Search Articles & Publications

Showing 1157 articles found for "Etap"

Peranan Pancasila Dalam Mendukung Berkembangnya Iptek Untuk Masa Kini Dan Masa Akan Datang

Faisal Azmi, Agum Ridho Prananda, Sukma Ramadini, Widia Indah Utami, Nayla Najwa, Ade Febrianti Tambunan
Abstract: Sebagai filosofi utama negara Indonesia, Pancasila memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Ini adalah penelitian tentang bagaimana nilai-nilai Pancasila berkontribusi pada… a pengembangan dan inovasi teknologi yang berkelanjutan, bermartabat, dan bermoral. Penelitian ini menyelidiki bagaimana Pancasila dapat berfungsi sebagai landasan filosofis dan moral untuk kemajuan teknologi di Indonesia dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis literatur. Pancasila tidak sekadar menjadi filosofi statis, melainkan kerangka dinamis untuk memandu pengembangan IPTEK di era digital dan transformasi teknologi yang semakin kompleks. Studi ini menunjukkan bagaimana setiap sila dapat diterjemahkan menjadi prinsip-prinsip etis dalam inovasi teknologi, mulai dari pertimbangan moral dan spiritual hingga aspek kemanusiaan yang inklusif. Kajian mendalam menunjukkan bahwa Pancasila dapat berfungsi sebagai kompas etis 2 yang dapat mengarahkan kemajuan teknologi agar tetap selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan keberlanjutan.

Pancasila Sebagai Identitas Bangsa Di Era Globalisasi

Dilla Ramadhani, Sumaya Ananda Siagian, Syalwa Madani, Intan Lestari, Meikeysa Munthe, Anniza Zulliani
Abstract: Sebagai akibat dari dampak globalisasi terhadap budaya, sosial, ekonomi, dan politik di seluruh dunia, identitas nasional di seluruh dunia, termasuk Indonesia, menghadapi bahaya. Sebagai filosofi bangsa, Pancasila menghadapi… dapi kesulitan untuk tetap relevan di tengah perubahan dunia. Studi ini menyelidiki peran strategis Pancasila dalam mempertahankan identitas nasional dan nilai-nilainya di era globalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila dapat menjadi filter budaya yang dinamis dan menyerap perubahan dunia tanpa kehilangan jati diri Indonesia. Ini dicapai melalui metode kualitatif yang menggunakan studi literatur dan kuisioner dari masyarakat. Pancasila dapat memperkuat kohesi sosial, kebijakan publik, dan pendidikan sambil mengatasi tantangan modernisasi dan fragmentasi identitas melalui reinterpretasi kontekstual.

Pengaruh Nilai Wahdatul Ulum Dalam Membangun Etika Kesehatan Berbasis Tauhid

Ade Febriyanti Tambunan, Adilla fathimah azzahra, Fatimah Zahro, Kiki Anugrah, Lola Claudia, Meikesya Munthe, Nafisa Balqis Hrp, Noor Asninaeka Azzahra S Meliala, Rahma Yanti Lubis, Sartika Ramadani Srg, Syalwa Madani, Zahwa Aqila Maulida
Abstract: Artikel ini membahas pentingnya integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai agama dalam konteks kesehatan. Konsep Wahdatul Ulum, yang berakar pada prinsip tauhid, menekankan bahwa semua pengetahuan, termasuk ilmu kesehatan,… esehatan, harus dipandang sebagai kesatuan yang harmonis,  di mana sains dan agama saling melengkapi dan tidak terpisahkan.Penerapan nilai Wahdatul Ulum dalam etika kesehatan bertujuan untuk menciptakan praktik kesehatan yang tidak hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga memperhatikan dimensi spiritual dan moral. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan pendekatan yang lebih holistik dalam pelayanan kesehatan, di mana pasien tidak hanya disembuhkan secara fisik tetapi juga mendapatkan kesejahteraan spiritual. Melalui pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai Wahdatul Ulum, diharapkan para profesional kesehatan dapat mengembangkan karakter yang berakhlak mulia dan berwawasan luas. Ini penting untuk memastikan bahwa kemajuan dalam bidang kesehatan sejalan dengan prinsip moral dan etika yang diajarkan oleh agama Islam. Dengan demikian, Wahdatul Ulum berperan sebagai fondasi dalam membangun etika kesehatan yang komprehensif dan berkelanjutan, memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan umat manusia secara keseluruhan.

