Search Articles & Publications

Showing 2019 articles found for "Tara"

Bahaya Sering Mengonsumsi Mie Instan Pada Remaja Di Sma Santo Lukas Penginjil Jakarta Utara

Cahya, Aloysius Prima, Jati, Mateus Bagas Nugroho, Marlina, Paramitha Wirdani Ningsih, Rasmada, Sada, Dampang, Damelya Patricksia, Wulandari, Agnes Maharani Puji
Abstract: Healthy behavior is related to efforts to maintain and improve health. One of the healthy behaviors is eating with a balanced menu. A healthy consumption pattern must be applied to meet daily nutrition. The provision of… special education to adolescents is expected to be able to provide knowledge, especially about nutritious food. Activities to provide education about nutritious food and nutritious food categories, Health Education about the benefits of nutritious food, Health Education about the recommendation to consume instant noodles, and Health education about the dangers of consuming excessive amounts of instant noodles to 33 respondents. The method used is the test work before and after the intervention. The delivery of material using the media continued with questions and answers from the presenters. The data results showed that the level of knowledge before the intervention was 15.2% and after the intervention showed an increase of 54.5%. The purpose of providing this education is expected that respondents will not only understand but also be able to apply it in their personal and family habits. Keywords: instant noodles; balanced nutrition; msg   Abstrak: Perilaku sehat adalah perilaku yang berkaitan dengan upaya mempertahankan dan meningkatkan kesehatan. Salah satu perilaku sehat adalah makan dengan menu seimbang. Pola konsumsi yang sehat harus diterapkan untuk dapat memenuhi nutrisi sehari-hari. Pemberian edukasi khusus kepada remaja diharapkan mampu memberikan pengetahuan khususnya tentang makanan yang bergizi. Kegiatan pemberian edukasi mengenai makanan bergizi dan kategori makanan bergizi, Pendidikan Kesehatan tentang manfaat makanan bergizi, memberikan Pendidikan Kesehatan tentang anjuran mengonsumsi mie instan, memberikan edukasi Kesehatan tentang bahaya mengonsumsi mie instan dalam jumlah yang berlebih kepada 33 responden. Metode yang digunakan yaitu pengerjaan test sebelum dan sesudah intervensi. Penyampaian materi dengan menggunakan media dan dilanjutkan dengan tanya jawab dari pemateri. Hasil data menunjukkan bahwa Tingkat pengetahuan sebelum diberikan intervensi 15,2% dan setelah dilakukan intervensi menunjukan peningkatan sebesar 54,5%. Tujuan dari pemberian edukasi ini diharapkan responden tidak hanya mengerti, tetapi juga dapat menerapkannya dalam kebiasaan pribadi maupun keluarga. Kata kunci: gizi seimbang; mie instan; msg

Pelatihan Aplikasi Mendeley Dalam Penggelolaan Dan Referensi Tugas Akhir Mahasiswa

Sekarini, Ratih Ayu, Sukamto, Bambang, Siregar, Ahmad Munawir, Dirgantara, Muhammad Arya, Perdana, Nino Agung
Abstract: In writing scientific work, it is necessary to use the Reference Manager application to support various forms of assignments in lectures, and student final assignments, now increasingly recommended because it is considered… ed important. In using Mendeley, as one of the applications, it can help in managing scientific references such as books, journals, and other Constitutional references and articles. This can facilitate the preparation of references that are not small in number. Therefore, this training activity was organised face-to-face with the participation of 25 participants. The participants were students of the Faculty of Law and Economics of the afternoon class in semester 4 of the Islamic University of Jakarta. With the Mendeley training, it is hoped that students can smoothly use the application in preparing their final assignments. The method applied in this service is through training. This activity is divided into three stages, namely (a) training preparation, (b) delivery of materials and direct practice of using the Mendeley application, (c) monitoring of activities and (d) training evaluation. Through this activity, it is expected that participants, namely students, can understand the material and have the skills to compile their final project references using the Mendeley application.   Keywords: training mendeley; final project; students.   Abstrak: Pada Penulisan Karya ilmiah di butuhkan suatu penggunaan yaitu dengan aplikasi Reference Manager untuk mendukung berbagai bentuk tugas pada perkuliahan, dan tugas akhir mahasiswa, kini semakin disarankan karna dianggap penting. Dalam penggunaan Mendeley, sebagai salah satu aplikasi, dapat membantu dalam mengelola referensi ilmiah seperti buku, jurnal, dan referensi UUD serta artikel lainnya. Hal ini dapat memudahkan dalam penyusunan referensi yang jumlahnya tidak sedikit. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan ini diselenggarakan secara tatap muka dengan partisipasi 25 peserta. Para perserta merupakan mahasiswa Fakultas Hukum dan ekonomi kelas sore pada semester 4 Universitas Islam Jakarta. Dengan adanya pelatihan Mendeley, diharapkan mahasiswa dapat dengan lancar menggunakan aplikasi tersebut dalam penyusunan tugas akhir mereka. Metode yang diterapkan dalam pengabdian ini adalah melalui pelatihan. Kegiatan ini terbagi menjadi tiga tahapan, yakni (a) persiapan pelatihan, (b) penyampaian materi dan praktek langsung penggunaan aplikasi Mendeley, (c) Monitoring dari kegiatan dan (d) evaluasi pelatihan. Mahasiswa akan mendapatkan panduan langsung dari narasumber hingga setiap peserta memiliki pemahaman yang cukup dan mampu mengaplikasikan pengetahuan tersebut pada aplikasi Mendeley. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta, yaitu mahasiswa, dapat memahami materi dan memiliki keterampilan untuk menyusun referensi tugas akhir mereka menggunakan aplikasi Mendeley.   Kata kunci: pelatihan; tugas akhir; mahasiswa.

