Search Articles & Publications

Showing 2712 articles found for "Meningkatkan"

Implementasi Critical Path Method Pada Manajemen Konten Sebagai Media Publikasi Stmik Royal

Nasution, Mhd Sandri, Efendi, Bachtiar, Yuma, Febby Madonna
Abstract: Abstract: The development of communication technology is now used by individuals and used by government and private agencies. STMIK Royal as a college in the range also uses communication technology such as social media… and websites to convey information to students and the wider community. STMIK Royal, especially Media and Information, is the institution responsible for the content used as campus publications, and to maximize this publication, Media and Information requires a Critical Path Method in managing content. Critical Path Method is one method that can be used in content management applications because this method is time-oriented by analyzing activities that will be prioritized to be done. So that in its application this application will help the creative team of media and information to know which work to complete first and on time. Efficient use of time will have an impact on the productivity of the content produced so that it will increase insight to students and the community.   Keywords: Critical Path Method; Content Management; Publication.     Abstrak: Perkembangan teknologi komunikasi kini tak hanya digunakan oleh invidu tetapi juga dimanfaatkan oleh instansi pemerintahan maupun swasta. STMIK Royal sebagai perguruan tinggi yang ada di kisaran juga menggunakan teknologi komunikasi seperti media sosial dan website untuk menyampaikan informasi kepada mahasiswa dan masyarakat luas. STMIK Royal khususnya Media dan Informasi merupakan lembaga yang bertanggung jawab atas konten yang digunakan sebagai publikasi kampus, dan untuk memaksimalkan publikasi ini maka Media dan Informasi membutuhkan Critical Path Method dalam memanajemen konten. Critical Path Method merupakan salah satu metode yang dapat digunakan pada aplikasi manajemen konten karena metode ini berorientasi pada waktu dengan menganalisis kegiatan-kegiatan yang akan dijadikan prioritas untuk dikerjakan. Sehingga pada penerapannya aplikasi ini akan membantu tim kreatif media dan informasi untuk mengetahui pekerjaan mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu dan tepat waktu. Penggunaan waktu secara efisien akan berdampak pada produktifitas konten yang dihasilkan sehingga akan meningkatkan insightpada mahasiswa dan masyarakat.   Kata kunci: Critical Path Method; Manajemen Konten; Publikasi.

Penerapan Metode AHP dan Topsis dalam Penentuan Penerima Bantuan Program Keluarga Harapan

Azura, Nurul, Siagian, Yessica, Nofitri, Rika
Abstract: Abstract: The Family Hope Program (PKH) is a government program that provides cash to Very Poor Households (RTSM) based on the terms and conditions that have been established by carrying out their obligations. The purpose… e of the PKH is to reduce the number and break the poverty chain, improve the quality of human resources, and change behaviors that are less supportive of improving the welfare of the poorest groups. Determination of PKH aid recipients in the Coal Regency Social Service so far there are still shortcomings including not on target because the data of poor people is not up to date and the determination of criteria that have not been referred to the criteria that have been determined. For that, a system is needed that can help the process of determining PKH assistance recipients using the AHP and TOPSIS methods easily, quickly and precisely. This research aims to build the application of the decision support system of recipients of Family Hope Program (PKH) assistance in DinSos Coal Regency using AHP and TOPSIS methods. The results of this study can provide the best value based on predetermined criteria. Based on calculations using the AHP and TOPSIS methods, the decision was obtained that Rahmadan with a value of 1 and Nurul Ha with a value of 0.48 that deserved to be recommended as a recipient of PKH assistance.   Keyword: AHP; TOPSIS; Help; Family Hope Program             Abstrak: Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan suatu program pemerintah yang memberikan uang tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan dengan melaksanakan kewajibannya. Adapun tujuan dari PKH tersebut untuk mengurangi angka dan memutus rantai kemiskinan, meningkatkan kualitas SDM, serta mengubah perilaku yang kurang mendukung peningkatan kesejahteraan dari kelompok paling miskin. Penentuan penerima bantuan PKH pada Dinas Sosial Kabupaten Batu Bara selama ini masih terdapat kekurangan diantaranya yaitu tidak tepat sasaran yang disebabkan data warga miskin tidak up to date dan penentuan kriteria-kriteria yang belum mengacu pada kriteria yang telah ditentukan. Untuk itu diperlukan sistem yang dapat membantu proses penentuan penerima bantuan PKH menggunakan metode AHP dan TOPSIS dengan mudah, cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk membangun aplikasi sistem pendukung keputusan penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) pada DinSos Kabupaten Batu Bara menggunakan metode AHP dan TOPSIS. Hasil penelitian ini dapat memberikan perangkingan nilai terbaik berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Berdasarkan perhitungan dengan menggunakan metode AHP dan TOPSIS didapat keputusan bahwa Rahmadan dengan nilai 1 dan Nurul Ha dengan nilai 0.48 yang layak direkomendasi sebagai penerima bantuan PKH.   Kata kunci: AHP; TOPSIS; Bantuan; Program Keluarga Harapan  

