Search Articles & Publications

Showing 15 articles found for "Mindful"

The Influence of Mindful Parenting on Parenting Stress of Housewives in Accompanying Middle Childhood Age Children

Safira Sekar Putri, Azzahra, Hutabarat, Amadea, Vania Trixie, Intan, Sovitriana, Rilla
Abstract: Raising school-aged children is one of the challenging tasks for mothers, so if a mother is unable to cope with these challenges, she is vulnerable to experiencing parenting stress. This is also felt by housewives in SD… X Cianjur City who accompanied their children aged 6-8 years old. In addition to having to accompany children to optimally study, because this age is a stage of transition from learning by playing to a more academic learning period, mothers also have regular domestic tasks that have to be done. These tasks cause mothers to be careless and prone to stress. The purpose of this study is to obtain empirical data on the causality of mindful parenting on parenting stress in distance learning. This study had 78 participants, and the measuring instrument used to measure mindful parenting was Mindfulness in Parenting Scale (MIPQ) with 0.937 reliability. As for measuring parenting stress, the researchers used the Parental Stress Scale (PSS) with 0.965 reliability. The researcher used a simple linear regression test statistical technique with a regression coefficient of -.628 and a determination coefficient of 68.2%. These results show that if the mother has low mindful parenting behavior, it will cause high parenting stress.

Effectiveness of Mindfulness Therapy to Reduce Depression Levels in Female Prisoners

Nurhikmah, Siti, Diah Suslianingrum, Elfa, Dewita, Sisri
Abstract: This research is a quantitative research using a one group pretest-posttest design experimental method with the aim of the research to determine the effectiveness of mindfulness therapy in reducing levels of depression in&#8230; n female prisoners. Subject selection was carried out by purposive sampling. The subjects involved were five female prisoners who had the BDI-II category of moderate depression with a minimum sentence of less than one year in prison. The level of depression was measured using the BDI-II (Beck Depression Inventory) scale by Beck (1976). The BDI-II scale was given before and after being given mindfulness therapy and the data collected was analyzed using a paired sample t-test and effectiveness test. The results of the study showed that there was a significant difference in the level of depression, where the average level of depression decreased after receiving the intervention, the level of depression in subjects who previously had an average score of 25.4 decreased to 17.6. This shows that the intervention provided in the form of mindfulness therapy can reduce the level of depression in the subject. To test whether the results of the intervention were significant or not, the researcher also carried out a significance test using paired sample t-test analysis, but first the researcher carried out a normality test on the research data. Based on the results of the Difference Test analysis, a significance value of 0.022 (p<0.05) was obtained, meaning that there was a significant difference between the pretest and posttest scores, so it could be concluded that there was a decrease in the level of depression in research subjects after being given intervention in the form of mindfulness therapy.

MENCIPTAKAN KEHIDUPAN SEIMBANG DENGAN SPIRITUALITAS LEVEN

Niswah Eka, Maria Yuni Ayu Welo, Elisabeth Putri Sogen, Agnes Widyatriz Barek Badin
Abstract: :  Keseimbangan hidup merupakan kondisi ideal yang diupayakan banyak individu di tengah dinamika modern yang penuh tekanan, tuntutan sosial, serta perubahan nilai yang cepat. Artikel ini mengkaji konsep Spiritualitas Leven&#8230; ven sebagai pendekatan komprehensif dalam menciptakan kehidupan yang seimbang secara fisik, emosional, mental, sosial, dan spiritual. Spiritualitas Leven dipahami sebagai kesadaran mendalam akan makna hidup, hubungan harmonis dengan diri sendiri, sesama, alam, serta dimensi transenden yang diyakini sebagai sumber nilai dan kedamaian batin. Melalui pembahasan teoritis dan refleksi praktis, artikel ini menyoroti bagaimana integrasi spiritualitas dalam rutinitas harian dapat meningkatkan kualitas kesadaran diri, ketenangan batin, kecerdasan emosional, serta kemampuan adaptasi terhadap tantangan hidup. Berbagai prinsip kunci seperti penerimaan diri, rasa syukur, mindfulness, kepedulian, dan pencarian makna dibahas sebagai fondasi untuk membangun keseimbangan hidup yang berkelanjutan. Selain itu, artikel ini menelusuri peran komunitas, budaya, dan lingkungan dalam mendukung pertumbuhan spiritual seseorang. Dengan menggabungkan perspektif psikologi positif, etika, dan nilai-nilai spiritual. Spiritualitas Leven menawarkan jalan bagi individu untuk menemukan harmoni antara pencapaian material dan kedamaian batin. Pada akhirnya, artikel ini menegaskan bahwa penguatan spiritualitas bukan hanya kebutuhan personal, tetapi juga kontribusi kolektif dalam membangun masyarakat yang lebih humanis, berempati, dan berkesadaran tinggi. Dengan demikian, penerapan Spiritualitas Leven Diharapkan dapat menjadi strategi transformatif untuk menciptakan kehidupan yang lebih bermakna, seimbang, dan penuh keberkahan.

