Abstract:Kegagalan menyusui sering menjadi masalah yang dihadapi ibu ketika ASI yang keluar tidak selancar yang diharapkan, sehingga menimbulkan rasa tidak percaya diri dan kekhawatiran yang menyebabkan terhambatnya hormon oksitosin.…
sin. Salah satu cara mengatasi ketidaklancaran produksi ASI yaitu dengan melakukan pijat oksitosin. Hormon oksitosin akan keluar melalui rangsangan ke puting susu, melalui isapan mulut bayi atau melalui pijatan pada tulang belakang ibu bayi. Artikel ini menggunakan metode desain studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan dengan pengumpulan data secara menyeluruh dan menyertakan berbagai sumber data dengan teknik yang meliputi wawancara, observasi dan studi dokumentasi sesuai dengan pedoman 3S (SDKI, SLKI, SIKI). Hasil studi kasus yang dilakukan selama 1x24 jam didapatkan evaluasi payudara teraba keras dan padat, tetesan dan suplai ASI mulai meningkat dibandingkan sebelum diberikan pijat oksitosin, klien menjadi lebih rileks dan nyaman. Kesimpulan dari studi kasus pijat oksitosin yang dilakukan pada ibu post partum (nifas) dapat meningkatkan produksi ASI karena dapat memicu pengeluaran hormon oksitosin yang sangat penting dalam peran mengeluaran ASI.
Abstract:Buah melon mengandung zat besi yang sangat baik bagi tubuh ibu hamil dan janin, karena pada masa kehamilan, ibu hamil sangat membutuhkan kandungan ini. Zat besi dalam buah melon dapat mencegah anemia dan membangun otot janin,…
anin, sehingga resiko lahir prematur pun dapat berkurang. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian jus melon terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kinovaro Kabupaten Sigi. Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimental dengan rancangan one-group pre-post design. Jumlah populasi 139 responden, Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling sebanyak 21 ibu hamil. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengikuti posyandu ibu hamil dan mengunjungi rumah-rumah ibu hamil dengan pengumpulan data menggunakan lembar observasi dengan Uji Paired Sample T-Test diperoleh nilai p= 0,000 oleh karna p<0,05. Terdapat pengaruh pemberian jus melon terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kinovaro Kabupaten Sigi. Diharapkan menjadi pertimbangan puskesmas untuk menjadikan pemberian jus melon ini sebagai salah satu intervensi keperawatan dalam membantu meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil yang mengalami anemia.
Kata Kunci: Melon, Kadar Hemoglobin, Ibu Hamil
Abstract:Pentingnya sosialisasi bagi setiap anak menjadi tanggung jawab orang tua, masyarakat dan pemerintah untuk mengajarkan dan mewariskannya kepada anak-anak. Namun, saat ini masih banyak orang tua, masyarakat dan pemerintah…
yang mengabaikan proses sosialisasi yang dialami oleh anak- anak. Akibatnya anak-anak tersebut kurang memahami perbedaan antara yang baik dan yang buruk. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan pada orang tua yang ada saat mengantar anaknya sekolah, dari 3 orang orang tua menyatakan tidak memahami bagaimana menilai kemampuan sosialisasi anak yang baik. Tujuan penelitian dianalisis adanya hubungan pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi pada anak prasekolah di TK Dharna Wanita Desa Lombonga . Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan penelitian deskriptif korelasional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 35 responden dengan teknik pengambilan sampel penelitian ini yaitu (Total Sampling). Hasil Penelitian dari 35 responden dengan menggunakan analisis Uji Chi-square diperoleh p-value =0.004 <p=0.05. Simpulannya ada hubungan pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi pada anak prasekolah di TK Dharma Wanita Desa Lombonga. Saran diharapkan lebih meningkatkan penerapan pola asuh yang baik dan benar terutama untuk masyarakat atau orang tua anak prasekolah ilmu pengetahuan dalam memberikan pola asuh anak yang baik dan benar, sehingga orang tua dapat memberikan pengasuhan yang tepat bagi anak.
