Search Articles & Publications

Showing 20 articles found for "Coconut"

FROM THE FIELD TO THE PALACE: THE CULTURAL PRACTICE OF DELIVERING THE FIRST HARVEST BY THE KOLIMASANG COMMUNITY TO THE KING OF ADONARA

Christiyanti Abel, Sirilus Karolus Keroponama Keban
Abstract: The delivery of the first harvest by the people of Kolimasang Village to the King of Sagu in Adonara represents a symbol of agrarian relations rich in cultural and spiritual meaning. In Lamaholot tradition, the king is not… ot only a political–traditional leader but is also regarded as a representation of cosmic power that must be respected. In this perspective, the delivery of the first harvest becomes a kind of “rite of passage” from the profane world (the field) to the sacred world (the palace). Within Lamaholot tradition, this relationship is known as the 4A: Atadiken (Human), God, Nature, and Ancestral Spirits. The findings show that the procession of delivering the first harvest has been practiced for generations since the establishment of the Adonara Kingdom. The procession is carried out for two consecutive days, Tuesday and Wednesday, during the harvest week and month, usually March or April. On Tuesday, the ritual takes place in the fields during the first harvest, the yields of which are taken to the King of Adonara in Sagu. On Wednesday, the procession takes place in Lewo Sagu Atu Matang – Tanah Kota Dolu Wewang (the palace of the Adonara king), the site of the migration of King Arkian Kamba (the first Islamic King of Adonara). Both processions are preceded by traditional ritual prayers (Bao Lolon) addressed to God, Nature, and the Ancestral Spirits (3A). The equipment involved in the procession includes the harvest yield, tuak (palm wine) in bamboo containers, coconut-shell cups, gongs and drums, spears, machetes, and traditional clothing. In the procession, the king and his kin receive the harvest in a ceremonial welcome marked by traditional rituals, during which the king wears royal attire: the lipa sarong, a jacket, and a cap. The harvested produce is not only given to members of the royal family for consumption but also distributed to the wider community (ribu ratu). A tradition that remains preserved to this day—and considered the most essential—is the distribution of the first harvest by the king and his family to widows, the poor, orphans, and abandoned children. This symbolizes love, fairness, and equitable sharing—values that continue to be upheld today.

HEALING DURATION OF SUPERFICIAL WOUNDS AFTER SUNNAH CUPPING THERAPY: A LITERATURE REVIEW

Isdianto, Andik, Fitrianti, Novariza
Abstract: Sunnah cupping therapy is widely recognized as a traditional treatment believed to eliminate stagnant blood, enhance circulation, and accelerate healing. However, concerns remain regarding wound depth and skin recovery duration,… uration, especially in clinical settings. This study aims to systematically review scientific literature on the healing duration of superficial wounds resulting from cupping, factors influencing recovery, and the effectiveness of herbal topical treatments in supporting natural skin regeneration. A systematic literature review was conducted using publications from 2015 to 2025 sourced from PubMed, Scopus, ScienceDirect, and Google Scholar. The analysis focused on non-surgical superficial wounds, post-cupping wound management, and the use of olive oil, black seed oil, and coconut oil in complementary traditional therapy. Findings indicate that cupping incisions typically reach only the epidermis and upper dermis, with a depth of 0.5–1 mm. These minor wounds generally heal within 3 to 7 days, depending on patient age, skin condition, anatomical location, and aftercare quality. The application of topical herbal agents has been shown to enhance healing through anti-inflammatory, antioxidant, and regenerative mechanisms. In conclusion, Sunnah cupping can be classified as a safe and non-invasive therapy with a relatively short healing duration. Herbal-based wound care offers a natural, accessible, and effective treatment alternative, supporting the integration of cupping therapy into modern evidence-based complementary medicine. Further development of standardized post-cupping care protocols is recommended to optimize clinical implementation and ensure consistent patient outcomes.

