Search Articles & Publications

Showing 1137 articles found for "Vice"

Pengembangan Bahan Ajar Digital: Upaya Mendorong Kreativitas Guru-Guru Di Kota Tangerang Selatan

Marisa, Marisa, Putri, Dewi Artati Padmo, Prabowo, Suryo, Nafsiah, Siti, Sutaryanto, Sutaryanto
Abstract: Abstract: Technological sophistication, making interactive digital teaching materials easier. Interactive digital teaching materials make it easier for students to study independently according to their abilities and learning… rning speed. Currently the ability of teachers in South Tangerang still needs to be improved in blinding Interactive Digital Teaching Materials. The community service program provided to participants is carried out using a combination of online training and mentoring methods, combined with face-to-face meetings. In general, training and assistance for the development of Interactive Digital Teaching Materials gave good results, where 75% of participants completed their products. Participants also expressed satisfaction with the program. This condition can be said to be good, but to further increase participant satisfaction in the next training, input from participants can be considered.             Keywords: digital teaching materials; learn to be independent; teaching materials    Abstrak: Kecanggihan teknologi, membuat bahan ajar digital interaktif menjadi lebih mudah. Bahan ajar digital interaktif memudahkan siswa belajar mandiri sesuai dengan kemampuan dan kecepatan belajarnya. Saat ini kemampuan guru di Tangerang Selatan masih perlu ditingkatkan dalam membutakan Bahan Ajar Digital Interaktif. Program pengabdian kepada masyarakat yang diberikan kepada peserta dilakukan dengan menggunakan kombinasi metode pelatihan dan pendampingan secara daring, dipadukan dengan pertemuan tatap muka. Secara umum pelatihan dan pendampingan pengembangan Bahan Ajar Digital Interaktif memberikan hasil yang baik, dimana 75% peserta menyelesaikan produknya. Peserta juga menyatakan puas dengan program tersebut. Kondisi ini dapat dikatakan baik, namun untuk lebih meningkatkan kepuasan peserta pada pelatihan selanjutnya, masukan dari peserta dapat menjadi pertimbangan.   Kata kunci: bahan ajar; bahan ajar digital; belajar mandiri

Diseminasi Pemulihan Pariwisata Dengan Penerapan Chse Di Kampung Wisata Mangrove Monro-Monro

Husain, Fahrisal, Amirullah, Amirullah, Hakim, Maksud, Anugrah Manippi, Wahyu, Hasbul, Wahyuni, Suryadi, Andi Fitriani
Abstract: Abstract: Monro-Monro Mangrove Tourism Village is an area located in Monro-Monro Village, Binamu District, Jeneponto Regency. This tourist village is expected to be able to increase people's income by utilizing tourist visits.… isits. Restrictions on community activities during a pandemic resulted in the tourism sector experiencing obstacles. The government finally issued a tourist guide, namely Cleanliness, Healthy, Safety and Environmentally Sustainable, namely ISO 9024: 2021 standardized tourism recovery guidelines. This community service activity is related to public awareness of the importance of a guideline that is carried out by tourism managers in welcoming tourists. The program being carried out is dissemination which seeks to increase public understanding and tourism awareness groups regarding cleanliness, health, safety and environmental sustainability, as tourist rights. This activity was carried out using observation, training, mentoring, evaluation and output methods. The target of counseling is the tourism awareness group (Pokdarwis). It is hoped that increased knowledge and understanding of CHSE will make it easier to realize tourism recovery in terms of increasing tourist visits. The results of the dissemination carried out gained the enthusiasm of tourism-aware residents to increase their understanding of Sapta Pesona in the CHSE guidelines.   Keywords: Dissemination; CHSE Guidelines; Tourism recovery; Pokdarwis     Abstrak: Kampung Wisata Mangrove Monro-Monro merupakan Lingkungan yang berada di Kelurahan Monro-Monro Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto. Kampung wisata ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dengan memanfaatkan kunjungan wisatawan. Pembatasan kegiatan masyarakat pada saat pandemic mengakibatkan sektor wisata tersebut mengalami hambatan. Pemerintah akhirnya mengeluarkan panduan wisata yaitu Cleanliness, Healthy, Safety dan Enviroment Sustainable yaitu pedoman pemulihan wisata terstandardisasi ISO 9024:2021. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terkait kesadaran masyarakat akan pentingnya suatu pedoman yang dijalankan pengelola wisata dalam menyambut wisatawan. Program yang dijalankan adalah diseminasi yang berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat dan kelompok sadar wisata terkait kebersihan, kesehatan, keamanan serta kelestarian lingkungan, sebagai hak wisatawan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode pengamatan, pelatihan, pendampingan, evaluasi dan output. Target penyuluhan mengambil sasaran yaitu kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan dan pemahaman tentang CHSE akan mempermudah dalam mewujudkan pemulihan pariwisata dalam hal kunjungan wisatawan yang semakin meningkat. Hasil dari diseminasi yang dilaksanakan mendapatkan antusiasme warga sadar wisata peningkatan pemahaman sapta pesona dalam pedoman CHSE.   Kata kunci: diseminasi; pedoman chse; pemulihan pariwisata; pokdarwis

