Search Articles & Publications

Showing 274 articles found for "Ruang"

IMPLEMENTATION OF P5 "MINI GARDEN CERIA" AS AN EFFORT TO STRENGTHEN CONCERN FOR THE NATURAL ENVIRONMENT AND RESPONSIBILITY OF STUDENTS AT KINDERGARTEN CERIA EDULOKA

Rahma Dwi Marta, Dessy Syofiyanti, Serli Hasmita, Ulfa Yunita
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi program "Mini Garden Ceria" di Taman Kanak - Kanak Ceria Eduloka sebagai upaya menguatkan kepedulian terhadap alam sekitar dan tanggung jawab siswa. Penelitian ini menggunakan… unakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Aktivitas dalam program ini meliputi pengukuran luas lahan, menghitung biji, mengenal bangun datar dan bangun ruang pada benda benda sekitar, mengukur pertumbuhan tanaman menggunakan penggaris, mengisi media tanam dengan tanah sambil menghitung berapa sekop tanah yang dimasukkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep Matematika dasar, seperti pengukuran dan perhitungan sederhana, sekaligus membangun karakter positif berupa kepedulian lingkungan dan rasa tanggung jawab serta melibatkan siswa secara aktif, mulai dari menanam, menyiram, hingga merawat tanaman di area sekolah. Program ini efektif dalam meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan, yang ditunjukkan oleh meningkatnya kesadaran mereka terhadap pentingnya menjaga tanaman dan kebersihan taman. Selain itu, tanggung jawab siswa terbentuk melalui tugas merawat tanaman secara bergilir, yang juga berdampak positif pada perilaku mereka di rumah, seperti mulai menyiram tanaman secara mandiri. Dengan demikian, implementasi P5 "Mini Garden Ceria" di TK Ceria Eduloka berhasil mengintegrasikan pembelajaran berbasis pengalaman untuk membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan dan bertanggung jawab.

PENERAPAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK SOSIALISASI PADA PASIEN ISOLASI SOSIAL

Febrianti, Sefi, Sundari , Ririn Isma, Rahmawati, Arni Nur
Abstract: Gangguan jiwa merupakan suatu keadaan jiwa yang tidak mempunyai hubungan dengan realitas, dimana selama periode gangguan jiwa, individu tersebut tidak menyadari apa yang dialami orang lain tentang hal yang sama dan orang… ng lain tidak mempunyai respons dengan cara yang sama. Berdasarkan data WHO tahun 2019, 1 dari setiap 8 orang atau 970 juta orang di seluruh dunia hidup dengan gangguan jiwa. Didapatkan data dari rekam medik di RSUD Banyumas pada tahun 2021 menyebutkan prevalensi isolasi sosial diruang Nakula ada 14 orang. Salah satu masalah yang ditemukan pada pasien gangguan jiwa berat adalah isolasi sosial. Masalah isolasi sosial dapat dilakukan dengan Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi (TAKS). Tujuan dari penelitian ini untuk menerapkan Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi (TAKS) pada pasien isolasi sosial. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus deskriptif. Studi kasus ini sudah dilaksanakan di Ruang Sadewa Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas tanggal 18 November 2023. Subyek pada studi kasus ini pasien dengan diagnosa Skizofrenia dengan masalah isolasi sosial. Instrumen pengumpulan data dengan format pengkajian asuhan keperawatan jiwa, lembar observasi Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisai (TAKS). Hasil studi menunjukkan bahwa setelah dilakukan implementasi selama 9 hari dengan penerapan TAKS ada perubahan penurunan tanda dan gejala isolasi sosial sebelum dan sesudah dilakukan Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi (TAKS), dan pasien mampu meningkatkan kemampuan bersosialisasi dengan orang lain. Kesimpulan dari penelitian ini, hasil dari penerapan Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi (TAKS) dari sesi 1 sampai sesi 7 perlu direkomendasikan agar perawatan pasien dengan isolasi sosial menjadi efektif.

