Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode Convolutional Neural Network (CNN) dalam pendeteksian jenis kulit wajah dan rekomendasi skincare berbasis Android. Sistem mengklasifikasikan jenis kulit menjadi normal,…
ormal, kering, berminyak, berjerawat, dan sensitif menggunakan 750 citra wajah yang telah diberi label. Model dilatih dengan 50 epoch, ukuran citra 224×224 piksel, dan optimizer Adam. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa akurasi meningkat seiring bertambahnya epoch, sementara nilai loss menurun. Evaluasi pada data uji menghasilkan akurasi sebesar 99% dengan loss 3,73%, yang menunjukkan performa model yang sangat baik. Sistem mampu mengklasifikasikan jenis kulit secara akurat serta memberikan rekomendasi skincare yang disesuaikan dengan kondisi kulit pengguna. Implementasi dalam aplikasi Android memudahkan pengguna dalam melakukan deteksi secara langsung melalui kamera smartphone, sehingga membantu dalam memilih produk perawatan yang tepat.
Abstract:Penyakit tanaman merupakan salah satu faktor utama penurunan hasil pertanian pada komoditas tomat dan cabai di Indonesia. Deteksi dini secara manual memerlukan keahlian khusus dan waktu yang lama. Penelitian ini mengusulkan…
kan sistem klasifikasi penyakit tanaman berbasis deep learning menggunakan arsitektur MobileNetV2 dengan pendekatan transfer learning. Dataset PlantVillage yang terdiri dari 20.638 gambar daun dengan 15 kelas digunakan sebagai data pelatihan. Model dievaluasi menggunakan metrik accuracy, precision, recall, dan F1-score. Visualisasi Grad-CAM diterapkan untuk menginterpretasikan area fokus model dalam pengambilan keputusan. Hasil eksperimen menunjukkan akurasi sebesar 89,93% pada data uji dengan rata-rata weighted F1-score sebesar 0,90. Visualisasi Grad-CAM membuktikan model mengidentifikasi area terinfeksi secara akurat. Pengujian pada gambar nyata menunjukkan kemampuan model dalam kondisi dunia nyata.
Abstract:Pelayanan kesehatan merupakan hak mendasar setiap manusia, termasuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Namun, pelaksanaannya di Lembaga Pemasyarakatan…
syarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku menghadapi berbagai kendala, seperti kekurangan tenaga medis, keterbatasan fasilitas, serta prosedur darurat yang lambat dan manual. Sistem penanganan medis yang panjang dan tidak efisien meningkatkan risiko keterlambatan penanganan, terutama pada malam hari. Sebagai solusi, teknologi Tombol Panik Darurat diusulkan untuk mempercepat penyampaian informasi kondisi darurat langsung dari WBP ke petugas terkait tanpa perantara. Sistem ini memungkinkan notifikasi real-time yang mencantumkan lokasi dan waktu kejadian, sehingga petugas dapat merespons lebih cepat dan tepat. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penanganan darurat dan menjamin pemenuhan hak kesehatan Warga Binaan secara optimal.
Abstract:Abstrak penelitian ini mengkaji fenomena penyaluran bantuan beras pasca-bencana yang kerap menjadi perbincangan hangat di media sosial X. Tujuan utama penelitian adalah untuk memetakan persepsi masyarakat terhadap kredibilitas…
ilitas dan ketepatan sasaran distribusi bantuan tersebut menggunakan algoritma Naive Bayes. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data berbasis kata kunci relevan, pembersihan data (preprocessing), dan klasifikasi sentimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Naive Bayes mampu mengidentifikasi kecenderungan opini publik secara akurat, baik berupa dukungan maupun keluhan terkait prosedur distribusi. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pemangku kebijakan dalam mengevaluasi sistem penyaluran bantuan logistik agar lebih transparan dan responsif terhadap aspirasi masyarakat di ruang digital.
Abstract:Data memiliki peran penting dalam mendukung kinerja sistem informasi karena menjadi dasar dalam menghasilkan informasi yang dibutuhkan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pengelolaan data, kualitas…
tas data, dan pemanfaatan data dalam meningkatkan kinerja sistem informasi. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelaah 20 jurnal ilmiah yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk melihat hubungan antarvariabel yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan data yang baik mampu meningkatkan keakuratan informasi, kualitas data yang tinggi mendukung keandalan sistem informasi, dan pemanfaatan data yang optimal membantu proses pengambilan keputusan organisasi. Ketiga aspek tersebut saling berkaitan dalam meningkatkan efektivitas kinerja sistem informasi. Oleh karena itu, pengelolaan dan pemanfaatan data yang tepat perlu menjadi perhatian utama agar sistem informasi dapat berfungsi secara optimal dalam mendukung tujuan organisasi.
