Search Articles & Publications

Showing 115 articles found for "Signifikansi"

Pengaruh Psikoedukasi Tentang Manfaat Dan Risiko Penggunaan Gadget Terhadap Pemahaman Siswa SMPN 33 Makassar

Ahmad Razak, Achmad Alif Satrio, A.Humairah Az-Zahra, Vera Najwa Rahman
Abstract: Nomophobia adalah kondisi psikologis yang ditandai dengan kecemasan berlebihan saat individu tidak dapat mengakses ponsel, dan menjadi fenomena yang semakin mengkhawatirkan di kalangan remaja. Rendahnya kesadaran mengenai&#8230; i dampak negatif penggunaan gawai berlebihan menjadi salah satu penyebab kurangnya penanganan dini terhadap nomophobia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas psikoedukasi dalam meningkatkan pemahaman siswa SMP Negeri 33 Makassar mengenai bahaya dan strategi penanggulangan nomophobia. Penelitian ini menggunakan desain pretest-posttest kepada 30 siswa kelas VII dan VIII. Materi disampaikan melalui metode ceramah interaktif yang disertai sesi tanya jawab dan refleksi pengalaman penggunaan gawai. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), dengan rata-rata skor pretest sebesar 14,10 meningkat menjadi 34,46 pada posttest. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai penggunaan ponsel secara sehat dan pencegahan nomophobia. Hasil ini memberikan implikasi praktis bagi guru Bimbingan dan Konseling, sekolah, dan orang tua dalam menyusun strategi intervensi edukatif berbasis psikologi yang mendukung kesehatan mental remaja.

Pelatihan Manajemen Emosi Pada Pegawai UPT Penilaian Potensi Dan Kompetensi BKD Provinsi Sulawesi Selatan

Ismarli Muis, Zahir Alfattah Darussalam, Rafilah Nabila Muchlis, Ria Inayah Aulia Paletari
Abstract: Berbagai tuntutan yang dihadapi oleh pegawai menimbulkan dampak kurangnya kemampuan dalam mengontrol emosi. Emosi sendiri merupakan salah satu aspek yang memiliki pengaruh besar dalam kehidupan manusia. Manajemen emosi yang&#8230; ang baik dapat membantu individu dalam meningkatkan efektivitas kerja pada individu. Pelatihan manajemen emosi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman 17 pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penilaian Potensi dan Kompetensi (PPK) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah One Sample Pre-Post Test Design dengan instrumen pre-test dan post-test yang mengukur pemahaman mengenai manajemen emosi dalam bentuk pilihan ganda. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon signed-rank test, diperoleh nilai signifikansi p = 0,002 (p < 0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara pre-test dan post-test. Maka, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan manajemen emosi efektif dalam meningkatkan pemahaman manajemen emosi pada 17 pegawai UPT-PPK BKD Provinsi Sulawesi Selatan.

Psikoedukasi Adaptasi Sosial Pada Mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Di Universitas Malikussaleh

Andi Megawati Mappiati Mardhatillah, Wilda Ansar, Andi Mukarammah Nagauleng, Nur Afni Shafarina
Abstract: Mahasiswa dalam perantauan dituntut agar mereka dapat beradaptasi. Dampak  dari adaptasi pada lingkunga baru dapa meningkatkan nilai toleransi serta memahami antar budaya yang ada. Hal inilah yang ingin dicapai oleh Kementrian&#8230; entrian Pendidikan dan Kebudayaan (KEMENDIKBUD) dalam menciptakan program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM). Namun, terdapat rintagan saat mahasiswa mengikuti program PMM, salah satunya yakni kesulitan beradaptasi. Berangkat dari permasalahan tersebut, peneliti memberikan solusi yakni psikoedukasi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi eksperimen dengan desain one group pre-test post-test. Total partisipan pada psikoedukasi ini berjumlah 30 partisipan mahasiswa PMM di Universitas Malikussaleh. Alat ukur yang digunakan adalah Student Adaptation to Collage Questioner (SACQ) yang telah diadaptasi dan hanya menggunakan aspek adaptasi sosial. Analisis menggunakan paired sample t test menunjukan signifikansi 0.118 (p<0.5) yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pre-test dan post-test partisipan. Hal ini menunjukkan psikoedukasi adaptasi sosial memiliki pengaruh terhadap peningkatan prilaku adaptasi sosial mahasiswa PMM.

Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Dalam Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Pada Siswa Kelas X Di SMAN 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025)

Ayuni Nur Eka Putri, Tobroni Tobroni, Muhammad Sholeh
Abstract: Rendahnya tingkat kemampuan siswa SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025 dalam menulis teks laporan hasil observasi, serta keterbatasan guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan&#8230; ningkatkan keterampilan menulis siswa, menjadi latar belakang utama dilaksanakannya penelitian ini. Sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam proses pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi. Penelitian ini memiliki dua tujuan utama, yaitu: (1) menganalisis efektivitas penerapan model Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Tukdana; dan (2) mendeskripsikan aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi melalui penerapan model Problem Based Learning pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Tukdana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, dengan desain dua kelompok, yaitu kelas X IPA 1 sebagai kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan dengan model Problem Based Learning, dan kelas X IPS 3 sebagai kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran dengan metode konvensional. Data penelitian dikumpulkan melalui tes tulis untuk mengukur hasil belajar dan lembar observasi untuk menilai aktivitas pembelajaran. Berdasarkan hasil perhitungan statistik menggunakan uji t dua sampel independen (Independent Sample t-Test), diperoleh nilai thitung=3,672t_{hitung} = 3{,}672thitung​=3,672 dan ttabel=1,994t_{tabel} = 1{,}994ttabel​=1,994 pada taraf signifikansi 5% (α=0,05\alpha = 0{,}05α=0,05). Kriteria pengujian menunjukkan bahwa jika thitung>ttabelt_{hitung} > t_{tabel}thitung​>ttabel​, maka hipotesis nol (H0H_0H0​) ditolak dan hipotesis alternatif (H1H_1H1​) diterima. Berdasarkan hasil tersebut, karena nilai thitung(3,672)t_{hitung} (3{,}672)thitung​(3,672) lebih besar daripada ttabel(1,994)t_{tabel} (1{,}994)ttabel​(1,994), maka dapat disimpulkan bahwa H1H_1H1​ diterima dan H0H_0H0​ ditolak. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok yang diuji, yang menunjukkan bahwa perlakuan atau metode yang diterapkan memberikan pengaruh yang nyata terhadap hasil belajar siswa. Artinya, hipotesis nihil (H₀) yang menyatakan bahwa penerapan model Problem Based Learning tidak efektif dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025 ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025. Temuan ini sejalan dengan hasil penelitian Hmelo-Silver (2004) dan Savery (2015), yang menegaskan bahwa Problem Based Learning mampu meningkatkan pemahaman konseptual, keterlibatan aktif, serta keterampilan berpikir kritis peserta didik.   Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui efektifitas penerapan model problem based learning dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Tukdana; 2) mendeskripsikan aktivitas pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi dengan menerapkan model problem based learning  pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Tukdana. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan X IPS 3 sebagai kelas kontrol. Data penelitian dikumpulkan melalui tes tulis dan lembar observasi. Berdasarkan hasil penghitungan statistik dengan menggunakan uji t dua sampel independen (independen simple t test), diperoleh thitung sebesar 3,672 dan ttabel sebesar 1,994. Jadi thitung (3,672) > ttabel (1,994), hal ini menunjukan bahwa H1, diterima. Maka hipotesis nihil (Ho) yaitu penggunaan model problem based learning tidak efektif dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025 ditolak. Dengan demikian, penulis menyimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025 efektif.