Analisa Algoritma Apriori dengan Association Rule Untuk Rekomendasi Promosi Produk Elektronik Di Toko UD Surya Kisaran

Margolang, Yustika, Helmiah, Fauriatun, Mardalius, Mardalius
Abstract: Abstract: Data Mining is a term used to describe the processes in each itemset to be able to find the results of each item. Analysis is used to determine the promotion of electronic products, namely the a priori algorithm… m association rules, therefore UD Surya Elektronik Shop for increasing sales results must have other strategies to be able to improve the sales system. One way is to determine the goods to be promoted to consumers. The collection of sales data that is owned can actually be processed using data mining to see customer buying patterns, with data mining for large data it will not be wasted and can be useful so that it can provide benefits to the company. In this study, the data processing uses the Apriori Algorithm, which is a data mining method that aims to find association patterns based on purchasing patterns made by consumers, so that it can be seen which items are often purchased simultaneously.  Kata Kunci : Data Mining, Apriori Algorithms, Product Promotion     Abstrak: Data Mining adalah suatu istilah yang digunakan untuk menguraikan proses-proses di setiap itemset untuk dapat menemukan hasil setiap item-item nya, Analisa yang digunakan untuk menentukan promosi produk-produk elektronik yaitu dengan aturan asosiasi algoritma apriori, oleh karena itu Toko UD Surya Elektronik untuk meningkatkan hasil penjualan maka harus memiliki strategi lain untuk dapat meningkatkan sistem penjualannya. Salah satunya adalah dengan menentukan barang yang akan dipromosikan kepada konsumen. Kumpulan data penjualan yang dimiliki sebenarnya dapat diolah menggunakan data mining untuk melihat pola pembelian pelanggan, dengan data mining untuk data yang besar tidak akan terbuang begitu saja dan dapat bermanfaat sehingga dapat memberikan keuntungan kepada perusahaan. Pada penelitian ini, proses pengolahan data menggunakan Algoritma Apriori yang merupakan salah satu metode data mining yang bertujuan untuk mencari pola assosiasi berdasarkan pola pembelian yang dilakukan oleh konsumen, sehingga bisa diketahui item-item barang apa saja yang sering dibeli secara bersamaan.   Kata Kunci : Data Mining, Algoritma Apriori, Promosi Produk.

Analisis Komoditas Padi Pascapanen Berbasis E-SCM Studi Kasus Kilang Padi Sumber Rezeki

Dewi, Afrianti, Azhar, Zulfi, Fauziah, Rizky
Abstract: Abstrct :  The object of this research is the Sumber Rezeki Rice Refinery which produces rice in Taman Sari, Kec.Pulo Bandring. This Rice Refinery in the processing of supply chain management that has been done can increase… ease the amount of profit and market share by purchasing rice. Aspects of analysis that occur produce effectiveness and efficiency together in one flow cycle. The use of observations and discussions in the field and designing an application system so that it is able to cope with the rice supply that occurs and predict the rice stock that must be provided by the Sumber Rezeki Rice Refinery.    Keywords: a source of sustenance; predictions; scm; application system; rice stock.     Abstrak : Objek pada penelitian ini adalah pada Kilang Padi Sumber Rezeki yang berproduksi beras di Taman Sari, Kec.Pulo Bandring. Kilang Padi ini dalam pengolahan supply chain management yang telah dilakukannya dapat meningkatkan jumlah keuntungan dan pangsa pasar dengan melakukan pembelian beras. Aspek analisis yang terjadi menghasilkan keefektifan dan keefesienan  bersama-sama dalam satu siklus aliran. Penggunaan observasi dan diskusi di lapangan serta melakukan  perancangan sistem aplikasi sehingga mampu menanggulangi persediaan beras yang terjadi dan memprediksi stok beras yang harus disediakan oleh Kilang Padi Sumber Rezeki.   Kata kunci : Kilang padi sumber rezeki; prediksi; scm; sistem aplikasi; stok beras.