DIAM SEBAGAI TERAPI EMOSI DAN IMUNITAS: INTEGRASI PERSPEKTIF SAINS DAN AJARAN ISLAM

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza
Abstract:   Artikel ini menyoroti potensi diam yang disadari (mindful silence) sebagai terapi psikologis dan spiritual (psikospiritual) melalui integrasi perspektif Islam dan psikologi modern. Permasalahan yang dibahas adalah kurangnya&#8230; urangnya kesadaran akan manfaat diam sadar dalam mendukung kesehatan mental dan spiritual. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (kajian literatur) dengan analisis kualitatif-tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik diam sadar dapat menurunkan stres, meningkatkan fungsi sistem imun, dan menstabilkan emosi melalui mekanisme neuroimunologi. Dalam perspektif Islam, diam bernilai spiritual melalui praktik seperti dzikir dan tafakur yang merupakan bagian dari spiritualitas Islam. Pembahasan menggarisbawahi perbedaan antara diam konstruktif (berbasis kesadaran dan spiritualitas) dengan diam represif akibat tekanan atau ketakutan. Diam konstruktif bermanfaat bagi kesehatan psikologis dan fisiologis, sedangkan diam represif meningkatkan risiko gangguan psikosomatik. Ajaran Islam juga menekankan pentingnya pengendalian diri dalam berbicara sebagai bentuk ibadah, bukan represi emosional. Kesimpulannya, diam sadar merupakan praktik holistik yang mengintegrasikan kedalaman spiritual Islam dengan temuan psikologi modern untuk mendukung kesejahteraan mental dan fisik. Implikasi praktisnya adalah perlunya dukungan sosial yang empatik dan peningkatan literasi emosi dalam komunitas Muslim untuk memfasilitasi ruang diam reflektif yang menyembuhkan.

PERAN TAFAKUR ISLAM DALAM MENGATASI KECEMASAN: INTEGRASI SPIRITUALITAS QUR’ANI DAN PSIKOLOGI MODERN

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza
Abstract: Artikel ini secara khusus bertujuan menganalisis peran tafakur sebagai intervensi alternatif dalam pengelolaan kecemasan berbasis spiritualitas Islam. Latar belakang kajian ini berakar pada tingginya prevalensi gangguan&#8230; kecemasan modern dan kurangnya terapi yang mengintegrasikan pendekatan Qur’ani dalam psikologi. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis terhadap publikasi akademik rentang 2010–2025 dari basis data Scopus, DOAJ, Google Scholar, dan Garuda. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik tafakur dapat meningkatkan kesadaran diri Islam, memperkuat sikap rida terhadap takdir, dan memperbaiki mekanisme koping emosional. Tafakur juga sejalan dengan konsep mindfulness namun memiliki keunggulan pada aspek teistik-transendental karena menekankan kesadaran terhadap kehadiran ilahi dan nilai-nilai Qur’ani. Simpulan artikel ini menegaskan bahwa tafakur berpotensi sebagai terapi spiritual Islami yang mendukung kesehatan mental secara holistik. Rekomendasi utama adalah perlunya pengembangan layanan kesehatan mental Islam yang memasukkan tafakur sebagai bagian integral dari pendekatan psikoterapi, pendidikan, dan dakwah digital.

Peran Mindfulness dalam Meningkatkan Motivasi Belajar pada Mahasiswa Gen-Z

Rohman, Desty Endrawati Subroto, Khairunnisa Azra Amalina, Ovi Nabila, M. Ahyudin, Dewi Yanah
Abstract: Learning motivation is the drive that encourages individuals to remain enthusiastic about learning. Previous research has explained various forms of motivation, such as internal and external motivation. One aspect of internal&#8230; ernal motivation is self-awareness or Mindfulness. However, research on Mindfulness as a factor influencing learning motivation, particularly in Generation Z, is still quite limited. Therefore, this study aims to examine the role of Mindfulness in enhancing learning motivation in Generation Z. This research uses purposive sampling to select samples that meet the research criteria. The participants involved are Generation Z individuals aged between 12 and 27 years, residing in Banten, and currently enrolled as active students. To measure the level of learning motivation, the Academic Motivation Scale (AMS) is used, while the Five Facet Mindfulness Scale (FMMQ-10) is used to measure the level of Mindfulness. The results of the study show a significant positive relationship between Mindfulness and learning motivation, with a regression coefficient of 0.152. This means that the higher an individual's level of Mindfulness, the higher their learning motivation will be. These findings suggest that Mindfulness can play an important role in improving learning motivation, especially when applied alongside other supporting factors such as social support, emotional regulation, and a conducive learning environment. This study provides evidence that a Mindfulness-based approach has the potential to be applied in strategies to enhance learning motivation. Therefore, the development of programs integrating Mindfulness practices into students' daily lives, particularly among Generation Z, could be an effective step in improving the quality of their learning experience.

