Yanti
Abstract: Berdasarkan data BPBD Kota Padang, tercatat 198 kasus kebakaran pada tahun 2023 dan meningkat menjadi 245 kasus pada tahun 2024. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) memegang peran penting dalam pencegahan, penanggulangan,… angan, hingga penyelamatan korban kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pemadam Kebakaran Kota Padang dalam manajemen bencana kebakaran tahun 2025, yang mencakup aspek input (personel, sarana prasarana, pendanaan, dan kebijakan), proses (pra, saat, dan pasca bencana), serta output yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain fenomenologi, dilaksanakan pada Maret–Agustus 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap enam informan, yaitu Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Kasi Pengawasan, Kasi Pencegahan, Kasi Operasional, Kasi Sarana dan Prasarana, dan Komandan Plenton. Data juga diperkuat melalui observasi lapangan dan telaah dokumen. Teknik analisis data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen kebakaran oleh Pemadam Kebakaran Kota Padang telah berjalan cukup efektif, dengan koordinasi lintas instansi yang optimal. Kebijakan yang diterapkan telah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Namun demikian, masih terdapat beberapa sarana yang belum terpenuhi, serta banyak peralatan yang sudah tidak layak pakai dan sulit mendapatkan suku cadangnya. Ketersediaan dana juga terbatas sehingga belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan operasional. Penanganan saat bencana berlangsung cukup terarah, namun tetap menghadapi kendala seperti keterbatasan armada dan alat, akses jalan yang sempit, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Secara keseluruhan, peran Pemadam Kebakaran Kota Padang dinilai cukup efektif dalam menjalankan tugasnya. Meski demikian, kendala terkait keterbatasan armada, alat rescue, akses jalan, dan partisipasi masyarakat masih menjadi tantangan. Diharapkan petugas pemadam kebakaran dapat meningkatkan kedisiplinan dan kesiapsiagaan personel dalam setiap tahapan manajemen bencana.

Keamanan Sistem Informasi Dalam Mengatasi Ancaman, Kerentanan, Dan Penanggulangan Di Dalam Penggunaan Perangkat Komputer

Gadis Fitria Aulia Dhini, Ayuhana Vanesya Purba, Dea Cindiasyahwa, Indra Gunawan
Abstract: Perkembangan teknologi informasi telah memberikan kontribusi besar terhadap efisiensi dan efektivitas kerja manusia, namun juga membawa tantangan serius terhadap keamanan sistem informasi. Ancaman seperti phishing, malware,… re, data breach, dan eksploitasi kerentanan pada jaringan komputer kini menjadi permasalahan global yang terus meningkat [1]. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ancaman, kerentanan, dan strategi penanggulangan dalam keamanan sistem informasi khususnya pada penggunaan perangkat komputer dan aplikasi berbasis internet. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi literatur dari berbagai sumber primer dan sekunder, termasuk jurnal ilmiah nasional dan artikel daring yang relevan [1]–[2]. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keamanan sistem informasi dipengaruhi oleh tiga komponen utama, yaitu manusia, teknologi, dan kebijakan organisasi [3]. Penerapan prinsip Confidentiality, Integrity, Availability (CIA), pemanfaatan kerangka kerja OWASP, serta audit keamanan dan peningkatan literasi digital terbukti efektif dalam mengurangi risiko serangan siber [4][5][1]. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memperkuat strategi keamanan sistem informasi di Indonesia dan menjadi acuan bagi organisasi dalam menjaga keutuhan aset digitalnya.

Peran Hukum Dalam Upaya Penanggulangan Bencana Pohon Tumbang Di Kota Payakumbuh

Ranti Fortuna Pertiwi
Abstract: Bencana pohon tumbang dapat dihindari dengan bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang bersedia membantu menumbangkan pohon yang berisiko sebelum terjadinya bencana. Dalam praktek di masyarakat, tidak semua masyarakat… akat bersedia dibantu menebang pohon miliknya karena pohon tersebut menghasilkan buah yang bisa dijual dan menghasilkan uang untuk pemiliknya. Permasalahan dalam penelitian ini adalah tentang bagaimana peran hukum dalam upaya penanggulangan bencana pohon tumbang di kota Payakumbuh . Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Tekhnik pengumpulan data yang dilakukan adalah studi dokumen dengan mengumpulkan sumber hukum primer, sekunder dan tersier. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa diperlukan aturan hukum dan sanksi yang lebih tegas agar tidak ada masyarakat yang menolak untuk mendukung upaya pemerintah dalam penanggulangan bencana. Pasal 18 Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 5 Tahun 2007 yang menyatakan tentang kewajiban masyarakat dalam melaksanakan penanggulangan bencana, namun belum ada penjelasan yang tegas tentang kewajiban masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengurangan resiko bencana.