Pengaruh Kualitas Pelaporan Keuangan Terhadap Kinerja Perusahaan Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)

Diah Retno Wulansari
Abstract: Pertumbuhan ekonomi negara juga dibantu oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penyerapan tenaga kerja adalah salah satu peran UMKM dalam meningkatkan ekonomi. Upaya untuk membangun UMKM menghadapi banyak tantangan,&#8230; n, salah satunya adalah keterbatasan sumber daya keuangan dan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka yang dipengaruhi oleh kualitas pelaporan keuangan. Dalam penelitian ini, responden berjumlah 36 UMKM, yang diperoleh melalui metode sampling bola salju. Analisis data yaitu regeresi linear berganda. Hasil pnelitian yaitu kualitas pelaporan keuangan mempengaruhi kinerja bisnis UMKM di Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka secara signifikan, dengan nilai t hitung 6,249 yang lebih besar dari nilai t tabel 1,691. Nilai signifikansi kurang dari 0,05 yaitu 0,000. Peneliti merekomendasikan bahwa pelaku UMKM harus meningkatkan kinerja bisnis mereka karena kinerja bisnis mereka akan berdampak besar pada pengembangan.

Analisis Dampak Ekspor Dan Impor Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia

Mohammad, Habibi
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji efek jangka pendek dan jangka panjang dari impor dan ekspor terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Data sekunder studi ini, yang berasal dari Bank Dunia dan Badan Pusat Statistik,&#8230; tatistik, mencakup tahun 1999 hingga 2020. Pendekatan Model Koreksi Kesalahan (ECM) digunakan untuk analisis. Uji Stasioner, Uji R-Square, Uji F, dan Uji T digunakan untuk menguji model. Temuan ini menunjukkan dampak yang cukup besar dari faktor impor dan ekspor terhadap pertumbuhan ekonomi jangka pendek, dengan variabel impor signifikan pada tingkat signifikansi 10% dan variabel ekspor signifikan pada tingkat signifikansi 5%.

Analisis Keterampilan Kolaborasi Mahasiswa Rumpun Pendidikan Ekonomi Di Universitas Sebelas Maret

Sri Mentari, Siswandari
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterampilan kolaborasi mahasiswa rumpun pendidikan ekonomi di salah Universitas Sebelas Maret (UNS) serta mengkaji perbedaan keterampilan kolaborasi berdasarkan program studi dan&#8230; jenis kelaminnya. Penelitian ini merupakan penelitian jenis kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa rumpun pendidikan ekonomi angkatan 2020 – 2023 yang terdiri dari program studi Pendidikan Akuntansi, Pendidikan Ekonomi, dan Pendidikan Administrasi Perkantoran sebanyak 1.127 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah proportionate stratified random sampling, dengan total sampel sebanyak 295 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen non tes berupa angket untuk mengukur keterampilan kolaborasi mahasiswa. Analisis data pada penelitian ini menggunakan statistik deskriptif, One Way Anova, dan Independent Sample T-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara keseluruhan keterampilan kolaborasi mahasiswa rumpun pendidikan ekonomi UNS berada pada kategori sangat tinggi. Indikator yang memiliki capaian tertinggi adalah indikator menunjukan sikap saling menghargai dan indikator yang memiliki capaian terendah adalah indikator bekerja secara produktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat signifikansi 5% untuk keterampilan kolaborasi mahasiswa rumpun pendidikan ekonomi UNS baik berdasarkan program studi maupun jenis kelaminnya.  

Filsafat Humanisme Dalam Perspektif Pembelajaran Bahasa Terhadap Konsep Merdeka Belajar: Kajian Teori

