Search Articles & Publications

Showing 1325 articles found for "Luas"

Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar melalui Pengembangan Modul Ajar Interaktif Berbasis Artificial Intelligence dengan Pendekatan Deep Learning untuk Meningkatkan Kapasitas Pengajaran Berkelanjutan

Tustiyana Windiyani, Resyi Abdul Gani, Deddy Sofyan S, M.Zainal Arifin, Septiani, Khayla Shafia Abdillah
Abstract: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam mengembangkan modul ajar interaktif berbasis Artificial Intelligence (AI) dengan pendekatan deep learning guna mendukung kapasitas… apasitas pengajaran berkelanjutan di era Society 5.0. Kegiatan dilaksanakan melalui workshop menggunakan model pengembangan 4D (Define–Design–Develop–Disseminate) yang melibatkan 11 guru SDN Selakopi, Bogor Barat sebagai peserta. Tahap define dilakukan melalui analisis kebutuhan dan literasi AI guru; tahap design berupa perancangan modul ajar berbasis TPACK dan pendekatan deep learning; tahap develop melalui validasi, uji coba workshop, serta evaluasi menggunakan angket skala Likert empat poin; dan tahap disseminate diarahkan pada potensi replikasi program. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata skor kepuasan sebesar 3,72 dengan persentase capaian 93% dalam kategori sangat puas. Skor tertinggi terdapat pada aspek kejelasan materi (3,9), sedangkan skor terendah pada aspek keberlanjutan program (3,4). Temuan ini menunjukkan bahwa workshop efektif meningkatkan literasi AI, kepercayaan diri, dan kemampuan desain pembelajaran guru. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi pendekatan deep learning dalam desain bahan ajar interaktif berbasis AI melalui model 4D yang sistematis dan kontekstual pada level sekolah dasar. Implikasinya, model pemberdayaan ini berpotensi direplikasi untuk memperkuat pengembangan profesional guru secara berkelanjutan.

Evaluasi Pengamanan Hutan Berbasis Risiko: Hubungan Intensitas Patroli, Pemantauan Satelit, dan Temuan Kayu Ilegal di Bolaang Mongondow

Hiola, Abdul Samad, Nabila Margareta Hakim, Abdul Alim, Daud Sandalayuk, Alexander Ruruh, Ernikawati, Dian Puspaningrum
Abstract: Operasi pengamanan hutan membutuhkan evaluasi berbasis data agar alokasi patroli, pemantauan satelit, dan respons penegakan hukum dapat diarahkan pada wilayah serta periode yang paling berisiko. Penelitian ini mengevaluasi&#8230; si hubungan antara intensitas patroli dan luas deforestasi, perubahan waktu respons penanganan kasus setelah pemanfaatan pemantauan satelit near-real-time, serta pola temporal dan indikasi konsentrasi spasial temuan kayu ilegal di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Penelitian menggunakan desain kuantitatif evaluatif berbasis data operasional Balai Penegakan Hukum Kehutanan. Data mencakup 150 titik patroli dan temuan kayu ilegal selama 1 Januari-31 Desember 2023, 10 sektor pengamatan hasil agregasi titik patroli, serta 30 pasang kasus respons yang dipadankan antara periode manual Januari-Juni 2022 dan periode berbasis satelit Januari-Juni 2023. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif, regresi linear sederhana, uji-t berpasangan, ukuran efek Cohen's d, uji Kruskal-Wallis, dan identifikasi outlier berbasis persentil ke-90. Hasil menunjukkan bahwa intensitas patroli berasosiasi negatif dan signifikan dengan luas deforestasi pada tingkat sektor (B = -1,05; R2 = 0,919; F(1,8) = 91,03; p < 0,001). Waktu respons rata-rata menurun dari 51,5 jam pada metode manual menjadi 23,6 jam setelah pemanfaatan pemantauan satelit, dengan selisih rata-rata -27,9 jam, t(29) = -14,72; p < 0,001; dan Cohen's d = 2,69. Volume temuan kayu ilegal tertinggi terjadi pada Q3 atau Juli-September (60,2 +/- 14,5 m3), dengan perbedaan signifikan antarkuartal (H(3) = 28,74; p < 0,001). Sebanyak 80% titik outlier berada pada wilayah berkerawanan tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi patroli terarah, pemantauan satelit, dan evaluasi spasial-temporal sederhana dapat memperkuat pengamanan hutan berbasis risiko. Namun, seluruh hasil perlu ditafsirkan sebagai asosiasi operasional karena penelitian bersifat observasional, jumlah sektor regresi terbatas, dan analisis spasial belum menggunakan pemodelan hotspot formal.

