Search Articles & Publications

Showing 117 articles found for "Darah"

Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Remaja Mengenai Penyakit Demam Berdarah Dengue: Studi Kuasi Eksperimen

Handayani, Listy
Abstract: Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi berbasis lingkungan yang ditularkan nyamuk Aedes aegypti dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Di Kota Kendari, kejadian DBD terus meningkat dan sering dilaporkan… aporkan terjadi KLB dengan kelompok umur ≤18 tahun termasuk kelompok terdampak, sehingga remaja sekolah menjadi sasaran strategis untuk memperkuat kapasitas pencegahan di rumah dan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan mengenai penyakit DBD pada remaja sekolah. Jenis penelitian menggunakan kuasi-eksperimen dengan desain pre and post-test without control group yang dilakukan pada bulan Desember 2025 di SMK Negeri 7 Kendari. Sampel berjumlah 20 siswa kelas X yang dipilih secara convenience sampling. Intervensi berupa edukasi kesehatan dengan metode ceramah menggunakan media presentasi yang mencakup penyebab DBD, perjalanan penyakit, gejala klinis, cara penularan, serta pencegahan (PSN/3M Plus). Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner yang diisi sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan terjadi perubahan tingkat pengetahuan setelah dilakukan intervensi edukasi kesehatan. Sebelum intervensi, tingkat pengetahuan responden didominasi kategori kurang (70%) dan setelah intervensi, proporsi pengetahuan pada kategori baik meningkat menjadi 90% dan pengetahuan kurang menurun menjadi 10%. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi kesehatan berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja sekolah tentang pencegahan DBD. Oleh karena itu, program edukasi pencegahan DBD berbasis sekolah perlu dilakukan secara berkala dan diperluas cakupannya agar dampaknya lebih merata dan berkelanjutan.

Prediksi Diabetes Menggunakan Algoritma Klasifikasi K-Nearest Neighbors (K-NN) pada Perempuan Indian Pima

Supri Arrohman, Zaehol Fatah
Abstract: Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah, yang dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak dikelola dengan baik. Dalam penelitian ini, dilakukan prediksi diabetes pada… a perempuan suku Indian Pima menggunakan algoritma klasifikasi K-Nearest Neighbors (K-NN). Dataset yang digunakan diperoleh dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, yang terdiri dari 769 data pasien dengan 9 atribut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan rekayasa perangkat lunak dan Library Online Research. Data dianalisis menggunakan RapidMiner versi 10.3. Hasil dari model K-NN menunjukkan tingkat akurasi sebesar 70,13%, dengan presisi 59,09% untuk pasien positif dan 74,55% untuk pasien negatif. Nilai recall yang diperoleh adalah 48,15% untuk pasien positif dan 82,00% untuk pasien negatif. Meskipun akurasi model ini cukup baik, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan kualitas prediksi. Algoritma K-NN terbukti efektif digunakan dalam klasifikasi diabetes, tetapi kualitas hasil sangat bergantung pada kualitas data yang dianalisis.

Gambaran Hasil Pemeriksaan Tubex Pada Penderita Demam Tifoid Di RSI Malahayati Medan

Lhauren Sabilla, Lestari Rahmah
Abstract: Demam tifoid adalah penyakit infeksi akut pada usus halus, dengan gejala demam berlangsung lebih dari seminggu disertai dengan masalah dalam ganggaun pencernaan dengan atau tanpa adanya kehilangan kesadaran. Pemeriksaan… tubex adalah salah satu uji serologi yang menguji aglutinasi kompetitif semikuantitatif untuk mendeteksi adanya antibodi IgM terhadap antigen lipopolisakarida (LPS) O9 Salmonella typhi dan tidak mendeteksi IgG. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Hasil Pemeriksaan Tubex Pada Penderita Demam Tifoid di RSI Malahayati Medan. Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriptif. Penelitian ini dilakukan di laboratorium RSI Malahayati Medan. Waktu penelitian dilaksanakan pada Februari – Mei 2024. Metode pemeriksaan yang digunakan adalah Metode Inhibition Magnetic Binding Immunoassay (IMBI). Sampel dalam penelitian ini adalah serum darah dari 73 orang pasien yang melakukan test tubex demam tifoid di RSI Malahayati Medan. Hasil penelitian mennjukkan bahwa dari 73 sampel yang diperiksa diperoleh hasil 28 sampel negatif (38,4%), 23 sampel positif kuat (31,5%) dan 22 sampel positif lemah (30,1%). Berdasarkan jenis kelamin yang terbanyak yaitu perempuan sebanyak 39 orang (53,4%) dan laki-laki 34 orang (46,6%). Usia yang paling tinggi terkena demam tifoid yaitu usia 12-25 tahun sebanyak 31 orang (42,5%). Skor yang paling sering ditemukan adalah skor 0-2 (Negatif) dengan frekuensi 28 orang (38,4%).