Dinamika Perkembangan Pancasila Sebagai Dasar Negara

Marzuki, Alia Zahara Syahputri, Masyrifa Zahro Hasibuan, Nurwana Serasima Harahap
Abstract: Pancasila sebagai sumber hukum bangsa Indonesia,yang terdiri dari 5 sila,Pancasila juga mengalami perkembangan agar tetap sesuai dengan kemajuan teknologi,politik,dan budaya di Indonesia.Pancasila mengatur segala unsur dari… ari bangsa Indonesia,yaitu masyarakat serta seluruh wilayah nya.Pancasila memiliki nilai nilai penting dan dijadikan sebagai tuntunan masyarakat dalam berperilaku.Maka dari itu Pancasila diartikan sebagai landasan hukum negara Indonesia. Kata Kunci: Pancasila, Orde Lama

Implementasi Nilai Pawongan Dalam Kegiatan Membuat Canang Untuk Membentuk Karakter Gotong Royong Peserta Didik Kelas VII 8 SMP Satu Atap Negeri 2 Ampibabo

Ni Wayan Suparni
Abstract: Gotong royong, sebagai salah satu nilai luhur budaya Indonesia, memiliki peran penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan saling mendukung. Nilai ini tidak hanya relevan dalam kehidupan sosial, tetapi… api juga menjadi fondasi penting dalam dunia pendidikan. "Gotong royong merupakan wujud nyata dari kebersamaan dan kesatuan masyarakat Indonesia dalam menghadapi tantangan bersama," sebagaimana diungkapkan oleh Geertz (1961) dalam penelitiannya mengenai masyarakat Jawa. Dalam konteks pendidikan, gotong royong dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan kolaboratif, di mana setiap peserta didik saling membantu untuk mencapai tujuan bersama. Namun, dalam kenyataannya, tidak semua peserta didik memahami dan menerapkan nilai gotong royong dalam proses belajar. Fenomena siswa yang egois, tidak mau membantu teman sekelas, dan selalu ingin menang sendiri semakin sering ditemukan. Menurut penelitian oleh Rachmadi (2019), "sikap egois di kalangan pelajar sering kali disebabkan oleh tekanan untuk berprestasi secara individual, sehingga mengesampingkan pentingnya kerja sama dan saling mendukung." Sikap ini tidak hanya merugikan teman sekelas, tetapi juga merugikan diri sendiri karena mereka kehilangan kesempatan untuk belajar dari orang lain dan mengembangkan keterampilan sosial yang penting. Sikap egois ini juga berdampak negatif pada dinamika kelas, di mana suasana belajar menjadi kurang kondusif dan penuh dengan persaingan yang tidak sehat. Dalam studi oleh Suryadi (2020), ditemukan bahwa "kelas dengan tingkat individualisme yang tinggi cenderung memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dan prestasi belajar yang lebih rendah." Oleh karena itu, penting untuk menemukan solusi yang dapat mendorong peserta didik untuk kembali mengutamakan kerja sama dan gotong royong dalam belajar. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah melalui pembelajaran berbasis praktik, seperti pembuatan canang sari. Canang sari, yang merupakan bagian dari tradisi Bali dalam upacara keagamaan, dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk mengajarkan nilai gotong royong. Sebagaimana dikemukakan oleh Sudarsana (2017), "melalui praktik pembuatan canang sari, siswa dapat belajar pentingnya kerjasama, tanggung jawab, dan saling menghargai peran masing-masing dalam mencapai hasil yang diinginkan." Praktikum pembuatan canang sari tidak hanya memperkenalkan siswa pada aspek budaya dan keagamaan, tetapi juga menumbuhkan keterampilan kolaboratif yang esensial dalam kehidupan sehari-hari. Proses pembuatan canang sari yang melibatkan berbagai langkah dan bahan membutuhkan kerja sama yang baik antar siswa. Sebagaimana dijelaskan oleh Ratna (2018), "setiap tahap dalam pembuatan canang sari memerlukan kontribusi dari setiap anggota kelompok, sehingga tidak ada yang bisa bekerja sendiri tanpa bantuan orang lain."

Pancasila Sebagai Dasar NKRI

Kamdani, Miftahul Jannah, Nazwa Ramadhani
Abstract: Pancasila, sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), merupakan landasan filosofis, ideologis, dan etis yang dirumuskan oleh para pendiri bangsa. Kelima sila Pancasila mencerminkan keberagaman budaya, agama,… , dan adat di Indonesia, yang disatukan dalam semangat Bhineka Tunggal Ika. Artikel ini bertujuan untuk membahas peran strategis Pancasila dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, tantangan yang dihadapi dalam penerapannya, serta solusi untuk menjaga relevansinya di era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan studi pustaka sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila berperan sebagai dasar hukum, panduan etika, dan identitas bangsa, serta memberikan arahan dalam bidang politik, pendidikan, dan sosial-budaya. Namun, tantangan seperti krisis moral, pengaruh globalisasi, dan pragmatisme politik menghambat implementasi nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pendidikan Pancasila, penegakan hukum, dan pengembangan budaya politik yang inklusif untuk memastikan penerapannya yang konsisten. Pancasila tetap relevan dalam menghadapi tantangan global dan menjaga stabilitas nasional, serta berperan sebagai solusi dalam membangun masyarakat yang adil, makmur, dan bermartabat.

