Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan belajar matematika pada siswa kelas IV MIS Darunnajah Cipining Bogor dan mengeksplorasi upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi hambatan tersebut. Dalam pendahuluan,…
uan, diuraikan bahwa matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang sering dianggap sulit oleh siswa, sehingga mempengaruhi motivasi dan hasil belajar mereka. Hambatan-hambatan ini penting untuk diidentifikasi agar dapat diberikan solusi yang tepat guna meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah tersebut.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh melalui observasi di kelas, wawancara dengan kepala sekolah, guru, siswa, dan wali siswa, serta dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sementara untuk uji validitas data, peneliti menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan belajar yang dialami siswa antara lain kesulitan dalam memahami operasi hitung pecahan, kesulitan dalam menyamakan penyebut, dan kesulitan mengubah pecahan menjadi desimal. Faktor-faktor penyebab hambatan tersebut berasal dari faktor internal, seperti rendahnya motivasi belajar, dan faktor eksternal, seperti kurangnya variasi metode pengajaran serta penggunaan media pembelajaran yang kurang maksimal. Dalam pembahasan, peneliti memaparkan bahwa guru telah berupaya mengatasi hambatan tersebut dengan berbagai strategi, seperti memberikan les privat, menerapkan variasi metode pengajaran, dan memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi. Kesimpulannya, dengan pendekatan yang tepat dan upaya yang berkelanjutan, hambatan dalam belajar matematika dapat diminimalisir, sehingga kualitas pembelajaran dan pemahaman siswa terhadap materi matematika dapat meningkat.
Abstract:Pendidikan merupakan investasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengukur kemajuan masyarakat. Penerapan manajemen mutu pendidikan di sekolah dapat membantu mencapai hasil yang optimal dalam pembelajaran.…
belajaran. Gangge (1997) mendefinisikan belajar sebagai perubahan perilaku yang berbeda antara kondisi sebelum dan sesudah proses pembelajaran. Di SMK Darunnajah, terdapat masalah dalam pemahaman materi oleh siswa yang perlu diatasi melalui penelitian tentang manajemen penjamin mutu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, berlandaskan filsafat positivisme menurut Sugiono. Metode ini bertujuan menginterpretasikan fenomena dalam kondisi alami dengan peneliti sebagai instrumen utama. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive dan snowball, serta pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi. Analisis data dilakukan secara induktif untuk menekankan makna daripada generalisasi. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, SMK Darunnajah memerlukan kerjasama jangka panjang dengan lembaga terkait bidang TKJ (Teknologi Jaringan Komputer), bukan hanya selama praktik kerja industri (prakerin), tetapi untuk periode yang lebih lama, seperti lima tahun. Langkah-langkah yang diterapkan termasuk MGMP, Bimtek, Tafsify I’gdad, Ta’hil, In House Training (IHT) dan Khutbatul ‘Arsy, serta supervisi guru. Namun, ada beberapa faktor penghambat seperti rendahnya kesadaran siswa, jumlah mata pelajaran kejuruan yang sedikit, kurangnya dana, dan gangguan fasilitas. Kerja sama jangka panjang antara SMK Darunnajah dan lembaga terkait sangat penting untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Faktor pendukung seperti tim pengawas dan evaluasi rutin berkontribusi pada perbaikan, sementara penghambat seperti kesadaran siswa yang rendah, keterbatasan fasilitas, dan dukungan dana yang masih bergantung pada pesantren perlu diatasi. Dengan implementasi langkah-langkah perbaikan dan dukungan berkelanjutan, kualitas pembelajaran di SMK Darunnajah diharapkan dapat meningkat secara signifikan.