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJADWALAN KULIAH BERBASIS AI (ARTIFICIAL INTELLIGENCE

Hia, Aspiran Sisca, Andika, Novi, Supratikta, Hadi
Abstract: Penjadwalan perkuliahan merupakan salah satu aspek penting untuk mendukung terlaksananya perkuliahan. Dengan adanya penjadwalan perkuliahan maka waktu perkuliahan dapat diatur, agar ruangan dapat digunakan dengan cara yang… ng efektif. Untuk menyusun penjadwalan perkuliahan tentu dibutuhkan cara yang tepat agar penyusunan jadwal perkuliahan menjadi mudah dan cepat. Pada Perguruan Tinggi XXXX, penjadwalan perkuliahan masih dilakukan dengan cara konvensional yaitu menyusun jadwal dengan cara manual menggunakan software Microsoft excel sehingga membutuhkan waktu yang lama dalam menyusun penjadwalan perkuliahan. Untuk mempermudah dan mempercepat proses penyusunan jadwal perkuliahan secara optimal, Sistem Informasi Penjadwalan Perkuliahan merupakan salah satu solusi yang tepat. Algoritma Genetika adalah salah satu cara untuk melakukan langkah logis dan sistematis Agar Sistem Informasi Penjadwalan perkuliahan dapat memberikan solusi yang mudah, cepat dan optimal. Algoritma genetika merupakan salah satu kemajuan pada bidang teknologi informasi dalam bidang Artificial Intelligence (AI) yang dapat menyelesaikan masalah optimasi. Sehingga proses pembuatan jadwal menggunakan algoritma genetik membuat penyusunan jadwal perkuliahan menjadi lebih cepat, tepat dan optimal. Hasil yang diperoleh dari pemodelan algoritma genetika pada sistem penjadwalan perkuliahan ini berupa jadwal kuliah reguler pagi, jadwal kuliah reguler malam, dan jadwal kuliah extention pada semua jurusan di Perguruan Tinggi XXXX.

DAMPAK PELAYANAN KANTOR P4MI KOTA TANGERANG DALAM MENINGKATKAN INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT BERBASIS SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Amir, Mardiyanto, Wahyuni, Sri, Supratikta , Hadi
Abstract: Untuk mendapatkan pemahaman mengenai tingkat kepuasan penduduk terhadap layanan yang disediakan di kantor P4MI kota Tangerang. maka dilakukan Survey Kepuasan Masyarakat. Survey ini dilakukan dengan cara menggunakan scan… barcode melalui telepon seluler yang dimiliki pengguna jasa kantor P4MI  kota Tangerang. Metode ini memudahkan masyarakat untuk mengisi survey. Metode ini juga dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan dan mengikuti perkembangan jaman. Dari hasil perhitungan didapatkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat ada diposisi sangat baik. Walaupun hasil survey menunjukan angka sangat baik namun masih perlu dilakukan pembenahan seperti kurang maksimalnya sarana penyejuk ruangan dan kurang terjaganya kebersihan kamar mandi yang digunakan oleh masyarakat saat mendapatkan pelayanan di kantor P4MI  kota Tangerang.

Analisis Kinerja Pegawai Bagian Administrasi Pimpinan Pada Biro Umum Sekretariat Daerah

Ronald Petrus Mahuze, Teturan, Yohanis, Fitriani
Abstract: Bagian Administrasi Pimpinan dalam melaksanakan tugas pokok: Protokol, serta penyiapan materi dan Administrasi Pimpinan; Menyiapkan  pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bindang Komunikasi Pimpinan, Protokol, serta Materi… teri dan Administrasi Pimpinan dan; Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh Pimpinan yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsinya; Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugas dan tanggung jawabnya. Kurangnya pemahaman pegawai terhadap tupoksi, banyak pegawai yang bekerja tanpa panduan yang memadai, sehingga tugas yang seharusnya dikerjakan dengan baik sering kali mengalami keterlambatan atau kesalahan. Minimnya supervisi dari atasan memperburuk kondisi belum ada evaluasi yang jelas terhadap kinerja pegawai. Tujuan penelitian menganalisis Kinerja Bagian Administrasi Pimpinan. Dan Faktor mempengaruhi Kinerja Pegawai Bagian Administrasi Pimpinan Pada Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan. Metode penelitian deskripstif kualitatif, Teknik analisis data merupakan langkah strategis dalam penelitian, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian Kinerja pegawai Bagian Administrasi Pimpinan secara signifikan ditentukan oleh efektivitas komunikasi internal, terutama kejelasan informasi, ketepatan disposisi pimpinan, dan kecepatan penyelesaian tugas administratif, yang secara langsung memengaruhi mutu layanan. Pola komunikasi terbuka meningkatkan organizational trust dan konsistensi kinerja, namun masih terhambat oleh kompleksitas birokrasi, rendahnya komunikasi informal, serta perbedaan persepsi lintas unit. Kepatuhan tinggi terhadap SOP berperan sebagai instrumen performance control yang menekan kesalahan kerja, meskipun berpotensi mengurangi fleksibilitas apabila tidak diimbangi ruang diskresi. Pemanfaatan teknologi meningkatkan efisiensi, tetapi belum optimal akibat kesenjangan kompetensi digital dan keterbatasan pelatihan. Selain itu, motivasi kerja dan ketahanan psikologis menjadi determinan utama keberlanjutan kinerja, sehingga penguatan aspek komunikasi, kapasitas teknologi, dan pembinaan mental kerja merupakan prasyarat strategis bagi peningkatan kualitas layanan administrasi pimpinan secara berkelanjutan.

