Abstract:Dalam pembelajaran bahasa Inggris, hal utama yang harus dikuasai siswa adalah penguasaan Vocabulary. Karena Vocabulary sangat penting dalam belajar bahasa Inggris, siswa akan kesulitan belajar bahasa Inggris jika tidak memiliki…
emiliki Vocabulary. Peneliti menemukan bahwa dalam pembelajaran, siswa sering kali mengalami kesulitan dalam memahami arti suatu kata karena Vocabulary yang dimilikinya masih sangat lemah. Hal ini berdampak besar terhadap proses pencapaian kompetensi dasar dan hasil belajar, karena kurangnya penguasaan Vocabulary dapat menghambat pembelajaran bahasa Inggris. siswa yang mengikuti tes pendahuluan. mempelajari luasnya Vocabulary mereka. Peneliti telah menemukan metode pembelajaran yang dapat diterapkan pada pembelajaran Vocabulary, dimana peserta didik diminta untuk menyusun potongan-potongan huruf menjadi kata sesuai gambar dan peserta didik diminta untuk menyusun potongan-potongan huruf menjadi kata sesuai gambar. Peneliti menggunakan metode studi literatur, yang dimana studi literatur adalahserangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca,dan mencatat, serta mengelolah bahan penelitian. Pemerolehan data didapatkan dari serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca, dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Hasil penelitian menunjukan pembelajaran menjadi menyenangkan dan membuat meningkatnya /menambah pengetahuan tentang vocabulary Bahasa Inggris di sekolah dasar.
Abstract:Pembelajaran bahasa Inggris di SMP/MTS diorientasikan agar siswa dapat mencapai tingkat fungsional, yaitu. berkomunikasi secara lisan dan tertulis memecahkan masalah sehari-hari. Dalam pembelajaran Bahasa Inggris masih sering…
ering terlihat siswa tidak mau bertanya kepada guru , padahal mereka kurang memahami materi yang disampaikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana efektivitas metode focus group Discussion dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris . Siswa Kelas VIII mengikuti penelitian ini pada tahun ajaran 2023-2024. Siswa yang berjumlah 30 orang, 16 orang siswa laki-laki dan 14 orang siswa perempuan. Penelitian ini berlangsung dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari; “perencaaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi : hasil belajar siswa, observasi terhadap aktifitas selama pembelajaran, hasil post tes yang diberikan dan refleksi dari lembar kuis refleksi. Observasi kinerja guru dalam pembelajaran dengan metode Focus Group Discussion dan refleksi dari mitra peneliti, yang diambil pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akitivitas Guru meningkat dengan baik yaitu mencapai (standar skor “baik”) sudah menguasai dan menerapkan model Focus Group Discussion dalam pembelajaran dan pada akhir siklus 2 pada umumnya sudah berkisar pada (standar Skor” sangat baik ). Partisipasi siswa saat KBM pada petemuan pertama siklus 1 masih rendah (berkisar pada standar”cukup), tetapi pada pertemuan kedua siklus satu mulai meningkat( standar skor “baik”)dan suasana kelas semakin harmonis. Pada Akhir silkus 2 pada umumnya siswa sudah berpartisi “sangat baik” pada saat KMB. Hasil belajar siswa pada akhir Siklus 1 semakin meningkat menjadi 17 dari 30 siswa (64%) yang mencapai nilai standar ketuntasan belajar dibanding sebelum PTK berlangsung dari 30 siswa, 17 (60%) siswa yang tuntas. Pada akhir siklus 2 semakin membaik yaitu mencapai 25 dari 30 siswa (80%)
mencapai standar ketuntasan belajar, nilai mereka rata-rata di atas KKM: 70. Memperhatikan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pemebelajaran Focus Group Discussion, terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Kelas VIII Menggunakan Model Focus Group Discussion pada SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa
Abstract:Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di sekolah menengah dan bertujuan untuk Upaya Meningkatkan Daya Tarik Mata Pelajaran Bahasa Inggris Menggunakan Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dengan…
