Abstract:Pengembangan Modul Ajar Berbasis Karakter Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Kelas VII SMP Negeri 2 Pasangkayu Kabupaten Pasangkayu Sulawesi Barat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas, kepraktisan dan…
n efektivitas pengembangan modul Ajar Pendidikan Agama Hindu Berbasis karakter pada peserta didik kelas VII.
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development/R&D), rancangan pengembangannya menggunakan model ADDIE. Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Pasangkayu. Instrumen Pengumpulan data dilakukan melalui lembar uji validasi, angket respons guru, angket respons peserta didik, instrumen penilaian hasil belajar dan jurnal penilaian sikap. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah analisis deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar Pendidikan Agama Hindu
berbasis karakter berupa pengembangan modul Pendidikan Agama Hindu berbasis karakter, pada rentang persentase sebesar 81,00-100% dan memenuhi kriteria Sangat Valid. Modul Pendidikan Agama Hindu berbasis karakter dinyatakan praktis dari hasil analisis respons guru dengan persentase hasil keseluruhan respons guru adalah 95% dengan kategori sangat praktis, dan hasil respons peserta didik dengan respons peserta didik skala kecil dan skala besar adalah 90,48%, masuk pada kategorikan sangat praktis. Modul Pendidikan Agama Hindu berbasis karakter dinyatakan efektif karena ditinjau dari hasil belajar dan nilai sikap peserta didik mencapai ketuntasan klasikal pada elemen Acara dalam sub-tema Bentuk dan Fungsi Upakara kelas VII SMP yaitu 95% berada pada kategori sangat baik dan rata-rata hasil belajar peserta didik adalah 84% berada pada kategori sangat baik. Rata-rata nilai sikap peserta didik 4,8 dengan predikat A. Peserta didik aktif dalam proses pembelajaran dan sikap peserta didik mencerminkan karakter beriman dan bertaqwa kepada TYME dan berahlak mulia, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif serta dapat memberikan kemudahan kepada guru dalam menyampaikan materi.
Abstract:Pendidikan agama Hindu memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa sejak dini, terutama dalam menanamkan nilai-nilai spiritual yang luhur. Salah satu ajaran fundamental dalam Hindu adalah konsep Tat Twam Asi, yang…
ang berarti "Aku adalah Engkau" sebagai cerminan kesatuan dan empati dalam kehidupan sosial. Konsep ini sangat relevan dalam pembentukan sikap toleransi, kepedulian, dan rasa persaudaraan di lingkungan sekolah. Melalui pendidikan agama Hindu, siswa diajarkan untuk memahami dan menerapkan Tat Twam Asi dalam interaksi sehari-hari, baik dengan teman sebaya, guru, maupun lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peran pendidikan Agama Hindu dalam menanamkan konsep Tat Twam Asi kepada siswa di SD Inpres 2 Balinggi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi, wawancara, dan studi literatur sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep Tat Twam Asi dalam pembelajaran agama Hindu dapat meningkatkan rasa empati dan kepedulian sosial siswa. Pembelajaran berbasis praktik langsung, seperti kegiatan gotong royong, membantu siswa memahami makna mendalam dari ajaran ini secara nyata. Dengan demikian, pendidikan Agama Hindu memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa yang berbudi pekerti luhur melalui ajaran Tat Twam Asi. Untuk memperkuat implementasi konsep ini, diperlukan metode pembelajaran yang inovatif, berbasis pengalaman nyata, serta dukungan dari guru dan lingkungan sekolah. Dengan pemahaman dan penerapan yang baik, siswa dapat mengembangkan sikap saling menghormati dan hidup berdampingan secara harmonis sesuai dengan nilai-nilai luhur Hindu.
Abstract:STAD Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa Kelas VII SMP Satu Atap Negeri 2 Ampibabo Semester I melalui penerapan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2023/2024 Penelitian…
Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Satu Atap Negeri 2 Ampibabo tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 11 orang Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif
Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran STAD ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77 24 Dengan rincian 7 siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan sekolah standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas Daya serap siswa 77 24 %, ,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85 71% Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama Hindu untuk kelas IV adalah 75,dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kooperatif Type STAD dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa Kelas VII SMP Satu Atap Negeri 2 Ampibabo tahun pelajaran 2023/2024 Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa kelas IV SD Negeri 1 Batuaji. Sebagian besar siswa belum mencapai ketuntasan minimal pada pelajaran pendidikan agama Hindu.Penelitian…
ian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa kelas IV SD negeri 1 Batuaji dengan penerapan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK),yang dilaksanakan dalam 2 siklus.Subyek dalam penelitian ini siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 1 Batuaji tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 20 orang.
Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriftif kuantitatif .Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa pada siklus I skor rata-rata hasil belajar dengan kategori rendah. Nilai rata-rata prestasi belajar siswa pada siklus I yaitu 76,00 dengan ketuntasan klasikal 70%, daya serap 76,00 %. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan ,rata-rata prestasi belajar menjadi 81,75 ketuntasan klasikal menjadi 95 % dan daya serap menjadi 81,75 %. Dan hasil analisis hasil belajar siklus I dan II mengalami peningkatan nilai rata-rata prestasi belajar sebesar 5,75 ketuntasan klasikal sebesar 25 % daya serap sebesar 5,75% dengan penerapan pembelajran kooperatif tipe think pair share.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan penerapan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share dapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Hindu. Diajukan saran kepada pihak terkait sebagai berikut (1) Guru Pendidikan Agama Hindu agar mencoba menerapkan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share (2) Peneliti lain diharapkan mengadakan penelitian lanjutan terkait dengan penerapan model pembelajaran yang inovatif.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa SMP Negeri 1 Lampasio melalui penerapan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2023/2024 Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan…
kan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa SMP Negeri 1 Lampasio tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 11 orang Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran STAD ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77 24 Dengan rincian 7 siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan sekolah standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas Daya serap siswa 77 24 %, ,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85 71% Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama adalah 75,dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kooperatif Type STAD dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa SMP Negeri 1 Lampasio tahun pelajaran 2023/2024 Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran.