GAMBARAN PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN SIRIH MERAH DAN SALEP VCO (VIRGIN COCONUT OIL) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA DIABETES MELLITUS

Aprisa Rahayu, Eko Julianto, Fida Dyah Puspasari
Abstract: Latar Belakang : Diabetes Mellitus yakni penyakit kronis yang berlangsung ketika tubuh tidak bisa memanfaatkan insulin yang dihasilkan atau Ketika pankreas tidak memproses cukup insulin. Hiperglikemia yang tidak terkendali… li dapat mengakibatkan sistem tubuh mengalami kerusakan dan bisa teradi ulkus diabetikum. Penanganan yang dilakukan yaitu perawatan luka Diabetes Mellitus dengan pemberian air rebusan daun sirih merah dan salep VCO (Virgin Coconut Oil). Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemberian air rebusan daun sirih merah dan salep VCO (Virgin Coconut Oil) terhadap penyembuhan luka Diabetes Mellitus. Metode : pada karya tulis ini menggunakan menggunakan metode Deskriptif dengan rancangan studi kasus. Hasil : hasil studi kasus didapatkan hasil setelah diberikan air rebusan daun sirih merah dan salep VCO (Virgin Coconut Oil) pada pasien luka Diabetes Mellitus selama 8 kali pertemuan dalam jangka waktu 15 hari (2 hari sekali). Mengalami perubahan menunjukan keefektifan   perawatan luka yang awalnya Jumlah skor 46 menjadi 34, dibuktikan dengan data penunjang skor Bates Jansen Wound Assessment Tool berada dijumlah skor 34. Kesimpulan : menunjukan bahwa pemberian air rebusan daun sirih merah dan salep VCO (Virgin Coconut Oil) efektif untuk membantu proses penyembuhan luka.

GAMBARAN PENYEMBUHAN ULKUS DIABETIKUM GRADE 2 DENGAN PEMBERIAN SALEP VCO (VIRGIN COCONUT OIL)

Palupi, Anggit, Julianto, Eko, Puspasari, Fida Dyah
Abstract: Latar Belakang : Diabetes Mellitus (DM) adalah kondisi jangka panjang yang disebabkan oleh tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan baik atau pankreas tidak memproduksi cukup. Ulkus kaki diabetik merupakan salah satu… komplikasi dari diabetes mellitus, ulkus kaki diabetik adalah luka pada jaringan akibat infeksi yang lebih dalam yang terkait dengan gangguan neurologis dan vaskuler pada tungkai. VCO merupakan bahan alami yang dapat digunakan sebagai alternatif terapi topikal untuk perawatan kulit. Sediaan salep VCO dapat menjaga kelembaban luka dan mengurangi peradangan sehingga mempercepat penyembuhan luka diabetik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penyembuhan ulkus diabetikum pada pasien diabetes mellitus tipe II dengan pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil). Metode: Karya tulis ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus. Strategi penelitian kasus ini dengan melakukan pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil) pada satu pasien penderita ulkus diabetikum. Hasil: hasil studi kasus menunjukkan hasil pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil) pada pasien ulkus diabetikum mengalami perubahan dilihat dari hasil perkembangan perawatan luka pada responden dari skor 39 menjadi 23. Diharapkan penerapan perawatan luka dengan pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil) dapat diaplikasikan dalam implementasi keperawatan dengan baik. Kesimpulan: Berdasarkan hasil pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil) efektif untuk penyembuhan luka diabetes mellitus.

Penerapan Metode SMA (Single Moving Average) dalam Penggunaan Bahan Baku Kue dan Roti pada Momy’s Cake And Bread