n Media Audio Visual pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa. media massa Penelitian ini diikuti oleh siswa kelas SMP VIII, total 30 mata pelajaran Bahasa Inggris. Informasi keberhasilan akademik siswa diperoleh melalui metode tes instrumental yaitu. Berupa tes akademik. Data kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif .Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) pada media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris siswa kelas VIII SMP semester I tahun pelajaran 2023/2024.Rata-rata hasil belajar siswa sebesar menunjukkan peningkatan dari siklus I ke siklus II. Rata-rata hasil belajar siswa kelas hanya mencapai 66,76 pada awal pembelajaran, meningkat menjadi 73,82 pada periode pertama, dan 83,82 pada pada periode kedua. Ketuntasan klasikal awal hanya mencapai 38,23%, meningkat menjadi 67,64% pada siklus I dan menjadi 94,11% pada siklus II dengan judul Upaya Meningkatkan Daya Tarik Mata Pelajaran Bahasa Inggris Menggunakan Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dengan Media Audio Visual pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa
Abstract:Perkembangan pelayanan dalam bisnis jasa perbankan dirasakan sangat pesat,ditunjang dengan kemajuan teknologi yang semakin memanjakan kehidupan manusia. Bank harus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan yang memberikan…
banyak kemudahan dan keuntungan untuk menciptakan kepuasan nasabahnya.
Peranan KUR di BRI dapat dilihat dari pergerakan pendapatan para pengguna KUR BRI yang terus meningkat setelah menggunakan KUR BRI.BRI berhasil menarik minat para pelaku UMKM untuk mengetahui tentang bank dan produk- produknya bank BRI. Peran pembiayaan KUR BRI itu sendiri juga berdampak pada tingkat likuiditas, rentabilitas, dan solvabilitas yang baik dan sehat. Dengan memfokuska n pada perkreditan mikro bank BRI menjadi bank dengan penghasilan laba tertinggi di Indonesia dan tahan dengan krisis global.Penulis memilih metode menggunakan Service Learning (SL) pada judul “Pelayanan Dan Pengembangan Pelaku Usaha Mikro Kelas Menengah (UMKM) Melalui Pembiayaan Usaha Rakyat (KUR) Di BRI Unit Kasiyan” karena terdapat unsur-unsur dalam Pengabdian tersebut diantaranya membantu masyarakat dalam memberikan pembiayaan usaha mereka, pelayanan migrasi terhadap nasabah dan juga ada kontribusi yang bisa didapat Mahasiswa yaitu pembelajaran mengenai Proses pembiayaan KUR
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perbedaan hasil belajar pemahaman Bacaan Bahsa Inggris siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran advance organizer dengan siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran…
ekspositori. (2) mengetahui perbedaan hasil belajar pemahaman bacaan bahasa Inggris yang memiliki kemampuan awal tinggi dan kemampuan awal rendah, dan (3) mengetahui interaksi antara strategi pembelajaran dengan kemampuan awal dalam mempengaruhi hasil belajar pemahaman bacaan Bahasa Inggris siswa.
Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen. Populasi penelitian adalah 118 orang yang berasal dari tiga kelas yaitu kelas VIII (delapan) SMP Yayasan Perguruan Dwi Tunggal Tanjung Morawa, sedangkan sampel seluruhnya 74 orang yang terdiri dari dua kelas dengan menggunakan cluster random sampling. Sebelum perlakuan diberikan, terlebih dahulu sampel penelitian diberikan tes kemampuan awal untuk membedekan jenis kemampuan awal yang dimiliki siswa. Tes hasil belajar yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian terlebih dahulu diujicobakan untuk mengetahui tingkat validitas dan reabilitas tes. Hasil yang diperoleh dari 45 soal yang diujicobakan, sebanyak 40 saja yang memenuhi persyaratan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif untuk menyajikan data dan statistik inferensial untuk menguji hipotesis penelitian. Hipotesis penelitian diuji dengan menggunakan Anava 2 jalur yang sebelumnya, terlebih dahulu dilakukan uji persyaratan analisis data yaitu uji normalitas data yaitu uji normalitas dengan uji Lilliefors dan uji homogenitas varians dengan uji Fisher dan uji Bartlett.
