Search Articles & Publications

Showing 18 articles found for "Ilyas"

Moral Education in the View of Yunahar Ilyas

Sufri Situmorang, Jamaluddin, Akrim, Akrim, Harfiani, Rizka
Abstract: This study examines the concept of moral education in the view of Yunahar Ilyas and its relevance in Indonesia. Moral education is an integral part of Islamic teachings, occupying a special and very important position, as… s evidenced by the many verses of the Qur'an and the hadith of the Prophet that discuss it. The concept of morality itself etymologically means character, temperament, behavior, or nature, which regulates human relations with God, others, and the universe. This study uses a qualitative method with a library research approach, collecting data from written materials such as books, journals, and articles, with the book "Kuliah Akhlaq" by Yunahar Ilyas as the primary data source. The results of the study show that Yunahar Ilyas places moral education as a fundamental foundation that does not grow by itself, but requires coaching, training, and hard work. This view is very relevant considering the degradation of morality in today's young generation, which requires educational institutions to conduct introspection and change in order to instill good moral and ethical values. Moral education, according to Yunahar Ilyas, is the foundation of true happiness in this world and the hereafter and is crucial to overcoming the moral crisis and forming a generation of integrity. This confirms the contribution of Yunahar Ilyas' thoughts in the context of moral education in Indonesia, which seeks to produce principles and truths according to the teachings of the Qur'an and as-sunnah.

KESEHATAN REPRODUKSI DI SMK ISTIQOMAH MUHAMMADIYAH 4 SAMARINDA

Bachtiar Safrudin, Rahayu, Namira Abiyah Juliyanti, Andini Fitdia Sofyanda, Bagas Saputra, Reylah Sephia, Hana Putri Pratiwi, Rifky Adhitya Abdillah, Muhammad Ridho, Risma Akmalia, Nadiana Sari, Rurun Kamila, Yusri Arisandi Ilyas, Nur Khaylila Ramadhanti
Abstract: Dalam siklus kehidupan aspek kesehatan menjadi indikator penting dalam siklus kehidupan individu dalam semua level kehidupan termasuk kelompok remaja. Pada masa remaja yang merupakan fase penting terkait dengan pertumbuhan… an dan perkembangan, dimana tahapan ini merupakan peralihan antara masa anak-anak menuju masa dewasa. Jika kita lihat dari tahapan ini maka periode ini akan terjadi perubahan yang signifikan dalam organ reproduksi yang akan matur sehinngga penting pemahaman yang adekuat pada remaja dalam mendukung cegahnya pernikahan dini pada remaja.. dimana kita ketahui banyaknya kasus pernikahan dini di kalangan remaja. sehingga penting memberikan pendidikan kesehatan sejak dini dalam upaya peningkatan mencegahnya pernikahan dini diusia remaja. Indikator kesehatan reproduksi diantaranya menjaga kebersihan organ intim, hubungan yang sehat serta pencegahan kehamilan yang tidak direncanakan dan penyakit menular seksual(PMS) seperti HIV. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pendidikan kesehatan tentang kesehatan reproduksi pada remaja dengan menggunakan media powerpoint dan leaflet.