Psikoedukasi: Mindfulness untuk Mengatasi Beban Kerja Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sulawesi dan Maluku

Azrafil Azhar, Muh Ramanda Putra A M, Syadzah Dzaqirah Salsabila, Hilwa Anwar
Abstract: Mindfulness menjadi salah satu strategi penting dalam mengelola stres kerja dan meningkatkan kesejahteraan psikologis pegawai. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sulawesi dan&#8230; Maluku, ditemukan bahwa beberapa pegawai mengalami beban kerja tinggi akibat tuntutan pencapaian target dan Key Performance Indicators (KPI), yang berdampak pada stres, kelelahan, menurunnya fokus saat bekerja, dan memengaruhi work-life balance mereka. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pegawai mengenai mindfulness dan kemampuan regulasi emosi melalui kegiatan psikoedukasi yang diberikan dalam bentuk poster. Kegiatan dilakukan secara offline dengan pre-test, pemaparan materi melalui poster, praktik teknik mindfulness (five senses technique, deep breathing, dan Progressive Muscle Relaxation), serta post-test kepada 14 peserta. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test (t(13) = -6,90, p < 0,001), mengindikasikan peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti kegiatan. Evaluasi menunjukkan bahwa 100% peserta memahami materi, dengan 64,3% paham dan 35,7% sangat paham terkait teknik mindfulness, serta 92,8% menilai poster bermanfaat hingga sangat bermanfaat untuk diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi berbasis poster mindfulness efektif untuk mengurangi stres kerja dan mendukung kesejahteraan psikologis pegawai.

Optimalisasi Kesejahteraan Fisik Dan Mental Lansia Binaan Rumah Zakat Makassar Melalui Program Desa Ramah Lansia

Kurniati Zainuddin, Amir, Rahma Aliyah Usman, Reza Amini Kadir, Rifani Hardiyani, St. Khafiah Izabi
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan kesejahteraan fisik dan mental lansia binaan Rumah Zakat Makassar melalui Program Desa Ramah Lansia. Latar belakang masalah menunjukkan penurunan fungsi fisik dan mental pada lansia&#8230; a serta kurangnya perhatian pada aspek kesehatan mental dalam program yang sudah ada. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi dan wawancara. Program Desa Ramah Lansia meliputi senam rutin, mindfulness , posyandu lansia, dan psikoedukasi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme lansia dalam mengikuti program fisik seperti senam, dan mereka merasa lebih rileks setelah sesi mindfulness . Posyandu membantu pemantauan kesehatan rutin, dan psikoedukasi meningkatkan pemahaman lansia tentang pengelolaan stres. Kesimpulannya menekankan pentingnya program yang komprehensif untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental lansia secara berkelanjutan.

Sosialisasi Pencegahan Cybercrime Untuk Guru SD Negeri 132408 di Tanjung Balai Selatan

