Abstract:Wonojati Wijoyo adalah sebuah perusahaan manufaktur furnitur yang mengandalkan kayu jati sebagai bahan baku pokok. Tahap pemotongan awal kayu jati dalam proses produksi memiliki peran krusial dalam menentukan kualitas dan…
n efisiensi produk akhir. Mesin bandsaw berfungsi sebagai perangkat utama pada tahap ini karena kemampuannya dalam melakukan pemotongan kayu secara akurat, cepat, dan adaptif. Namun, temuan observasi mengindikasikan bahwa kinerja mesin belum mencapai standar optimal akibat minimnya pemeliharaan rutin, penyetelan yang kurang akurat, serta teknik operasional yang belum memenuhi standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang berdampak pada kinerja mesin bandsaw serta melakukan optimalisasi melalui pendekatan teknis dan manajerial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, mencakup observasi lapangan, wawancara dengan operator, dan analisis komparatif data sebelum dan sesudah optimalisasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan efisiensi pemotongan kayu, pengurangan limbah kayu hingga lima puluh persen, serta perbaikan kualitas permukaan potongan setelah penerapan pemeliharaan berkala, peningkatan kompetensi operator sesuai standar mesin, dan penyetelan mesin secara teratur. Pemanfaatan sumber daya ini terbukti meningkatkan daya produksi dan memperpanjang masa pemakaian mesin. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi petunjuk dalam penerapan manajemen perawatan dan pengoperasian mesin yang lebih efektif di industri pengolahan kayu jati.
Abstract:Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek fundamental dalam operasional perusahaan yang bertujuan melindungi tenaga kerja dan meningkatkan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi…
i K3 di PT. Wonojati Wijoyo Kediri guna mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan memberikan rekomendasi untuk mewujudkan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian observasional, melibatkan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Wonojati Wijoyo telah memiliki dasar program K3, namun terdapat kelemahan dalam sosialisasi kebijakan, kepatuhan penggunaan APD, kondisi APD, dan sistematisasi manajemen risiko. Kekuatan terletak pada komitmen awal manajemen dan ketersediaan infrastruktur K3 dasar. Kesimpulannya, implementasi K3 di PT. Wonojati Wijoyo memerlukan perbaikan berkelanjutan melalui penguatan pelatihan, peningkatan kualitas APD, optimalisasi pengawasan, dan peningkatan keterlibatan karyawan untuk mencapai lingkungan kerja yang aman dan produktif secara optimal. Upaya ini penting untuk menunjang keberlangsungan dan efisiensi perusahaan.
Abstract:Proses kristalisasi gula merupakan tahap krusial dalam industri pengolahan gula, di mana efisiensi alat pendingin berperan penting dalam menentukan kualitas produk akhir. Penelitian ini menganalisis efisiensi palung pendingin…
ingin Mono Vertical Crystallizer yang baru diterapkan di Pabrik Gula PG Djombang Baru. Dengan metode observasi langsung dan wawancara dengan karyawan, penelitian ini mengevaluasi proses transfer massecuite, waktu pendinginan, dan kapasitas sistem. Hasil analisis menunjukkan bahwa Mono Vertical Crystallizer mampu menampung hingga 24 koil dan memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk transfer massecuite dari palung pendingin Kaeltroog, untuk massecuite berada dalam Mono Vertical Crystallizer selama kurang lebih 4 jam. Proses pendinginan yang dilakukan secara bertahap dengan aliran air dingin yang efisien berkontribusi pada penurunan suhu nira secara optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa Mono Vertical Crystallizer tidak hanya meningkatkan efisiensi proses pendinginan, tetapi juga memastikan kualitas nira yang lebih baik sebelum diproses lebih lanjut. Dengan demikian, alat ini menjadi pilihan yang sangat baik dalam pengolahan nira untuk menghasilkan gula berkualitas tinggi.