Pengabdian Untuk Meningkatkan Keterampilan Menyelesaikan Masalah Kinematika Pada Siswa Di Sma N 1 Gunung Talang

Fardela, Ramacos, Adrial, Rico, Mardiansyah, Dedi, Muttaqin, Afdhal, Milvita, Dian, Usna, Sri Rahayu Alfitri, Firmawati, Nini, Oktamuliani, Sri, Irka, Feriska Handayani, Afdal, Afdal, Yusfi, Meqorry
Abstract: Kinematika adalah cabang ilmu fisika yang fokus pada pemahaman gerakan benda, tanpa mempertimbangkan gaya yang berpengaruh padanya. Hal ini sering menjadi materi yang rumit bagi siswa di tingkat SMA, karena memerlukan pemahaman… mahaman tentang konsep-konsep seperti kecepatan, percepatan, waktu, jarak, dan hubungan antara mereka. Universitas Andalas memiliki Program Studi S1 Fisika di bawah Departemen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Setiap semster Departemen Fisika selalu mengadakan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Salah satu pengabdian yang rutin dilakukan Departemen Fisika setiap semester adalah membina SMA di lingkungan Sumatera Barat. Pengabdian tentang pengayaan konsep kinematika di SMA dapat menjadi salah satu upaya yang sangat penting untuk membantu siswa mengatasi kesulitan dalam memahami konsep kinematika.  Pengabdian ini melibatkan mitra SMA N 1 Gunung Talang yang berada di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang Konsep Kinematika di SMAN 1 Gunung Talang. Pengabdian ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu persiapan, kegiatan inti yaitu penyampaian materi dan evaluasi proses pengabdian. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan tentang materi kinematika berdasarkan pembandingan hasil pre-test dan post test yaitu sebesar 33,3 %.