Mariani, Zainal Rafli, Ifan Iskandar
Abstract: Humanisme adalah salah satu filsafat dalam pendidikan yang menganggap manusia sebagai makhluk yang penuh kreativitas dan kebahagiaan. Pendidikan dengan memprioritaskan filsafat humanisme memiliki pandangan bahwa proses pembelajaran&#8230; embelajaran tidak hanya sebagai sarana untuk konversi tetapi merupakan sebuah proses pembelajaran. konsep merdeka belajar dipilih dengan esensi pendidikannya bermakna kemerdekaan dan kemandirian. Merdeka belajar dianggap relevan dan tepat dilaksanakan di era demokrasi pendidikan saat ini.Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian berupa penelitian metode kepustakaan.Pada penelitian ini teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pencarian referensi online dari berbagai sumber database. Sumber data primer meliputi Buku Panduan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka 2020 dari Kemendikbud. Sedangkan sumber data sekunder diambil dari berbagai literatur seperti catatan, buku, jurnal, artikel ilmiah dan referensi literatur ilmiah lainnya. Filsafat pendidikan humanisme merupakan filsafat pendidikan yang mengedepankan kemanusiaan atau proses memanusiakan manusia di dalam proses pendidikannya. Dalam praktek teori filsafat humanisme cenderung mengarahkan siswa untuk dapat berfikir, mementingkan pengalaman, dan membutuhkan keterlibatan siswa secara aktif didalam proses pembelajaran. Konsep merdeka belajar memberikan kesempatan belajar dengan penuh kebebasan dan kenyamanan untuk peserta didik. Sehingga peserta didik dapat menikmati rasa tenang, nyaman dan bahagia tanpa stres atau mendapat tekanan dari manapun Konsep merdeka belajar akan tercapai, bila mana pendidik mampu melihat aspek filosofis menjadi dasar keberhasilan dalam pelaksanaannya, karena suatu konsep pendidikan dapat dijadikan aplikasi atau alat pemikiran filosofis, dalam perkara ini adalah Filsafat Humanisme. Signifikansi relevansi dalam pemikiran humanisme dan konsep Merdeka Belajar dalam kegiatan pembelajaran yang membutuhkan berbagai komponen, antara lain: guru, tujuan pendidikan, peserta didik, materi, metode, sarana, prasarana dan evaluasi.

Pengaruh Komunikasi Interpersonal Wali Kelas Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas IV Di MIS Darunnajah

Afifah Diana Putri, Nailil Muna Sholihah, Khairina Bachtiar
Abstract: Komunikasi interpersonal pada hakikatnya adalah interaksi antara seorang individu dan individu lainnya, tempat, lambang-lambang pesan secara efektif digunakan, terutama dalam komunikasi antar manusia menggunakan Bahasa.&#8230; Motivasi belajar adalah sebuah dorongan, hasrat atau pun minat yang begitu besar di dalam diri, untuk mencapai pembelajaran yang baik, Diketahui hasil perhitungan statistic dengan menggunakan SPSS 22 menunjukan hasil penelitian bahwa terdapat hubungan antara Komunikasi Interpersonal (X) dan Motivasi belajar (Y) , terbukti dengan nilai (Rxy) = 0,745 yang berarti terdapat hubungan yang kuat dengan rentang nilai (0.600 – 0,799) , nilai signifikansi sebesar 0,745 > 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima artinya sangat signifikan, dan nilai koefisien determinasinta sebesar  53% sedangkan sisanya 47% nya dipengaruhi faktor lainnya.

Pengaruh Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan di CV RPA Sekar Ayu Jakenan Kabupaten Pati Jawa Tengah

Muhamad Akbar, Ade Rahma
Abstract: Mengingat karyawan merupakan aset yang penting bagi berjalannya perusahaan, perusahaan perlu memastikan bahwa karyawan selalu puas terhadap kinerjanya dalam perusahaan. Ada banyak aspek yang memengaruhi kinerja karyawan,&#8230; beberapa diantaranya adalah kepemimpinan dan lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di CV RPA Sekar Ayu Jakenan Kabupaten Pati Jawa Tengah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan 2 variabel independen yakni kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap variabel dependen yakni kinerja karyawan. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan adalah 78 orang karyawan CV RPA Sekar Ayu yang diambil dari 75% populasinya. Data diolah menggunakan SPSS 25 dengan uji f, uji t, regresi linear berganda, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara Kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan pada CV RPA Sekar Ayu Jakenan dimana t hitung 7,258 > t tabel 1,992 dan nilai signifikansi 0,004 < 0,05. Terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada CV RPA sekar Ayu Jakenan dimana t hitung 4,234 > t tabel 1,992 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada CV RPA Sekar Ayu Jakenan dimana nilai uji f yakni f hitung 9,060 > f tabel 3,12. Kontribusi yang diberikan Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja secara simultan terhadap Kinerja Karyawan sebesar 24,5%, sedangkan sisanya 75,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.