RECONSTRUCTING SOCIAL PIETY: OVERCOMING THE HYPER-INDEPENDENCE OF GENERATION Z PERSPECTIVE OF AL-QUR'AN SURAH AL-MA'UN

Muh. Alimin, Syamsul Ma’arif Ilyas, Ahmad Tri Muslim HD, Harel Bayu Paizin, Ratnah Umar
Abstract: This research aims to deconstruct the phenomenon of hyper-independence that massively affects Generation Z within the contemporary digital ecosystem. As digital natives, Generation Z often falls into the trap of extreme… self-reliance, which is regarded as a personal achievement but sociologically triggers the disintegration of social capital and societal atomization. The primary issue raised is how technological independence paradoxically creates emotional distance and social apathy toward real-world suffering. Utilizing a qualitative method based on library research and a Social Interpretation (al-tafsir al-ijtima’i) approach, this study positions Surah Al-Ma’un as a theological framework to address this solidarity crisis. The analysis is conducted by creating a dialogue between the Quranic text and digital sociological theories regarding social ties and atomization. The results show that Surah Al-Ma’un offers a radical critique of "religious individualism" by categorizing those who separate prayer rituals from social sensitivity as deniers of the faith. This study finds novelty in the reinterpretation of the term al-ma'un, which in the digital era is no longer limited to simple material aid but has transformed into "collaborative assets" encompassing information literacy, emotional support, and digital resource accessibility for marginalized groups. The research formulates the Inclusive Social Piety model, which integrates three main pillars: spiritual interconnection awareness, digital altruism, and empowering independence. This model functions as a solution to transform the narcissistic "I" paradigm into a collaborative "We" paradigm. In conclusion, the internalization of Al-Ma’un's values acts as a bridge between the personal advancement of Generation Z and their collective responsibility, serving as a basis for character strengthening in Islamic higher education to remain functional and responsive to human problems in the era of disruption.

APPLICATION FOR DETERMINATION OF HEIR CONTENTS AT BANDA ACEH SYAR’IYAH COURT

Rian Apriesta Ramsadefa, Ilyas Yunus, Zahratul Idami
Abstract: To determine the rightful heirs must be determined in court voluntarily as regulated in Article 49 Letter b of Law Number 3 of 2006 concerning the Authority of Religious Courts. However, in reality there are heirs who are… e unwilling to submit an application for the determination of heirs, resulting in the obstruction of the rights of other heirs. The purpose of writing this thesis is to explain the procedures and special requirements in submitting a contentious determination of heirs, to explain the evidence of the applicants against the heirs, and to explain the efforts made to overcome obstacles in determining heirs contentiously. This research is an empirical legal research, data is obtained directly through interviews and literature reviews. Data is collected and then analyzed qualitatively. The results of this study indicate that there are still many heirs who submit the determination of heirs voluntarily with a lack of parties and result in their decisions being declared unacceptable, but in terms of contention there are still many heirs, judges and lawyers who do not know that there are provisions in the Circular of the Supreme Court (SEMA) Number 5 of 2021- Formulation of the Law of the Religious Chamber-2.b there are special procedures and requirements and proof in the submission as well as obstacles and efforts that must be made in the application for determination of heirs contentiously which is different from voluntary. It is recommended that the Sharia Court provide information regarding the new provisions in submitting applications to both lawyers and interested parties in order to obtain legal certainty because many parties do not yet know these provisions.

Pandangan Al-Qur’an Tentang Hak Asasi Manusia (HAM) Dalam Konsep Kemanusiaan

Musdalifah Syahrir, Hasyim Haddade, Hamka Ilyas
Abstract: Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak dasar yang melekat pada setiap manusia sejak lahir. Dalam perspektif Islam, khususnya Al-Qur’an, konsep HAM tidak hanya dipandang sebagai hak individual, tetapi juga sebagai bagian dari… dari tanggung jawab moral dan spiritual manusia terhadap sesama. Al-Qur’an menempatkan manusia sebagai makhluk yang dimuliakan oleh Allah SWT dan memiliki kedudukan yang sama di hadapan-Nya tanpa membedakan ras, suku, maupun status sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pandangan Al-Qur’an mengenai HAM dalam konsep kemanusiaan melalui pendekatan studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur’an mengandung prinsip-prinsip HAM seperti hak hidup, kebebasan beragama, keadilan, persamaan, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Nilai-nilai tersebut menjadi dasar terciptanya kehidupan masyarakat yang damai, adil, dan berperikemanusiaan.