Konstelasi Politik Identitas Dalam Dinamika Pembentukan Papua Selatan

Kontu, Fransin
Abstract: Pembentukan Provinsi Papua Selatan pada tahun 2022 menghadirkan dinamika politik identitas yang kompleks dan berlapis, melibatkan negara, elite lokal, dan masyarakat adat dalam proses pemekaran daerah. Penelitian ini bertujuan… tujuan menganalisis bagaimana politik identitas dikonstruksi, diperebutkan, dan dimobilisasi dalam konteks pembentukan provinsi baru tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus intrinsik, penelitian dilakukan di empat kabupaten, Merauke, Mappi, Asmat, dan Boven Digoel., melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, serta analisis dokumen kebijakan dan literatur ilmiah. Analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi pola dan makna dalam dinamika identitas yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa politik identitas memainkan peran ganda: sebagai narasi pemersatu untuk melegitimasi pemekaran dan sebagai sumber fragmentasi akibat diferensiasi identitas sub-etnis. Elite lokal memanfaatkan identitas kultural dan historis untuk memperoleh legitimasi politik, sementara masyarakat adat menggunakan identitas sebagai alat negosiasi representasi dan kontrol atas sumber daya. Di sisi lain, negara menempatkan pemekaran sebagai strategi stabilisasi dan percepatan pembangunan. Perbedaan orientasi ini menciptakan ruang negosiasi yang terus berlangsung dalam konsolidasi pemerintahan Papua Selatan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan provinsi baru bergantung pada kemampuan mengelola identitas secara inklusif, memastikan representasi OAP, dan mencegah dominasi elite dalam struktur kekuasaan daerah.

Kearifan Lokal dan Sistem kepemimpinan Adat Suku Kanum dalam Pengelolaan Ruang Hidup di Wilayah Perbatasan Merauke

Jalal, Nur, Syahrabudin Husein Enala
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kearifan lokal dan sistem kepemimpinan adat Suku Kanum dalam pengelolaan ruang hidup di wilayah perbatasan Merauke, Papua Selatan. Sebagai masyarakat adat yang mendiami kawasan… awasan strategis nasional dan berbatasan langsung dengan Papua Nugini, Suku Kanum memiliki sistem nilai, struktur sosial, serta praktik pengelolaan sumber daya alam yang berakar pada prinsip keseimbangan ekologis dan solidaritas komunal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi, melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan adat Kanum berfungsi tidak hanya sebagai otoritas sosial, tetapi juga sebagai pengatur tata ruang berbasis kearifan lokal, yang memastikan pemanfaatan lahan, hutan, dan perairan secara berkelanjutan. Struktur kepemimpinan berbasis marga (clan-based leadership) memainkan peran penting dalam menjaga batas-batas teritorial adat dan mencegah konflik antar komunitas. Namun, modernisasi dan ekspansi proyek pembangunan nasional di wilayah perbatasan memunculkan tantangan baru, terutama terkait pergeseran nilai, marginalisasi otoritas adat, dan tumpang tindih regulasi antara hukum adat dan hukum negara. Temuan ini menegaskan bahwa pengakuan formal terhadap sistem kepemimpinan adat serta integrasi nilai-nilai kearifan lokal Kanum dalam kebijakan tata ruang merupakan kunci dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Papua Selatan.