Abstract:Pendapatan nasional dalam ekonomi Islam menekankan pada prinsip-prinsip keadilan distribusi, aktivitas ekonomi yang halal, dan perhatian pada kesejahteraan sosial. Dipahami sebagai hasil dari usaha produktif yang mematuhi…
i prinsip syariah, pendapatan nasional juga terintegrasi dengan konsep zakat untuk kepentingan umum dan kesejahteraan sosial. Dengan menjauhi riba dan spekulasi, serta memprioritaskan keberpihakan kepada golongan yang lemah, pendapatan nasional dalam ekonomi Islam menjadi alat untuk mencapai tujuan-tujuan sosial, ekonomi, dan spiritual yang membawa kemakmuran yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. Deskriptif untuk menganalisis Pendapatan Nasional dalam Perspektif Ekonomi Islam. Data dikumpulkan dan relevan dengan topik yang dibahas. Dengan pendekatan ini, penulis menyajikan informasi komprehensif tentang konsep pendapatan nasional dalam konteks ekonomi Islam dan menyoroti pentingnya prinsip-prinsip syariah dalam pengelolaan ekonomi. Pendapatan nasional dalam ekonomi konvensional diukur melalui pendekatan produksi, pendapatan, dan pengeluaran, terutama dengan pendekatan pengeluaran seperti GNP yang umum. Namun, kritik terhadap metode ini menyoroti kekurangannya dalam memperhitungkan distribusi pendapatan yang merata dan dampak lingkungan. Dalam ekonomi Islam, prinsip syariah mengatur variabel ekonomi seperti konsumsi, investasi, dan perdagangan internasional, dengan penekanan pada keadilan, kemakmuran masyarakat, dan keberpihakan kepada yang lemah. Pengukuran kesejahteraan ekonomi dalam ekonomi Islam juga memperhitungkan aspek spiritual dan kemanusiaan. Dalam ekonomi Islam, pendapatan nasional dianggap sebagai hasil dari usaha yang adil dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Prinsip-prinsip keadilan distribusi, penghindaran riba dan spekulasi, serta perhatian pada golongan lemah menjadi landasan utama. Melalui pendekatan deskriptif, penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya prinsip-prinsip syariah dalam pengelolaan ekonomi.
Abstract:Monopoli (pemasaran sudut) adalah perolehan suatu usaha oleh perorangan atau kelompok. Seperti yang Anda ketahui, monopoli merupakan fenomena yang berkaitan dengan bisnis. Dalam konteks ekonomi, monopoli adalah hal yang…
buruk. Sebab, perekonomian bisa melemah. Dan hanya pihak-pihak tertentu yang bisa mendapatkan keuntungan dari monopoli. Monopoli bukanlah hal yang buruk dalam sistem apa pun. Di satu sisi, monopoli mutlak diperlukan. Monopolinya adalah Perusahaan Listrik Umum (PLN), Pertamina, dan Perusahaan Air Minum (PAM). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan penelitian literatur/perpustakaan.
Abstract:Akidah merupakan pondasi dalam agama Islam, diibaratkan seperti sebuah bangunan. Dampak globalisasi yang terjadi pada abad ke 21 ini memberikan dampak yang cukup serius pada pendidikan akidah dan karakter bangsa. Merujuk…
pada hal tersebut maja peneliti tertarik melakukan penelitian dengan mengkaji lebih dalam tentang “Telaah Kurikulum Pendidikan Anak di Madrasah Ibtidaiyah Perspektif Abdullah Nashih Ulwan di Abad ke 21”. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan penelitian kepustakaan merupakan suatu jenis penelitian dimana seorag peneliti tidak langsung terjun ke lapangan untuk mencari sumber data. Peneliti dapat melakukan penelitian tentang topik masalah diperpustakaan atau tempat lain selama ada sumber yang relevan. Relevansi Pemikiran Abdullah Nashih Ulwan tentang Pendidikan sangat relevan dengan kurikulum Pendidikan akidah abad ke 21 karena sesuai dengan tujuan Pendidikan Islam, yaitu menanamkan takwa dan akhlak. Juga relevan dengan konsep Pendidikan Undang-Undang SISDIKNAS bahwasannya Pendidikan nasional adalah Pendidikan yang berdasarkan Pancasila da Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama.
