Abstract:Latar Belakang: PPOK merupakan suatu kondisi penyakit yang dapat dicegah dan diobati dengan karakteristik berupa keterbatasan aliran udara yang tidak sepenuhnya reversibel. Keterbatasan aliran udara bersifat progresif dan…
n berkaitan dengan reaksi peradangan paru terhadap partikel atau gas berbahaya, terutama disebabkan oleh asap rokok. PPOK tidak hanya mempengaruhi kondisi paru tetapi juga berakibat secara sistemik. Penyebab kematian paling umum ketiga di dunia, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah PPOK sebanyak 3,23 juta kematian dengan merokok menjadi faktor utama pada tahun 2019. Tujuan: mampu memberikan dan menerapkan asuhan keperawatan pada pasien PPOK Eksaserbasi Akut dengan diagnosis pola napas tidak efektif di ruang Isolasi Dahlia RSUD Wates. Metode penelitian ini adalah penelitian studi kasus observasional dengan desain pendekatan (cross sectional). Subjek penelitian pada studi kasus ini adalah 1 pasien di RSUD Wates dengan gangguan sistem pernapasan dengan diagnosa medis PPOK Eksaserbasi Akut. Hasil: pengkajian pada penapisan paliatif diperoleh skor 7 yaitu pasien tersebut perlu intervensi paliative. Dalam Edmonton Sympton Assesment System (ESAS) pasien mengalami sesak napas, pasien dengan ansietas sedang, dan pasien memiliki penyakit lainnya yaitu DM dan CHF. Skor karnofsky 80% dengan aktivitas normal dengan beberapa gejala penyakit. Diagnosa utama adalah pola napas tidak efektif b.d hambatan upaya napas. Pencapaian yang diharapkan pada kasus tersebut diagnoss keperawatan pola napas tidak efektif berhubungan dengan hambatan upaya napas yaitu dalam 3 hari intervensi kasus terseebut masalah keperawatan teratasi. Saran: Tingkatkan edukasi pasien dan keluarga tentang PPOK serta pentingnya menghindari asap rokok, lakukan pemantauan rutin terhadap kondisi pasien, teruskan terapi nebulzer dan berikan dukungan psikososial untuk mengatasi ansietas. Rencanakan inytervensi untuk meningkatkan kualitas hisup dan lanjutkan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi efektivitas intervensi dalam pengelolaan PPOK.
Abstract:Tindakan operasi Sectio Caesarea dilakukan untuk mencegah kematian pada janin dan ibu karena adanya suatu komplikasi yang akan terjadi, sehingga akan menyebabkan kecemasan pada pasien yang dapat menghambat proses penyembuahn…
uahn post operasi.. Tujuan : memberikan asuhan keperawwatan pada pasien dengan diagnosa G2P1A0 di bangsal an-nisa RSU PKU Muhammdiyah Bantul. Metode: laporan kasus dengan melakukan asuhan pada tanggal 30/01/2025 pukul 14.00 WIB dengan dnegan tingkat kesadaran diri penuh ( composmentis) dengan hasik GCS E4V5M6. Keluhan pasien perut terasa kencang-kencang, dan mengatakan cemas dan takut akan persalinannya secara SC.Hasil : berdasarkan hasil pengkajian dpaat ditegakkan diagnosa yaitu Ansietas. Simpulan dan Saran: diharapkan bagi perawat, laporan ini dapat di terapkan dalam melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien Sectio Caesarea dan dapat meningkatkan pelayanan keperawatan.
Abstract:Hingga saat ini hipertensi masih menjadi penyebab kematian yang cukup tinggi di Dunia maupun Indonesia yang diperkirakan akan terus meningkat setiap tahunnya. Selain pengobatan secara medis, hipertensi dapat dicegah dan…
diobati secara tradisional ataupun herbal salah satunya yaitu pemberian jus tomat. Tujuan penelitian diketahuinya Pengaruh Jus Tomat terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Desa Walatana Wilayah Kerja Puskesmas Baluase. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian Pre Eksperimental Design dengan rancangan the one group pre-test and post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Penderita Hipertensi di Desa Walatana Wilayah Kerja Puskesmas Baluase berjumlah 170 orang, dengan jumlah sampel 20 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling. Hasil Penelitian tekanan darah responden sebelum diberikan jus tomat pada kategori grade 1 berjumlah 12 responden (60%) dan grade 2 berjumlah 8 responden (40%) sedangkan tekana darah setelah diberikan jus tomat normal tinggi 15 responden (75%), grade 1 berjumlah 4 responden (20%) dan grade 2 berjumlah 1 responden (5%). Uji statistic yang digunakan adalah uji Wilcoxon diperoleh nilai p-value 0.001 (0.001 < 0.05). Simpulan ada pengaruh pemberian jus tomat terhadap penurunan tekanan darah Pada penderita hipertensi di Desa Walatana Kecamatan Baluase. Saran bagi petugas kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Baluase diharapakan memberikan penyuluhan tentang jus tomat terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Desa Walatana Wilayah Kerja Puskesmas Baluase.