Digital Marketing Dalam Kewirausahaan Pada Masa Pandemi Covid 19

Simanjuntak, Pastima, Handoko, Koko, Elisa, Erlin, Eko Suharyanto, Cosmas
Abstract: Abstract: Because of the presence of the 4.0 Industrial Revolution, digital technology and the internet have become the backbone of technology, one of which is social media. Different types of popular social media, such… as Twitter, Facebook, and instagram, serve different functions and serve different purposes. The Marketplace is a social media platform that has many advantages when used properly. Traders can sell their goods online on the marketplace by providing clear photos and descriptions. Furthermore, the payment method is made on the marketplace, on average, after the goods arrive, they pay or many call it COD (cash on delivery). Everything has changed, however, as a result of the Covid 19 pandemic. The government's health protocol restrictions have resulted in a decrease in income. The purpose of this service is to provide guidance to the Hang Nadim Batam School. The method used is by conducting a survey, then training and finally an evaluation. The results of this service showed that 80% of students could understand digital marketing technology          Keywords: digital marketing; entrepreneurship; social media; pandemic covid     Abstrak: Dengan hadirnya Revolusi Industri 4.0, teknologi digital dan internet menjadi tulang punggung teknologi, salah satunya media sosial. Berbagai jenis media sosial populer, seperti Twitter, Facebook, dan instagram, memiliki fungsi dan tujuan yang berbeda. Marketplace adalah platform media sosial yang memiliki banyak keuntungan jika digunakan dengan benar. Pedagang dapat menjual barangnya secara online di marketplace dengan memberikan foto dan deskripsi yang jelas. Selain itu metode pembayaran yang dilakukan di marketplace rata-rata setelah barang sampai mereka membayar atau banyak yang menyebutnya COD (cash on delivery). Namun, semuanya berubah akibat pandemi Covid-19. Pembatasan protokol kesehatan yang dilakukan pemerintah berdampak pada penurunan pendapatan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pembinaan pada Sekolah Hang Nadim Batam. Metode yang dilakukan dengan melakukan survey selanjutnya pelatihan dan terakhir evaluasi. Hasil dari pengbadian ini didapat bahwa siswa-siswa 80% bisa mengerti dengan teknologi digital marketing.   Kata kunci: digital marketing; kewirausahaan; media sosial; pandemi covid

Pendampingan Wali Murid Paud Aisyiyah Bumirejo Dalam Meningkatkan Kesehatan Anak Untuk Mencegah Stunting