Abstract:Seni pertunjukan, khususnya tarian daerah, berperan penting dalam merefleksikan dan memperbarui estetika budaya tradisional dalam konteks etika kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses reinterpretasi…
tasi estetika tradisional dalam tarian daerah serta dampaknya terhadap keberlanjutan budaya. Metode penelitian menggunakan studi literatur sistematis untuk mengumpulkan dan menganalisis teori-teori terkait, dengan fokus pada interaksi antara estetika tradisional dan nilai-nilai etika kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarian daerah menggabungkan elemen estetika tradisional seperti gerakan, kostum, dan musik dengan nilai-nilai etika kontemporer yang muncul akibat globalisasi dan perkembangan teknologi. Penafsiran ulang elemen tradisional memungkinkan seniman untuk menciptakan karya yang relevan dan menarik di era modern, sekaligus menjaga keberlanjutan budaya. Studi kasus seperti Tari Pendet dan Tari Saman menunjukkan bagaimana reinterpretasi dapat meningkatkan pemahaman dan apresiasi masyarakat terhadap warisan budaya sambil beradaptasi dengan tuntutan kontemporer. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun reinterpretasi membawa tantangan dalam menjaga autentisitas, ia juga membuka peluang untuk pelestarian dan inovasi budaya yang lebih luas. Dengan demikian, seni tarian daerah tetap menjadi medium vital dalam melestarikan dan memperbarui warisan budaya di tengah dinamika zaman.
Abstract:Pelatihan dalam pedagogi adalah elemen penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan guru. Studi ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif untuk menilai dampak pelatihan guru terhadap kinerja siswa dalam menerapkan…
an model pengajaran inovatif di MI Darunnajah 2 Cipining. Sumber informasi untuk studi ini mencakup kepala sekolah, guru, atau siapa pun yang menjabat sebagai wali kelas, serta siswa di Kelas 5B. Teknik pengumpulan data menggunakan metode seperti analisis dokumen, observasi kelas, dan wawancara mendalam. Temuan studi menunjukkan bahwa pelatihan internal (IHT) secara signifikan meningkatkan kemampuan guru dalam menyampaikan materi dengan metode yang lebih efektif dan relevan. Lingkungan pembelajaran ini, bersama dengan kurikulum yang kaku dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), memungkinkan guru untuk melakukan modifikasi pelajaran dan memanfaatkan teknologi terkini. Sebagai hasilnya, kualitas pendidikan meningkat dengan keterlibatan aktif siswa.
Abstract:Di masa modern ini sistem pendidikan sangat beragam, mengikuti perkembangan zaman. Pesantren Darunnajah cipining hadir dengan program yang baru yaitu program darsul idhofi, yang mana ini merupakan revitalisasi kurikulum…
kuliyatul mu’allimin al-islamiyah (TMI) yang di jalankan oleh divisi pengajaran. Darsul idhofi adalah program unggulan yang ada di kurikulum TMI guna untuk peningkatan bahasa resmi pondok yaitu arab dan inggris dengan metode kegiatan belajar dan mengajar (KBM) di kelas oleh kelas senior yaitu kelas 5 TMI, yang mana metode ini adalah visi dari kurikulum TMI sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan gambaran yang nyata dan tepat mengenai objek studi, berdasarkan data yang dikumpulkan di lapangan. Metode yang dipilih adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Dalam konteks penelitian kualitatif, validitas data atau temuan dicapai ketika deskripsi peneliti sepenuhnya mencerminkan realitas yang diamati pada objek penelitian, tanpa ada perbedaan antara laporan dan kenyataan di lapangan. Pada Implementasi Program Darsul Idhofi Dalam Meningkatkan Kualitas Bahasa Santri Kelas 5 TMI di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor menggunakan sistem POACE. Planning: Dengan adanya perencanaan dapat membuat kegiatan lebih efektif dan efisien. Dengan kata lain, perencanaan adalah dasar pokok acuan, gambaran dan patokan pelaksanaan kegiatan agar dapat berjalan dengan baik, Organizing: Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Semua yang dipilih memalui proses, dilihat dari riwayat Ketika menjadi santri dan mempunyai ambisi tinggi, Actuating: proses pelaksanaan divisi pengajaran membuat kegiatan seperti, membuat persiapan mengajar (ta’hil), pemeriksaan persiapan ajar (taftisy i’dad tadris), KBM di kelas, dan perbaikan bahasa (tahsinul lughoh) yang semuanya berbasis bahasa arab dan inggris, Controlling: Pada aspek ini pengajaran melibatkan direktur TMI, kepala sekolah, dan guru-guru yang berkompeten di bidangnya, Evaluating: hasil dari program akan terlihat pada evaluasi mingguan, bulanan, dan tahunan yang semuanya di nilai dari laporan petugas kontroling dan hasil ujian mid dan semester 1 dan 2.