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Dan Budi Pekerti Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Learning Tipe Mind Mapping Bagi Siswa Kelas IV SD Negeri 2 Meko Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023 / 2024

Wayan Surya Ningsih
Abstract: Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti melalui penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe… Mind Mapping pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Meko semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa, yang disebabkan oleh kurangnya variasi model pembelajaran yang dapat mengoptimalkan keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas siswa dan guru, serta tes hasil belajar siswa. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi aktivitas dan soal evaluasi pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe Mind Mapping berpengaruh positif terhadap peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa. Aktivitas belajar peserta didik pada siklus I mencapai 73,51% dalam kategori cukup aktif, dan meningkat menjadi 86,45% dalam kategori aktif pada siklus II. Selain itu, hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan signifikan. Rata-rata nilai ulangan harian siswa pada siklus I adalah 64,00 dan meningkat menjadi 87,92 pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Mind Mapping efektif dalam meningkatkan partisipasi aktif dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif learning tipe Mind Mapping sangat tepat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas IV SD Negeri 2 Meko.

Korupsi Dalam QS An-Nisa: 29: Pendekatan Tafsir Kontekstual

Desy Rahmawati Anwar, Ahmad Mujahid, Muhsin Mahfudz
Abstract: Artikel ini membahas relevansi ayat Al-Qur'an, khususnya Surah An-Nisa Ayat 29, dalam memberikan panduan etis terkait masalah korupsi di era modern. Korupsi, sebagai tindakan pengkhianatan terhadap kepercayaan publik dan… penyalahgunaan kekuasaan demi keuntungan pribadi, telah menjadi persoalan serius yang merusak tata kelola dan stabilitas sosial di Indonesia. Dalam kajian ini, pendekatan metodologis diterapkan dengan menggunakan tafsir tematik dan maudhu'i, yang mengkaji ayat secara kontekstual dan membahas secara mendalam nilai-nilai moral yang terdapat dalam ayat tersebut. Fakta menunjukkan bahwa praktik korupsi di Indonesia yang merajalela dan memerlukan upaya penanggulangan yang lebih efektif.

Analisis Keselamatan Bangunan Gedung Perkuliahan Sebagai Upaya Penanggulangan Kebakaran

Dwi Hirdanti, Rifanny Ananta Dharma, Abdurrozaq Hasibuan
Abstract: Gedung perkuliahan merupakan jantung kehidupan kampus, di mana ilmu pengetahuan ditelah dan masa depan dirintis. Keselamatan penghuni yang berada  di dalam   bangunan   dan   lingkungannya harus menjadi pertimbangan utama… an utama terhadap bahaya kebakaran. Bahaya  kebakaran  harus dikelola dengan  baik  dan  secara  terencana. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan berjenis deskriptif. Metode pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi atau mengamati dan mencatat perilaku, kejadian, atau objek secara langsung. Sarana penyelamatan di gedung perkuliahan yang dievaluasi telah tersedia dan berfungsi dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan jalan keluar yang mudah diakses dan tidak terhalang benda lain, petunjuk arah keluar yang jelas di setiap gedung sistem proteksi aktif seperti detektor, hydrant, APAR, dan sprinkler yang terdapat di seluruh gedung.