Kepatuhan Prosedural dalam Penegakan Hukum PETI dan Dampaknya terhadap Pemulihan Ekosistem Hutan Tropis di Pohuwato, Indonesia

Hiola, Abdul Samad, Daud Sandalayuk, Alexander Ruruh, Nabila Margareta Hakim, Abdul Alim
Abstract: Penelitian ini menganalisis keterkaitan antara kepatuhan prosedural penegakan hukum terhadap penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Pohuwato, Indonesia, dengan pemulihan ekosistem. Melalui studi kasus terstruktur,&#8230; r, dokumentasi hukum 14 bulan, observasi lapangan, dan analisis citra satelit dievaluasi terkait kepatuhan terhadap KUHAP pada tiga tahap penegakan hukum (penyidikan, penuntutan, persidangan) serta indikator lingkungan (tutupan vegetasi, konsentrasi merkuri, keanekaragaman hayati). Temuan utama menunjukkan bahwa kasus yang mematuhi ketat timeline KUHAP mencapai pemulihan ekosistem 40% lebih cepat dibanding kasus tertunda. Pohuwato mencatat tingkat konversi menjadi vonis bersalah 75% (di atas rata-rata nasional 60%), dengan korelasi positif kuat (r=0,87; p<0,01) antara kualitas bukti lingkungan forensik dan keberhasilan penuntutan. Bukti konsentrasi merkuri terbukti sangat efektif, menghasilkan vonis bersalah pada 90% kasus. Meski aktivitas PETI menurun 85% dalam radius 5 km pasca-penindakan, peningkatan tutupan vegetasi hanya 15% dalam 6 bulan, mengindikasikan kecepatan pemulihan ekologis yang lebih lambat. Signifikan bahwa 70% tersangka menyatakan kesiapan berpartisipasi dalam program restorasi, berkorelasi signifikan dengan integrasi bukti ilmiah (r=0,79; p<0,05). Hasil ini membuktikan bahwa efisiensi prosedur hukum tidak hanya menghentikan kerusakan lebih lanjut, tetapi juga menjadi fondasi kritis bagi percepatan pemulihan ekosistem. Studi ini menjembatani celah penelitian dengan menghubungkan secara empiris kepatuhan prosedur hukum dengan hasil lingkungan, sekaligus menantang pendekatan ekonomi pertambangan yang berpusat pada Eropa. Implikasi praktis mendesak pelatihan khusus bukti lingkungan bagi jaksa dan pedoman operasional integrasi data ilmiah ke dalam proses hukum. Temuan ini menyediakan landasan aksi bagi penyelarasan kerangka hukum Indonesia dengan realitas konservasi, sekaligus menawarkan model perlindungan hutan tropis bagi negara berkembang kaya sumber daya.

Strategi Adaptif untuk Pemeliharaan Tahun Pertama Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan di Wilayah Rentan Iklim: Bukti Empiris dari Gorontalo, Indonesia