Handayani, Estrin, Nabila, Shafiyah, Saputri, Nadya Aprilia, Salsabila, Zahra Putri, Musyaffa, Farhan Fatkhi
Abstract: Abstract: The high number of stunting incidents is a concern of the government. Some of the causes of stunting are a lack of intake that is absorbed by the body starting from still in the womb until after birth, lack of… access to health services, and lack of access to clean water and sanitation. Therefore, it is necessary to make efforts to prevent stunting by improving diet, parenting, and sanitation. With the problem of stunting cases still being high in the Magelang Regency area and it was noted that in the Pedak Bumirejo Village area, Mungkid District, there were still cases of stunting, the Integrated Community Service team at the Muhammadiyah University of Magelang will conduct training for the parents of PAUD Aisyiyah Bumirejo students. The UNIMMA PPMT team will implement the assistance of parents and teachers of PAUD Aisyiyah Bumirejo as a specific nutrition intervention effort for children. This activity aims to reduce the number of stunting cases in the Pedak Bumirejo area, Mungkid District, Magelang Regency. Keywords: Stunting, Child nutrition, PHBS, PAUD Aisyiyah Bumirejo, Parents Abstrak: Tingginya angka kejadian stunting menjadi perhatian pemerintah. Beberapa penyebab stunting itu sendiri adalah kurangnya asupan yang diserap oleh tubuh mulai dari masih didalam kandungan sampai dengan setelah lahir, kurangnya akses ke pelayanan kesehatan, kurangnya akses air bersih dan sanitasi. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya pencegahan stunting dengan perbaikan pola makan, pola asuh dan sanitasi. Dengan permasalahan kasus stunting yang masih tinggi di wilayah Kabupaten Magelang dan tercatat bahwa di wilayah Desa Pedak Bumirejo Kecamatan Mungkid masih ada kasus stunting, maka tim Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu Universitas Muhammadiyah Magelang, akan melaksanakan pelatihan bagi para wali murid PAUD Aisyiyah Bumirejo. Tim PPMT UNIMMA ini akan menerapkan pendampingan Wali murid dan guru PAUD Aisyiyah Bumirejo sebagai upaya intervensi gizi spesifik pada anak. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengurangi angka kasus stunting di wilayah Pedak Bumirejo Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang.   Kata Kunci: Stunting, Gizi anak, PHBS, PAUD Aisyiyah Bumirejo, Orangtua

Penerapan Atribut Produk Keterampilan Mendesain Kemasan Dalam Pemasaran Beras

Pauzy, Depy Muhamad, Risana, Dudu, Arif, Arif, Wibawa, Gian Riksa
Abstract: Abstract: The problem that occurs in rice producers is the lack of knowledge about the importance of branding, and the sales system is still conventional. The purpose of the community service program activities through the… he application of appropriate technology (PTTG) is to help rice producers in terms of developing their business so that they can develop more and increase their income. The effective steps that have been carried out by the community service team are starting with analyzing the situation in the field directly, then the results are used as a reference for community service. The method used is the application of appropriate technology (PTTG) in which the procedures are carried out through direct practice. Regarding this method, several steps are taken, namely carrying out initial observations at the location, then carrying out the preparation of activity plans, outreach and implementation of activities, and evaluation during the activity. The results obtained from this service are 1) There is an increase in knowledge related to the packaging design procedures for tjiawi ramos rice products 2) There is an increase related to product attributes that have been made 3) There is an increase in knowledge related to good branding procedures for rice and ramos businesses.             Keywords: Packaging Design; PKM; Setra Ramos Tjiawi     Abstrak:  Permasalahan yang terjadinya pada produsen beras adalah rendahnya pengetahuan mengenai pentingnya branding, dan sistem penjualan yang masih konvensial. Tujuan kegiatan program pengabdian kepada masyarakat melalui penerapam teknologi tepat guna (PTTG) ini ialah untuk membantu produsen beras dalam hal pengembangan usahanya agar lebih berkembang dan adanya peningkatan pendapatan. Langkah efektif yang sudah dijalankan oleh tim pengabdian ialah diawali dengan menganalisis situasi dilapangan secara langsung kemudian hasilnya dijadikan sebagai acuan pengabdian. Metode yang digunakan ialah penerapan teknologi tepat guna (PTTG) yang tata caranya dilakukan melalui praktik secara langsung. Terkait metode ini maka beberapa langkah yang dilakukan ialah melakukan obervasi awal ke lokasi, kemudian melakukan penyusunan rencana kegiatan, sosialisasi dan pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi selama kegiatan berlangsung . Hasil yang diperoleh dari adanya pengabdian ini ialah 1) Adanya peningkatan pengetahuan terkait tata cara desain kemasan produk beras  tjiawi ramos 2) Adanya peningkatan terkait atribut produk yang sudah dibuat 3) Adanya peningkatan pengetahuan terkait tatacara branding yang baik bagi usaha beras serta ramos.   Kata kunci: Desain Kemasan; PKM; Setra Ramos Tjiawi