Sosialisasi Konten Kreator Berbasis Smartphone untuk Meningkatkan Kreativitas Masyarakat di Ngepoh Kidul Desa Banyusidi

Noviansyah Rizki Aditya, Abednego Rubianto, Khanza Aoera Dievana, Wahyu Tri Apriliyan, Ilyas Nur Hanafi, Raytanza Iswadinata, Andhika Dhimas Saputra, Nerisya Salsabilla, Anida Ayu Aminati, Diesta Alifia Putri
Abstract: Kemajuan teknologi digital telah membuka peluang bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas melalui media sosial. Namun, masih banyak masyarakat pedesaan yang belum memahami potensi smartphone sebagai alat produktif dalam… alam menciptakan content creator. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan peran dan cara menjadi content creator berbasis smartphone kepada masyarakat Dusun Ngepoh Kidul, Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis agar mereka dapat mengembangkan kreativitas digital serta menambah pengetahuan baru dalam pemanfaatan teknologi secara produktif. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan secara langsung ke warga dengan tahapan-tahapan diantaranya identifikasi permasalahan, koordinasi dengan pihak terkait, pelaksanaan program dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini, sebagian besar masyarakat Dusun Ngepoh Kidul sudah memiliki pengetahuan yang cukup tentang hal yang berkaintan dengan creator content meskupun baru Sebagian kecil yang berminat untuk menjadi content creator.

Mitigasi Cuaca Buruk Dan Pemasangan Penangkal Petir Sebagai Upaya Keselamatan Nelayan Kub Geronggong

Prativi Khilyatul Auliya, Fitroh Resmi, Septaviola Dini Utami, Mohammad Basuki Rahmat, Dimas Fanny Kusuma, Ilyasa' Maula Basharon
Abstract: Abstract: Many traditional fishermen in Indonesia still experience a decreasing income during the rainy season due to bad weather conditions. This community service activity aims to improve the safety of fishermen through… h the installation of lightning rods and education on bad weather conditions at sea. This activity was carried out in Segoro Tambak Village, Sedati District, Sidoarjo Regency, East Java. The participants in this activity are local fishermen who are members of the KUB Geronggong. The methods used in this activity include 1. Initial Survey; 2. Socialization; 3. Training Session; 4. Technology Application; and 5. Mentoring and Evaluation. The results of the pre-test and post-test showed that the fishermen's level of understanding increasing by 8%. Based on the questionnaire results, the majority of fishermen gave positive feedback of this activity. In terms of program assessment, 71.4% of participants stated that the material provided was very easy to understand, and 82.1% of participants considered the speakers' delivery to be very clear. The opportunity to ask questions was also considered sufficient by 64.3% of participants, while in terms of satisfaction, 85.7% of participants stated that they were very happy to participate in this activity. All participants (100%) stated that this activity increased their knowledge, improved their preparedness for bad weather, and encouraged the application of knowledge in their daily lives. Keywords: bad weather; fishermen; lightning rods; mitigation   Abstrak: Masih banyak nelayan tradisional di Indonesia yang penghasilannya turun di musim penghujan karena kendala cuaca buruk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan nelayan melalui pemasangan alat penangkal petir dan edukasi cuaca buruk saat melaut. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Segoro Tambak, Kecataman Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Mitra dari kegiatan ini merupakan nelayan lokal yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) Geronggong. Metode kegiatan meliputi 1.Survey Awal; 2.Sosialisasi; 3.Pelatihan; 4.Penerapan Teknologi; serta 5.Pendampingan dan Evaluasi. Dari hasil pre-test dan post-test didapati tingkat pemahaman nelayan meningkat sebesar 8%. Berdasarkan hasil kuesioner, mayoritas nelayan memberikan penilaian positif terhadap kegiatan ini. Pada aspek penilaian acara, sebanyak 71,4% peserta menyatakan materi yang diberikan sangat mudah dipahami, dan 82,1% peserta menilai penyampaian narasumber sangat jelas. Kesempatan bertanya juga dinilai sangat cukup oleh 64,3% peserta, sedangkan dari sisi kepuasan, 85,7% peserta menyatakan sangat senang mengikuti kegiatan ini. Seluruh peserta (100%) menyatakan kegiatan ini menambah pengetahuan, meningkatkan kesiapan menghadapi cuaca buruk, serta mendorong penerapan ilmu dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: cuaca buruk; mitigasi; nelayan; penangkal petir