Hiola, Abdul Samad, Desi Ishak, Firman Syahputra, Masitha, Oktavianus Tato, Revalina P. Raisyah
Abstract: Penelitian ini menganalisis implementasi kegiatan pemeliharaan tahun pertama (P1) dalam program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) Model UPSA di Desa Motinelo, Kabupaten Gorontalo, dengan fokus pada strategi adaptif untuk&#8230; k mengatasi tantangan kematian bibit akibat kondisi musim kemarau. Dilaksanakan dari Oktober hingga Desember 2025, penelitian ini menggunakan pendekatan observasional dengan pemantauan lapangan sistematis pada lahan seluas 2 hektar yang dikelola oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) "Mentari Hijau". Pengumpulan data melibatkan observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi visual terhadap delapan aspek kegiatan pemeliharaan tahun pertama sesuai dengan pedoman teknis RHL. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa distribusi bibit ke lubang tanam telah dilaksanakan secara lengkap dengan total 2.000 bibit yang terdiri dari Nyatoh (250 batang), Nangka (250 batang), Alpukat Biji (1.000 batang), dan Alpukat Okulasi (500 batang). Namun, tingkat kematian bibit mencapai 35%, dengan angka tertinggi pada Alpukat Biji (40%) akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Pemeliharaan teknik konservasi tanah telah dilaksanakan pada seluruh area seluas 2 hektar, dengan teras bangku (60%) dan teras gulud (40%). Aplikasi hidrogel sebanyak 3 kg terbukti sebagai strategi adaptif yang efektif, sementara kegiatan penyiangan dan pendangiran baru mencapai 60% dari total area. Analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa dominasi Hasil Hutan Bukan Kayu (62,5%) mencerminkan strategi KTH dalam mengoptimalkan manfaat ekonomi jangka pendek. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan strategi adaptif dalam implementasi program RHL pada fase kritis pemeliharaan tahun pertama, terutama di wilayah dengan pola cuaca yang tidak menentu. Implikasi praktis meliputi kebutuhan penguatan kapasitas teknis petani hutan, pengembangan sistem pemantauan yang responsif, serta integrasi pengetahuan lokal dengan rekomendasi teknis berbasis ilmu pengetahuan untuk meningkatkan ketahanan program RHL terhadap fluktuasi iklim yang semakin tidak dapat diprediksi. Studi ini membuktikan bahwa kombinasi teknik konservasi tanah dengan aplikasi hidrogel dapat secara signifikan meningkatkan tingkat kelangsungan hidup bibit di wilayah yang rentan terhadap perubahan iklim.

Manajemen Hubungan Masyarakat Dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Terhadap Kualitas Pendidikan Islam Di Pondok Pesantren Insan Kaffah Tenjo Bogor

Sahril Hidayatullah, Muhammad Mukhlia Nasrullah, Nur Rochmat
Abstract: Penelitian ini mengkaji peran manajemen hubungan masyarakat dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat terhadap integritas pendidikan Islam di Sekolah Islam Asrama Insan Kaffah di Tenjo, Bogor. Latar belakang penelitian&#8230; ini menggambarkan pentingnya masyarakat sebagai pemangku kepentingan dalam mendukung lembaga pendidikan, terutama dalam hal pembiayaan, infrastruktur, dan pengembangan kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas strategi manajemen hubungan masyarakat dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat. Formulasi masalah berkaitan dengan implementasi manajemen PR dan faktor-faktor yang mendukung serta menghambatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan memanfaatkan dokumentasi, observasi, dan wawancara untuk mengumpulkan data. Sekolah Islam Asrama Insan Kaffah telah menerapkan manajemen hubungan masyarakat secara efektif melalui program rutin, termasuk kelompok studi agama, gotong royong, dan kegiatan sosial, yang telah meningkatkan partisipasi masyarakat, menurut hasil penelitian. Namun, hambatan tetap ada, termasuk keterbatasan sumber daya dan kurangnya kesadaran di kalangan sebagian anggota masyarakat. Temuan penelitian ini menekankan pentingnya perencanaan strategis, evaluasi berkelanjutan, dan pemberdayaan masyarakat.

Strategi Wali Kelas Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa Kelas V B MIS Darunnajah Cipining Bogor

Nurul Holifah, Misbakhudin Azka, Khairrina
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang diterapkan oleh wali kelas dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelas V B MIS Darunnajah Cipining Bogor. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan&#8230; kenyataan bahwa sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur’an, seperti ketidaktepatan dalam tajwid, makharijul huruf, kefasihan bacaan, dan tartil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi wali kelas dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an meliputi: pendekatan individual kepada siswa, pembiasaan membaca setiap hari, kolaborasi dengan guru tahfidz, penguatan motivasi, serta evaluasi berkala. Faktor pendukung dalam strategi ini antara lain adanya kerja sama dengan orang tua dan lingkungan madrasah yang religius. Sedangkan faktor penghambatnya mencakup kurangnya motivasi beberapa siswa, keterbatasan waktu pembelajaran, dan perbedaan tingkat kemampuan siswa. Dengan strategi yang tepat dan pendekatan yang menyeluruh, kemampuan membaca Al-Qur’an siswa dapat meningkat secara bertahap.

Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Harga Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada CV. Tirta Lancar

Agil Sakti Alwaali, Aris Hidayat
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan harga terhadap kepuasan pelanggan pada CV. Tirta Lancar, sebuah perusahaan jasa penyedotan septictank yang beroperasi di wilayah DKI Jakarta. Penelitian&#8230; litian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 72 responden pelanggan aktif. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampel random sampling dan analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan berpengaruh negatif signifikan  terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan harga berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Secara simultan, kualitas pelayanan dan harga mampu menjelaskan kepuasan pelanggan. Temuan ini menunjukkan pentingnya perusahaan untuk terus meningkatkan persepsi harga yang sebanding dengan kualitas pelayanan serta melakukan evaluasi terhadap dimensi – dimensi pelayanan yang dirasa masih kurang.

Analisis Hermeneutik Dilthey Pada Antologi Puisi Deru Campur DebuKarya Chairil Anwar Dan Pemanfaatanya Sebagai Bahan Ajar UnsurEkstrinsik Puisi Kelas X

Asyifah, Ahmad Maskur Subaweh, Khoirul Fajri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan makna puisi-puisi dalam antologi Deru Campur Debu karya Chairil Anwar dengan pendekatan hermeneutik Wilhelm Dilthey. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji nilai-nilai yang terkandung&#8230; rkandung dalam beberapa puisi, khususnya nilai religius, moral, dan sosial. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan fokus utama pada interpretasi makna serta penggalian nilai-nilai tersebut dalam kumpulan puisi Deru Campur Debu. Sumber data yang digunakan dari tujuh puisi, yaitu: (1) Aku, (2) Selamat Tinggal, (3) Doa, (4) Sajak Putih, (5) Sebuah Kamar, (6) Senja di Pelabuhan Kecil, dan (7) Catetan Th. 1946. Penelitian ini menggunakan pendekatan hermeneutik dari Wilhelm Dilthey yang mengacu pada tiga konsep utama, yaitu Erlebnis (pengalaman hidup), Ausdruck (ungkapan), dan Verstehen (pemahaman). Teknik analisis data berpusat pada penerapan metode hermeneutik dalam menginterpretasikan makna puisi, yang mencakup proses identifikasi, klasifikasi, dan deskripsi. Data dianalisis melalui beberapa tahapan, seperti analisis larik dalam bait, analisis kata dalam larik, interpretasi makna, serta penyampaian pesan atau amanat dari puisi tersebut. Hasil penelitian ini dengan menggunakan Hermeneutik milik Wilhem Dilthey menunjukan (1) konsep Erlebnis meliputi: (a) pengalaman hidup Chairil Anwar. (2) konsep Ausdruck ini yaitu mendeskripsikan tentang bahasa kiasan, diiksi dan makna yang terdapat pada puisi. (3) konsep Verstehen meliputi: pemahaman tentang puisi karya Chairil Anwar menunjukkan bahwa tema religius berisi imajinasi penyair tentang kejujuran, taubat, dan kepasrahan kepada Allah swt. Unsur imajinatif dalam puisi yang berhubungan dengan nilai-nilai moral memperlihatkan gambaran perilaku menyimpang, seperti kerakusan, kekuasaan yang dijalankan secara otoriter, penolakan terhadap kebenaran, penyebaran kebohongan, serta kemerosotan nilai-nilai etika dalam masyarakat. Dari perspektif sosial, puisi juga menyoroti realitas kehidupan rakyat yang masih dirundung kesengsaraan dan terbelit kemiskinan. Mereka mengalami kelaparan, kekurangan finansial, tidak memiliki tempat tinggal yang layak, dan kesulitan memenuhi kebutuhan pokok lainnya. Berdasarkan hasil kajian, dapat disimpulkan bahwa karya-karya Chairil Anwar merefleksikan beragam sisi kehidupan manusia secara mendalam dan luas.. Gaya penyampaian penyair yang menggunakan bahasa kiasan mampu membangkitkan emosi dan menyentuh hati pembaca, menjadikan puisinya mudah diterima dan dipahami secara mendalam.