Analisis Penyakit Pada Tanaman Cabai Dengan Metode Case Based Reasoning Berbasis Web

Ernawati, Desi, Yusda, Riki Andri, Putra, Guntur Maha
Abstract: Abstract:Chili is a production cropthatis much needed by the  community. Good care is needed to increase the production of chili plants. Production of chili plants will decrease if the types of diseases that attack are not… not considered. To find out about chili plant diseases, farmers only look at the disease without knowing the symptoms that appear beforehand so that it will affect the production of chili plants.So that we need experts who understand the symptoms of disease in chili plants.The existence of experts can be replaced by a system designed to detect symptoms of disease in chili plants.The expert system to be designed is web-based using the case-based reasoning method.This expert system is expected to help increase the productivity of chili plants.             Keywords:expert system; chili; case-based reasoning; chili plants.     Abstrak:Cabai merupakan tanaman produksi yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Untuk meningkatkan produksi tanaman cabai diperlukan perawatan yang baik. Produksi dari tanaman cabai akan menurun jika tidak diperhatikan jenis penyakit yang menyerang. Untuk mengetahui penyakit tanaman cabai para petani hanya melihat penyakitnya saja tanpa mengetahui terlebih dahulu gejala yang muncul sehingga akan mempengaruhi hasil produksi tanaman cabai. Sehingga diperlukan pakar yang mengerti mengenai gejala penyakit pada tanaman cabai. Keberadaan pakar bisa digantikan oleh sebuah sistem yang dirancang untuk mendeteksi gejala penyakit pada tanaman cabai. Sistem pakar yang akan dirancang berbasis web dengan menggunakan metode case base reasoning. Sistem pakar ini nantinya diharapkan membantu untuk peningkatan produktivitas tanaman cabai.   Kata kunci:sistem pakar; cabai; casebasereasoning; tanaman cabai.

Cultivating Intercultural Communication Through The Indonesian Language and Cultural Understanding for Misamis University Students

Turistiati, Ade Tuti, Intan Saputri, Apik Anitasari, Saputra , Farrel Ega, Pratama, Dimas Rizky
Abstract: Abstract: This community service aimed to improve participants from Misamis University, Philippines' understanding of Indonesian culture, the Indonesian language and the position of English used in Indonesia. The program… was conducted through two online training sessions via Zoom meetings. The implementation followed five stages: Training Needs Analysis, Planning, Training Implementation, Evaluation, and Documentation. The Training Needs Analysis identified participants’ needs related to Indonesian cultural knowledge. Based on the findings, training materials and learning activities were designed during the planning stage. The implementation stage consisted of interactive sessions introducing Indonesian cultural diversity, traditions, and values. Evaluation was conducted through participant feedback and assessment of learning outcomes, while documentation recorded the entire process and results. The findings demonstrated that the program effectively enhanced participants’ understanding of Indonesian culture. Evaluation results revealed that 92% of participants indicated that they were motivated, felt confident, and developed a positive self-image regarding their understanding and appreciation of Indonesian culture. These results suggest that online cultural training can be an effective way to promote cultural awareness and empower participants to engage more confidently with Indonesian cultural values. Keywords: cultural understanding; indonesian language; intercultural communication; misamis university; philippines.   Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta dari Misamis University mengenai budaya Indonesia, bahasa Indonesia, serta posisi bahasa Inggris yang digunakan di Indonesia. Program ini dilaksanakan melalui dua sesi pelatihan daring menggunakan Zoom Meeting. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui lima tahapan, yaitu: Analisis Kebutuhan Pelatihan (Training Needs Analysis), Perencanaan, Pelaksanaan Pelatihan, Evaluasi, dan Dokumentasi. Tahap Analisis Kebutuhan Pelatihan dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan peserta terkait pengetahuan tentang budaya Indonesia. Berdasarkan hasil analisis tersebut, materi pelatihan dan aktivitas pembelajaran dirancang pada tahap perencanaan. Tahap pelaksanaan terdiri atas sesi-sesi interaktif yang memperkenalkan keberagaman budaya, tradisi, dan nilai-nilai yang dimiliki Indonesia serta bahasa Indonesia. Selanjutnya, evaluasi dilakukan melalui umpan balik peserta dan penilaian hasil belajar, sedangkan dokumentasi digunakan untuk merekam seluruh proses dan hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai budaya Indonesia. Hasil evaluasi mengungkapkan bahwa 92% peserta menyatakan termotivasi, merasa lebih percaya diri, serta mengembangkan citra diri yang positif terkait pemahaman dan apresiasi mereka terhadap budaya Indonesia. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan budaya secara daring dapat menjadi metode yang efektif untuk meningkatkan kesadaran budaya serta memberdayakan peserta agar lebih percaya diri dalam memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai budaya Indonesia. Kata Kunci: bahasa indonesia; komunikasi antarbudaya; misamis university; pemahaman budaya; philippines