Abstract:Model Kooperatif Type STAD Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa Di SMA Negeri 2 Pamona Selatan melalui penerapan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2023/2024.…
4. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa Di SMA Negeri 2 Pamona Selatan tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 11 orang Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran STAD ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77 24 Dengan rincian 7 siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan sekolah standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas Daya serap siswa 77 24 %,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85 71% Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama adalah 75,dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kooperatif Type STAD dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa SMA Negeri 2 Pamona Selatan tahun pelajaran 2023/2024 Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa SMA Negeri 2 Pamona Selatan tahun pelajaran 2023/2024. Oleh karena itu, disarankan kepada para guru untuk menerapkan metode kooperatif tipe STAD dalam proses pembelajaran guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa kelas III SD Negeri 1 tatura. Sebagian besar siswa belum mencapai ketuntasan minimal pada pelajaran pendidikan agama Hindu.Penelitian…
ian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa kelas III SD negeri 1 tatura dengan penerapan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK),yang dilaksanakan dalam 2 siklus.Subyek dalam penelitian ini siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Tatura tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 20 orang.
Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriftif kuantitatif .Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa pada siklus I skor rata-rata hasil belajar dengan kategori rendah. Nilai rata-rata prestasi belajar siswa pada siklus I yaitu 76,00 dengan ketuntasan klasikal 70%, daya serap 76,00 %. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan ,rata-rata prestasi belajar menjadi 81,75 ketuntasan klasikal menjadi 95 % dan daya serap menjadi 81,75 %. Dan hasil analisis hasil belajar siklus I dan II mengalami peningkatan nilai rata-rata prestasi belajar sebesar 5,75 ketuntasan klasikal sebesar 25 % daya serap sebesar 5,75% dengan penerapan pembelajran kooperatif tipe think pair share.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan penerapan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share dapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Hindu. Diajukan saran kepada pihak terkait sebagai berikut (1) Guru Pendidikan Agama Hindu agar mencoba menerapkan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share (2) Peneliti lain diharapkan mengadakan penelitian lanjutan terkait dengan penerapan model pembelajaran yang inovatif.
Abstract:Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X SMAN Olahraga Tadulako Palu semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024 melalui penerapan model…
pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan LKS dalam pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN Olahraga Tadulako Palu berjumlah 32 orang terdiri dari 16 orang siswa laki-laki dan 16 orang siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan masing- masing siklus terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan tes, selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif berdasarkan nilai rata-rata, daya serap dan kriterium ketuntasan belajar. Adapun hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: rata-rata prestasi belajar peserta didik pada siklus I adalah 76,88 dengan daya serap 76,88% dan ketuntasan klasikal 53,13%. Pada siklus II rata-rata prestasi belajar siswa adalah 82,97 dengan daya serap 82,97% dan ketuntasan klasikal 87,50%. Berdasarkan hasil yang diperoleh tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis lembar kerja siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X SMAN Olahraga Tadulako Palu Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024 dan disarankan kepada guru pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti untuk menerapkan model Pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan lembar kerja siswa dalam pembelajaran pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti sebagai upaya meningkatkan prestasi belajar siswa.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa SMP Negeri Satu Atap Negeri 2 Sausu kls VII Semester I melalui penerapan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2023/2024 Penelitian…
itian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri Satu Atap Negeri 2 Sausu tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 11 orang Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif.
Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran STAD ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77 24 Dengan rincian 7 siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan sekolah standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas Daya serap siswa 77 24 %, ,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85 71% Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama Hindu untuk kelas IV adalah 75,dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kooperatif Type STAD dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa Kelas VII SMP Negeri Satu atap Negeri 2 Sausu tahun pelajaran 2023/2024 Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran
Abstract:Hak atas informasi yang benar dan jujur tentang destinasi desa wisata Bejijong merupakan hak pengunjung sebagai konsumen yang harus dipenuhi oleh Pengelola Desa Wisata. Adanya permasalahan yang dihadapi Pengelola karena…
ena adanya perubahan stigma dari Masyarakat terhadap desa wisata Sejarah yang kemudian berubah menjadi wisata religi dan menjadi tempat untuk melakukan pemujaan dan minta berkah bagi orang orang tertentu untuk meningkatkan jabatan atau untuk mendapat rizky yang banyak. Pengelola tidak ingin desa wisata Sejarah ini kemudian berbelok arah hanya dikenal sebagai wisata religi saja. Pengelola ingin menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat, agar wisata sejarah ini tidak kehilangan marwahnya. Hasil dari pengabdian masyarakat ini, setelah dilakukan survei yang mendalam tentang permasalahan yang dihadapi mitra, selanjunya diberikan edukasi kepada pengelola tentang hak-hak pengunjung sebagai konsumen jasa wisata dan kemudian dibuatkan video konten tentang informasi desa wisata yang diunggah melalui youtube agar dapat diakses dan diketahui pengunjung/ masyarakat.