Analisis Kepatuhan Pekerja Konstruksi Pada Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)

Amanda Aulia, Susilawati
Abstract: Alat pelindung diri (APD) merupakan bagian dari pencegahan kecelakaan di tempat kerja. APD adalah alat yang pekerja gunakan untuk melindungi dirinya dari risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Meskipun APD merupakan… n langkah terakhir dalam pengendalian dan pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja setelah penerapan tindakan penanggulangan administratif dan teknis, namun potensi penerapannya masih besar. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka atau analisis literatur. Dimana metode ini melibatkan pencarian, seleksi, dan evaluasi dari beberapa artikel dan jurnal yang telah dipublikasikan dalam lima tahun terakhir ini. Yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang topik yang diangkat yang mana untuk memberikan dasar teoritis penelitian yang lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kepatuhan pekerja konstruksi pada penggunaan alat pelindung diri (APD). Kepatuhan terhadap penggunaan alat pelindung diri termasuk faktor yang membantu mengurangi kecelakaan di tempat kerja. Kecelakaan di tempat kerja terjadi karena kurangnya penyediaan alat pelindung diri (APD) serta kesadaran pekerja mengenai penggunaan APD yang baik menurut standar yang telah ditetapkan dan kurangnya pengetahuan. Penggunaan alat pelindung diri pada industri dimaksudkan untuk menghadirkan tenaga kerja yang produktif dan sehat. Namun menurut pekerja, hal ini tidak menjamin tidak akan terjadi kecelakaan kerja. APD merupakan bagian dari serangkaian tindakan keselamatan untuk meminimalkan dampak risiko kecelakaan kerja.

Kebijakan Dan Strategi Nasional Penanganan Krisis Masalah Kesehatan Dalam Kondisi Tanggap Darurat

Ghizka Aulia Putri, Taufik Hilmi, Abdurrozzaq Hasibuan
Abstract: Kementerian Kesehatan telah menerapkan kebijakan dan strategi untuk meningkatkan upaya pencegahan, penanggulangan, dan kesiapsiagaan dalam penanganan krisis kesehatan. Salah satu masalah utama yang dihadapi setelah bencana… na adalah dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana telah menetapkan prinsipprinsip pemulihan berdasarkan Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana No. 17 Tahun 2010. Peraturan tersebut mencakup prinsip-prinsip kesehatan mental, yang sangat penting dalam penanggulangan bencana. Fokus pemerintah untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) termasuk meningkatkan sistem kesehatan masyarakat dan akses ke layanan kesehatan. Pembangunan sektor kesehatan untuk SDGs bergantung pada peran aktif semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah pusat dan daerah, parlemen, dunia usaha, media massa, lembaga sosial kemasyarakatan, organisasi profesi dan akademisi, mitra pembangunan serta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pemerintah bertujuan untuk memastikan bahwa semua warga negara memiliki akses ke layanan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional. Ini juga bertujuan untuk memperkuat kapasitas semua negara dalam sistem peringatan dini dan langkah-langkah pengurangan risiko. Karena pertanyaan ini secara khusus berkaitan dengan Indonesia, penting untuk dicatat bahwa ada beberapa faktor lain yang dapat mempengaruhi cara Indonesia menangani krisis kesehatan. Ini termasuk kepadatan penduduk, geografi (sebagai negara kepulauan), efek perubahan iklim seperti bencana alam atau wabah penyakit akibat perubahan lingkungan. Selain itu, stabilitas politik juga dapat berperan dalam seberapa efektif kebijakan diterapkan.

Kebijakan Penanggulangan Kemiskinan Dan Ketimpangan Di Tingkat Lokal: Evaluasi Program Pemerintahan Daerah Dalam Konteks Global

Satya Nofryanti N, Puji Chairunisa, Hana Tresia Sidabutar, Dewi Putri Batubara, Dies L. Tobing, Gracia Feby Yeski Sitepu, Yunike Sarah Sitompul
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan penanggulangan kemiskinan dan ketimpangan di tingkat lokal, dengan fokus pada program yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Melalui pendekatan analisis… s komparatif, kami mengeksplorasi bagaimana program-program tersebut berkinerja dalam mengurangi tingkat kemiskinan dan ketimpangan, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan mereka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kepustakaan untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan penanggulangan kemiskinan dan ketimpangan di tingkat lokal, dengan fokus pada program yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Melalui pendekatan analisis literatur yang komprehensif, kami menyelidiki berbagai sumber-sumber literatur seperti jurnal ilmiah, buku, laporan pemerintah, dan dokumen kebijakan terkait.