Peningkatan Kualitas Air Mata Untuk Mendukung Sekolah Adiwiyata di SMPN 1 Cangkringan

Putri, Yandhia Febrina, Adilasana, Rahmad Setya, Anggreani, Della, Puspita Dewi, Miftasyafani Winda, Ariyati, Dwi, Bhakty, Tania Edna
Abstract: Abstract: Clean water availability plays an important role in supporting sanitation, environmental health, and educational activities in schools. SMP Negeri 1 Cangkringan has a natural spring water source containing iron… (Fe) levels of 1–2 mg/L, exceeding the water quality standard stipulated in Indonesian Ministry of Health Regulation No. 32 of 2017. This community service program aimed to improve water quality through the implementation of a simple treatment system based on aeration, sedimentation, and filtration, while also supporting the Adiwiyata School Program. The implementation method applied a participatory approach involving teachers, students, and educational staff through several stages, including identification of water quality problems, initial water quality testing, design of aeration and filtration systems, installation of the water treatment unit, post-treatment water quality testing, as well as monitoring and evaluation of program sustainability. The filtration system utilized gravel, silica sand, activated carbon, and zeolite stone as filter media. Water quality testing was conducted before and after treatment to evaluate the effectiveness of Fe reduction. The results showed that the aeration and filtration system successfully reduced Fe concentrations from 1–2 mg/L to 0.5–1 mg/L with an efficiency of 50–75%, thereby meeting the hygiene and sanitation water quality standards. In addition, the program enhanced environmental awareness among school members through practice-based learning activities.             Keywords: aeration; community service; filtration; iron (Fe); spring water quality; sustainability education.   Abstrak: Ketersediaan air bersih memiliki peran penting dalam mendukung sanitasi, kesehatan lingkungan, dan aktivitas pendidikan di sekolah. SMP Negeri 1 Cangkringan, Yogyakarta memiliki sumber mata air alami dengan kandungan zat besi (Fe) sebesar 1–2 mg/L yang melebihi baku mutu berdasarkan Permenkes RI No. 32 Tahun 2017. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas air melalui penerapan sistem pengolahan sederhana berbasis aerasi, sedimentasi, dan filtrasi sekaligus mendukung program Sekolah Adiwiyata. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan guru, siswa, dan tenaga kependidikan melalui tahapan identifikasi permasalahan kualitas air, pengujian awal kualitas air, perancangan sistem aerasi dan filtrasi, implementasi instalasi pengolahan air, pengujian kualitas air pasca pengolahan, serta monitoring dan evaluasi keberlanjutan program. Sistem filtrasi menggunakan media kerikil, pasir silika, arang aktif, dan batu zeolit. Pengujian kualitas air dilakukan sebelum dan sesudah pengolahan untuk mengetahui efektivitas penurunan kadar Fe. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem aerasi dan filtrasi mampu menurunkan kadar Fe dari 1–2 mg/L menjadi 0,5–1 mg/L dengan efisiensi sebesar 50–75%, sehingga memenuhi baku mutu air higiene sanitasi. Program ini juga meningkatkan kesadaran lingkungan warga sekolah melalui pembelajaran berbasis praktik. Kata kunci: aerasi; filtrasi; pengabdian kepada masyarakat; peningkatan kualitas air; Sekolah Adiwiyata; zat besi (Fe).