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa Kelas VII SMP Negeri Satu Atap 3 Sausu Tahun Ajaran 2023/2024

Ngurah Putu Januarta
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa Kelas VII SMP Negeri Satu Atap 3 Sausu penerapan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian ini adalah Penelitian… tian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri Satu Atap 3 Sausu tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 11 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77.24 Dengan rincian 7 siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan sekolah standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas. Daya serap siswa 77.24 %, ,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85.71%. Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama Hindu untuk kelas IV adalah 75,dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kooperatif Type STAD dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa Kelas VII SMP Negeri Satu Atap 3 Sausu tahun pelajaran 2023/2024. Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran.

Efektivitas Komunikasi Pada Aplikasi Alodokter Sebagai Media Konsultasi Kesehatan Secara Online

Surya Ade Pratama, Anang Anas Azhar, Indira Fatra Deni
Abstract: Penelitian ini bertujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas komunikasi pada aplikasi Alodokter sebagai media konsultasi kesehatan secara online. Penelitian ini menggunakan teori efektivitas dan teori new media. Jenis… s penelitian pada skripsi ini yaitu kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini mnunjukan bahwasaya komunikasi yang dilakukan pada aplikasi Alodokter cukup efektif tetapi tidak semua konsultasi yang di lakukan pada aplikasi alodokter efektif. Karena dalam beberapa keluhan pasien lebih baik melakukan konsultasi secara langsung.

Pancasila Sebagai Sistem Etika Politik Dan Ideologi Negara

Kamdani, Alya Angelin, Abdul Iqbal, Muhammad Al-Ghifari Hasibuan
Abstract: Pancasila, sebagai dasar negara Republik Indonesia, memiliki peran penting sebagai ideologi dan sistem etika politik. Pancasila bukan hanya sekadar pedoman hukum dan tata pemerintahan, tetapi juga sebagai landasan moral… dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pancasila sebagai sistem etika politik dan ideologi negara yang diterapkan dalam kehidupan politik, sosial, dan kebangsaan Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, yang dilakukan melalui studi literatur dari berbagai sumber, termasuk konstitusi dan dokumen resmi negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila berfungsi sebagai pedoman moral dalam pengambilan keputusan politik, kebijakan publik, dan interaksi antar komponen bangsa. Lima sila Pancasila, yang meliputi nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial, menjadi prinsip etika yang relevan untuk membangun kehidupan politik yang adil dan beradab. Pancasila juga berperan dalam menjamin persatuan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Meskipun demikian, terdapat berbagai kendala dalam penerapannya, seperti pengaruh globalisasi, kurangnya pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, serta krisis moral dan etika yang menghambat implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya untuk memperkuat pemahaman dan implementasi Pancasila agar tujuan nasional dapat tercapai dengan lebih efektif.

Perbandingan Hasil Belajar Matematika Siswa Menggunakan Media Audio Visual Dan Media Audio Di Kelas VII MTs Nurul Hikmah Aek Gerger

Hanafi Asnan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbandingan hasil belajar matematika siswa yang menggunakan media audio visual dan media audio pada kelas VII MTs Nurul Hikmah Aek Gerger. Penelitian ini merupakan… jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs Nurul Hikmah Aek Gerger yang terdiri dari 6 kelas. Dari 6 kelas tersebut dipilih secara acak 2 kelas yaitu kelas VII-1 dengan jumlah 36 siswa sebagai kelas eksperimen A dengan media audio visual dan kelas VII-2 dengan jumlah 34 siswa sebagai kelas eksperimen B dengan media audio, dimana kedua kelas tersebut dijadikan sampel dalam penelitian. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes. Sebelum tes ini ditetapkan sebagai alat pengumpul data, terlebih dahulu dilakukan uji coba pada kelas IX SMANSA Ujung Padang untuk melihat validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya beda soal. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua bagian yaitu analisis deskriptif dan analisis inferensial. Setelah dilakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t diperoleh nilai thitung > ttabel yaitu 1,896 > 1,671. Kemudian dilakukan perbandingan hasil belajar matematika siswa yang menggunakan media audio visual dan media audio..