Abstract:Perkembangan teknologi informasi pada era big data telah membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan data organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen database pada era big data, khususnya terkait…
perkembangan teknologi serta tantangan yang dihadapi dalam pengelolaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi kepustakaan (library research), dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, dan laporan penelitian yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen database mengalami transformasi dari sistem tradisional menuju teknologi modern seperti NoSQL dan Hadoop yang mampu menangani data dalam jumlah besar, beragam, dan berkembang secara cepat. Penerapan teknologi ini memberikan berbagai manfaat, seperti peningkatan efisiensi operasional, integrasi data, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat dan berbasis data. Namun demikian, terdapat berbagai tantangan yang dihadapi, antara lain kompleksitas pengelolaan data, keamanan dan privasi informasi, serta keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat dalam pengelolaan database agar mampu mengoptimalkan pemanfaatan big data sebagai sumber keunggulan kompetitif organisasi.
Abstract:Kemajuan teknologi informasi menuntut siswa jenjang SMA untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu mengelola teknologi secara optimal. Namun, di SMAN 2 Bone masih ditemukan kesenjangan keterampilan siswa dalam…
mengoperasikan sistem informasi berbasis web, ditambah dengan pengelolaan data akademik yang saat ini masih dilakukan secara manual. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknologi informasi siswa melalui pelatihan praktis dalam pembuatan dan pengelolaan aplikasi web sederhana. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Active Learning (pembelajaran aktif), di mana siswa terlibat langsung dalam praktikum pembuatan aplikasi untuk memecahkan masalah nyata di sekolah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan teknis siswa dalam penguasaan HTML, CSS, JavaScript, dan sistem manajemen basis data MySQL. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan sistem informasi akademik berbasis web (SIAK-SMAN 2 BONE) yang berfungsi memfasilitasi pengelolaan data nilai, absensi, dan pengumuman secara digital bagi siswa, guru, dan admin. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan literasi digital siswa serta mentransformasi sistem administrasi sekolah menjadi lebih efisien, cepat, dan akurat.
Abstract:Wireless communication has become a basic need or a new lifestyle for people in obtaining information, especially in the SMA Negeri 1 Dolok Sanggul environment. In this community service, the PKM activity implementation…
team was given the opportunity to build a wireless network using a Mikrotik RB951. This was done to empower the densely populated SMA Negeri 1 Dolok Sanggul environment which has the potential to be used as a hotspot business. The method used was a direct practice method for students by implementing health protocols during the pandemic. In addition, a wireless-based network makes it easier for students to access the internet anywhere. The implementation of the network installation consists of several units of RJ-45 connectors on UTP cables, access point configuration, and Mikrotik hotspot server configuration. With the presence of a wireless network in the SMA Negeri 1 Dolok Sanggul environment, it will make it easier for students and teachers to access the internet. In addition, configuring a wireless network is not that difficult, as long as you follow the rules for creating a network.
Abstract:Pengelolaan master data produk yang belum distandarisasi merupakan permasalahan umum pada UMKM di Indonesia, termasuk di sektor kuliner minuman. Penelitian ini mengkaji kondisi pengelolaan master data produk pada Jus Z.A.S,…
.S, usaha mikro penjualan jus buah di Kota Medan, beserta pengaruhnya terhadap konsistensi informasi penjualan. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal, melalui wawancara semi terstruktur kepada pemilik usaha dan observasi langsung di lokasi. Hasil penelitian mengungkap bahwa Jus Z.A.S belum memiliki sistem dokumentasi master data produk yang terstruktur; informasi produk hanya tersimpan dalam ingatan pemilik dan catatan tidak terstruktur, tanpa atribut standar seperti kode produk, kategori, atau prosedur pembaruan data. Kondisi tersebut menyebabkan usaha tidak mampu melacak varian produk terlaris, menghitung omzet harian secara akurat, atau membandingkan performa penjualan antarperiode. Solusi yang diusulkan mencakup penerapan Master Data Management secara bertahap, dimulai dari standarisasi atribut data produk sebagai acuan utama pencatatan transaksi, yang dapat direalisasikan tanpa investasi teknologi besar. Temuan penelitian memperkuat posisi standarisasi master data sebagai prasyarat esensial bagi konsistensi informasi penjualan pada UMKM skala mikro.
Abstract:Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang dan menimbulkan dampak terhadap kehidupan sosial, ekonomi, serta lingkungan masyarakat. Tingginya potensi…
si kejadian banjir perlu diimbangi dengan kesiapsiagaan masyarakat untuk mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan. Namun, informasi mengenai tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di wilayah tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 31 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan menghitung indeks kesiapsiagaan berdasarkan indikator pengetahuan, sikap, sistem peringatan dini, rencana tanggap darurat, dan mobilisasi sumber daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapsiagaan masyarakat berada pada kategori cukup siap. Pengetahuan kebencanaan dan pengalaman menghadapi banjir menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap kesiapsiagaan masyarakat, sedangkan sosialisasi kebencanaan, sistem peringatan dini, keberadaan tim siaga bencana, dan fasilitas evakuasi masih perlu ditingkatkan. Dengan demikian, peningkatan kesiapsiagaan masyarakat memerlukan penguatan edukasi kebencanaan, kelembagaan, serta sarana dan prasarana pendukung mitigasi bencana banjir.