Abstract:Patients with auditory hallucinations usually experience high levels of anxiety because of disturbing voices that are difficult to control. One non-pharmacological nursing approach that can be used to reduce anxiety is sensory…
ensory perception group activity therapy (SPGAT). This study aims to determine the effect of SPGAT on the anxiety levels of patients with auditory hallucinations in Aceh Psychiatric Hospital. The research employed a pre-experimental study design with a one-group pre-test post-test design. The population consisted of 518 patients, with a sample of 10 patients selected using a purposive sampling technique. The intervention was conducted in three consecutive sessions, in every session lasting for 60 minutes. The data collection instruments included the Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS). The data were analyzed using the paired sample T-test. The results showed a significant decrease in anxiety levels, with the average score before therapy being 68.00 and after therapy 59.40, showing a reduction of 8.60 points, with a p-value < 0.000 (p < 0.05). Based on these findings, it can be concluded that SPGAT effectively reduces anxiety levels. This study recommends that nurses in Aceh Psychiatric Hospital use this therapy routinely as part of psychiatric nursing interventions in the hospital.
Abstract:Gangguan jiwa merupakan masalah kesehatan yang berdampak luas, tidak hanya pada individu penderita, tetapi juga pada keluarga sebagai pendukung utama. Sikap keluarga terhadap penderita gangguan jiwa sangat dipengaruhi oleh…
eh tingkat pengetahuan yang dimiliki. Pengetahuan yang rendah dapat menyebabkan stigma, penolakan, dan perlakuan diskriminatif terhadap penderita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap keluarga kepada penderita gangguan jiwa di Desa Peuniti dan Ateuk Jawo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan teknik total sampling. Populasi penelitian ini adalah keluarga penderita gangguan jiwa sebanyak 48 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan tentang gangguan jiwa dan sikap keluarga, analisis data dilakukan dengan uji Univariat dan Bivariat. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 23-30 Juni 2025, Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga memiliki pengetahuan yang kurang (87,5%) dan menunjukkan sikap negatif terhadap penderita gangguan jiwa (89,9%). Hasil uji chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap keluarga (p-value = 0,010 < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap keluarga terhadap penderita gangguan jiwa. Semakin baik pengetahuan keluarga, maka semakin positif pula sikap yang ditunjukkan. Saran Diperlukan intervensi edukatif secara berkelanjutan oleh tenaga kesehatan dan pihak terkait untuk meningkatkan pengetahuan keluarga, dan mendorong terbentuknya sikap yang lebih mendukung terhadap penderita gangguan jiwa.
Abstract:Gastritis can affect all segments of society, not limited to age and gender. However, the incidence of gastritis is more common to occur in the productive age group due to their busy lives, unhealthy lifestyles, and more…
stress and depression. This study aims to determine the effect of turmeric extract consumption on pain levels among gastritis patients in Lambaro Bileu Village, Kuta Baro, Aceh Besar. The research employed a quantitative method - a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The population consisted of 29 patients. The sample was 15 patients experiencing gastritis pain, chosen using a purposive sampling technique. The research was conducted from May 29th to June 15th, 2025. The data analysis was univariate and bivariate with the Paired T-Test. The results showed that out of 15 respondents, most of them experienced moderate pain before being given the turmeric water, with 12 respondents (80%). After being given turmeric water, the majority still experienced moderate pain, with 11 respondents (73.3%) reporting this. Based on the statistical test results, the p-value was 0.000, which is less than 0.05. These findings prove that the consumption of turmeric water extract has a significant effect on pain levels in patients with gastritis. It is hoped that respondents can apply complementary therapy methods using turmeric water extract to reduce gastritis pain.
Abstract:Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) salah satu penyakit yang sering menyerang balita dan menjadi penyebab utama morbiditas. ISPA dapat disebabkan oleh virus atau bakteri, ditandai dengan gejala seperti batuk, demam, dan…
an sesak napas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh seduhan jahe dan madu terhadap penurunan ISPA pada balita di Desa Peuniti, kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian Quasi Eksperimental, menggunakan pendekatan one group pretes-postes. Populasi penelitian ini 27 orang yang terkena ISPA dengan jumlah sampel 15 responden. Dengan Teknik pengambilan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 2-20 Juni 2025. Hasil penelitian uji Wilcoxon yang menunjukkan nilai p-velue= 0,001 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah seduhan jahe dan madu efektif dalam membantu mengurangi ISPA pada balita. Saran untuk penelitian selanjutnya di harapkan dapat melakukan penelitian dengan sampel lebih besar dan waktu intervensi lebih lama. Dengan penggalian lebih dalam tentang faktor lain yang mungkin mempengaruhi hasil. Seperti status gizi, pola makan, dan kebersihan lingkungan.