Kata Kunci : Pola Asuh, Kemampuan Sosialisasi
Abstract:Pendahuluan: Pendahuluan: Gagal ginjal kronis adalah penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga tidak mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan dan pembuangan elektrolit tubuh, tidak mampu menjaga…
ga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh, seperti sodium, kalium dalam darah atau tidak mampu dalam memproduksi urin. Hemodialisis menjadi salah satu terapi yag paling banyak dipilih penderita gagal ginjal kronik, biasanya hemodialisis ini dilakukan selama 1-3x dalam seminggu dan berlangsung selama 4,5-5 jam tergantung dari anjuran dokter. Hal ini akan mempengaruhi kualitas hidup pasien. Tujuan: Mengetahui hubungan lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di unit hemodialisa RSUD Balaraja Tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Unit Hemodialisa RSUD Balaraja dan dilaksanakan pada tanggal 20 Mei-22 Mei 2024. Teknik Sampel: Teknik yang digunakan adalah total sampling. Jumlah Sampel: Sampel berjumlah 62 responden. Analisis Data: Analisis data menggunakan Uji Spearman Rank. Hasil Penelitian: Terdapat hubungan antara lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di unit hemodialisa RSUD Balaraja Tahun 2024 dengan p-value 0,004.
Abstract:Kurangnya pengetahuan lansia, dukungan keluarga bahkan sarana posyandu yang tidak memadai menjadi masalah ketidakaktifan lansia berkunjung ke posyandu. Studi pendahuluan mengatakan lansia tidak mengetahui tentang tujuan…
dan manfaat posyandu lansia bahkan anggota keluarga tidak pernah mengantarkan lansia ke posyandu lansia. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara pengetahuan, dukungan keluarga dan sarana dengan keaktifan lanjut usia mengikuti kegiatan posyandu lansia di desa Bungin wilayah Puskesmas Bungin. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional menggunakan desain observasional analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia di desa Bungin, wilayah Puskesmas Bungin sebanyak 50 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan berhubungan dengan keaktifan lanjut usia mengikuti kegiatan posyandu lansia dimana tingkat signifikansi 0,000 ≤ α = 0,05. Dukungan keluarga berhubungan dengan keaktifan lanjut usia mengikuti kegiatan posyandu lansia dimana tingkat signifikansi 0,000 ≤ α = 0,05. Sarana berhubungan dengan keaktifan lanjut usia mengikuti kegiatan posyandu lansia dimana tingkat signifikansi 0,000 ≤ α = 0,05. Simpulannya adalah ada hubungan antara pengetahuan, dukungan keluarga dan sarana dengan keaktifan lanjut usia mengikuti kegiatan posyandu lansia di desa Bungin, wilayah Puskesmas Bungin. Saran bagi keluarga untuk dapat meningkatkan dukungannya bagi lansia agar lansia semakin aktif mengikuti kegiatan posyandu. Bagi puskesmas diharapkan untuk memotivasi dan mengarahkan keluarga lansia untuk mendukung lansia mengikuti kegiatan posyandu serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di posyandu lansia.
Abstract:Pendahuluan: Cyberbullying merupakan salah satu jenis pelecehan yang dilakukan secara online atau melalui telepon seluler, dengan kata lain itu dilakukan secara tidak langsung dan jenis bullying ini tidak dilakukan secara…
a langsung, yang memungkinkan para pelaku melakukan dan mengucapkan hal-hal yang lebih buruk. Menurut Word Health Organization (2024), Data terbaru dari tahun 2018 hingga 2022 menunjukkan peningkatan yang mengkhawatirkan dalam kasus cyberbullying, dimana remaja laki-laki melakukan cyberbullying terhadap orang lain meningkat dari 11% menjadi 14% dan remaja perempuan dari 7% menjadi 9%.. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cyberbulliying terhadap terjadinya ide bunuh diri pada remaja di SMA Negeri 06 Kabupaten Tangerang. Metode Penelitian: penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non eksperimental dengan deskriptif korelasi. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple Random Sampling sebanyak 96 sampel. Hasil Penelitian: Pada penelitian ini menggunakan Uji Chi-Square terdapat p-value 0,000 < 0,05, maka Ha diterima yang artinya adanya pengaruh cyberbulliying terhadap terjadinya ide bunuh diri pada remaja. Kesimpulan: Cyberbulliying merupakan tindakan perundungan yang dilakukan secara online baik secara individu maupun kelompok, akibat cyberbulliying dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada psikologis, psikososial remaja, dan berdampak pada akademik remaja. Dari dampak tersebut jika terus menerus maka berakibat adanya keinginan ide bunuh diri.