Digital Report Dalam Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Pada Bimbingan Belajar Bright Education Kisaran

Dalimunthe, Ruri Ashari, Loebis, Iin Almeina, Gusti Rivaldi, Muhammad
Abstract: Abstrak: Digital reports are technology-based reporting systems that function to record, process, and present information on students’ learning progress in a structured and real-time manner. This study aims to analyze the… the implementation of digital reports in improving the quality of educational services at the Bright Education tutoring institution in Kisaran. The method used is a descriptive approach by examining the utilization of digital systems in the students’ academic reporting process. The results of the study indicate that the use of digital reports is able to enhance transparency, administrative efficiency, and learning effectiveness. Through this system, data such as attendance, practice scores, evaluation results, and students’ learning progress can be well documented and accessed by various parties, including administrators, tutors, students, and parents. The implementation of the program at Bright Education Tutoring Institution has shown positive results and provided a significant impact on improving the quality of educational services. After the implementation of mentoring programs and the utilization of digital reports, the institution experienced improvements in academic data management, learning administration, and monitoring of student development in a more effective and structured manner. The activities carried out at Bright Education Tutoring Institution have successfully supported the transformation of educational administration toward a more modern, effective, and efficient system, thereby improving the quality of educational services within the tutoring environment. The activities carried out at Bright Education Tutoring successfully supported the transformation of educational administration into a more modern, effective, and efficient system through the implementation of digital reports. This innovation improved service quality, transparency, and students’ learning outcomes sustainably. Kata kunci: tutoring institution; digital report; information System   Abstract: Digital report merupakan sistem pelaporan berbasis teknologi yang berfungsi untuk merekam, mengolah, dan menyajikan informasi perkembangan belajar siswa secara terstruktur dan real-time. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan digital report dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan pada lembaga bimbingan belajar Bright Education Kisaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan mengkaji pemanfaatan sistem digital dalam proses pelaporan akademik siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan digital report mampu meningkatkan transparansi, efisiensi administrasi, serta efektivitas pembelajaran. Melalui sistem ini, data seperti kehadiran, nilai latihan, hasil evaluasi, dan progres pemahaman siswa dapat terdokumentasi dengan baik dan diakses oleh berbagai pihak, termasuk pengelola, tutor, siswa, dan orang tua. Pelaksanaan program pada mitra Bimbingan Belajar Bright Education menunjukkan hasil yang positif dan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan. Setelah diterapkannya program pendampingan dan pemanfaatan digital report, mitra mengalami peningkatan dalam pengelolaan data akademik, administrasi pembelajaran, serta monitoring perkembangan siswa secara lebih efektif dan terstruktur. Kegiatan pada mitra Bimbingan Belajar Bright Education berhasil mendukung transformasi administrasi pendidikan menjadi lebih modern, efektif, dan efisien melalui penerapan digital report. Inovasi ini meningkatkan kualitas layanan, transparansi, dan hasil belajar siswa secara berkelanjutan. Keywords: bimbingan belajar; rapor digital; sistem informasi

Pendampingan Budidaya Alpukat Menuju Santripreneur GO GREEN di PONPES Irsyaduth Tholabah Padangan

Fauziyah, Ririn, Cahyono, Eko Arief, Zaenal Abidin, Muhammad, Dyana, Burhanatut
Abstract: Abstract: The problem faced by Ponpes Irsyaduth Tholabah Padangan is the limited knowledge and skills of the students in efficient and environmentally friendly avocado cultivation. Many students are not familiar with sustainable… tainable farming methods, so they still rely on traditional ways that are less efficient and potentially harmful to the environment. In addition, the lack of understanding of agricultural business management and digital marketing is also another problem in optimizing agricultural yields. This activity aims to increase the entrepreneurial capacity of the students through avocado cultivation as an environmentally friendly and sustainable economic potential. This program is implemented at Ponpes Irsyaduth Tholabah, Padangan, Bojonegoro Regency, with a participatory and educational approach. The main focus of the mentoring includes the transfer of knowledge about avocado cultivation techniques, agribusiness management, and the strengthening of entrepreneurial spirit based on Islamic values. Through a series of training and field practice, the students not only gain technical skills in planting avocados, but are also able to design business models that support the go green principle. The steps of activity implementation are as follows: a) Activity location survey, b) Pre-Test, c) Avocado Cultivation and Digital Marketing Training, d) Post-Test. The results of the activities show an increase in students' understanding of sustainable farming concepts and the emergence of small business initiatives based on agricultural products. This program is expected to become the embryo for producing a generation of students who are economically independent and concerned about environmental sustainability. Keywords: avocado farming; go green; santripreneur; sustainable economy   Abstrak: Permasalahan yang dihadapi oleh Ponpes Irsyaduth Tholabah Padangan adalah terbatasnya pengetahuan dan keterampilan santri dalam budidaya alpukat yang efisien dan ramah lingkungan. Banyak santri yang belum terbiasa dengan metode pertanian yang berkelanjutan, sehingga masih mengandalkan cara-cara tradisional yang kurang efisien dan berpotensi merusak lingkungan. Selain itu, kurangnya pemahaman tentang manajemen usaha pertanian dan pemasaran digital juga menjadi permasalahan lain dalam mengoptimalkan hasil pertanian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kewirausahaan santri melalui budidaya alpukat sebagai potensi ekonomi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Program ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Irsyaduth Tholabah, Padangan, Kabupaten Bojonegoro, dengan pendekatan partisipatif dan edukatif. Fokus utama pendampingan mencakup transfer pengetahuan tentang teknik budidaya alpukat, pengelolaan agribisnis, serta penguatan semangat kewirausahaan berbasis nilai-nilai keislaman. Melalui serangkaian pelatihan dan praktek lapangan, santri tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis dalam menanam alpukat, tetapi juga mampu merancang model usaha yang mendukung prinsip go green. Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan sebagai berikut: a) Survey lokasi Kegiatan, b) Pre-Test, c) Pelatihan Budidaya Alpukat dan Pemasaran Digital, d) Post-Test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri terhadap konsep pertanian berkelanjutan dan munculnya inisiatif usaha kecil berbasis hasil pertanian. Program ini diharapkan menjadi embrio lahirnya generasi santri yang mandiri secara ekonomi dan peduli terhadap kelestarian lingkungan. Kata kunci: budidaya alpukat; ekonomi berkelanjutan; go green; santripreneur