Asuhan Keperawatan Pada Pasien Gagal Jantung Dengan Penerapan Pijat Kaki Untuk Menurunkan Foot Edema Di Ruang Seruni Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang

Siti Nuratna Habibah, Dewi Nur Puspita Sari, Irda Julianida
Abstract: Latar belakang :  Gagal jantung kongestif atau Congestive Heart Failure (CHF) merupakan kelainan fungsi jantung, sehingga jantung tidak mampu memompa darah untuk memenuhi metabolisme jaringan. Gejala yang sering muncul dan… dan menjadi masalah utama dari penyakit CHF adalah edema pada kaki. Edema kaki adalah terjadinya akumulasi cairan di kaki dan tungkai yang diakibatkan oleh peningkatan volume ekstraseluler. Edema kaki dapat dikurangi dengan melakukan penatalaksanaan pemijatan pada kaki, dimana dengan pijat kaki akan menstimulasi pengeluaran cairan melalui saluran limfe sehingga menurunkan kejadian edema kaki. Tujuan : Untuk memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif terhadap pasien gagal jantung dengan Intervensi Pijat Kaki Untuk Menurunkan Foot Edema Di Ruang Seruni RSUD Kabupaten Tangerang. Metode : Terapi pijat kaki dilakukan sesuai SOP dengan waktu 10-15 menit dalam kurun waktu 3 hari. Masing-masing gerakan 15 detik. Hasil : Hasil implementasi selama 3 hari dengan intervensi penerapan terapi relaksasi pijat kaki dan berkolaborasi dengan obat lasik untuk menurunkan foot edema pada pasien gagal jantung. Didapatkan hasil penurunan hari pertama obat lasik 2 mm dan terapi pijat 2mm, hari kedua obat lasik 1 mm dan terapi pijat 2mm, hari ketiga obat lasik 1 mm dan terapi pijat 2mm, Kesimpulan : Hasil implementasi selama 3 hari dengan intervensi penerapan terapi relaksasi pijat kaki berkolaborasis obat lasik untuk menurunkan foot edema pada pasien gagal jantung. Didapatkan hasil bahwa ada penurunan secara objektif dan subjektif setelah diberikan terapi relaksasi pijat kaki secara bertahap selama 3 hari.  

Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Salam Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Di RW 007 Gebang Raya Kota Tangerang

Siti Robeatul Adawiyah, Alfika Safitri, Erna Sulandari, Siti Nuratna Habibah
Abstract: Latar Belakang : Berdasarkan pengkajian yang dilakukan didapatkan hasil terdapat 417 KK di RW 07, namum kelompok hanya mengambil 204 KK, Dimana sampel tersebut terdapat do 10 RT RW 07 Kelurahan Gebang Raya Periuk Tangerang.&#8230; ng. Pengkajian kepada keluarga dilakukan dengan cara pembagian kuesioner, observasi, wancara, dan melakukan pemeriksaan kesehatan. Didapatkan hasil Diabetes Melitus 31 orang (15,2%). Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit gangguan metabolik menahun akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif, akibatnya terjadi peningkatan konsentrasi glukosa di dalam darah atau hiperglikemia. Tujuan : Mengimplementasikan pemberian rebusan daun salam terhadap penuruna kadar gula darah kepada Masyarakat  Metode : teknik pengambilan sample menggunakan Whienshield survey. jumlah sample yang didapatkan sebanyak 31 orang. Hasil : Pada hasil uji Paired sample T-Test menunjukan hasil statsitik dengan nilai p = 0,00 < α = 0,05 bahwa ada pengaruh rebusan daun salam dengan kejadian tingkat Gula Darah Sewaktu (GDS). Kesimpulan : Adanya pengaruh pemberian rebusan daun salam terhadap penurunan kadar gula darah.    