Nurhidayanti, Nurhidayanti, Mulyani, Neni, Apridonal, Yori
Abstract: Abstract: Momy's Cake and Bread is one of the businesses engaged in the bakery and cake food industry that produces various types of bread, and cakes, ranging from Korean garlic bread, toasted brownise and others. All products… oducts have the same raw materials such as wheat flour, sugar, eggs, bananas, butter and others. There are times when there is excess raw material, but sometimes it is also lacking, a shortage of raw material supplies that a little will have an impact on the production process stopping which results in losing customers because they cannot meet their needs. Forecasting is a technique that aims to predict what will happen next based on pre-existing data. With this forecasting technique, it can provide predictions so that users can take effective steps that can be taken next. The ingredients to be predicted are wheat flour, sugar, eggs, bananas, coconut, white butter, cocoa, almonds, cocoa powder, vanilla. So that getting the forecast value in July 2021, the results Mean Absolute Deviation (MAD) = 9,5874, Mean Square Error (MSE) = 18225,39162 and Mean Absolute Perentage Error (MAPE) = 30%, will be designed and built using the language PHP and MySQL programming so that it can be accessed using the internet and the system is based on a website.   Keyword:Forecasting; Single Moving Average; Cake and Bread Raw Materials; Momy's  Cake And Bread.     Abstrak: Momy’s Cake and Bread merupakan salah satu usaha yang bergerak di bidang industri makanan roti dan kue yang memproduksi berbagai jenis roti, dan kue, mulai dari roti korean garlic, brownise panggang dan lain-lain. Semua produk memiliki bahan baku yang sama seperti tepung terigu, gula pasir, telur, pisang, mentega dan lain-lain. Ada kalanya bahan baku berlebih, namun terkadang juga kurang, kekurangan persediaan bahan baku yang sedikit akan berdampak pada proses produksi yang berhenti yang berakibat kehilangan pelanggan karena tidak dapat memenuhi kebutuhannya. Peramalan merupakan sebuah teknik yang bertujuan untuk melakukan prediksi mengenai apa yang akan terjadi selanjutnya berdasarkan data-data yang telah ada sebelumnya. Dengan teknik peramalan tersebut dapat memberikan prediksi sehingga penggunanya dapat melakukan langkah-langkah efektif yang dapat dilakukan selanjutnya. Bahan yang akan diramalkan adalah bahan tepung terigu, gula pasir, telur, pisang, kelapa, mentega putih, coklat, kacang almond, coklat bubuk, vanili. Sehingga mendapatkan nilai peramalan pada bulan juli 2021di dapat hasil Mean Absolute Deviation (MAD) =  9,5874, Mean Square Error (MSE) = 18225,39162 dan Mean Absolute Perentage Error (MAPE) = 30%, akan dirancang dan dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sehingga dapat diakses dengan menggunakan internet dan sistem tersebut berbasis website.   Kata Kunci : Peramalan; Single Moving Average; Bahan Baku Kue dan Roti; Momy’s Cake And Bread.

Digitalisasi Kantor Desa : Solusi Cerdas Meningkatkan Pelayanan Dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Silo Bonto Kabupaten Asahan

Rahayu, Elly, Herman Saputra, Adi Prijuna Lubis, Waode Aminah Andella
Abstract: Abstract: This PkM activity aims to provide new knowledge and insights for Silo Bonto Village officials on the benefits of digitalizing the village, improving village services, and empowering the community's economy. Silo… o Bonto Village has a population of 6,387 people spread across 11 hamlets. The majority of the people in Silo Bonto Village, Silau Laut District, Asahan Regency, are farmers who cultivate coconut and oil palm plantations. The Silo Bonto Village Office has a village application, but it has not been utilized, the problems that arise are the absence of skilled human resources in the village office who can run open desa application, secondly, the limited village budget to fund technological infrastructure. Another problem is that there is community resistance to the use of technology in the village service system. This activity aims to help villages find solutions to existing problems, one of which is providing knowledge and skills on how digitalization can make village services and economic empowerment more efficient and improved. The PkM activity was attended by village officials hamlet heads and representatives of the community totaling 24 people. The method used is Community Base-Participatory Research (CBPR). The results of activity, in addition to the implementation of this PkM activity, there has also been a transfer of knowledge from the implementer to the participants of the socialization about Village Office Digitalization: Smart Solutions to Improve Services and Community Economic Empowerment.   Keywords: village; digitalization; open desa;economic empowerment; improving village services   Abstrak: Kegiatan PkM ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan baru bagi aparat Desa Silo Bonto manfaat digitalisasi desa bagi peningkatan layanan desa dan pemberdayaan  ekonomi masyarakat. Desa Silo Bonto yang berpenduduk 6387 jiwa  yang tersebar di 11 dusun. Mayoritas masyarakat Desa Silo Bonto Kecamatan Silau Laut Kabupaten Asahan adalah petani perkebunan kelapa dan kelapa sawit. Kantor Desa Silo Bonto memiliki aplikasi desa, namun belum dimanfaatkan, permasalahan yang muncul adalah belum adanya SDM terampil di kantor desa  yang mampu menjalankan aplikasi Open Desa, kedua terbatasnya anggaran   desa untuk  mendanai infratruktur teknlogi. Permasalahan lainnya adalah ada resisitensi masyarakat dalam penggunaan teknologi dalam sistem pelayanan desa. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu desa dalam mencari solusi dari permasalahan yang ada, ssalah satunya  memberikan pengetahuan dan keterampilan bagaimana digitalisasi mampu mengefisienkan  dan meningkatkan layanan dan pemberdayaan ekonomi desa. Kegiatan Pk Mini dihadiri oleh apparat desa dan kepala dusun serta  perwakilan Masyarakat yang berjumlah 24 orang.  Metode yang digunakan adalah Community Base-Partisipatory Research (CBPR). Hasil kegiatan, selain terlaksananya kegiatan PkM ini juga telah terjadi transfer ilmu dari pelaksana ke peserta sosialisasi tentang Digitalisasi Kantor Desa: Solusi Cerdas Meningkatkan Pelayanan Dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat. Kata kunci: desa; digitalisasi; open desa; pemberdayaan ekonomi; peningkatan layanan desa