Peningkatan Kapasitas Produksi Bumbu Bali “Nepaon” Suka Wirang Desa Buki

Suniantara, I Ketut Putu, Suwardika, Gede, Sopandi, Agus Tatang, Masakazu, Kadek, Wijaya, I Gusti Ngurah Satria
Abstract: The Balinese spice "NePaon" is produced by the Suka Wirang group which is in Bukit Tibulaka Village. The main problems faced by partners are (1) in the production sector, production capacity is less than optimal and packaging… aging leaks, causing labels to become damaged. (2) in the marketing sector, there are limitations to marketing carried out conventionally. The final problem (3) is in the legal sector, where the partner product does not yet have a production permit as a legality and security aspect in expanding marketing. The solution to the problem provided is by offering donations for production equipment and some training. The method of implementing the service is by adopting the PALS (participatory learning system) method. The results of the service obtained are an increase in production capacity in the last two months, increased knowledge of partners in packaging with new designs. Partners already have social media as digital marketing. Partners have knowledge in certification and electronic transactions. Partner responses to the implementation of activities with results were 31% satisfactory and 69% very satisfactory. Meanwhile, in training, partner responses were 37.5% satisfactory and 62.5% very satisfactory.          Keywords: Balinese spices; PALS; production training; increased production    Abstrak: Bumbu Bali “NePaon” di produksi oleh kelompok Suka Wirang yang terletak di Desa Bukit Tibulaka. Permasalahan utama yang dihadapi mitra yaitu (1) bidang produksi, kapasitas produksi kurang maksimal dan pengemasan mengalami kebocoran sehingga menyebabkan label menjadi rusak. (2) bidang pemasaran, adanya keterbatasan pemasaran yang dilakukan secara konvesional. Permasalahan terakhir (3) bidang hukum, dimana produk mitra belum memiliki izin produksi sebagai aspek legalitas dan standar keamanan dalam memperluas pemasaran. Pemecahan masalah yang diberikan yaitu dengan menawarkan sumbangan alat – alat produksi dan beberapa pelatihan. Metode pelakasanaan pengabdian dengan mengadopsi metode PALS (participatory learning system). Hasil pengabdian diperoleh yaitu adanya peningkatan kapasitas produksi dalam dua bulan terakhir, meningkatnya pengetahuan mitra dalam melakukan pengemasan dengan desain yang baru. Mitra sudah memiliki media sosial sebagai pemasaran digital marketing. Mitra memiliki pengatahuan dalam sertifikasi dan transaksi elektronik. Respon mitra terhadap pelaksanaan kegiatan dengan hasil 31% memuaskan dan 69% sangat memuaskan. Sedangkan pada pelatihan, respon mitra 37,5% memuaskan dan 62,5% sangat memuaskan. Kata kunci: bumbu bali; PALS; pelatihan produksi; peningkatan produksi

Workshop Penggunaan Aplikasi Evaluasi Kinerja Guru Dalam Supervisi Pembelajaran Pada SMK PPM Shadr El-Islam

Hambali, Hambali, Maulana, Cecep, Hidayatullah, Hidayatullah
Abstract: PPM Shadr El-Islam Vocational School is in the Lake Sijabut District. Air Batu District. Asahan North Sumatra Province in evaluating teacher performance in learning supervision does not yet have a computerized system. This… is is still done manually by filling in the instrument file. So the assessment results seem more subjective. So this community service activity aims to guide the use and exploitation of the features of the teacher performance evaluation application for teacher performance ratings in learning supervision. This aims to ensure that principals, teachers, and students at SMK PPM Shadr El-Islam can understand the objective teacher rating system, which in turn will facilitate effective decision-making. The methods applied in this activity are description and practice. The speaker will explain the features of the Teacher Performance Evaluation Application in Learning Supervision and then involve participants in direct practice. In this way, teachers and students can better understand how to use the teacher performance evaluation application, and understand the material and concepts presented, so that training objectives can be achieved better.             Keywords: Workshops, Applications, Teacher Performance, Decision Support Systems     Abstrak: SMK PPM Shadr El-Islam berada di Danau Sijabut Kec. Air Batu Kab. Asahan Provinsi Sumatera Utara dalam melakukan evaluasi kinerja guru pada supervisi pembelajaran belum memiliki sistem terkomputerisasi. Hal tersebut masih dilakukan secara manual dengan mengisi berkas instrument. Sehingga hasil penilaian terkesan lebih subjektif. Maka Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan panduan tentang penggunaan dan eksploitasi fitur-fitur dari aplikasi evaluasi kinerja guru atas peringkat kinerja guru pada supervisi pembelajaran. Hal ini bertujuan agar kepala sekolah, guru, dan siswa di SMK PPM Shadr El-Islam dapat memahami sistem peringkat guru yang objektif, yang pada gilirannya akan memudahkan pengambilan keputusan yang efektif. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah deskripsi dan praktik. Pemateri akan memberikan penjelasan tentang fitur-fitur Aplikasi Evaluasi Kinerja Guru dalam Supervisi Pembelajaran, dan selanjutnya melibatkan peserta dalam praktik langsung. Dengan cara ini, para guru dan siswa dapat lebih paham menggunakan aplikasi evaluasi kinerja guru, paham atas materi dan konsep yang disampaikan, sehingga tujuan pelatihan dapat tercapai dengan lebih baik.   Kata kunci: Workshop, Aplikasi, Kinerja Guru, Sitem Pendukung Keputusan

Kemampuan Interaksi Sosial Dan Kemampuan Komunikasi Anak Berkebutuhan Khusus Di Pelita Bunda Education Centre Samarinda