Abstract:Nyeri menstruasi dapat mengganggu aktivitas dan prestasi remaja putri. Dengan pemberian teknik relaksasi otot progresif dapat mengurangi serangkaian kontraksi dan menimbulkan relaksasi pada otot tertentu yang dapat mempengaruhi…
ngaruhi rasa nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh relaksasi otot progresif terhadap penurunan intensitas nyeri menstruasi pada siswi kelas 1 SMP Negeri 1 Ingin Jaya Aceh Besar. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 15 siswi dipilih secara purposive sampling dari populasi 26 siswi. Terapi relaksasi otot progresif diberikan sehari sekali selama 15-20 menit pada hari pertama sampai ketiga menstruasi. Data intensitas nyeri diukur menggunakan Numerical Rating Scale dan dianalisis dengan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata nyeri sebelum terapi 6,73 dan sesudah terapi 4,33 dengan penurunan 2,4 dan p-value 0,000 (≤ 0,05). Disimpulkan terdapat pengaruh signifikan relaksasi otot progresif dalam menurunkan intensitas nyeri menstruasi. Disarankan kepada remaja putri dapat mengaplikasikan teknik relaksasi otot progresif untuk mengurangi nyeri dismenore.
Abstract:Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami berbagai penurunan fungsi tubuh, termasuk gangguan sistem muskuloskeletal seperti arthritis gout. Kondisi ini ditandai dengan peningkatan kadar asam urat dalam darah yang…
ang memicu pembentukan kristal pada persendian, sehingga menimvulkan nyeri. Terapi nonfarmakologis seperti kompres hangat yang dikombinasikan dengan tanaman herbal serai (Cymbopogon Citratus) dinilai efektif dalam mengurangi nyeri karena kandungan minyak astiri yang bersifat antiinflamasi dan memberikan efek hangat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh aplikasi kompres hangat serai terhadap penurunan tingkat nyeri pada lansia penderita arthritis gout. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode deskriptif. Pemberian kompres hangat serai selama tiga hari berturut-turut dengan durasi 10 menit setiap sesi. Hasil pengukuran skala nyeri menunjukkan penurunan bertahap dari skala 6 (sedang) menjadi skala 3 (ringan). Pemberian kompres hangat serai dapat menurunkan tingkat nyeri yang signifikan pada lansia dengan arthritis gout.
Abstract:Penelitian ini mengkaji pengaruh gaya kepemimpinan dan tanggung jawab apoteker terhadap manajemen obat di layanan farmasi dan lintas farmasi di Puskesmas Rancaekek DTP. Metode penelitian melibatkan wawancara dengan apoteker…
ker di Puskesmas Rancaekek DTP dan mengaitkannya dengan nilai-nilai kemuhammadiyahan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab profesional dan kepemimpinan efektif apoteker sangat penting dalam manajemen obat. Pelaksanaan stock opname yang rutin dan sistematis, meskipun terdapat beberapa kesalahan perhitungan, secara signifikan meningkatkan akurasi pencatatan obat. Prosedur pemusnahan resep obat dilakukan secara mandiri sesuai regulasi dengan pelaporan kepada BPOM dan atasan langsung. Dalam menghadapi ketidaktersediaan obat, Puskesmas menerapkan manajemen FIFO dan FEFO termasuk konsultasi apoteker-dokter untuk alternatif terapi dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan. Penyerahan dan Pemberian Informasi Obat (PIO) dilaksanakan dengan pengawasan Apoteker Penanggungjawab. Penerapan gaya kepemimpinan transformasional atau servant leadership dan transaksional, yang menempatkan kebutuhan pengikut sebagai prioritas utama dan mendorong tim untuk memahami pentingnya setiap prosedur, terbukti meningkatkan kualitas staf. Untuk optimasi, disarankan implementasi sistem digital terintegrasi dan penguatan mekanisme pengawasan internal guna meminimalkan kesalahan operasional dan meningkatkan efisiensi pengelolaan obat.
Abstract:Toddlerhood is a crucial period in the stages of human development characterized by significant acceleration in physical growth, cognitive development, and the formation of emotional and social foundations. This study aims…
ms to identify the types of sleep disorders and their impact on cognitive, behavioral, and physical development of toddlers through a literature review approach. A literature search was conducted on the ScienceDirect database with the inclusion criteria of English-language articles published between 2021-2025, focusing on toddlers aged 1-5 years. Of the 39 articles found, three were selected for analysis. Results showed that sleep disorders, such as behavioral insomnia and sleep apnea, correlate with behavioral problems such as social withdrawal, inattention, and hyperactivity, especially in children with autism spectrum disorder (ASD) and premature infants. Risk factors include neonatal drug exposure and inconsistent parenting. Multidimensional sleep assessment is recommended for early detection, while behavior-based interventions and sleep hygiene education are effective in treatment. Sleep disorders also impact family well-being, increasing parental stress.