Abstract:Peran Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC) Putri dalam membentuk karakter santriwati di Pesantren Darunnajah 2 Cipining yaitu OSDC Putri berpotensi menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama,…
disiplin, dan akhlak mulia kepada para santriwati. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa OSDC Putri memiliki peran yang strategis dalam membentuk karakter santriwati. Perencanaan program kerja OSDC Putri telah melalui tahap yang cukup matang dan pelaksanaan program juga diawasi dengan baik. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa faktor penghambat seperti kurangnya fasilitas teknologi dan kendala dari internal pengurus. Di sisi lain, dedikasi pengurus dan bimbingan dari musyrifah menjadi faktor pendukung yang signifikan dalam keberhasilan program. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa OSDC Putri memiliki potensi besar dalam menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, disiplin, dan akhlak mulia pada santriwati.
Abstract:Pendidikan merupakan elemen esensial dalam kehidupan manusia, terutama bagi generasi penerus bangsa. Kualitas pendidikan dapat dilihat dari kemampuannya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, membentuk generasi muda yang cerdas,…
erdas, berkarakter, bermoral, dan berkepribadian baik. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji manajemen kelas dalam meningkatkan prestasi akademik siswa kelas VIII di SMP Darunnajah Cipining, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat manajemen kelas tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mereduksi, menyajikan, dan menarik kesimpulan berdasarkan kriteria dependabilitas, kredibilitas, dan konfirmabilitas. Penelitian yang dilakukan di SMP Darunnajah Cipining menunjukkan bahwa manajemen kelas di sekolah ini telah dijalankan sesuai dengan metode yang baik. Aspek-aspek manajemen kelas yang diterapkan meliputi perencanaan yang matang, pengaturan ruang kelas yang nyaman, pengelolaan waktu yang efektif, serta pengembangan aturan kelas yang mendukung lingkungan belajar yang kondusif. Sekolah juga menerapkan kegiatan belajar tambahan (Muwajjah) untuk membantu siswa mendalami materi yang belum dikuasai. Faktor pendukung manajemen kelas di antaranya adalah kurikulum yang relevan, fasilitas yang memadai, serta dukungan dari guru, orang tua, dan keaktifan siswa. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi hambatan seperti kurangnya tenaga kebersihan dan siswa yang sering tertidur di kelas, yang dapat mengurangi semangat belajar. Manajemen kelas di SMP Darunnajah Cipining terbukti efektif dalam meningkatkan prestasi akademik siswa kelas VIII. Dukungan dari kurikulum, fasilitas, guru, dan orang tua sangat berperan dalam keberhasilan ini. Meskipun demikian, hambatan seperti kurangnya tenaga kebersihan dan motivasi belajar siswa tetap menjadi tantangan yang perlu diatasi untuk mencapai hasil yang lebih optimal di masa depan.