Humaira, Nabila Apsari, Mawardah, Mutia
Abstract: Ada begitu banyak anak yang terlahir di dunia ini dengan keadaan sehat, namun ada beberapa anak yang terlahir istimewa. Anak-anak yang terlahir istimewa ini biasanya disebut dengan ABK (Anak Berkebutuhan Khusus). Anak-anak… ak berkebutuhan khusus ini memiliki keterbatasan fisik, intelektual, emosi, dan sosialnya. Karena adanya keterbatasan tersebut yang pada akhirnya menciptakan jarak antara mereka dengan lingkungan sosialnya. Besar kecilnya lingkup sosial akan berdampak pada cara mereka berkomunikasi dengan sekitar. Tujuan dari permasalahan ini untuk mengetahui bagaimana kemampuan interaksi sosial dan kemampuan komunikasi Anak Berkebutuhan Khusus di Pelita Bunda Education Centre Samarinda. Dengan metode observasi terhadap kegiatan aktivitas di luar lingkungan sekolah dan lingkungan dalam sekolah. Hasilnya menunjukkan bahwa beberapa Anak Berkebutuhan Khusus ini dapat berinteraksi dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya. Dalam pengkomunikasiannya dapat dilakukan dengan metode verbal dan nonverbal.

Digitalisasi Penjualan Produk Keripik Selasih Dalam Menciptakan Smart UMKM

Marpaung, Nasrun, Yesputra, Rolly, Kurniawan, Edi, Dalimunthe, Roni, Chan, Zulfira Elisa
Abstract: The COVID-19 pandemic has had a significant impact on many business sectors throughout the world, both large businesses and MSMEs. Mr. Selamat owns the Asahan Selasih Chips business, a souvenir business in the city of Kisaran… saran that sells various types of processed chips, such as sweet potatoes, bananas, and other tubers. This company relies on direct sales from its production house and retailing at kiosks, minimarkets, and supermarkets in Kisaran, Asahan Regency. Also, they have to face the impact of the pandemic by surviving and trying to continue producing their products. One of the causes of declining sales during the post-COVID-19 pandemic is the need for promotional media to expand the market. Just expecting regular customers significantly influences declining sales because the economic turnover of the people in Asahan Regency is limited due to the impact of COVID-19. Apart from that, digital business competition is also a challenge for the Kisaran souvenir chips business. Using observation methods and providing direct training to partner locations, implementing a website and e-catalog is essential for the Selasih Chips business in facing business challenges after the COVID-19 pandemic. Technology can help companies to improve operational efficiency, increase customer trust, and expand their markets in this digital era. Implementing a website and e-catalog can also help Pak Selamat expand its customer reach.             Keywords: website; e-catalog; umkm   Abstrak: Pandemi COVID-19 telah membawa dampak besar bagi banyak sektor bisnis di seluruh dunia, baik bisnis besar maupun UMKM. Bapak Selamat adalah pemilik usaha Keripik Selasih Asahan yaitu usaha oleh-oleh kota Kisaran contohnya yang menjual berbagai jenis olahan keripik seperti ubi, pisang, dan umbi-umbian lainnya, usaha yang mengandalkan penjualan langsung dari rumah produksinya dan mengecer ke kios-kios maupun minimarket dan supermarket yang ada di kota Kisaran Kabupaten Asahan, juga harus menghadapi dampak pandemi dengan bertahan dan berusaha untuk tetap memproduksi produknya. Salah satu penyebab menurunnya penjualan dimasa pasca pandemi COVID-19 dipengaruhi kurangnya media promosi untuk memperluas pasar. Hanya dengan mengharapkan pelanggan tetap, menjadi pengaruh besar terhadap menurunnya penjualan disebabkan perputaran ekonomi masyarakat di Kabupaten Asahan menjadi terbatas akibat dampak COVID-19. Selain itu persaingan bisnis secara digital juga menjadi tantangan tersendiri bagi usaha keripik oleh-oleh Kisaran. Dengan metode observasi dan memberikan pelatihan langsung ke lokasi mitra maka penerapan website dan e-katalog merupakan langkah penting bagi usaha Keripik Selasih dalam menghadapi tantangan bisnis pasca pandemi COVID-19. Dalam era digital ini, teknologi dapat membantu bisnis meningkatkan efisiensi operasional, meningkatkan kepercayaan pelanggan, dan memperluas pasar mereka. Penerapan website dan e-katalog juga dapat membantu Pak Selamat untuk memperluas jangkauan pelanggan mereka. Kata kunci: website; e-katalog; umkm

Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Untuk Guru Sma Kartikatama Kota Metro

Qomariah, Siti, Rosyidah, Ummi, mariana, erni, Wardany, Kusuma, Kinasih, Ayang, Utami, Endang Sri
Abstract: Abstract: Scientific work can be used by teachers as a facility for communicating new information, ideas, studies, and research results to the general public. The preparation of scientific papers is very meaningful for the… he professional development of teachers, but in reality, the culture of writing scientific papers among teachers is still low. Meanwhile, the teacher can write scientific papers based on the implementation of the teacher's creativity and criticality in the daily activities that are observed and experienced in creating a better quality of education to achieve maximum learning results. This program aims to conduct training in the preparation of scientific papers in this matter scientific postings for teachers of SMA Kartikatama Metro. This program is carried out using a classical approach which is tried by giving lectures and delivering modules and individual approaches are tried when accompanying participants in writing scientific papers. Achievement of the target number of participants as well as the objectives of this training can be assessed as good. Within 2 weeks as many as 3 teachers have tried to write scientific posts. All the modules that have been planned can be informed to the participants, even though there are many time constraints there are some modules that are informed in an outline. The expertise of the participants can be seen from the ability to compose scientific papers that can be considered good. Keywords: scientific work; teacher; training.   Abstrak: Karya ilmiah dapat digunakan guru sebagai fasilitas mengomunikasikan informasi baru, gagasan, kajian, serta hasil riset kepada khalayak umum. Penyusunan karya ilmiah sangat berarti untuk pengembangan keprofesionalan guru, tetapi pada kenyataannya budaya menulis karya ilmiah di kalangan guru masih rendah. Sementara itu guru bisa menulis karya ilmiah bersumber pada implementasi kreatifitas serta kekritisan guru terhadap kegiatan tiap hari yang diamati serta dialaminya dalam menciptakan mutu pendidikan yang lebih baik sehingga menggapai hasil belajar yang maksimal. Tujuan program ini merupakan melakukan pelatihan penyusunan karya tulis ilmiah dalam perihal ini postingan ilmiah untuk guru SMA Kartikatama Metro. Program ini dilaksanakan memakai pendekatan klasikal yang dicoba dengan membagikan ceramah serta penyampaian modul serta pendekatan individual dicoba pada saat mendampingi peserta dalam menulis karya ilmiah. Ketercapaian sasaran jumlah partisipan serta tujuan pelatihan ini bisa dinilai baik. Dalam kurun waktu 2 pekan sebanyak 3 orang guru sudah berupaya menulis postingan ilmiah. Seluruh modul yang sudah direncanakan bisa di informasikan kepada paserta, walaupun terdapat banyak keterbatasan waktu terdapat sebagian modul yang  di informasikan secara garis besar. Keahlian paserta dilihat dari kemampuan menyusun karya ilmiah yang dapat dinilai baik. Kata kunci: guru; karya ilmiah; pelatihan.

Pemberdayaan Kader Posyandu Dalam Mendukung Girij Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Dbd Di Desa Gheoghoma