Implementasi Keperawatan Senam Hipertensi Untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Di Wilayah Kelurahan Sangiang Jaya

Rina Puspitasari, Dwi Anjani, Sri Yuspita, Ivty Damayanti, Rini Lestari
Abstract: Latar Belakang : Dalam rangka mewujudkan kesehatan masyarakat yang optimal maka dibutuhkan perawatan kesehatan masyarakat, dimana perawatan kesehatan masyarakat itu sendiri adalah bidang keperawatan yang merupakan perpaduan&#8230; uan antara kesehatan masyarakat dan perawatan yang didukung peran serta masyarakat dan mengutamakan pelayanan promotif dan preventif secara berkesinambungan tanpa mengabaikan pelayanan kuratif dan rehabilitatif secara menyeluruh. Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dapat dimulai dari indvidu, kelompok sampai tingkat RT 04 dan RW 01. Di wilayah RW 01 KP. Gebang Sangiang Kota Tangerang terdiri dari 4 RT dengan jumlah 300 KK. Tujuan : Memberikan gambaran pelaksanaan asuhan keperawatan komunitas di RT 04 RW 01 Kecamatan Sangiang Kota Tangerang Banten. Metode : Ketidakefektifan kesehatan dengan melakukan tindakan skrining kesehatan, ketidakefektifan manajement kesehatan dengan melakukan tindakan senam hipertensi, defisiensi kesehatan komunitas dengan melakukan edukasi kesehatan tentang hipertensi dan PHBS. Hasil : Saat skrining kesehatan ada 35 warga (71%) hipertensi, 8 warga (23%) ISPA, 2 warga (6%) DBD. Sebelum senam ada 9 warga (60%) dengan tekanan darah >150 mmHg, setelah senam ada 4 warga (27%) mengalami penurunan tekanan darah. Sebelum edukasi ada 30 warga memiliki pengetahuan buruk, setelah dilakukan edukasi ada 22 warga (73%) memiliki pengetahuan baik.

Literature Review: Potensi Tumbuhan Herbal Indonesia sebagai Antidiabetes

Mutiara Ghina, Yusni Atifah
Abstract: Makanan yang dikonsumsi saat ini banyak mengandung zat-zat berbahaya bagi kesehatan dan dapat menyebabkan berbagai penyakit, salah satunya adalah diabetes melitus. Diabetes melitus adalah salah satu penyakit metabolik yang&#8230; ng ditandai dengan tingginya kadar glukosa di dalam darah di atas batas normal. Masyarakat umumnya memanfaatkan tumbuhan herbal sebagai pengobatan tradisional dalam mengatasi penyakit DM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tanaman herbal yang memiliki potensi sebagai antidiabetes sehingga dapat dimanfaatkan sebagai obat alternatif. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini berupa Literature Review Article (LRA). Sumber database menggunakan Publis or Perrish. Data yang digunakan berupa artikel jurnal yang dipublikasikan dari rentang tahun 2010 sampai 2023. Hasil literature review yang telah dilakukan terdapat 10 spesies tumbuhan yang berpotensi sebagai antidiabetes diantaranya adalah salam, sambiloto, insulin, mengkudu, mahkota dewa,  pepaya, kelor, jahe, ciplukan dan rosella. Kemampuan antidiabetes tumbuhan-tumbuhan tersebut disebabkan karena adanya senyawa metabolit seperti flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, dan terpenoid yang terdapat dalam tumbuhan mampu menurunkan kadar glukosa di dalam darah.  