Abstract:Latar Belakang : Masalah perkembangan motorik anak prasekolah masih menjadi masalah kesehatan anak di Indonesia. Pola asuh orang tua faktor utama perkembangan motorik anak usia prasekolah, orang tua mempunyai otoritas penuh…
nuh terhadap anak anaknya, oleh karena itu, anak tidak mempunyai kesempatan untuk mengungkapkan perasaan dan keinginannya, Jika anak kurang mendapat stimulasi dari orang tua maka akan berdampak menurunnya perkembangan motorik.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan motorik kasar dan halus pada anak usia pra sekolah di PAUD cempaka sepatan kabupaten tangerang. Metodologi : Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan metode cross sectional, total sampling. Variabel dalam penelitian ini yaitu pola asuh orang tua, perkembangan motorik kasar dan perkembangan motorik halus. Instrumen yang digunakan yaitu Kuesioner dan DENVER II. Analisis Univariat dan Bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil : Pada penelitian ini yaitu terdapat hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan motorik kasar didapatkan nilai P-Value 0,021 < 0,005. Dan terdapat hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan motorik halus didapatkan nilai P-Value 0,005 < 0,005. Saran: Bagi orang tua agar lebih memperhatikan perkembangan motorik anak sesuai tahapan usia anak kemudian segera memeriksakan anak ketika anak dicurigai mengalami keterlambatan perkembangan.
Abstract:Pendahuluan: Tuberkulosis paru (TB) merupakan masalah kesehatan serius yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, yang sering menimbulkan batuk kronis dan kesulitan bernapas. Pengobatan utama melibatkan Obat Anti Tuberkulosis…
uberkulosis (OAT). Akan tetapi, pasien sering mengalami efek samping, seperti mual, yang dapat menghambat kepatuhan pengobatan. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan terapi akupresur untuk menurunkan intensitas mual pada pasien TB yang menjalani OAT Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan tuberkulosis paru on oat dan mengevaluasi efektivitas terapi akupresur dalam menurunkan mual pada pasien TB di Ruang Dahlia Atas RSUD Kabupaten Tangerang. Metode: Studi kasus yang melibatkan observasi dan penerapan terapi akupresur selama tiga hari, yang berlangsung selama 15 menit. Hasil: Setelah dilakukan implementasi berupa terapi akupresur terdapat perubahan intensitas mual secara signifikan setelah diberikan perlakuan selama 15 menit dalam tiga hari. Kesimpulan: Akupresur merupakan intervensi non farmakologis yang efektif untuk mengelola mual pada pasien TB.
Abstract:Pendahuluan: Bullying merupakan perilaku atau tindakan agresif yang dilakukan pada korban yang berdampak pada aspek psikologis, emosional, dan fisik. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap remaja terhadap…
dap bahaya bullying pada remaja di SMAN 11 Kabupaten Tangerang. Desain penelitian: Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan survey analitik menggunakan cross sectional. Teknik sampel: Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah simple random sampling dengan sampel 124 siswa. Hasil: Berdasarkan hasil uji chi square, menunjukkan adanya hubungan tingkat pengetahuan dan sikap remaja terhadap bahaya bullying dengan nilai p-value sebesar 0,726 dan p-value 0,164. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan dan sikap remaja menjadi faktor yang mempengaruhi terjadinya bullying pada remaja. Edukasi bahaya bullying diperlukan untuk mengetahui dampak bahaya pada bullying, menyoroti pentingnya edukasi dalam meningkatkan pengetahuan pada remaja. Saran: Disarankan untuk remaja meningkatkan pengetahuan dan sikap terhadap bahaya bullying supaya remaja dapat mencegah dampak negatif yang ditimbulkan akibat bullying.
Abstract:Pendahuluan: Kualitas tidur sangat berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental khususnya pada remaja. Kualitas tidur adalah kemampuan seseorang untuk tetap tertidur dan mendapatkan tingkat tidur REM dan NREM yang sesuai.…
Dampak dari adanya penurunan kualitas tidur tersebut yang dapat mempengaruhi konsentrasi dalam belajar. Sleep hygiene merupakan upaya promosi kesehatan tidur yang terdiri dari serangkaian rekomendasi lingkungan dan perilaku tidur, untuk menciptakan kualitas tidur yang optimal. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara sleep hygiene dengan kualitas tidur pada remaja di SMAN 11 Kabupaten Tangerang. Desain penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross-Sectional. Teknik sampel: Teknik yang digunakan teknik probability sampling dengan cara proportional random sampling dengan jumlah responden 102 orang. Analisis data: Menggunakan analisis univariat, bivariat dan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian: Hasil penelitian yang dilaksanakan di SMAN 11 Kabupaten Tangerang square menunjukkan bahwa ada hubungan antara sleep hygiene dengan kualitas tidur pada remaja memiliki p-value 0,000 < 0,05. Kesimpulan dan saran: Sebagian besar responden tingkat sleep hygiene dan kualitas tidur dominan buruk. Diharapkan remaja dapat meningkatkan pengetahuan dan menerapkan sleep hygiene yang baik karena akan berdampak pada kualitas tidur sehingga tidak berdampak pada konsentrasi belajar di sekolah.