Pengembangan Potensi Ekowisata Berbasis Masyarakat Pada Hutan Mangrove Kampung Sejahtera Kota Bengkulu

Safrianti, Sintia, Yunita, Mirna, Puspita, Veny, Pratama, Fadly Wahyu, Ramadhani, Rahmad, Pangestu, Heru Edlifilyas
Abstract: This community service activity was carried out in the Kampung Sejahtera Mangrove Forest, Bengkulu City and partnered with POKDARWIS 212. The Kampung Sejahtera mangrove forest is located in Kampung Melayu District, Bengkulu… ulu City.  This community service aims to solve priority problems that exist in partners, namely: Partners and the community still do not understand the positive impact of the existence of mangrove forest ecotourism on economic improvement; Lack of knowledge of the community around the mangrove forest ecotourism environment regarding the preservation and maintenance of mangrove forests; Lack of integrated information and promotion by mangrove forest POKDARWIS 212 partners. Community service activities are carried out with an initial observation stage through a pre-activity questionnaire, followed by an implementation stage with socialization and training, and the next stage conducts an evaluation. The outputs produced in this community service are: The formation of the 212 mangrove forest POKDARWIS cooperative; The formation of a Joint Business Group (KUBE) of MSMEs from the community around mangrove ecotourism; The existence of 3 mangrove-based creative products; The reforestation of mangrove forests that will be cultivated in the mangrove forest ecotourism of the prosperous village; The existence of an integrated website as a promotional forum; and 6) The existence of signboards as information media. Keywords: ecotourism; community based; mangrove forest of the prosperous village; bengkulu cit   Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Hutan Mangrove Kampung Sejahtera Kota Bengkulu dan bermitra bersama POKDARWIS 212. Hutan mangrove Kampung Sejahtera ini berada di Kecamatan Kampung melayu, Kota Bengkulu.  Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memecahkan permasalahan prioritas yang ada pada mitra, yaitu: Mitra dan masyarakat masih belum memahami dampak positif keberadaan ekowisata hutan mangrove terhadap peningkatan ekonomi; Kurangnya pengetahuan masyarakat sekitar lingkungan ekowisata hutan mangrove terkait pelestarian dan penjagaan hutan mangrove; Kurangnya informasi dan promosi yang terintegrasi oleh mitra POKDARWIS hutan mangrove 212. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan tahap observasi awal melalui kuesioner pra kegiatan, dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan dengan sosialisasi dan pelatihan, dan tahap selanjutnya melakukan evaluasi. Luaran yang dihasilkan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah: Terbentuknya koperasi POKDARWIS hutan mangrove 212; Terbentuknya Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dari UMKM masyarakat sekitar ekowisata mangrove; Adanya 3 produk kreatif berbahan dasar mangrove; Adanya reboisasi hutan mangrove yang akan di budidayakan di ekowisata hutan mangrove kampung sejahtera; Adanya website yang terintegrasi sebagai wadah promosi; dan 6) Adanya signboard sebagai media informasi. Kata kunci: ekowisata; berbasis masyarakat; hutan mangrove kampung sejahtera kota bengkulu

Penyuluhan Pendidikan Dalam Meningkatkan Minat Santri/Wati Untuk Melanjutkan Pendidikan Ke Perguruan Tinggi