Perancangan Pintu Penyiram Cairan Disinfektan Untuk Mengantisipasi Penyebaran Covid 19 Di Smk Negeri 2 Tanjungbalai

ananda, ricki, Amin, Muhammad, Manurung, Nuriadi, Widyanto, Taufiq
Abstract: Corona virus (COVID-19) is an infectious disease caused by the SARS-CoV-2 virus. Since the spread of Covid-19, many government agencies in Indonesia have received the impact, including SMK Negeri 2 Tanjungbalai. The spread… ad of the corona virus has resulted in this school no longer being able to carry out face-to-face learning starting from 2019 to 2022. To anticipate the spread of covid-19 in the SMKN 2 Tanjungbalai area, the community service team designed a security system at the school entrance to anticipate the spread of covid, so that if there are people or vehicles that want to enter the school will be sprayed automatically with disinfectant liquid, besides that the tool can also read the body temperature of visitors. This service uses the consultation and science and technology method, where the service team consults with the school principal about existing problems, namely to anticipate the spread of Covid-19 in the school area. or hands, then the temperature is set at 30 0C and do not water, while if the object does not have a fever, the temperature is in the range of 330C-360C and watering is carried out. Meanwhile for objects with a fever, the temperature is >= 370C and no watering is carried out, and they are not allowed to enter. All module voltages use the 5VDC input voltage, which is supplied from the controller. Meanwhile, the pump voltage uses a 12VDC inverter, which is reduced to 5.68 VDC.   Keywords: automatic disinfectant sprinkler; corona; ultrasonic sensor; microcontrollers     Abstrak: Virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Semenjak penyebaran covid-19 banyak instansi pemerintahan di indonesia yang mendapatkan imbasnya, diantaranya SMK Negeri 2 Tanjungbalai. Meluasnya virus corona mengakibatkan sekolah ini tidak lagi bisa melakukan pembalajaran tatap muka dimulai tahun 2019 sampai dengan 2022. Untuk mengantisipasinya penyebaran covid-19 diwilayah SMKN 2 Tanjungbalai ini, maka tim pengabdian merancang sistem pengaman dipintu masuk sekolah untuk mengantisipasi penyebaran covid, sehingga jika ada orang atau kendaraan yang ingin memasuki sekolah tersebut akan di semprot secara otomatis dengan cairan disinfektan, selain itu alat tersebut juga bisa membaca suhu tubuh pengunjung. Pada pengabdian ini menggunakan metode konsultasi dan ipteks, dimana tim pengabdian berkonsultasi dengan kepala Sekolah tentang masalah yang ada, yaitu untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 di area sekolah.. Setelah dilakukan pengujian medapati bahwa Ada  3 kondisi pembacaan objek yaitu, ketika tidak ada objek, atau tangan, maka suhu diseting 30 0C tidak melakukan penyiraman, sementara jika objek tidak demam, suhu di range 330C-360C dan dilakukan penyiraman. Sementara untuk objek yang demam, maka suhu >= 370C dan tidak dilakukan penyiraman, serta tidak diperbolehkan masuk. Seluruh tegangan modul, menggunakan tegangan input 5VDC, yang disupply dari controller. Sementara untuk tegangan pompa menggunakan inverter 12VDC, yang dikecilkan menjadi 5,68 VDC.   Kata kunci : microcontroller; penyiram disinfektan otomatis; sensor ultrasonic; virus corona.