Abstract:Krisis iklim global telah mengubah lanskap tata kelola korporat secara fundamental, mendorong munculnya standar pelaporan keberlanjutan baru yang menuntut transparansi lebih besar dari perusahaan-perusahaan di sektor energi…
rgi dan pertambangan. Salah satunya adalah IFRS S2 yang diterbitkan oleh International Sustainability Standards Board (ISSB) pada tahun 2023 dan mulai berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan mulai 1 Januari 2024 (ISSB, 2023). Artikel ini bertujuan menganalisis secara komparatif bagaimana PT Vale Indonesia Tbk sebagai representasi perusahaan pertambangan nikel di negara berkembang yang beroperasi di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara mengungkapkan dan mengelola risiko keuangan terkait iklim dalam kerangka empat indikator utama IFRS S2, yaitu Tata Kelola (Governance), Strategi (Strategy), Manajemen Risiko (Risk Management), serta Metrik dan Target (Metrics & Targets). Metode penelitian menggunakan kajian literatur sistematis dan analisis dokumen terhadap Laporan Tahunan PT Vale Indonesia Tbk tahun 2024, Laporan Keberlanjutan 2024, dan sumber regulasi terkini. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun PT Vale Indonesia Tbk telah mencapai kemajuan signifikan termasuk meraih PROPER Emas 2024 dan mengumumkan target pengurangan emisi 33 persen pada 2030 pengungkapan berdasarkan standar IFRS S2 masih menghadapi hambatan struktural, terutama terkait integrasi skenario iklim kuantitatif dan koneksi risiko iklim ke laporan keuangan. Adopsi Indonesia atas PSPK 1 dan PSPK2.
Abstract:ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Coffee Sendu dalam meningkatkan kesejahteraan karyawan di Kota Palembang. Coffee Sendu merupakan UMKM di bidang kuliner yang berdiri…
erdiri sejak tahun 2020 dan telah menunjukkan pertumbuhan usaha yang signifikan. Dalam konteks ini, kesejahteraan karyawan dipandang sebagai indikator penting keberhasilan sebuah UMKM, terutama dalam hal pendapatan, lingkungan kerja, dan peluang pengembangan diri. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara semi-terstruktur terhadap pemilik dan para karyawan Coffee Sendu. Fokus utama penelitian adalah untuk mengevaluasi sejauh mana peran UMKM ini dalam menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan karyawan, dan memberikan kontribusi terhadap stabilitas ekonomi individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Coffee Sendu mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar, terutama bagi mereka yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan tetap. Karyawan memperoleh penghasilan harian yang dapat memenuhi kebutuhan dasar, dan adanya hubungan kekeluargaan antara pemilik dan karyawan turut menciptakan suasana kerja yang nyaman. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan dalam akses pemasaran digital dan hambatan operasional akibat cuaca. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa UMKM Coffee Sendu berperan positif dalam meningkatkan kesejahteraan karyawan, dan dapat menjadi contoh pemberdayaan ekonomi lokal yang efektif. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi pelaku UMKM dan pemangku kepentingan dalam merancang strategi pemberdayaan SDM secara berkelanjutan.
ABSTRACT
This study aims to analyze the role of the Coffee Sendu Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME) in improving employee welfare in Palembang City. Coffee Sendu is a culinary MSME established in 2020 and has demonstrated significant business growth. In this context, employee welfare is seen as a key indicator of an MSME's success, particularly in terms of revenue, work environment, and opportunities for personal development. The research method used was a descriptive qualitative case study approach. Data were collected through direct observation and semi-structured interviews with the owners and employees of Coffee Sendu. The primary focus of the study was to evaluate the extent to which this MSME plays a role in creating jobs, increasing employee income, and contributing to individual economic stability. The results indicate that Coffee Sendu has been able to create employment opportunities for the surrounding community, especially for those previously unemployed. Employees earn a daily income that covers basic needs, and the familial relationship between the owner and employees contributes to a comfortable work environment. However, several challenges remain, such as limited access to digital marketing and operational constraints due to weather. The conclusion of this study is that the Coffee Sendu MSME plays a positive role in improving employee welfare and can serve as an effective example of local economic empowerment. This research is expected to serve as a reference for MSMEs and stakeholders in designing sustainable human resource empowerment strategies.