Siregar, Iqbal Kamil, Haq, Samsul, Ritonga, Nurainun, Nst, Muhammad Ilyas
Abstract: Abstract: Educational Counseling in Increasing the Interest of Santri / wati to Continue Education to Higher Education aims to provide knowledge to students about the Higher Education system and the introduction of several… al campuses and scholarships provided by the government to encourage the government's mission of entrepreneur santri. Of course, the students have different talents and abilities. So it is necessary to have an approach or self-evaluation of what interests will be chosen to continue to higher education. This counseling opportunity becomes an arena to motivate students to continue their education at higher education. He also explained that lectures are not only related to knowledge but also determine the future which will determine a better life. On this occasion the community service team presented various information including describing what study programs and faculties are available. In addition, what is important information is information related to tertiary entry pathways. There are three pathways described, namely the SMPTN, SBMPTN, SPMB, and achievement pathways.   Keywords: education; extension; students.     Abstrak: Penyuluhan Pendidikan Dalam Meningkatkan Minat Santri/wati Untuk Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada santri-santriwati tentang sistem Pendidikan Tinggi dan pengenalan beberapa kampus serta beasiswa yang disediakan pemerintah demi terdorongnya misi pemerintah santri entrepreneur. Para santri tentu memiliki bakat dan kemampuan yang berbeda-beda. Sehingga perlu adanya pendekatan atau evaluasi diri minat apa yang akan dipilih untuk melanjutkan ke perguruan Tinggi. Kesempatan penyuluhan ini menjadi ajang untuk memotivasi para santri untuk bisa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Juga menjelaskan bahwa perkuliahan tidak hanya mengejar terkait ilmu tapi menentukan masa depan yang nantinya akan menjadi penentu kehidupan yang lebih baik. Pada kesempatan kali ini tim pengabdian masyarakat memaparkan berbagai infor-masi diantaranya menjabarkan prodi dan fakultas apa saja yang ada. Selain itu yang menjadi infromasi penting adalah informasi terkait jalur masuk perguruan tinggi. Ada tiga jalur yang dipaparkan yakni jalur SMPTN, SBMPTN, SPMB, dan juga jalur prestasi.   Kata kunci: pendidikan; penyuluhan; santri.

PENGEMBANGAN PROTOTIPE TOMBOL DARURAT PERUMAHAN BERBASIS WEBSITE

Nuryasin, Ilyas
Abstract: Abstract: Environmental safety is a shared responsibility between the community and the officers who are specially authorized to secure an area. For this reason, the role of the community in informing actions that interfere… fere with safety is important. This study aims to develop a prototype of an environmental safety system using an emergency button application to inform certain safety conditions. This research is developed by conducting a Research and Development model through requirement analysis, system design, implementation, and functional testing. This prototype offers a basic function of the security system at a residence, such as a button for hazard emergency, stranger alert, notification when out of town, and needing assistance. This prototype is connected to the account of each resident with the security officer at the post guard. This prototype has been tested and works well as expected.             Keywords: emergency button; security; residence;      Abstrak: Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama antara masyarakat dan petugas yang diberi wewenang secara khusus menjaga keamanan sebuah wilayah. Untuk itu, peranan masyarakat dalam menginformasikan tindakan-tindakan yang mengganggu keselamatan  menjadi penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe sistem keamanan lingkungan menggunakan aplikasi tombol darurat bagi masyarakat untuk menginformasikan kondisi keamanan tertentu. Penelitian ini dikembangkan dengan pendekatan model Research and Development dengan melakukan analisis kebutuhan selanjutnya dirancang dan diimplementasikan dalam bentuk situs web yang selanjutnya diuji coba fungsionalitasnya. Fungsi yang ditawarkan dalam model ini meliputi tombol darurat bahaya, waspada orang asing, keluar kota dan bantuan. Sistem terhubung pada akun masing-masing warga dengan petugas keamanan di pos keamanan. Prototipe telah diuji fungsionalitasnya dan bekerja baik sesuai dengan fungsinya.     Kata kunci: keamanan; perumahan; tombol darurat