Abstract:Berdasarkan observasi awal yang dilakukan oleh penulis terhadap Siswa di Kelas VIII SMP Negeri 3 Lahewa Kabupaten Nias Utara ditemukan bahwa pembelajaran Bahasa Inggris di kelas masih monoton, metode yang digunakan guru…
guru dalam mengajar masih bersifat konvensional, belum ditemukan strategi pembelajaran yang tepat, dan rendahnya kualitas pembelajaran Bahasa Inggris, serta rendahnya hasil belajar siswa untuk mata pelajaran Bahasa Inggris. Berdasarkan hasil belajar dan observasi awal tentang nilai siswa di atas, maka penulis berusaha untuk meningkatkan minat siswa dan hasil belajar siswa melalui cara merubah strategi pembelajaran yang diterapkan di dalam kelas yang selama ini menggunakan strategi pembelajaran konvensional menjadi strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa. Kemudian penulis membaca buku strategi pembelajaran dan tertarik untuk menerapkan Strategi Pembelajaran Media Audio Visual untuk meningkatkan hasil belajar siswa.Penulis melaksanakan metode ini dengan anggapan bahwa metode ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa bahasa inggris melalui strategi pembelajaran Media Audio Visual Siswa di Kelas VIII SMP Negeri 3 Lahewa Kabupaten Nias Utara tahun pelajaran 2023/2024. Hal ini didasarkan pada penelitian yang telah dilakukan pada siklus pertama dan siklus ke dua yang didasarkan dari nilai rata-rata siswa di siklus I sebesar 5,7 pada sesi pertama dan 6,9 pada sesi kedua menunjukkan bahwa siswa setelah menguasai materi yang diajarkan walaupun belum begitu sempurna. Hasil ini menunjukkan peningkatan kemampuan siswa menguasai mata pelajaran bahasa inggris khususnya dalam skill mendengarkan Apabila dibandingkan dengan nilai awal siswa sesuai data yang sudah disampaikan dalam analisis sebelumnya. Sedangkan hasil yang diperoleh dari tes prestasi belajar di siklus II menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam mengikuti pelajaran sudah cukup baik. Ini terbukti dari rata-rata nilai siswa mencapai 7,5 pada sesi 3 dan 8,3 pada sesi 4 Hasil ini menunjukkan bahwa metode Audio-Visual telah berhasil meningkatkan kemampuan siswa menempa ilmu sesuai harapan. Melihat perbandingan nilai awal, nilai siklus I dan nilai siklus II, terjadi kenaikan yang signifikan, yaitu dari rata-rata nilai awal adalah 4,5 naik di siklus I menjadi 6,3 dan di siklus II naik menjadi 7,9 Kenaikan ini tidak bisa dipandang sebelah mata karena kenaikan nilai ini adalah dari upayaupaya yang maksimal yang dilaksanakan peneliti demi peningkatan mutu pendidikan dan kemajuan pendidikan khususnya di Siswa di Kelas VIII SMP Negeri
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perkembangan keterampilan menulis teks deskriptif siswa SMP Swasta PAB 9 Klambir Lima dengan menggunakan media visual. Penelitian ini dilakukan karena kemampuan menulis…
ulis teks deskriptif siswa SMP Swasta PAB 9 Klambir Lima masih tergolong kurang. Sasaran penelitian adalah siswa SMP Swasta PAB 9 Klambir Lima yang berjumlah 34 orang. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tata cara pelaksanaan dan pelaksanaan tindakan pada objek penelitian dibagi dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi, dan dilaksanakan dalam dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis dilakukan dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif dan teknik analisis data kualitatif. Kriteria keberhasilan kegiatan adalah tes menulis teks deskriptif dengan menggunakan media gambar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media visual dalam pembelajaran menulis teks deskriptif dapat meningkatkan keterampilan siswa. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya hasil belajar siswa yaitu. rata-rata 59,41 menjadi 65,88 pada siklus I dan menjadi 100,00 pada akhir siklus II. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil belajar memenuhi kriteria kelulusan minimal (MMC) dengan standar nilai 70. Peningkatan kelulusan bertambah 3 orang siswa yaitu sebanyak 3 orang siswa. 12,507% menjadi 22 siswa yaitu 64,72% dan 100,00%. yaitu Periode kedua berjumlah 34 siswa, hal ini juga didukung dengan peningkatan hasil belajar siswa pada periode terakhir dari 3 siswa atau 12,50% menjadi 22 siswa atau 64,72% dan 100% atau 24 siswa. Kesimpulannya penerapan media visual terbukti mampu meningkatkan keterampilan menulis teks deskriptif siswa kelas VII SMP Swasta PAB 9 Klambir Lima..
Abstract:Membaca merupakan salah satu keterampilan penting dalam Bahasa Inggris. Dalam membaca, siswa harus memiliki strategi membaca untuk membantu pemahaman teks yang mereka baca. Strategi membaca memiliki dampak baik karena membantu…
mbantu siswa mengatasi permasalahan membaca dan menjadikan pembelajaran lebih mudah, lebih cepat, dan lebih dapat memahami tentang bahasa inggris. Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini mengetahui keefektifan Peningkatan Keterampilan Membaca Dengan Bahasa Inggris Pada Siswa Dan Siswi KELAS X SMK Negeri 13 Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran membaca meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris .Siswa terpacu untuk belajar bahasa Inggris dan suasana kelas menjadi lebih hidup.
Abstract:Pendidikan karakter dinilai menjadi usaha yang paling efektif untuk mengatasi berbagai permasalahan yang muncul di kalangan pelajar. Perkembangan teknologi dan perubahan jaman mempengaruhi perilaku dan karakter siswa. Penelitian…
nelitian ini bertujuan untuk mengkaji artikel-artkel ilmiah yang berkaitan dengan pendidikan karakter di sekolah menengah kejuruan. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review, pencarian data difokuskan pada kata kunci “Pendidikan Karakter” di google scholar dan researchgate dengan kriteria terbitan 5 tahun terakhir. Hasil analisis 17 artikel diperoleh bahwa implementasi pendidikan karakter di sekolah menengah kejuruan dilaksanakan secara terintegrasi pada materi mata pelajaran maupun berupa program penguatan pendidikan karakter. Berdasarkan analisis literature review maka disimpulkan strategi pendidikan karakter dapat dilakukan melalui pembelajaran oleh setiap tenaga pendidik, budaya sekolah dan program pengembangan atau penguatan yang tentunya membutuhkan komitmen bersama seluruh bagian dari dunia pendidikan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan pengasuh dalam meningkatkan mutu Pendidikan serta untuk mengkaji kepemimpinan pengasuh yang efektif dalam meningkatkan mutu Pendidikan di Pondok Pesantren Fastabiqul…
abiqul khairat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, maka cara pengumpulan data dilakukan dengan tiga teknik, yaitu wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pengasuh dalam meningkatkan mutu pendidikan adalah sebagai manajer, sebagai Pendidik, sebagai pemberdaya sumber daya manusia, pengambil keputusan, sebagai pencapai tujuan, sebagai motivator dan sebagai supervisor. Kepemimpinan pengasuh yang efektif dalam meningkatkan mutu pendidikan adalah dengan membangun kerja sama yang baik dengan sesama Kiai atau lembaga lain, menyiapkan generasi pengasuh dan para guru, serta membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.