Penerapan SEO Dalam Pemasaran Digital Produk Kerajinan Tangan Kampung Berkualitas Bangau Putih

Puspita, Sari, Yanto, Gusrino, Putri, Nency Extise, Nofriyon, Virginda Putri, Aprila, Mira
Abstract: Quality Village Bangau Putih in Parupuk Tabing subdistrict, Padang City, has a handicraft business made from coconut fibre. The problems faced by Kampung Berkualitas Bangau Putih in marketing its products include not utilising… lising technology and the internet, not having an e-commerce website and not knowing about Search Engine Optimization (SEO) methods that can be implemented in digital marketing of handicraft products it produces. In addition, the bookkeeping of financial records still uses manual methods. Therefore, the PKM team held a service activity with a method consisting of several stages, namely conducting a survey to the partner's location to find out the partner's problems, then conducting training according to the partner's needs based on existing problems, then evaluating the results of training and mentoring if there are still obstacles. With this PKM programme, Kampung Berkualitas Bangau Putih understand the importance of technology and the internet in marketing their products and understand digital marketing using the SEO method. Keywords: digital marketing, kampung berkualitas, search engine optimization, SEO    Abstrak: Kampung Berkualitas Bangau Putih yang berada di Kelurahan Parupuk Tabing, Kota Padang, memiliki usaha kerajinan tangan yang terbuat dari serabut kelapa. Beberapa masalah yang dihadapi oleh Kampung Berkualitas Bangau Putih dalam memasarkan produknya diantaranya adalah belum memanfaatkan teknologi dan internet, belum memiliki website e-commerce serta belum mengetahui tentang metode Search Engine Optimization (SEO) yang dapat diimplementasikan dalam pemasaran digital produk kerajinan tangan yang dihasilkannya. Selain itu, pembukuan catatan keuangannya masih menggunakan cara manual. Oleh karena itu, tim PKM mengadakan kegiatan pengabdian dengan metode yang terdiri atas beberapa tahapan, yaitu melakukan survey ke lokasi mitra untuk mengetahui permasalahan mitra, kemudian melakukan pelatihan sesuai dengan kebutuhan mitra berdasarkan permasalahan yang ada, selanjutnya melakukan evaluasi terhadap hasil pelatihan dan pendampingan jika masih terdapat kendala. Dengan adanya program PKM ini, masyarakat Kampung Berkualitas Bangau Putih menjadi paham tentang pentingnya teknologi dan internet dalam pemasaran produknya serta mengerti tentang pemasaran digital dengan metode SEO. Kata kunci: kampung berkualitas; pemasaran digital; search engine optimization, SEO

Ecopreneurship Pesantren Inovasi Pengolahan Sabut Kelapa Menjadi Green Product Cocopeat