Abstract:Salah satu penyebab kematian ibu adalah anemia akibat perubahan hematologis selama masa kehamilan. Pemeriksaan indeks eritrosit sebelum proses persalinan (inpartu) perlu dilakukan untuk mengetahui tipe anemia sehingga dapat…
pat mengantisipasi komplikasi persalinan dan menentukan penanganan yang tepat. Faktor-faktor yang memengaruhi nilai indeks eritrosit meliputi usia pasien, jumlah paritas, usia kehamilan, jarak kehamilan, serta asupan nutrisi dan zat besi (Fe). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe anemia berdasarkan nilai indeks eritrosit pada pasien inpartu di RSUD K.R.T. Setjonegoro Wonosobo Periode Januari–Desember Tahun 2022. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Data sejumlah 135 sampel diperoleh dari rekam medis dan hasil pemeriksaan darah rutin (MCV,MCH, dan MCHC). Pengolahan dan analisis data menggunakan Microsoft Excel 2010 dan IBM Statistics SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe anemia didominasi oleh normositik normokromik 62,2%, mikrositik hipokromik 37,0%, dan makrositik normokromik 0,7%. Pasien dengan usia berisiko didominasi normositik normokromik 65,6%, sedangkan usia tidak berisiko didominasi normositik normokromik 61,2%. Pasien dengan jumlah paritas berisiko didominasi normositik normokromik 78,6%, sedangkan usia tidak berisiko didominasi normositik normokromik 57,9%.
Abstract:kanker merupakan salah satu faktor utama penyebab kematian. Kanker juga memiliki posisi kedua dengan angka kematian yang sangat tinggi. Dalam penelitian ini memprediksi kanker paru-paru dengan menggunakan data mining dengan…
gan metode decision tree. Metode decision tree memprediksi akurasi dengan tingkat akurasi 94.66% dari data yang ada menjadi potensi besar dalam prediksi penyakit kanker paru-paru.Oleh karena itu, data mining dengan metode decision tree sebagai solusi ke efektifan dalam memprediksi terkenanya kanker paru paru dan pecegahannya. Meode ini juga menjadi upaya dalam penyelamatan nyawa dan perbaikan kualitas hidup bagi individu yang berisiko terkena penyakit kanker paru-paru
Abstract:Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) merupakan coronavirus jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. WHO melaporkan 1.184.226 kasus konfirmasi dengan 545.481 dengan (Case Fatality Rate/CFR 4,6%)…
dan CFR di Indonesia berkisar 6,1%. Gugus Tugas Kabupaten Batu Bara menyatakan total jumlah kematian adalah 112 kasus (CFR 5.85%) pada Oktober 2021. Protokol kesehatan merupakan hal penting dalam pencegahan penularan Covid-19, hanya saja masyarakat beranggapan bahwa ciri ciri orang yang terkena Covid-19 adalah orang yang sudah tidak dapat beraktivitas lagi dan hanya bisa dirawat di rumah sakit, sehingga banyak masyarakat yang abai dengan protokol kesehatan. Untuk mengetahui apakah ada pengaruh intervensi promosi kesehatan ceramah dengan media banner terhadap pengetahuan dan sikap tentang pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan Covid -19 di Dusun II Desa Mangkai Baru Kabupaten Batubara. Quasy Eksperimental dengan desain One Group Pretest Posttest. dengan jumlah sampel sebanyak 89 orang, uji analisis data menggunakan Wilcoxon. penelitian didapatkan bahwa ada pengaruh promosi kesehatan ceramah dengan media banner terhadap pengetahuan dan sikap dengan nilai Asymp.Sig 0,000 dan Z -7.783 untuk pengetahuan dan Asymp.Sig 0,000 dan Z -7.321. Disarankan kepada responden untuk patuh dalam menjalani pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 agar kasus semakin menurun dan Indonesia segera pulih dari virus yang mematikan.