Abstract:Dalam rangka memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam bidang pembelajaran dan managerial di sekolah, untuk melatih dan mengembangkan keguruan, serta keterampilan mengajar. Maka diadakan sebuah program untuk meningkatkan…
ingkatkan kualitas mahasiswa sebagai calon guru yakni program PKM (Pemantapan Kemampuan Mengajar). Program ini bertujuan untuk melatih calon guru melalui praktek mengajar secara nyata di sekolah. Program PKM ini dilakukan melalui beberapa tahapan yakni tahap pengamatan proses pembelajaran, latihan terbimbing dan latihan mandiri. Hasil dari program PKM umumnya berjalan dengan baik sesuai dengan program dan kegiatan yang telah dirancang. Mahasiswa mampu mengetahui proses pembelajaran secara langsung, dapat merencanakan pembelajaran dan melaksanakan proses belajar mengajar di kelas serta meningkatkan keterampilan mengajar. Dapat disimpulkan bahwa melalui program PKM, mahasiswa mampu meningkatkan hard skill maupun soft skill dalam mengajar.
Abstract:Kreativitas berperan penting dalam memfasilitasi ekspresi diri dan memberikan kepuasan pribadi, terutama bagi anak-anak yang merupakan masa depan bangsa. Pengembangan kreativitas sejak usia dini sangatlah penting. Penelitian…
tian ini fokus pada pelatihan pembuatan buket dari kawat bulu (pipe cleaner) di SD Negeri Sumurboto, yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kreativitas siswa kelas 6. Metode pelatihan yang digunakan bersifat kualitatif, dengan pendekatan terstruktur dan terorganisir, dilakukan pada 25 Juli 2024. Pelatihan ini melibatkan 56 siswa yang dibagi menjadi 14 kelompok, dengan setiap kelompok didampingi oleh anggota tim pengabdian. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik pembuatan buket bunga dari kawat bulu sebagai sarana peningkatan kreativitas. Alat dan bahan yang digunakan meliputi kertas cellophane, floral foam, tusuk sate, kawat bulu, selotip, pita, gunting, dan lem tembak. Proses pelatihan mencakup pembuatan pola bunga dari kawat bulu, perakitan dengan tusuk sate, wrapping dengan kertas cellophane, dan penyelesaian dengan pita. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa siswa menunjukkan antusiasme dan keterlibatan yang tinggi, kemampuan mereka dalam merancang dan menciptakan karya seni meningkat. Program ini tidak hanya mendorong kreativitas siswa tetapi juga menyediakan bekal keterampilan yang dapat diterapkan dalam peluang usaha di masa depan. Melalui pelatihan ini, diharapkan siswa dapat menyalurkan ide-ide kreatif mereka secara efektif dan memperoleh keterampilan baru yang berharga untuk perkembangan pribadi dan profesional mereka.
Abstract:Pohon sebagai bentuk dari pelestarian lingkungan yang perlu dibudidayakan mulai dari lingkungan sekitar Timbulun Ulu Sungai Suliti melalui Gerakan Penghijauan dengan penanaman 1.500 bibit tanaman pohon yang terdiri dari…
pohon mahani, bayu, durian dan jengkol yang melibatakan masyarakat Timbulun ulu Suliti. Target yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah meningkatakan sumber daya manusia yang sadar akan pentinya program gerakkan penghijauan dilakukan, dan diharapkan kegiatan ini bisa berkelanjutan sehingga bisa memberikan efek yang positif bagi masyarakat di Timbulun Ulu Suliti kenagarian Persiapan pakan Rabaa Utara Duo khususnya dan Kabupaten Solok Selatan Umumnya. Dari hasil kegiatan yang dilakukan dapat disimpulkan : (1) Stake holder kampus dalam hal ini Dosen dan mahasiswa STIE Widyaswara Indonesia bekerjasama dengan pihak pemerintah dan masyarakat Timbulu Ulu Suliti terlibat langgsung dalam kegiatan penanaman pohon mahoni, durian, jengkol, bayu. (2) Kegiatan penenaman pohon sudah terlaksanak dengan baik ditandai dengan penenam 1.500 bibit pohon tanaman pohon mahoni, durian, jengkol, bayu di Timbulun Ulu Sungai Suliti Kenagarian Persipan Pakan Rabaa Utar Duo Kabupaten Solok Sleatan. Saran yang dapat diberikan adalah pembinaan dan pengelolaan penanaman pohon secara berkelanjutan sebagau upaya mewujudkan kesadaran dan kecintaan terhadap lingkungan dengan bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat.