Tokan, Pius Kopong, Wawomeo, Aris, Artama, Syaputra
Abstract: Abstract: The problem of Dengue Fever (DHF) is not only a public health problem but also an economic burden. Cases that continue to increase both globally, nationally and locally require the role of various parties, especially… cially in community empowerment in optimizing the 3M Plus PSN through the 1 House 1 Jumantik Movement (G1R1J) which aims to increase ABJ >95% at the family level. It is known that the results of the G1R1J trial in Gheoghoma village can increase ABJ by 84.7%. In connection with this, one of the efforts made is to empower posyandu cadres through Community Service activities. The methods used were training, post-training assistance and advocacy. The implementation time was three months in Gheoghoma village, North Ende sub-district, Ende Regency.Conclusion: this community service contributed to increasing the knowledge of posyadu cadres about G1R1J by 60%, with good knowledge criteria.  This human resource potential continues to be maintained so that the community service team provides assistance for a certain period of time before finally releasing the cadres to be able to independently act as G1R1J motivators. The activity ended by advocating to the Head of Gheoghoma Village.   Keywords: Empowerment; Cadre; G1R1J     Abstrak: Persoalan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) bukan hanya menjadi masalah kesehatan masyarakat tetapi juga menjadi beban ekonomi. Kasus yang terus meningkat baik secara global, nasional maupun local menuntut peran berbagai pihak terutama dalam pemberdayaan masyarakat dalam mengoptimalkan PSN 3M Plus melalui Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J) yang bertujuan meningkatkan ABJ >95% di level keluarga. Diketahui bahwa hasil ujicoba G1R1J di desa Gheoghoma dapat meningkatkan ABJ sebesar 84,7%. Sehubungan dengan itu salah satu usaha yang dilakukan adalah dengan memberdayakan kader posyandu melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Metoda yang digunakan adalah  pelatihan, pendampingan pasca pelatihan dan advokasi. Waktu pelaksanaan tiga bulan di desa Gheoghoma Kecamatan Ende Utara Kabupaten Ende.Simpulan: pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan pengetahuan kader posyadu tentang G1R1J  sebesr 60%, dengan kriteria pengetahuan baik.  Potensi SDM ini terus dipertahankan sehingga tim pengabdian kepada masyarakat melakukan pendampingan untuk jangka waktu tertentu sebelum akhirnya melepaskan para kader mampu secara mandiri berperan sebagai motivator G1R1J. Kegiatan diakhiri dengan melakukan advokasi kepada Kepala Desa Gheoghoma.   Kata kunci: Pemberdayaan; Kader; G1R1J

Sosialisasi Pembuatan Bahan Ajar Digital Berbasis Pendidikan Karakter Bagi Guru Di Daerah 3T

Syahfitri, Jayanti, Muntahanah, Muntahanah, Darmi, Titi
Abstract: Character education is one of the mental revolution efforts made to instill character in students. Teachers play an important role in producing generations of noble character and morality, including elementary school teachers.… chers. Instilling character from an early age is expected to be able to strengthen the foundation in building the nation. The process of cultivating character must be adapted to the stages of student development and the times, so that integrating it into interactive teaching materials will be preferred by students, students can more easily understand the material and have skills that are balanced between science and technology and IMTAQ. To realize this, teachers are required to be able to integrate it into PBM such as teaching materials. However, the facts on the ground show that teachers in partner schools do not really understand the context of character building and apply it to teaching materials. The purpose of this activity is to increase teacher knowledge and skills in designing and integrating character education in digital teaching materials. This service activity is carried out through lecture methods, outreach, training, and discussions involving approximately 17 elementary school teachers. The results of the activity show that in general the teacher already knows the concept of character education, examples of assistive applications in making teaching materials and teachers have been able to design and integrate character education into teaching materials in accordance with the subjects being taught which are then ready to be made into digital teaching materials            Keywords: socialization; digital teaching materials; character education  Abstrak: Pendidikan karakter merupakan salah satu upaya revolusi mental yang dilakukan   untuk menanamkan karakter pada siswa. Guru memegang peranan penting dalam menghasilkan generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia, tidak terkecuali guru SD. Penanaman karakter sejak usia dini diharapkan mampu memperkuat pondasi dalam membangun bangsa. Proses   penanaman karakter harus disesuaikan dengan tahap perkembangan siswa dan perkembangan zaman, sehingga mengintegrasikannya ke dalam bahan ajar interaktif akan lebih disukai siswa, siswa lebih mudah memahami materi dan memiliki keterampilan yang seimbang antara IPTEK dan IMTAQ. Untuk mewujudkan hal ini guru dituntut mampu mengintergasikannya ke dalam PBM seperti bahan ajar. Namun, fakta dilapangan menunjukkan bahwa guru-guru di sekolah mitra belum terlalu memahami konteks pendidikan karakter serta menerapkannya ke dalam bahan ajar. Tujuan kegiatan ini yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mendesain serta mengintegrasikan pendidikan karakter dalam bahan ajar digital. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui metode ceramah, sosialisasi, pelatihan, dan diskusi dengan melibatkan lebih kurang 17 orang guru SD. Adapun hasil kegiatan menunjukkan secara garis besar guru sudah mengetahui konsep pendidikan karakter, contoh aplikasi bantu dalam membuat bahan ajar dan guru telah mampu mendesain serta mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam bahan ajar sesuai dengan mata pelajaran yang diampu yang kemudian siap untuk dibuat ke dalam bahan ajar digital. Kata kunci: sosialisasi; bahan ajar digital; pendidikan karakter