Fahimah, Mar'atul, Rahmatika, Arivatu Ni’mati, Rahmawati, Ita
Abstract: Coconut fiber or coir is the outer part of the coconut fruit that is often considered as waste after the meat and water are extracted. Without proper processing, discarded coconut fibers will accumulate in the surrounding… g environment and creating a number of environmental problems. This community service activity aims to increase the knowledge and skills of the students through training in processing coconut fiber waste into cocopeat using a chopping machine. This cocopeat product can be used as an organic planting medium. This training was held at the Al Mimbar boarding school in Jombang, East Java, which can create an alternative source of income for the boarding school and foster environmental awareness among students. The methods used in this training include socialization and hands-on practice in making cocopeat. The results of this activity show that the students are increasingly aware of the environment, are able to process coconut fiber waste into quality cocopeat, and understand the economic value of the product as well as the market potential that can be utilized by the pesantren to get additional sources of funding from the sales of cocopeat. Thus, this program can be the first step for pesantren in developing sustainable environment-based businesses, as well as making a positive contribution to improving the local economy. Keywords: ecopreneurship; coconut fiber; cocopeat   Abstrak: Serabut kelapa atau sabut kelapa adalah bagian luar dari buah kelapa yang sering dianggap sebagai limbah setelah diambil daging dan airnya. Tanpa pengolahan yang tepat, serabut kelapa dibuang akan menumpuk di lingkungan sekitar sehingga menciptakan sejumlah masalah lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para santri melalui pelatihan pengolahan limbah serabut kelapa menjadi cocopeat dengan menggunakan mesin pencacah. Produk cocopeat ini dapat digunakan sebagai media tanam organik. Pelatihan ini diselenggarakan di pondok pesantren Al Mimbar Jombang Jawa Timur yang dapat menciptakan sumber pendapatan alternatif bagi pesantren dan menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan santri. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi sosialisasi dan praktek langsung pembuatan cocopeat. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa para santri semakin sadar akan lingkungan, mampu mengolah limbah serabut kelapa menjadi cocopeat berkualitas, dan memahami nilai ekonomis dari produk tersebut serta potensi pasar yang dapat dimanfaatkan pesantren mendapatkan tambahan sumber pendanaan dari pendapat penjualan cocopeat. Dengan demikian, program ini dapat menjadi langkah awal bagi pesantren dalam mengembangkan usaha berbasis lingkungan yang berkelanjutan, serta memberikan kontribusi positif bagi peningkatan perekonomian lokal. Kata kunci: ecoprenuership; sabut kelapa; cocopeat

Pemanfaatan Buah Kelapa Menjadi Virgin Coconut Oil Bagi Kaum Perempuan Jemaat Marturia Kupang NTT

Bunyani, Nur Aini, Roman, Maya Fitriani, Finmeta, Abdonia, Kerihi, Eka C.G, Tunmuni, Deglori, Neolaka, Frengki
Abstract: Virgin Coconut Oil (VCO) is extracted coconut oil containing medium chain fatty acids that have been believed to have many health functions. These fatty acids are easily digested and absorbed by the intestines because the… e size of the molecules is relatively small so that they can be directly burned by the body to produce energy. In addition, VCO contains lauric acid which can dissolve the virus membrane in the form of lipids so that it will interfere with the immunity of the virus, so that the virus becomes inactive. VCO is processed without heating, no additional chemicals, dyes, and preservatives so that it can survive as pure vegetable oil so that it does not change the composition or characteristics of the oil. VCO has high economic value. The manufacturing process is easy. The methods in this Community Service are Counseling, direct Practice and discussion. It is hoped that the use of coconuts will not only be sold in the form of unprocessed fruit but coconuts are processed into pure coconut oil or Virgin Coconut Oil and can be developed more widely through group entrepreneurship programs so as to increase the income of the congregation, especially the Women's group in the GMIT Marturia Oesapa Selatan Congregation, Kelapa Lima District, Kupang City. Keyword: coconut fruit; processing; utilization; virgin coconut oil   Abstrak. Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan minyak kelapa yang diekstraksi yang mengandung asam lemak yang memiliki rantai sedang yang telah dipercaya memiliki banyak fungsi untuk kesehatan. asam lemak tersebut mudah dicerna dan diserap oleh usus karena ukuran molekulnya relatif kecil sehingga dapat  langsung dibakar oleh tubuh untuk memproduksi energi. Selain itu, VCO mengandung asam laurat yang dapat melarutkan membran virus berupa lipid sehingga akan mengganggu kekebalan virus, sehingga virus menjadi inaktif. VCO diproses tanpa pemanasan, tidak  ada  tambahan  bahan  kimia,  pewarna,  dan  pengawet  sehingga  dapat bertahan sebagai minyak nabati murni sehingga tidak merubah komposisi atau karakteristik minyak. VCO  mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Proses pembuatannya mudah. Metode dalam Pengabdian Masyarakat  ini adalah  Penyuluhan,  langsung Praktek dan diskusi. Diharapkan pemanfaatan buah kelapa tidak hanya dijual dalam bentuk buah tanpa diolah tetapi buah kelapa diolah menjadi minyak kelapa  murni atau  Virgin Coconut Oil dan dapat dikembangkan secara lebih luas lagi melalui program kewirausahaan kelompok  sehingga meningkatkan pendapatan jemaat, khususnya kelompok Kaum Perempuan di Jemaat GMIT Marturia Oesapa Selatan,  Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang. Kata kunci: buah kelapa; pengolahan; pemanfaatan; virgin coconut oil