Abstract:Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila menjadi sangat krusial di tengah tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi yang memengaruhi perilaku generasi muda. Sila keempat Pancasila, yang menekankan prinsip musyawarah…
syawarah dan kebijaksanaan, relevan untuk ditanamkan sejak pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi nilai-nilai demokratis dalam mendorong partisipasi aktif siswa di SDN Biru 2 Majalaya. Menggunakan metode pendekatan participant research, data diperoleh melalui observasi partisipasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual (CTL) diterapkan untuk menghubungkan materi dengan kehidupan nyata siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa diskusi kelompok, kerja sama, dan pengambilan keputusan bersama mampu meningkatkan keberanian siswa, sikap tanggung jawab, dan kemampuan menghargai perbedaan. Guru berperan penting sebagai fasilitator demokratisasi kelas. Meskipun terdapat hambatan seperti keterbatasan sarana dan ketimpangan rasa percaya diri siswa, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap model pembelajaran karakter yang aplikatif dan demokratis.
Abstract:Magang di instansi pemerintahan berperan sebagai media pembelajaran yang efektif bagi mahasiswa dalam memahami dinamika praktik birokrasi secara langsung. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis, tetapi juga…
ga memperkaya wawasan mahasiswa terkait tata kelola administrasi publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengalaman mahasiswa dalam menjalani proses birokrasi, khususnya dalam pengelolaan proposal di Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui metode observasi dan wawancara selama masa magang berlangsung selama empat bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memperoleh pemahaman komprehensif terhadap tahapan-tahapan birokrasi, mulai dari proses penginputan proposal hingga pendistribusian ke bidang terkait. Selain keterampilan teknis yang diperoleh, mahasiswa juga mengalami peningkatan dalam aspek kedisiplinan, etos kerja, serta kesiapan menghadapi dunia kerja secara profesional. Program magang ini terbukti tidak hanya memberikan kontribusi terhadap efisiensi kerja biro, tetapi juga mempererat sinergi antara dunia akademik dan instansi pemerintahan dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan siap pakai.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan SDN 04 Banjarsari. Nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan panduan moral bangsa…
gsa diharapkan menjadi landasan dalam pembentukan karakter peserta didik sejak dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila telah diintegrasikan dalam berbagai aktivitas sekolah, seperti upacara bendera, kegiatan belajar mengajar, serta interaksi antar warga sekolah. Implementasi sila pertama hingga kelima tercermin dalam sikap religius, toleransi, musyawarah, kerja sama, hingga semangat keadilan sosial yang ditanamkan guru kepada siswa. Meskipun demikian, ditemukan pula beberapa tantangan dalam penerapannya yang memerlukan perhatian lebih lanjut dari pihak sekolah dan orang tua. Secara umum, SDN 04 Banjarsari telah menunjukkan komitmen kuat dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila sebagai bagian dari pendidikan karakter
Abstract:Kurangnya komunikasi yang efektif sering menjadi masalah yang dialami karyawan dan berkontribusi pada timbulnya stres kerja. Kondisi serupa juga ditemukan di perusahaan Hyundai Urip Sumoharjo, di mana survei awal menunjukkan…
kkan bahwa 30,43% karyawan mengalami kendala dalam komunikasi dan koordinasi antar tim. Menanggapi hal ini, diadakan kegiatan psikoedukasi berupa webinar dengan tema “Peran Komunikasi Efektif dalam Mengelola Stres”. Tujuan dari webinar ini adalah untuk meningkatkan pemahaman karyawan mengenai pentingnya komunikasi yang sehat sebagai salah satu strategi dalam mengelola stres kerja. Kegiatan tersebut dilakukan secara daring melalui platform Zoom Meeting dan diikuti oleh 25 peserta dari PT Bumi Investa Utama, termasuk 7 peserta dari cabang Hyundai Urip. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi berbentuk webinar. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta merasa puas, menganggap topik yang disampaikan relevan dengan situasi kerja mereka (57%), serta mampu memahami materi dengan baik (71%). Selain itu, peserta menunjukkan adanya peningkatan kesadaran untuk memperbaiki cara berkomunikasi dan menerapkan strategi manajemen stres dalam aktivitas kerja sehari-hari. Kegiatan ini berhasil memberikan pengaruh positif terhadap pemahaman dan keterampilan interpersonal peserta, serta mendorong perubahan pola komunikasi yang lebih jelas dan mendukung di lingkungan kerja. Oleh sebab itu, webinar ini dianggap sebagai solusi edukatif yang praktis untuk mengatasi permasalahan stres kerja yang disebabkan oleh miskomunikasi.
