Search Articles & Publications

Showing 1169 articles found for "Kerja"

Analisis Peran Koperasi Multipihak Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

Rini Azzahrawaani, Putri Amalia, Krisyanto Krisyanto, Rizki Rosulan Illahi, Azzahra Cahya Pramesti Putri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran koperasi multipihak dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui Indetifikasi… ikasi Sumber dan Kategorisasi Data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi multipihak berkontribusi signifikan dalam meningkatkan akses anggota terhadap sumber daya, mengembangkan kapasitas melalui pelatihan, menciptakan lapangan kerja, dan memberdayakan ekonomi lokal. Namun, tantangan seperti manajemen yang efektif, pendidikan anggota, dan keterlibatan aktif perlu diatasi untuk mencapai potensi maksimal koperasi. Oleh karena itu, disarankan agar koperasi meningkatkan pelatihan manajemen, memperkuat partisipasi anggota, dan menjalin kerjasama dengan pihak eksternal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembangan koperasi multipihak sebagai alat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Paradigma Sains dalam Perspektif yang Berbeda: Analisis Ziauddin Sardar dan Archie John Bahm

Ayu Rahma Fitri Prameswari Zain, Waridatul Maulida Rumdina, Muhammad Abi Hamzah, Helmi Syaifuddin, Imam Muslimin
Abstract: Paradigma sains seperti yang diartikulasikan oleh Ziauddin Sardar dan Archie J. Bahm, menekankan perlunya pendekatan yang lebih inklusif dan etis untuk penyelidikan ilmiah. Perspektif Sardar menganjurkan ilmu yang mencerminkan… minkan pandangan dunia yang beragam dan mempromosikan dialog antar budaya, terutama antara dunia Islam dan Barat. Kedua pemikir menyoroti perlunya mengintegrasikan pertimbangan etis ke dalam praktik ilmiah, dengan alasan bahwa pengetahuan harus melayani umat manusia dan berkontribusi pada masa depan yang berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis komparatif terhadap pemikiran Sardar dan Bahm terkait paradigma sains alternatif yang mereka usulkan. Artikel ini juga membahas konsep “Ilmu Postnormal” yang diperkenalkan oleh Sardar, yang mengakui kompleksitas dan ketidakpastian isu-isu kontemporer, menyerukan pendekatan pluralistik yang mengakomodasi berbagai perspektif budaya dan etika. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-interpretatif, Secara keseluruhan, pekerjaan ini menggaris bawahi kebutuhan mendesak untuk pergeseran paradigma dalam sains yang memprioritaskan inklusivitas, tanggung jawab, dan kesejahteraan semua makhluk hidup, bergerak melampaui kerangka tradisional yang sering mengabaikan implikasi sosial dari kemajuan ilmiah. 

Batagor Sebagai Ikon Kuliner Favorit Di Bandung

Jestri Octami Wieharja, Cristopher Cristopher
Abstract: Batagor adalah makanan khas Indonesia, khususnya dari Bandung, yang terbuat dari tahu dan bakso ikan digoreng dan disajikan dengan bumbu kacang yang kental, kecap manis, dan sambal. Makanan ini terkenal karena teksturnya… yang renyah di luar dan lembut di dalam, serta rasanya yang gurih dan lezat sehingga sering dijadikan sebagai camilan atau hidangan pembuka. Permasalahan penelitian ini bagaimana sebuah makanan dapat meningkatkan budaya dan ekonomi rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jenis makanan batagor sebagai salah satu kuliner khas Bandung yang memiliki nilai budaya dan ekonomi. Batagor, singkatan dari bakso tahu goreng, merupakan makanan yang terbuat dari campuran bakso dan tahu yang digoreng dan disajikan dengan saus kacang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batagor tidak hanya populer sebagai jajanan, tetapi juga memiliki makna sosial yang mendalam dalam komunitas lokal. Selain itu, batagor memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian mikro dengan menciptakan lapangan kerja. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang pentingnya pelestarian kuliner tradisional dalam konteks modernisasi dan globalisasi.