Optimalisasi Sumber Belajar Digital Dalam Meningkatkan Praktik Mengajar Guru EFL

Bachtiar, Bachtiar Mpd, Juhana, Juhana, Puspitasari, Maya, Pratiwi, Widya Rizky
Abstract: Abstrak : Teachers as educators are required not only to convey subject matter to students but also to be able to choose the right learning strategies and media. Many English teachers, including in the city of South Tangerang,… erang, still lack understanding of how to integrate technology into their teaching practice to optimize student learning outcomes. The purpose of this community service activity is to provide knowledge, skills and awareness to English as a Foreign Language (EFL) teachers about digital learning resources that can be utilized optimally to improve their learning outcomes and integrate technology into lesson plans. The method of implementing these activities is mainly through lectures, exercises, and giving assignments. The results showed that the participants experienced an increase in knowledge, skills and awareness in using digital learning resources with a creative common license. Results also indicated that EFL teachers' understanding of integrating technology into their lesson plans improved.   Keywords: EFL teacher; general creative license; study plans; technology integration       Abstrak: Guru sebagai pendidik dituntut tidak hanya menyampaikan materi pelajaran kepada siswa tetapi juga harus mampu memilih strategi dan media pembelajaran yang tepat. Banyak guru bahasa Inggris, termasuk di kota Tangerang Selatan, masih kurang memahami bagaimana mengintegrasikan teknologi ke dalam praktik mengajar mereka untuk mengoptimalkan hasil belajar siswa. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran kepada guru Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) tentang sumber belajar digital yang dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan hasil belajar mereka serta mengintegrasikan teknologi ke dalam RPP. Metode pelaksanaan kegiatan tersebut terutama melalui ceramah, latihan, dan pemberian tugas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran dalam menggunakan sumber belajar digital dengan creative common license. Hasil juga menunjukkan bahwa pemahaman guru EFL tentang mengintegrasikan teknologi ke dalam rencana pelajaran mereka meningkat.             Kata kunci : guru EFL; lisensi kreatif umum;  rencana belajar; integrasi teknologi

Pendampingan Dalam Pengenalan Dan Menghafal Kosakata Bahasa Inggris Pada Siswa-Siswi SDN Jabiren-2

Rahmah, Widia Nor, Wahdah, Nurul, Nuryanie, Nuryanie
Abstract: Vocabulary is one of the important aspects that must be mastered by students before learning a language as well as in learning English. In Indonesia, English has been included in the education curriculum since 1994, but… the changes that occurred in the 2013 curriculum, which resulted in the loss of English as a subject at the elementary school level had an impact on students' knowledge of English, especially their knowledge of vocabulary. This assistance is provided to help students learn and memorize new English vocabulary in an effort to improve their memorization. The community service method used is Service Learning (SL). A total of 20 students participated as course participants who will be assisted in this service activity. Several stages of action were carried out: planning English vocabulary lessons, presenting English vocabulary materials, introducing and using English vocabulary, and encouraging children to interpret or define new English vocabulary that has been taught. The results of the assistance in this service show that the assistance activities in memorizing vocabulary for students of SDN Jabiren-2 help students increase their vocabulary acquisition. Keywords: Assistance, English vocabulary, Memorizing, SDN Jabiren-2    Kosakata merupakan salah satu aspek penting yang harus dikuasai oleh siswa sebelum belajar suatu bahasa seperti halnya dalam belajar bahasa Inggris. Di Indonesia bahasa Inggris mulai dimuat dalam kurikulum pendidikan sejak tahun 1994, namun perubahan yang terjadi pada kurikulum 2013 yang membuat hilangnya bahasa Inggris sebagai mata pelajaran di tingkat sekolah dasar berdampak pada pengetahuan siswa terhadap bahasa Inggris khususnya pengetahuan mereka pada kosakata. Pendampingan ini diberikan untuk membantu siswa mempelajari dan menghafal kosakata bahasa Inggris yang baru dalam upaya untuk meningkatkan hafalan mereka. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah Service Learning (SL). Sebanyak 20 siswa berpartisipasi sebagai peserta kursus yang akan didampingi dalam kegiatan pengabdian ini. Beberapa tahapan tindakan dilakukan: merencanakan pelajaran kosakata bahasa Inggris, menyajikan materi kosakata bahasa Inggris, memperkenalkan dan menggunakan kosakata bahasa Inggris, dan mendorong anak untuk menafsirkan atau mendefinisikan kosakata bahasa Inggris baru yang telah diajarkan. Hasil pendampingan dalam pengabdian ini menunjukkan bahwa kegiatan pendampingan dalam menghafal kosakata pada siswa-siswi SDN Jabiren-2 membantu siswa dalam meningkatkan perolehan kosakata mereka. Kata kunci: Kosakata bahasa Inggris; Menghafal; Pendampingan; SDN Jabiren-2

Pelatihan Penerapan Metaverse Didalam Kewirausahaan Berbasis Teknologi Pada SMK N 1 Kisaran

