Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa kelas III SD Negeri 1 tatura. Sebagian besar siswa belum mencapai ketuntasan minimal pada pelajaran pendidikan agama Hindu.Penelitian…
ian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa kelas III SD negeri 1 tatura dengan penerapan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK),yang dilaksanakan dalam 2 siklus.Subyek dalam penelitian ini siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Tatura tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 20 orang.
Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriftif kuantitatif .Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa pada siklus I skor rata-rata hasil belajar dengan kategori rendah. Nilai rata-rata prestasi belajar siswa pada siklus I yaitu 76,00 dengan ketuntasan klasikal 70%, daya serap 76,00 %. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan ,rata-rata prestasi belajar menjadi 81,75 ketuntasan klasikal menjadi 95 % dan daya serap menjadi 81,75 %. Dan hasil analisis hasil belajar siklus I dan II mengalami peningkatan nilai rata-rata prestasi belajar sebesar 5,75 ketuntasan klasikal sebesar 25 % daya serap sebesar 5,75% dengan penerapan pembelajran kooperatif tipe think pair share.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan penerapan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share dapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Hindu. Diajukan saran kepada pihak terkait sebagai berikut (1) Guru Pendidikan Agama Hindu agar mencoba menerapkan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share (2) Peneliti lain diharapkan mengadakan penelitian lanjutan terkait dengan penerapan model pembelajaran yang inovatif.
Abstract:Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan Hasil Belajar siswa dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu Materi Panca Yajna Malalui penerapan Model Pembelajaran “Problem Based Learning” siswa kelas 5 SD Negeri 3 Beraban …
eraban tahun pelajaran 2023/2024 Tujuan penelitian ini dilaksanakan yaitu untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang mana menggunakan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi/pengamatan dan refleksi pada setiap siklusnya memfokuskan pencarian datanya menggunakan tes hasil belajar dan melaksanakan analisis dengan analisis deskriptif. Setelah dilakukan refleksi, terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari rata-rata nilai 69,90 meningkat menjadi 73,12 rata- rata kelasnya pada siklus I dan pada siklus II meningkat menjadi 81,40. Ketuntasan belajar juga terjadi peningkatan dari awalnya 64,00 % menjadi 72,00 % pada siklus I dan 92,00 % pada siklus II. Data tersebut menunjukkan keberhasilan pelaksanaan penelitian sesuai indikator yang direncanakan. Akhirnya peneliti berkesimpulan bahwa Penerapan Model Problem Based Learning (Pbl) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu Materi Panca Yajna Kelas 5 SD Negeri 3 Beraban
Abstract:Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan Hasil Belajar siswa dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu Materi Tri Guna Malalui penerapan Model Pembelajaran “Problem Based Learning” siswa kelas XII UPT SMAN 4 Wajo tahun…
o tahun pelajaran 2023/2024 Tujuan penelitian ini dilaksanakan yaitu untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang mana menggunakan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi/pengamatan dan refleksi pada setiap siklusnya memfokuskan pencarian datanya menggunakan tes hasil belajar dan melaksanakan analisis dengan analisis deskriptif. Setelah dilakukan refleksi, terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari rata-rata nilai 69,90 meningkat menjadi 73,12 rata- rata kelasnya pada siklus I dan pada siklus II meningkat menjadi 81,40. Ketuntasan belajar juga terjadi peningkatan dari awalnya 64,00 % menjadi 72,00 % pada siklus I dan 92,00 % pada siklus II. Data tersebut menunjukkan keberhasilan pelaksanaan penelitian sesuai indikator yang direncanakan. Akhirnya peneliti berkesimpulan bahwa Penerapan Model Problem Based Learning (Pbl) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu Materi Tri Guna kelas XII semester 1 tahun ajaran 2023/2024 UPT SMAN 4 Wajo
Abstract:Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X SMAN Olahraga Tadulako Palu semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024 melalui penerapan model…
pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan LKS dalam pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN Olahraga Tadulako Palu berjumlah 32 orang terdiri dari 16 orang siswa laki-laki dan 16 orang siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan masing- masing siklus terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan tes, selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif berdasarkan nilai rata-rata, daya serap dan kriterium ketuntasan belajar. Adapun hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: rata-rata prestasi belajar peserta didik pada siklus I adalah 76,88 dengan daya serap 76,88% dan ketuntasan klasikal 53,13%. Pada siklus II rata-rata prestasi belajar siswa adalah 82,97 dengan daya serap 82,97% dan ketuntasan klasikal 87,50%. Berdasarkan hasil yang diperoleh tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis lembar kerja siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X SMAN Olahraga Tadulako Palu Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024 dan disarankan kepada guru pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti untuk menerapkan model Pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan lembar kerja siswa dalam pembelajaran pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti sebagai upaya meningkatkan prestasi belajar siswa.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa SMP Negeri Satu Atap Negeri 2 Sausu kls VII Semester I melalui penerapan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2023/2024 Penelitian…
itian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri Satu Atap Negeri 2 Sausu tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 11 orang Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif.
Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran STAD ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77 24 Dengan rincian 7 siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan sekolah standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas Daya serap siswa 77 24 %, ,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85 71% Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama Hindu untuk kelas IV adalah 75,dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kooperatif Type STAD dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa Kelas VII SMP Negeri Satu atap Negeri 2 Sausu tahun pelajaran 2023/2024 Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran
Abstract:• Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini berdasarkan pada penelitian upaya meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe TPS di SMP Negeri 1 Mamosalato. Adapun Tujuan penelitian…
enelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe TPS dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Mamosalato. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah nilai hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe TPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari indikator persentase siswa yang mengikuti pembelajaran mengalami peningkatan. Persentase hasil belajar siswa pada siklus I rata-rata persentasenya adalah 37,5 %. Pada siklus II persentase rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 87,5 %. Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe TPS pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Negeri 1 Mamosalato tahun pelajaran 2023-2024.