Upaya Pelestarian Angklung Sebagai Warisan Budaya Di Jawa Barat

Crysti Crysti, Arie Alpiana, Oktaviani, Alya fitri, Kesya Maretha Putri Sutanto, Rivaldo Anastasius Putra Sutanto
Abstract: Angklung merupakan sebuah alat musik tradisional yang terbuat dari bambu, yang dimainkan secara berkelompok dengan cara digetarkan, mencerminkan kebutuhan akan sinkronisasi dan kerjasama di antara para pemain. Angklung menjadi… enjadi simbol kearifan lokal, sarana hiburan, memegang nilai budaya dan sejarah yang mendalam dalam masyarakat Sunda, serta memiliki peran penting sebagai warisan budaya Indonesia. Permasalahannya, di era modern ini, upaya pelestarian terhadap angklung yang adaptif belum dimiliki oleh masyarakat secara keseluruhan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya pelestarian angklung yang telah dilakukan, khususnya di Jawa Barat, dari masa lalu hingga saat ini. Dengan metode deskriptif kualitatif dengan sampel angklung yang dibuat dari saung Mang Udjo di Bandung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa angklung tetap bertahan serta dilestarikan sebagai warisan budaya indonesia, dapat digunakan dalam kehidupan sosial budaya, dan upaya pelestarian yang dilakukan telah berhasil menjaga nilai budaya angklung dalam masyarakat.

Peran Manajemen SDM Dalam Membangun Kepemimpinan Yang Inklusif Dan Beragam

Faizal Faizal
Abstract: Penelitian  membahas peran manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam membangun kepemimpinan yang inklusif dan beragam di organisasi modern. Di era globalisasi yang semakin kompleks, keberagaman dan inklusi menjadi aspek… penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan inovatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data dari studi pustaka yang mencakup berbagai literatur terkait manajemen SDM, kepemimpinan inklusif, dan keberagaman di tempat kerja.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen SDM berperan sebagai agen perubahan yang strategis dalam menciptakan kebijakan dan praktik yang mendukung keberagaman. Rekrutmen dan seleksi berbasis keberagaman, pelatihan pemimpin inklusif, serta kolaborasi antara manajemen dan karyawan terbukti menjadi faktor kunci dalam mengatasi tantangan seperti bias yang tersembunyi dan kesenjangan implementasi. Selain itu, pentingnya komunikasi yang terbuka dan saluran umpan balik yang efektif diakui sebagai elemen vital dalam membangun budaya organisasi yang inklusif. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan bahwa manajemen SDM harus proaktif dalam merumuskan strategi keberagaman dan inklusi yang komprehensif. Rekomendasi untuk praktik SDM meliputi pengembangan kebijakan yang jelas, pelatihan berkelanjutan, dan evaluasi berkala terhadap praktik yang ada. Dengan demikian, organisasi dapat membangun kepemimpinan yang inklusif, meningkatkan keterlibatan karyawan, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis serta inovatif.

Manajemen Bimbingan Dan Konseling Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Kelas XI Di SMK Terpadu Rangganis