Analisis Pengaruh Kompensasi Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Yang Dimediasi Oleh Motivasi Kerja Karyawan Pada Lembaga Sertifikasi Profesi Permodalan Nasional Madani

Ahmad Rida, Ovalia Rukmana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan beban kerja terhadap kinerja karyawan yang dimediasi oleh motivasi kerja pada Lembaga Sertifikasi Profesi Permodalan Nasional Madani (LSP PNM). Metode penelitian&#8230; enelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui survei kepada karyawan LSP PNM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja serta kinerja karyawan. Beban kerja juga berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi kerja, namun pengaruh langsung beban kerja terhadap kinerja tidak signifikan. Motivasi kerja terbukti memegang peranan penting sebagai mediator dalam hubungan antara kompensasi dan beban kerja terhadap kinerja karyawan. Secara khusus, motivasi kerja memediasi pengaruh kompensasi terhadap kinerja secara parsial, sedangkan mediasi motivasi kerja pada hubungan beban kerja dan kinerja bersifat penuh. Temuan ini menegaskan pentingnya pemberian kompensasi yang adil dan pengelolaan beban kerja yang proporsional guna meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi manajemen untuk terus mengoptimalkan sistem kompensasi dan beban kerja yang seimbang serta mendorong komunikasi terbuka dengan karyawan demi peningkatan kinerja organisasi. Selain itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji variabel lain yang berpotensi memengaruhi kinerja serta memperluas cakupan responden.    

Analisis Pengaruh Kualitas Proses Pembelajaran Online terhadap Loyalitas Mahasiswa melalui Kepuasan Mahasiswa pada Program MMPJJ Universitas Telkom

Wafi Azkia Zahidah, Khairani Ratnasari Siregar
Abstract: Penelitian ini mengkaji pengaruh Kualitas Layanan E-Learning (ELSQ) terhadap loyalitas mahasiswa, yang dimediasi oleh kepuasan mahasiswa dan dimoderasi oleh nilai yang dirasakan, dalam konteks Program Magister Manajemen&#8230; Pembelajaran Jarak Jauh (MMPJJ) di Universitas Telkom. Menggunakan desain kuantitatif kausal, data dikumpulkan dari 126 mahasiswa melalui kuesioner skala Likert online. Alat ukur menunjukkan validitas dan reliabilitas yang kuat (faktor beban > 0,70; Cronbach’s Alpha > 0.80). Analisis dilakukan dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Hasil menunjukkan bahwa ELSQ secara signifikan mempengaruhi kepuasan mahasiswa (β = 0.565, p < 0.001) dan loyalitas mahasiswa (β = 0.234, p = 0.025). Kepuasan mahasiswa secara kuat mempengaruhi loyalitas (β = 0.572, p < 0.001) dan bertindak sebagai mediator dalam hubungan antara ELSQ dan loyalitas (β = 0.329, p < 0.001). Nilai yang dirasakan memoderasi hubungan antara ELSQ dan kepuasan (β = 0.323, p < 0.001), menunjukkan bahwa nilai yang dirasakan yang lebih tinggi memperkuat kepuasan. Model ini mencapai daya penjelas moderat (R² = 0.580 untuk loyalitas; R² = 0.619 untuk kepuasan) dan relevansi prediktif yang kuat (Q² > 0.35). Temuan menyoroti kebutuhan akan perbaikan berkelanjutan dalam kualitas sistem, kompetensi instruktur, materi kursus, dan dukungan administratif untuk meningkatkan kepuasan dan memupuk loyalitas dalam program online sepenuhnya. Studi ini memperluas pemahaman teoretis tentang hubungan kualitas layanan–loyalitas dengan mengonfirmasi peran mediasi kepuasan dan peran moderasi nilai yang dirasakan, memberikan wawasan praktis untuk manajemen kualitas dalam pendidikan tinggi online.