Pengaruh Self Efficacy Terhadap Kepatuhan Pembatasan Cairan Pada Pasien Choronic Kidney Disease Yang Menjalani Hemodialisis Di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah

Miranti Mayasari, Siti Yartin, Moh Malikul Mulki
Abstract: Chronic kidney disease (CKD) penyakit yang disebabkan oleh kerusakan ginjal, dengan atau tanpa penurunan laju filtrasi glomerulus (GFR) yang dapat menyebabkan disfungsi ginjal progresif dan ireversibel, penurunan keluaran&#8230; n urin, komposisi darah abnormal, dan ditandai dengan GFR spesifik. Nilai ini kurang dari 60 ml/menit/1,73 m dan bertahan lebih dari 3 bulan. Ketidakmampuan pasien dalam pembatasan cairan dipengaruhi oleh rasa percaya diri yang rendah dan efikasi diri yang rendah. Efikasi diri adalah suatu bentuk kepercayaan terhadap kemampuan individu untuk mengatur dan melakukan tindakan untuk mencapai tujuan tertentu agar IDWG tetap dalam batas normal. Tujuan pada penelitian ini menganalisis adanya Pengaruh Self Efficacy Terhadap Kepatuhan Pembatasan Cairan Pada Pasien CKD Yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan observasional analitik dengan metode pendekatan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel dalam nonprobability sampling yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel 55 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Self Efficacy dan kuesioner Kepatuhan Pembatasan Cairan. Hasil uji Fisher Exact Test di peroleh nilai p = 0.019. Simpulan pada penelitian ini ada hubungan antara self efficacy dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis di RSUD Undata Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Saran diharapkan perawat dirumah sakit khususnya diunit hemodialisis untuk lebih meningkatkan self efficacy pasien HD dalam pambatasan asupan cairan  untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik.

Hubungan Pengetahuan dan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Lambunu 2 Kecamatan Bolano Lambunu

Tiara Frisky Karmelia, Sringati, Katrina Feby Lestari
Abstract: Program Puskesmas Lambunu 2 yaitu mengadakan Posyandu memantau pertumbuhan balita diantaranya melalui penimbangan dan pengukuran serta pengisian KMS, pemberian vitamin A, Praktek Pemberian Makan Bayi dan Anak, pendidikan&#8230; gizi ibu dan balita, minum tablet tambah darah bersama untuk mengatasi anemia pada remaja putri, penyuluhan pada kelas ibu hamil. Program yang sudah dijalankan oleh Puskesmas Lambunu 2 sudah berjalan dengan baik sesuai aturan yang ada, hanya saja yang menjadi penghambat dalam program ini yaitu orang tua yang kurang paham mengenai program tersebut, masih sedikitnya orang tua yang mau meluangkan waktunya untuk program tersebut. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Hubungan Pengetahuan dan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lambunu 2 Kecamatan Bolano Lambunu. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini balita stunting di Puskesmas Lambunu berjumlah 37 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu Total Sampling. Analisis data menggunakan Uji  Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian  pola asuh orang tua sebagian besar cukup berjumlah 26 orang (70,3%),  kejadian stunting sebagian besar pendek berjumlah 34 orang (91,9%), pengetahuan sebagian besar cukup berjumlah 30 orang (81,1%). Pengetahuan diperoleh p-value 0,005 dan pola asuh diperoleh p-value 0,021. Sehingga disimpulkan bahwa terdapat ada hubungan antara pengetahuan  dan  pola asuh  orang tua dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Lambunu 2 Kecamatan Bolano Lambunu. Saran bagi Puskesmas Lambunu 2 diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna mengenai stunting.

Pengaruh Pemberian Jus Mengkudu Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Hipertensi Di Kutabumi Pasar Kemis

Debby Vianggi Ramadhani, Siti Haeriyah, Nuryani
Abstract: Hipertensi/Tekanan Darah tinggi merupakan salah satu masalah kesehatan utama penyebab kematian didunia, faktor resiko utama penyakit ini mengarah kepada penyakit kardiovaskuler seperti serangan jantung, gagal jantung, stroke&#8230; roke dan penyakit ginjal. Untuk itu membutuhkan penangan yang tepat untuk menurunkan Tekanan Darah salah satu tanaman yang dapat di manfaatkan sebagai pengobatan alternatif adalah buah mengkudu. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pemberian jus mengkudu terhadap penurunan Tekanan Darah pada Hipertensi di Kutabumi Pasar Kemis. Metode Penelitian : Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest posttest design. Teknik sampling menggunakan tekhnik purposive sampling. Sampel sebanyak 30 responden. Penelitin ini dilakukan selama 7 hari. Hasil : Berdasarkan hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa hasil P-value sebesar 0.000<0.05. Kesimpulan : Terdapat pengaruh pemberian jus mengkudu terhadap penurunan Tekanan Darah.