Sopi Fauziah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kedisiplinan siswa kelas XI di SMK Terpadu Rangganis. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya mutu pendidikan… dan daya saing yang masih menjadi perhatian, sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dan terarah. Untuk itu, manajemen layanan bimbingan dan konseling menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan bimbingan dan konseling melibatkan penyusunan program kerja yang mencakup strategi, tujuan, struktur, dan mekanisme yang terarah. Dalam pelaksanaan, siswa yang bermasalah mendapatkan layanan bimbingan dari guru BK setelah adanya laporan dari guru atau siswa lain. Siswa kemudian diberi arahan serta diperingatkan untuk tidak mengulangi pelanggaran yang sama, dengan komitmen melalui surat pernyataan. Faktor pendukung yang ditemukan adalah kerja sama antara guru BK, wali kelas, siswa, dan orang tua, serta keterbukaan siswa terhadap guru BK. Sementara itu, faktor penghambat termasuk jarak rumah siswa yang jauh dari sekolah, rendahnya motivasi orang tua dalam menegakkan tata tertib sekolah, dan pengaruh lingkungan yang kurang kondusif. Kesimpulannya, manajemen bimbingan dan konseling di SMK Terpadu Rangganis berhasil membantu meningkatkan kedisiplinan siswa melalui perencanaan dan pelaksanaan program yang matang. Meski terdapat kendala eksternal dan internal, pendekatan yang terarah dan dukungan dari berbagai pihak dapat membantu siswa lebih disiplin dan meningkatkan prestasi akademik.

Manajemen Mutu Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Siswa SMK Darunnajah 2 Cipining

Unayah, Abdul Saipon, Mahmun
Abstract: Pendidikan merupakan investasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengukur kemajuan masyarakat. Penerapan manajemen mutu pendidikan di sekolah dapat membantu mencapai hasil yang optimal dalam pembelajaran.… belajaran. Gangge (1997) mendefinisikan belajar sebagai perubahan perilaku yang berbeda antara kondisi sebelum dan sesudah proses pembelajaran. Di SMK Darunnajah, terdapat masalah dalam pemahaman materi oleh siswa yang perlu diatasi melalui penelitian tentang manajemen penjamin mutu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, berlandaskan filsafat positivisme menurut Sugiono. Metode ini bertujuan menginterpretasikan fenomena dalam kondisi alami dengan peneliti sebagai instrumen utama. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive dan snowball, serta pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi. Analisis data dilakukan secara induktif untuk menekankan makna daripada generalisasi. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, SMK Darunnajah memerlukan kerjasama jangka panjang dengan lembaga terkait bidang TKJ (Teknologi Jaringan Komputer), bukan hanya selama praktik kerja industri (prakerin), tetapi untuk periode yang lebih lama, seperti lima tahun. Langkah-langkah yang diterapkan termasuk MGMP, Bimtek, Tafsify I’gdad, Ta’hil, In House Training (IHT) dan Khutbatul ‘Arsy, serta supervisi guru. Namun, ada beberapa faktor penghambat seperti rendahnya kesadaran siswa, jumlah mata pelajaran kejuruan yang sedikit, kurangnya dana, dan gangguan fasilitas. Kerja sama jangka panjang antara SMK Darunnajah dan lembaga terkait sangat penting untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Faktor pendukung seperti tim pengawas dan evaluasi rutin berkontribusi pada perbaikan, sementara penghambat seperti kesadaran siswa yang rendah, keterbatasan fasilitas, dan dukungan dana yang masih bergantung pada pesantren perlu diatasi. Dengan implementasi langkah-langkah perbaikan dan dukungan berkelanjutan, kualitas pembelajaran di SMK Darunnajah diharapkan dapat meningkat secara signifikan.

Peran Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC) dalam Membentuk Karakter Santriwati di Pesantren Darunnajah 2

Mahdiyyah, Anjaludin, Arizqi Ihsan Pratama
Abstract: Peran Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC) Putri dalam membentuk karakter santriwati di Pesantren Darunnajah 2 Cipining yaitu OSDC Putri berpotensi menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama,… disiplin, dan akhlak mulia kepada para santriwati. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa OSDC Putri memiliki peran yang strategis dalam membentuk karakter santriwati. Perencanaan program kerja OSDC Putri telah melalui tahap yang cukup matang dan pelaksanaan program juga diawasi dengan baik. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa faktor penghambat seperti kurangnya fasilitas teknologi dan kendala dari internal pengurus. Di sisi lain, dedikasi pengurus dan bimbingan dari musyrifah menjadi faktor pendukung yang signifikan dalam keberhasilan program. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa OSDC Putri memiliki potensi besar dalam menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, disiplin, dan akhlak mulia pada santriwati. 