Andriyani, Suci, kifti, wan mariatul, rohminatin, rohminatin
Abstract: Entrepreneurship is one of the biggest money-making sectors, even in developed countries such as Japan, South Korea and England are developing countries very rapidly because they have many entrepreneurs in their country.… Entrepreneurship is now not only applied in the real world but has entered the virtual world in which it is able to create new lives, new environments, new friends and places to live like we live in the real world. This technology is called the metaverse. Many large companies are willing to invest their money in developing the metaverse. This service activity aims to increase the knowledge of SMK N 1 students about the metaverse and later be able to compete with technology in the industrial era 4.0 and utilize the metaverse as a place to carry out entrepreneurial activities.             Keywords: Entrepreneurship; technology; metaverse    Abstrak: Kewirausahaan merupakan salah satu sektor penghasil uang terbesar, bahkan dinegara maju seperti jepang, korea selatan dan inggris menjadi negara yang berkembang sangat pesat karena memiliki banyak pengusaha dinegaranya. Kewirausahaan kini tidak hanya diterapkan di dunia nyata tetapi sudah memasuki dunia maya yang didalamnya mampu menciptakan kehidupan yang baru, lingkungan baru, teman baru serta tempat tinggal layaknya kita hidup didunia nyata teknologi ini disebut metaverse. Banyak perusahaan besar yang rela menginvetasikan uang mereka demi mengembangkan metaverse. kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menambah pengetahuan siswa SMK N 1 terhadap metaverse dan nantinya mampu bersaing dengan teknologi di era industri 4.0 serta memanfaatkan metaverse sebagai wadah melakukan kegiatan berwirausaha serta mengenalkan hasil karya dari para siswa dan siswi. Kata kunci: kewirausahaan; metaverse; teknologi

Workshop Manajemen Website Organisasi Berbasis Cms Sebagai Media Publikasi Bkprmi Kabupaten Asahan

Yesputra, Rolly, Kurniawan, Edi, Maharani, Sri, Safitri, Fifi
Abstract: This community service activity that will be carried out at the BKPRMI in Asahan is one form of higher education tridharma that is being implemented. The website has become a mandatory facility that must be provided as a… medium for disseminating information to the entire community. The importance of socialization as an effort to provide/socialize BKPRMI activities to the community. From the results of our monitoring, there are very many people who do not know about BKPRMI's activities in Asahan District. Currently BKPRMI Asahan Regency is a youth organization which currently does not have website facilities that can be used as a medium to convey various information to all members and the general public. The activity was carried out in the form of a Workshop on managing the BKPRMI Homepage. The BKPRMI website is based on the Wordpress. WordPress is a widely used CMS for developing company profile web services for small, medium and large companies. So the selection of this CMS is very suitable for the BKPRMI homepage. Apart from that, the Wordpress CMS is very easy to install and use. The features provided are very complete for organizational website services.             Keywords: BKPRMI; content management system; website management     Abstrak: Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) merupakan sebuah organisasi kader dakwah dan wahana komunikasi pemuda remaja masjid di Indonesia. Pentingnya penyebaran informasi sebagai upaya dalam memberikan/ mensosialisasikan kegiatan-kegiatan BKPRMI kepada masyarakat. Dari hasil observasi yang kami lakukan masyarakat sangat banyak yang tidak tahu tentang kegiatan-kegiatan BKPRMI Kabupaten Asahan. Saat ini BKPRMI Kabupaten Asahan belum memiliki fasilitas website yang dapat digunakan sebagai media untuk menyampaikan berbagai informasi kepada seluruh anggota maupun masyarakat umum. Website sudah menjadi fasilitas wajib yang harus disediakan sebagai media untuk menyebarkan informasi kepada seluruh masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan di Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Asahan merupakan suatu bentuk tridharma perguruan tinggi yang dilakukan. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk Workshop pengelolaan Homepage BKPRMI. Website BKPRMI ini berbasis Wordpress. CMS Wordpress merupakan CMS yang sangat banyak digunakan untuk mengembangkan layanan web company profile sebuah perusahaan baik kecil, menengah maupun perusahaan besar. Sehingga pemilihan CMS ini sangat cocok untuk homepage BKPRMI. Selain itu CMS Wordpress sangat mudah untuk diinstalasi dan digunakan. Fitur-fitur yang disediakan sudah sangat lengkap untuk layanan sebuah website organisasi. Kata kunci: manajemen website; BKPRMI; content management system.