Abstract:Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan Hasil Belajar siswa dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu Materi Yadnya Dalam Cerita Mahabarata Malalui penerapan Model Pembelajaran “Problem Based Learning” siswa kelas…
las XI P1A SMA Negeri 1 Torue tahun pelajaran 2023/2024 Tujuan penelitian ini dilaksanakan yaitu untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang mana menggunakan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi/pengamatan dan refleksi pada setiap siklusnya memfokuskan pencarian datanya menggunakan tes hasil belajar dan melaksanakan analisis dengan analisis deskriptif. Setelah dilakukan refleksi, terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari rata-rata nilai 69,90 meningkat menjadi 73,12 rata- rata kelasnya pada siklus I dan pada siklus II meningkat menjadi 81,40. Ketuntasan belajar juga terjadi peningkatan dari awalnya 64,00 % menjadi 72,00 % pada siklus I dan 92,00 % pada siklus II. Data tersebut menunjukkan keberhasilan pelaksanaan penelitian sesuai indikator yang direncanakan. Akhirnya peneliti berkesimpulan bahwa Penerapan Model Problem Based Learning (Pbl) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu Materi Yadnya dalam cerita Mahabarat siswa Kelas XI P1A SMA Negeri 1 Torue Kec.Torue Kab. Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah.
Abstract:Dalam kondisi lingkungan pendidikan keluarga memiliki peran penting di dalam keberhasilan pendidikan. Dalam keluarga tentu akan ada orang tua, saudara, bahkan teman sebaya atau saudara sebaya yang memiliki perbedaan beberapa…
beberapa tingkat kelas tentunya memiliki pengetahuan lebih. Dalam arti luas sumber belajar tidak harus selalu dari guru melainkan juga sumber belajar dari orang lain, seperti sumber belajar dari teman sekelas atau temannya di rumah yang memiliki kemampuan lebih untuk mengajarkan kepada temannya. Sumber belajar teman sebaya ini disebut Peer Lessons. Penerapan model pembelajaran Peer Lessons dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dapat meningkatkan prestasi/hasil belajar siswa SD Negeri Bau. Prestasi/hasil belajar siswa meningkat dari tingkat penguasaan materi dengan Rata-rata sebesar 74,5 atau Daya Serap 74,5% dan Ketuntasan Klasikal sebesar 77,2% dengan kategori Cukup Baik pada tahap observasi pada Siklus I, menjadi meningkat dengan Rata-rata sebesar 85,5 atau Daya Serap 85,5% dan dengan Ketuntasan Klasikal sebesar 100% dalam kategori Amat Baik pada tahap Siklus II.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik kelas IV B SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh. Dapat dilihat dari proses pembelajaran, peserta didik mengalami kesulitan memahami materi pada mata pelajaran…
lajaran IPAS karena kurangnya penerapan model pembelajaran yang tepat. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV B menggunakan model Project Based Learning berbasis TPACK. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV B SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh Kabupaten Solok Selatan pada semester I tahun ajaran 2024/2025. Penelitian dilaksanakan dengan 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Penelitian ini berhasil menunjukkan peningkatan hasil belajar dari siklus I 59,6% menjadi 84,7% pada siklus II, dengan persentase peningkatan sebesar 25,1%. Hasil pengamatan aktivitas pendidik menunjukkan peningkatan dari siklus I 77,2% menjadi 92,4% pada siklus II, dengan persentase peningkatan sebesar 15,2%. Hasil pengamatan aktivitas peserta didik menunjukkan peningkatan dari siklus I 68,2% menjadi 87,9% pada siklus II, dengan persentase peningkatan sebesar 19,7%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning berbasis TPACK berhasil dalam peningkatan hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV B SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh.
Abstract:Proses pembelajaran dilaksanakan di kelas IV SDN 12 Pinang Awan Kecamatan Pauh Duo Kabupaten Solok Selatan, terdapat kesulitan dalam belajar disebabkan karena penggunaan model pembelajaran kurang tepat, materi sulit dipahami…
hami oleh peserta didik sehingga mengakibatkan hasil belajar peserta didik menjadi rendah. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Untuk mengatasi masalah tersebut peneliti sudah meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model Cooperative Script di kelas IV SDN 12 Pinang Awan. Penelitian dilaksanakan dua siklus, subjek penelitian yaitu peserta didik kelas IV SDN 12 Pinang Awan sebanyak 13 orang, dilaksanakan semester ganjil tahun pelajaran 2024/2025, data digunakan dalam penelitian yaitu data kuantitatif berupa persentase ketuntasan belajar, data kualitatif berupa hasil observasi aktivitas guru dan peserta didik. Setelah dilakukan penelitian selama dua siklus diperoleh hasil belajar Pendidikan Pancasila siklus I sebesar 53,85%. Meningkat pada siklus II, diperoleh sebesar 80,75%. Artinya proses pembelajaran pada siklus II dinyatakan berhasil atau meningkat sebesar 26,9%. Hasil pelaksanaan aktivitas guru dan peserta didik siklus I aspek guru diperoleh tingkat ketuntasan 68,15% dan aspek peserta didik diperoleh 59,1%, kemudian pelaksanaan aktivitas guru dan peserta didik siklus II aspek guru diperoleh ketuntasan 89,35% dan aspek peserta didik 89,35%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Cooperative Script dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.