Pisau Hukum Dan Kotak Suara: Studi Evaluatif Penegakan Hukum Dalam Pemilu 2024

Mahdi Hidayatullah
Abstract: Penelitian ini mengkaji efektivitas penegakan hukum dalam Pemilu 2024 di Indonesia, dengan fokus pada peran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Analisis normatif yuridis terhadap… p Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan berbagai sumber terkait mengungkapkan beberapa tantangan utama dalam penegakan hukum pemilu. Ini mencakup kompleksitas pembuktian kasus politik uang, perbedaan interpretasi regulasi antar lembaga, dan keterbatasan sumber daya. Studi ini juga mengevaluasi efektivitas sanksi hukum dalam memberikan efek jera terhadap pelaku pelanggaran pemilu. Temuan menunjukkan bahwa penerapan sanksi belum sepenuhnya efektif karena ringannya hukuman dan inkonsistensi dalam penerapannya. Penelitian ini mengidentifikasi beberapa faktor penyebab kesenjangan antara regulasi dan implementasi, termasuk keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran Bawaslu, ego sektoral antar lembaga penegak hukum, serta kurangnya pemahaman masyarakat tentang bentuk-bentuk pelanggaran pemilu. Analisis terhadap kinerja Sentra Gakkumdu mengungkapkan tantangan dalam koordinasi antar lembaga dan keterbatasan infrastruktur, terutama di daerah terpencil. Untuk meningkatkan integritas pemilu, penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi Gakkumdu, peningkatan kapasitas personel melalui pelatihan intensif, dan optimalisasi peran teknologi informasi dalam pengawasan dan penegakan hukum pemilu. Studi ini juga menyoroti pentingnya penerapan sanksi yang lebih tegas dan konsisten, serta peningkatan transparansi dalam proses penegakan hukum pemilu. Lebih lanjut, penelitian ini mengusulkan penguatan mekanisme rehabilitasi dan reintegrasi bagi pelaku tindak pidana pemilu, serta peningkatan kerjasama internasional dalam pertukaran praktik terbaik penegakan hukum pemilu. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat berkontribusi pada penyelenggaraan pemilu yang lebih berintegritas dan demokratis di Indonesia, sesuai dengan semangat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 dan cita-cita reformasi.

Pemberdayaan Perempuan Sebagai Poros Utama Pembangunan Berkelanjutan: Membangun Kesetaraan, Kesejahteraan, Dan Keseimbangan Lingkungan

Juwita Pratiwi Lukman
Abstract: Pembangunan bertujuan untuk meningkatkan kualitas masyarakat dan wilayahnya. Salah satu hal yang mendukung berjalannya pembangunan yang berkelanjutan adalah dengan melibatkan perempuan dalam berbagai hal. Pemberdayaan perempuan… rempuan memberikan dampak positif bagi pembangunan melalui memberikan kesempatan kepada perempuan untuk ikut serta dalam bekerja tanpa membandingkannya dengan laki-laki. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan melalui beberapa sumber buku, artikel ilmiah dan jurnal yang relevan dengan tujuan untuk menyajikan gambaran mengenai pemberdayaan perempuan sebagai poros utama pembangunan berkelanjutan dengan melibatkan indikator membangun kesetaraan, kesejahteraan dan keseimbangan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan pemberdayaan perempuan membuktikan bahwa perempuan dan laki-laki dalam memiliki kesempatan yang sama dari segi pendidikan dan pekerjaan serta keterlibatan perempuan dalam politik untuk mengambil keputusan. Selain itu, perempuan dalam kesejahteraan keluarga sangat penting karena memberikan pendidikan kepada anak sebagai penerus bangsa dan juga panutan seorang sebagai sosok yang kuat. Dalam pengelolaan lingkungan perempuan memiliki potensi yang besar agar terciptanya pelestarian lingkungan  guna menciptapkan kualitas lingkungan hidup.