Pelatihan Menghitung Laba Dan Rugi Usaha Sederhana Untuk Pengajuan Bantuan Usaha UMKM Dikelurahan Kenten

Sari, Rafika, Pebriani, Reni Aziatul
Abstract: Abstract: During the current pandemic, small businesses are the things that affect the economy the most and are the center of attention from the local government, coconut shell processing businesses, and Palembang cake-making… making businesses, the government through banks and social services provides assistance to support small business letter requirements and business prospects. which is judged by profits and losses, especially during the pandemic, that we from the Indo Global Mandiri University are training small entrepreneurs and small businesses to be able to see business prospects and calculate business profit and loss to apply for business assistance to children who have been appointed by the government or other social services, Prospects business is assessed from sales turnover, costs, and profit and loss obtained by a business in terms of supporting and supporting the progress of small businesses Uigm community service Training in calculating operating profits, transactions, and existing business expenses so that business development and the amount of assistance and loans can be proposed n by business actors, this activity went smoothly and business actors were enthusiastic in participating in the training in the hope that they could apply for assistance or credit for business development Keywords: business profit and loss; kenten village; umkm Abstract: Pada masa pandemi saat ini usaha kecil menjadi hal yang paling mempengaruhi perekonomian dan menjadi pusat perhatian dari pemerintah sekitar, usaha kecil dikeluarahan kenten meliputi usaha makanan, usaha pengolahan batok kelapa, dan usaha pembuatan kue kue palembang, pemerintah melalui perbankan dan dinas sosial memberikan bantuan demi menopang usaha kecil dan menegah dengan persyaratan surat keterangan usaha dan prospek usaha yang dinilai dari laba dan rugi usaha terutama dimasa pandemi untuk itu kami dari universitas indo global mandiri mengadakan pelatihan untuk pengusaha kecil di sekirar keluarahan kenten untuk dapat melihat prosepek usaha dan menghitung laba rugi usaha untuk mengajukan bantuan usaha padaank yang telah ditunjuk oleh pemerintah maupun dinas sosial lainya, Prospek usaha dinilai dari Omset penjualan, biaya, dan laba rugi yang diperoleh suatu usaha dalam hal menunjang serta menopang kemajuan usaha kecil tim pengabdian masyakat Uigm memberikan Pelatihan dalm hal menghitung laba usaha, transaksi dan beban usaha yang ada sehingga prospek perkembangan usaha dan jumlah bantuan maupun pinjaman dapat diajukan oleh para pelaku usaha, Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan para pelaku usaha antusias dalam mengikuti pelatihan denga harapan dapat mengajukan bantuan maupun pinjaman untuk perkembangan usahanya . Keywords: kelurahan kenten; laba rugi usaha; umkm