Kearifan Lokal dan Ekonomi Kreatif Digital di daerah 3T: Studi Awal tentang Potensi KIM di Kabupaten Merauke

Enala, Syahrabudin Husein, Nurdin
Abstract: Transformasi digital di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) membawa peluang sekaligus tantangan bagi masyarakat lokal dalam mengembangkan ekonomi kreatif yang berakar pada kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan… uan untuk mengidentifikasi potensi, peran, dan tantangan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Merauke dalam mengintegrasikan nilai budaya lokal dengan pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat ekonomi kreatif berbasis komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang melibatkan anggota KIM, tokoh adat, serta pelaku ekonomi kreatif lokal. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Marind, seperti gotong royong, solidaritas sosial, dan keberlanjutan alam, menjadi fondasi utama dalam membangun identitas ekonomi kreatif lokal yang berkelanjutan. KIM berperan penting sebagai fasilitator literasi digital, mediator komunikasi pembangunan, serta penghubung antara masyarakat dan ruang ekonomi digital yang lebih luas. Namun, keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya kapasitas teknologi, dan minimnya dukungan kebijakan menjadi hambatan utama dalam proses pengembangan ekonomi kreatif berbasis digital di wilayah ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara kearifan lokal dan teknologi digital dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat 3T. Penguatan kapasitas digital KIM dan kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di Kabupaten Merauke.

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DARI SEKTOR KENDARAAN TERHADAP PENINGKATAN INFRASTRUKTUR JALAN DI KABUPATEN MERAUKE

Muhammad Faisal
Abstract: Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan salah satu sumber utama keuangan daerah yang mendukung pelaksanaan pembangunan, termasuk dalam sektor infrastruktur jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kontribusi… ibusi PAD dari sektor kendaraan terhadap peningkatan infrastruktur jalan di Kabupaten Merauke. Data yang digunakan bersumber dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Badan Pusat Statistik (BPS), dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Merauke periode tahun 2020–2025. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kuantitatif dengan analisis korelasi sederhana antara realisasi PAD kendaraan bermotor (PKB dan BBNKB) terhadap realisasi pembangunan dan peningkatan jalan. Hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan positif antara peningkatan PAD kendaraan bermotor dengan alokasi anggaran infrastruktur jalan. Namun demikian, masih terdapat kendala seperti tingkat kepatuhan pajak kendaraan yang rendah dan keterbatasan efisiensi anggaran. Pemerintah daerah diharapkan memperkuat kolaborasi antara Bapenda, Samsat, dan Dinas PUPR untuk optimalisasi penerimaan PAD serta perbaikan infrastruktur jalan secara berkelanjutan.

Manajemen Pelayanan Organisasi Perkumpulan Harmoni Alam Papuana di Papua Selatan

Ryvelyno Michaelriyo Alan David’S Moesieri
Abstract:  Perkumpulan Harmoni Alam Papuana adalah organisasi masyarakat sipil yang berfokus pada pelestarian lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat adat di Provinsi Papua Selatan. Organisasi ini aktif dalam mengadvokasi perlindungan… rlindungan hak-hak masyarakat adat, khususnya terkait dengan akses terhadap sumber daya alam dan pemanfaatan ruang hidup mereka.     Salah satu inisiatif penting yang dilakukan adalah kolaborasi dengan Badan Registrasi   Wilayah Adat (BRWA) untuk mendorong konsolidasi dan kerja kolaboratif antar organisasi masyarakat sipil di wilayah tersebut. Melalui diskusi "Para-para Harapan", Perkumpulan Harmoni Alam Papuana berupaya memperkuat pencapaian dan tujuan masing-masing organisasi dalam menghadapi dinamika pembangunan di Provinsi Papua Selatan.     Selain itu, organisasi ini juga terlibat dalam upaya mendesak pemerintah untuk menangani krisis pangan dan kebakaran hutan yang melanda wilayah tersebut. Bersama dengan enam organisasi lainnya, Perkumpulan Harmoni Alam Papuana menyuarakan pentingnya tindakan darurat untuk menyelamatkan dan memenuhi hak masyarakat adat yang terdampak krisis iklim dan kesulitan pangan.     Perkumpulan Harmoni Alam Papuana juga berpartisipasi dalam lokakarya inklusif yang bertujuan untuk pemajuan, penghormatan, dan perlindungan hak masyarakat adat serta lingkungan hidup di Provinsi Papua Selatan. Kegiatan ini melibatkan perwakilan masyarakat adat dari berbagai kabupaten dan menghadirkan narasumber dari berbagai instansi dan lembaga terkait.     Melalui berbagai kegiatan tersebut, Perkumpulan Harmoni Alam Papuana berkomitmen untuk menjaga harmoni antara manusia dan alam, serta memastikan keberlanjutan budaya dan kehidupan masyarakat adat di Papua Selatan. Kata Kunci : Manajemen Pelayanan; Pelayanan Organisasi; Perkumpulan harmoni alam papuana