Pelatihan Canva Untuk Media Pembelajaran Audio Visual Guru SMK Negeri 1 Rambah Samo

Muslim, Chandra, Detri Amelia, Dwiana, Ari Aprilia, Wahyudi, Sri, Santosa, Firman, Ridwan
Abstract: Abstract: The rapid development of digital technology has encouraged teachers to adapt learning practices through the use of innovative and engaging instructional media. However, many teachers still experience limitations… s in developing audio-visual learning media that are pedagogically appropriate and easy to produce. This community service activity aimed to improve teachers’ digital competence in developing audio-visual learning media using Canva at SMK Negeri 1 Rambah Samo. The activity was conducted from August to December 2025 through a training and mentoring approach. The implementation stages consisted of needs identification, material delivery, demonstration, guided practice, product review, and evaluation. Evaluation was carried out through pre-test and post-test questionnaires, observation of participants’ practice, and assessment of the learning media products developed by teachers. The results showed an increase in teachers’ understanding from 46% before the training to 84% after the training, indicating an improvement of 38%. In addition, 88% of participants were able to produce audio-visual learning media adapted to their respective subjects. The training also encouraged collaboration among teachers and increased their confidence in applying digital media in classroom instruction. This program demonstrates that practical and continuous Canva-based training can support teachers in creating more interactive, relevant, and meaningful learning experiences in vocational schools. Keywords: canva; audio visual; teacher training; digital competence; learning media.   Abstrak: Perkembangan teknologi digital menuntut guru untuk mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif melalui pemanfaatan media pembelajaran yang menarik dan relevan. Namun, masih banyak guru yang menghadapi keterbatasan dalam mengembangkan media pembelajaran audio visual yang mudah dibuat dan sesuai dengan kebutuhan pedagogis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital guru dalam membuat media pembelajaran audio visual berbasis Canva di SMK Negeri 1 Rambah Samo. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus sampai Desember 2025 melalui pendekatan pelatihan dan pendampingan. Tahapan kegiatan mencakup identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, demonstrasi, praktik terbimbing, review produk, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui angket pre-test dan post-test, observasi praktik, serta penilaian produk media pembelajaran yang dihasilkan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru dari 46% sebelum pelatihan menjadi 84% setelah pelatihan, dengan peningkatan sebesar 38%. Selain itu, sebanyak 88% peserta berhasil menghasilkan media pembelajaran audio visual sesuai dengan mata pelajaran masing-masing. Kegiatan ini juga mendorong kolaborasi antarguru dan meningkatkan kepercayaan diri dalam menerapkan media digital di kelas. Dengan demikian, pelatihan berbasis praktik dan pendampingan terbukti efektif dalam mendukung inovasi pembelajaran dan penguatan kompetensi digital guru di sekolah kejuruan. Kata kunci: canva; media audio visual; pelatihan guru; kompetensi digital; pembelajaran.