Abstract:Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Batam Kota, Kota Batam terhadap pentingnya sertifikasi halal sebagai bagian…
an dari kepatuhan hukum dan jaminan kualitas produk. Sertifikat halal menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk di pasar lokal maupun internasional, terutama di tengah semakin tingginya tuntutan konsumen terhadap kehalalan produk yang dikonsumsi. Program ini dirancang untuk memberdayakan pelaku UMKM melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan teknis dalam proses pengurusan sertifikat halal. Kegiatan dilakukan dengan menggandeng berbagai pihak terkait seperti lembaga sertifikasi halal, dinas perindustrian, serta praktisi hukum yang kompeten dalam bidang halal dan regulasi UMKM. Metode pelaksanaan program mencakup tiga tahap utama: (1) sosialisasi mengenai urgensi dan manfaat sertifikasi halal, (2) pelatihan prosedur teknis dan regulasi yang harus dipenuhi untuk mendapatkan sertifikasi, dan (3) pendampingan langsung bagi UMKM yang ingin mengajukan sertifikat halal. Peserta program juga diberikan akses informasi terkait persyaratan administrasi, persiapan dokumen, serta konsultasi berkelanjutan selama proses sertifikasi. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman di kalangan pelaku UMKM tentang pentingnya sertifikat halal dan bagaimana prosedur pengurusannya. Selain itu, beberapa UMKM telah berhasil mengajukan permohonan sertifikat halal setelah mengikuti program ini. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran hukum di kalangan pelaku UMKM serta mendorong mereka untuk berinovasi dan meningkatkan kualitas produk agar lebih kompetitif di pasar yang lebih luas. Ke depan, diharapkan semakin banyak UMKM di Batam Kota yang memiliki sertifikat halal, sehingga dapat memperluas akses pasar dan memberikan jaminan kepercayaan bagi konsumen.
Abstract:Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak lepas dari interaksi bersama lingkungannya. Dalam lingkungan kerja, individu juga akan saling bahu membahu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan agar pekerjaan yang dihadapi dapat…
t terselesaikan sesuai dengan tujuan suatu perusahaan. Dalam dasar itu, Teamwork berperan penting sebagai satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan. Individu membentuk kelompok kecil atau besar sesuai dengan tujuan pekerjaannya agar memudahkan tercapainya suatu target yang telah ditetapkan. Team work adalah suatu penggambaran antara dua individu atau lebih dalam prosesnya berkomunikasi dan mencapai kesepakatan bersama. Pada penelitian ini, dilakukan Psikoedukasi yang berbasis Seminar dengan pemberian materi kepada pegawai UPT BKD Provinsi Sulawesi Selatan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman upaya membangun super tim dalam lingkungan pekerjaan. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 9 Desember 2024 dan diikuti oleh 24 pegawai yang ada di lingkungan BKD Provinsi Sulawesi Selatan. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan Paired Sample T-Test yang menunjukkan angka 0.001 dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada peserta seminar sebelum dan setelah diberikan Psikoedukasi.
Abstract:Seiring dengan meningkat pengguna internet di Indonesia tanpa di imbangi dengan pengetahuan dan pemahaman terhadap dampak negatif dapat menimbulkan permasalahan di kalangan masyarakat. Misalnya berita bohong (hoax), isu-isu…
isu SARA dan radikalisme di internet menjadi ancaman bagi masyarakat khususnya generasi muda di masa depan. Peran masyarakat diperlukan untuk sosialisai agar terhindar dari dampak negatif penguna internet. Namun tantangan yang dihadapi adalah masih rendahnya negatif penguna internet. Namun tantangan yang dihadapi adalah masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap dampak negatif pengguna internet khusunya bagi anak.