Abstract:Work-life balance (WLB) merupakan aspek penting dalam menjaga kesejahteraan psikologis dan produktivitas karyawan, khususnya di lingkungan kerja yang memiliki beban dan tekanan tinggi seperti PT Sinar Sosro Gunung Slamat.…
. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas psikoedukasi dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan karyawan dalam menciptakan keseimbangan antara peran pekerjaan dan kehidupan pribadi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Subjek terdiri atas 14 karyawan unit produksi berusia 23–35 tahun yang bekerja dalam sistem shift. Intervensi dilakukan melalui psikoedukasi selama 120 menit dengan materi meliputi konsep WLB, work-life harmony, teknik regulasi emosi, psychological detachment–reattachment, serta manajemen waktu dengan teknik batching dan time blocking. Analisis data menggunakan paired sample t-test melalui IBM SPSS Statistics 25 menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test (p < 0,05) pada sebagian besar item pertanyaan, yang mencerminkan peningkatan pemahaman peserta terhadap definisi, manfaat, dan strategi penerapan WLB. Hasil ini menunjukkan bahwa psikoedukasi secara efektif dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan karyawan dalam menerapkan WLB secara terintegrasi. Dengan demikian, program ini direkomendasikan sebagai bentuk intervensi psikologis yang berkelanjutan guna mendukung budaya kerja yang sehat dan humanistik.
Abstract:Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi metode rekrutmen karyawan yang paling efektif dalam sektor logistik, khususnya dengan membandingkan tes seleksi berbasis daring dan tatap muka. Metode yang…
ang digunakan adalah pendekatan studi pustaka (library research) untuk menggali pengoptimalisasian rekrutmen karyawan melalui tes tatap muka dan daring di perusahaan logistik. Melalui pendampingan dan simulasi proses rekrutmen pada perusahaan yang bergerak dalam bidang logistik di Kota Makassar, ditemukan bahwa metode rekrutmen tatap muka lebih unggul dan memberikan hasil yang lebih komprehensif dan akurat daripada rekrutmen daring. Tes tatap muka memungkinkan perekrut untuk menilai komunikasi non-verbal, etika kerja, dan kesiapan fisik kandidat secara langsung, aspek yang sulit diperoleh melalui seleksi daring. Meskipun tes daring menawarkan efisiensi dari sisi waktu dan biaya, pendekatan tatap muka terbukti lebih efektif dalam menjaring calon tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri logistik. Namun, rekrutmen tatap muka masih terdapat beberapa kelemahan. Dengan demikian, rekrutmen secara hybrid direkomendasikan sebagai metode utama dalam optimalisasi seleksi tenaga kerja di sektor logistik.
Abstract:Kepemimpinan dan komunikasi merupakan dua komponen penting yang saling berkaitan dalam menentukan efektivitas kerja tim di lingkungan organisasi. Gaya kepemimpinan transformasional yang menekankan pemberdayaan, motivasi,…
dan komunikasi yang inspiratif diyakini mampu meningkatkan produktivitas serta loyalitas anggota tim. Berdasarkan permasalahan kepemimpinan yang ditemukan di PT. Borwita Citra Prima Regional Sulawesi, kegiatan berupa webinar “Sharpening Leadership Through Communication Skill” dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Webinar ini diikuti oleh 15 karyawan yang menduduki jabatan manajerial. Untuk mengukur efektivitas kegiatan, digunakan pre-test dan post-test yang dianalisis dengan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji non-parametrik Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 89,33 dan post-test sebesar 98,66 (p = 0,008). Temuan ini menunjukkan bahwa webinar berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya gaya kepemimpinan transformasional dan komunikasi efektif.