Maulina Azmi, Sri Rezki, Siagian, Yessica, Kurniawan, Reza
Abstract: The advanced innovation has essentially expanded the danger of cybercrime, driving to issues such as personality robbery, work misfortune, and disturbances to basic framework. In the interim, cybercriminals proceed to create&#8230; eate modern procedures and methodologies in committing their criminal acts. The reason to depict the degree of cybercrime dangers in Indonesia. Common cyber dangers in Indonesia incorporate malware assaults, refusal of benefit (DoS), dispersed refusal of benefit (DDoS), and phishing. These dangers are frequently exacerbated by a need of mindfulness and instruction almost cybersecurity and constrained requirement of cybercrime laws. In conclusion, cybercrime dangers in Indonesia are right now considered genuine and profoundly unsafe due to their potential to make national issues. The action was carried out through the arrangement of socialization counseling with address and discourse strategies, as well as address and reply with members. Accommodation of fabric within the frame of control point slides that are displayed amid the action and conveyed to instructors as members . Therefore, it is crucial to recognize the importance of understanding these issues cybercrime anticipation socialization has to be passed on to the educator SD Negeri 132408 di Tanjungbalai Selatan. With this preparing, it is trusted that they can gotten to be web clients who can maintain a strategic distance from the potential to ended up culprits or casualties of cyber wrongdoings.  Keywords: cybercrime; socialization; prevention    Abstrak: Pengembangan teknologi digital telah secara signifikan meningkatkan risiko cybercrime karena mempengaruhi pencurian identitas, kehilangan tempat kerja, dan infrastruktur kritis. Sementara itu, pelaku cybercrime terus mengembangkan teknologi dan strategi baru untuk inspeksi perilaku kriminal. Ini dilakukan dengan memeriksa dan menganalisis literatur dalam kaitannya dengan dengan cybercrime di Indonesia. Temuan ini menunjukkan bahwa publikasi teknologi dari di Indonesia telah mengambil ancaman terbaru dan dampak pada berbagai aspek kehidupan dan bisnis. Penulis menyimpulkan bahwa cybercrime di Indonesia diklasifikasikan sebagai serius (sangat berbahaya) karena dapat menyebabkan masalah nasional. Kegiatan ini dilakukan dengan pemberian sosialisasi dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi, serta bertanya jawab bersama peserta. Bentuk dalam penyampaian materi yaitu slide powerpoint yang dipaparkan dan di edarkan pada saat kegiatan berlangsung.  Oleh karena itu, pemahaman mengenai sosialisasi pencegahan cybercrime sangat penting untuk disampaikan kepada para guru di SD Negeri 132408, Tanjungbalai Selatan. Melalui pelatihan ini, diharapkan mereka dapat menjadi pengguna internet yang lebih bijak dan mampu menghindari risiko sebagai pelaku maupun korban kejahatan cybercrime. Kata kunci: cybercrime; sosialisasi; pencegahan

Mindfulness Meditation Group: Upaya Peningkatan Kualitas Hidup dan Kesejahteraan Psikologis Pada Lansia Penderita Diabetes

Qona'ah, Arina, Nursalam, Nursalam, Astutik, Erni, Alfaruq, Muhammad Fikri, Lutfandini, Cherlys Tin, Amelia, Vira
Abstract: Elderly with diabetes melitus have low levels of psychological well-being and quality of life. This community service aims to improve the psychological well-being and quality of life of elderly people with diabetes melitus&#8230; us through mindfulness meditation groups. This community service was placed in Sukolilo Village in collaboration with the Sukodadi Lamongan Health Center. This activity was attended by 32 elderly with diabetes melitus. Community service activities include forming mindfulness meditation groups, developing mindfulness meditation modules through Focus Group Discussions with health workers at the Sukodadi Health Center, training in mindfulness meditation, and activity evaluation. The evaluation was conducted using a questionnaire on psychological well-being, quality of life; physical and laboratory examinations. The mindfulness meditation group improved the psychological well-being and quality of life of the elderly. Mindfulness meditation plays an important role in creating peace of mind and helping patients channel energy in a positive direction so it can improve the psychological well-being and quality of life of the elderly with diabetes melitus. Mindfulness meditation can be done periodically. It can be used as part of a chronic disease management program. Keywords: mindfulness meditation; psychological well-being; quality of life; diabetes melitus; elderly   Abstrak: Lansia dengan diabetes melitusmemiliki tingkat kesejahteraan psikologis dan kualitas hidup yang rendah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteran psikologis dan kualitas hidup lansia penderita diabetes melitusmelalui mindfulness meditation group. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Sukolilo bekerjasama dengan Puskesman Sukodadi Lamongan. Kegiatan ini diikuti oleh 32 lansia penderita diabetes melitus. Kegiatan pengabdian masyarakat meliputi pelatihan meditasi mindfulness dan evaluasi kegiatan dengan kuosioner kesejahteran psikologis, kualitas hidup; pemeriksaan fisik dan laboratorium. Mindfulness meditation group mampu meningkatkan kesejahteran psikologis dan kualitas hidup lansia. Meditasi mindfulness berperan penting dalam menciptakan ketenangan pikiran dan membantu pasien menyalurkan energi ke arah yang positif sehingga dapat meperbaiki kesejahteraan psikologis dan kualitas hidup lansia dengan diabetes melitus. Mindfulnes meditasi dapat dilakukan secara berkala dan dijadikan sebagai salah satu bagian program penanganan penyakit kronis. Kata kunci: mindfulness meditation; kesejahteraan psikologis; kualitas hidup; diabetes melitus; lansia