Pradipa Saraswati Annafi’Ah, Ana Munazirotul, Tardho Hakim, Vianka Eka Saputra, Bunga Cinta, Ellyn Khumairo, Dina Prihastuti, Faris Rifki Fauzi, Muhammad Gibrail, Efi Nur Fitriya, Rizqa Ula Fahadha
Abstract:Wilayah Kabupaten Magelang masih berfokus pada intervensi penurunan angka stunting. Dalam pelaksanaannya yang dibutuhkan oleh masyarakat yaitu edukasi terkait bagaimana stunting ini dapat dicegah. Seperti masyarakat di Desa…
esa Wonogiri, Kajoran memiliki antusiasme yang cukup tinggi terhadap edukasi pencegahan stunting. Melalui kegiatan sosialisasi yang diadakan oleh Kelompok 68 KKN Untidar di Desa Wonogiri, ibu dan balita stunting telah berpartisipasi aktif dan memiliki ketertarikan yang tinggi untuk mencegah stunting bagi keluarganya. Saat dilakukan wawancara maupun dalam diskusi pencegahan stunting, individu atau kelompok ibu dengan balita stunting dapat menggali informasi terkait pengetahuan stunting dan cara mencegahnya. Dalam upaya untuk menurunkan angka stunting, peran kader posyandu untuk mendampingi dan ibu balita sendiri sangat penting untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibuktikan dengan pengolahan makanan untuk anak yang sesuai dengan gizi balita. Selain dari keterampilan pembuatan makanan untuk anak, dengan pola atau perilaku hidup masyarakat yang sehat juga perlu ditingkatkan. Dengan begitu, baik dari gizi yang masuk dalam tubuh ibu hamil maupun balita dapat selaras dengan pola perilaku hidup sehat yang menunjang kesehatan balita dan mencegahnya dari terkena stunting.
Abstract:Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tanjunganom agar mereka dapat mengembangkan ide usaha yang inovatif, meningkatkan…
n kemampuan manajerial, serta memperluas jaringan pemasaran. Program ini terpilih karena di Desa Tanjunganom memiliki potensi pada bidang UMKM dan pembibitan. Potensi yang ada pada desa ini dapat ditinjau dari beberapa komoditas yang ada, seperti komoditas pertanian, komoditas pembibitan, dan komoditas hijauan makanan ternak. Selain hal tersebut, program ini terpilih karena UMKM dan pembibitan di desa tersebut pernah mengalami penurunan pada tahun 2019–2020, sehingga untuk mengatasi hal tersebut dapat dilaksanakan pelatihan ide usaha dan pengembangan UMKM. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah persiapan: identifikasi kebutuhan dan potensi usaha di desa, koordinasi dengan pihak-pihak terkait, pelaksanaan program, monitoring dan evaluasi. Hasil dari adanya kegiatan ini adalah para pelaku UMKM dan pembibitan di Desa Tanjunganom dapat memiliki pengetahuan tentang cara mengembangkan ide usaha yang inovatif, strategi untuk memperluas jaringan pemasaran, dan cara untuk memanajerial usaha, cara pengemasan produk, legalitas usaha.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan analisis titik impas (Break Event Point/BEP) pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kerupuk cabe onang di Kota Padang. UMKM ini merupakan salah satu ikon kuliner lokal…
okal yang terkenal dengan cita rasa pedasnya dan menggunakan cabai segar dari daerah setempat. Melalui analisis mendalam terhadap biaya produksi, pendapatan penjualan, dan biaya operasional, penelitian ini berhasil menentukan titik impas produksi UMKM tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM kerupuk cabe onang perlu menjual 48 pack untuk mencapai titik impas. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa area yang dapat dilakukan perbaikan untuk meningkatkan efisiensi dan profitabilitas usaha, seperti optimalisasi penggunaan bahan baku dan diversifikasi produk. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi UMKM kerupuk cabe onang dalam pengambilan keputusan strategis dan memberikan implikasi teoritis bagi pengembangan literatur akuntansi dalam konteks UMKM di negara berkembang.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pro lingkungan dan motivasi belajar pada siswa SMPN 03 Seunuddon. Metode yang digunakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain penelitian one group pre-test post test.…
. Subjek penelitian dengan jumlah 35 responden. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner yang berbentuk skala likert. Kuesioner tersebut bertujuan untuk melihat perilaku pro-lingkungan serta motivasi belajar siswa. Hasil dari pengujian ini Terdapat beberapa hasil dari pengabdian ini, hasil pertama adalah perbedaan yang signifikan pada hasil pre-test dan post-test responden. Hasil tersebut memperlihatkan terdapat perbedaan perspektif responden sebelum dan setelah psikoedukasi. Hasil kedua adalah kebersihan pantai, keberadaan tanaman mangrove, penambahan fasilitias tong sampah, serta pengadaan infografis guna menambah pengetahuan masyarakat sekitar. Dapat di simpulkan psikoedukasi untuk meningkatkan prilaku pro-lingkungan pada pngabdian ini membawa perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test, yang berarti terdapat pengaruh antara psikoedukasi dan prilaku pro-lingkungan.