Search Articles & Publications

Showing 121 articles found for "Merdeka"

Fostering Communication Skills : Project-Based Learning In An Independent Curriculum

Nastiti Ulil Azmi, Yasiroh, J. Priyanto Widodo
Abstract: This study explores the implementation of project-based learning (PBL) within the framework of the Independent Curriculum (Kurikulum Merdeka) to improve communication skills among fifth-grade students. Employing a qualitative… ative approach, data was collected through interviews and observations at MI Ma’arif Ketegan-Tanggulangin. Findings of this research indicate that PBL effectively improves students’ communication skills, fostering active engagement, creativity, and collaboration in classroom projects. Teachers play a crucial role in designing and facilitating PBL activities aligned with curriculum themes. The study suggests active student participation, teacher training in PBL implementation, and further research on the long-term effects of PBL on communication skills and academic performance

Kontekstualisasi Konsep Pendidikan Pada Masa Khulafaur Rasyidin Dengan Pendidikan Modern

Ayu Amalia Insani, Mochammad Iskarim, Failasuf fadli
Abstract: Konsep pendidikan pada masa Khulafaur Rasyidin dan pendidikan modern dapat dikontekstualisasikan dengan mempertimbangkan perbedaan sistem, metode, dan filosofi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkontekstualisasikan… asikan konsep pendidikan pada masa Khulafaur Rasyidin dengan pendidikan modern melalui pentingnya pendidikan ajaran Islam, pembentukan karakter, dan keterlibatan masyarakat. Selain itu pendidikan modern juga dapat mengambil manfaat dari memasukkan ajaran dan nilai-nilai Islam ke dalam kurikulum pendidikan yang ada. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Validitas data yang digunakan dengan meninjau sumber-sumber relevan, termasuk jurnal terakreditasi, artikel ilmiah dan buku-buku terkait. Penelitian ini menunjukkan bahwa konsep pendidikan pada masa Khulafaur Rasyidin sangat penting dan berimplikasi pada pendidikan modern. Hal ini dibuktikan dengan kurikulum merdeka pada konsep pendidikan modern di adopsi dari konsep pendidikan pada masa Khulafaur Rasyidin. Oleh karena itu, penting bagi pendidik untuk mengadopsi konsep pendidikan yang ada. Karena kontekstualisasi konsep pendidikan tersebut dapat memberikan wawasan berharga bagi pendidikan modern dengan menekankan ajaran dan nilai-nilai Islam, mengedepankan pembelajaran berbasis masyarakat serta dapat menjawab tantangan dunia pendidikan pada era modern ini.

Dinamika Sejarah Islam Kontemporer Di Timur Tengah Dan Afrika Utara (Data Abad 20 Dan 21)

Mizar Aulia, Liza Wardani, Zaini Dahlan
Abstract: Wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara juga turut mengalami pendudukan penjajah yang mempengaruhi negara-negara yang ada dalam kawasan tersebut. Islam pasca kolonialiseme seperti lahir kembali dan mencoba mencari pijakan-pijakan… pijakan untuk berdiri dan membangun sebuah peradaban kembali. Namun, dalam proses tersebut tentu perkembangan Islam mengalami pergolakan dan dinamika-dinamika d.iberbagai sektor kehidupan. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan beberapa dinamika yang terjadi dikawasan Timur Tengah dan Afrika Utara pada pasca kolonialisme sekitar abad ke-20 dan 21. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah kajian kepustakaan atau library research. Sumber data pada penelitian ini merupakan buku-buku atau literatur-literatur terkait dengan substansi penelitian. Temuan yang dihasikan yaitu terdapat beberapa dinamika yang terjadi diantaranya adalah dinamika keagamaan, dinamika politik dan ekonomi, dan dinamika intelektual dan kebudayaan. Abad 20 dan 21 menjadi awal baru peradaban Islam setelah mengalami masa penjajahan oleh kolonialisme barat. Penjajahan barat atas dunia Islam menimbulkan sebuah sistem struktural baru dengan lahirnya negara-bangsa yang merdeka. Meskipun mengalami pengelompokan akibat adanya negara-bangsa umat Islam tetap berusaha kembali. Dinamika-dinamika yang dihadapi umat Islam pascapenjajahan pada abad ke-20-21 merupakan sebuah tantangan baru yang harus dihadapi umat Islam demi mengembalikan kejayaan Islam.  

Pemikiran Konstruktivisme Jean Piaget dalam Filsafat Pendidikan Islam

Insani, Ayu Amalia, M. Sugeng Sholehuddin, Abdul Khobir
Abstract: Konsep konstruktivisme Jean Piaget dapat diaplikasikan dalam pendidikan Islam dengan memahami bahwa anak-anak membangun pengetahuan mereka sendiri melalui interaksi dengan lingkungan. Dalam konteks pendidikan Islam, hal… ini dapat diinterpretasikan sebagai pentingnya menciptakan lingkungan pembelajaran yang memungkinkan siswa untuk aktif terlibat dalam memahami ajaran Islam dan mengaitkannya dengan pengalaman mereka. Pendekatan pembelajaran konstruktivis dapat digunakan untuk membantu siswa membangun pemahaman yang mendalam tentang ajaran Islam melalui refleksi, diskusi, dan eksplorasi aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengadopsi pemikiran konstruktivisme Jean Piaget dalam pendidikan Islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Validitas data yang digunakan dengan meninjau sumber-sumber relevan, termasuk jurnal terakreditasi, artikel ilmiah dan buku-buku terkait. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran konstruktivisme Jean Piaget sangat penting dan berimplikasi dalam pendidikan Islam. Hal ini dibuktikan dengan kurikulum merdeka pada konsep pendidikan P5 dan pembelajaran berdiferensiasi. Oleh karena itu, penting bagi pendidik untuk mengadopsi konsep pendidikan yang ada. Karena kontekstualisasi konsep pemikiran konstruktivisme Jean Piaget tersebut dapat memberikan wawasan berharga bagi pendidikan Islam dengan menekankan ajaran dan nilai-nilai agama dan moral, mengedepankan pembelajaran berbasis masyarakat serta dapat menjawab tantangan dunia pendidikan pada era modern ini.

Konsep Teori Belajar Konstruktivisme Dan Pendidikan Agama Islam Dalam Merdeka Belajar

Aini Yatul Hajroh, Moh. Sugeng Solehuddin, Muhammad Hufron
Abstract: Secara konseptual teori belajar konstruktivisme dengan merdeka belajar merupakan suatu kerangka yang sangat baik sebagai upaya untuk mengembangkan potensi peserta didik. Akan tetapi dalam prakteknya ditemukan beberapa permasalahan… rmasalahan yang menghambat pelaksanaan konsep merdeka belajar dan teori belajar konstruktivimse. Selain itu, pemahaman guru dan sekolah terkait konsep merdeka belajar dan teori belajar konstruktivisme juga belum terlalu jelas. artikel ini akan mencoba menjabarkan terkait dengan konsep teori belajar konstruktivisme dan pendidikan Agama Islam dalam merdeka belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian library research, atau kepustakaan. yakni penulis mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur terkait konsep teori belajar konstruktivisme, merdeka belajar dan pendidikan agama Islam. Dalam teori konstruktivisme pembelajaran tidak hanya guru memberikan pengetahuan kepada siswa, tetapi siswa juga harus berperan aktif dalam membangun sendiri pengetahuan yang ada di dalam memori otaknya. Merdeka belajar bukan hanya guru terbebas dari tugas kesehariannya akan tetapi siswa juga memiliki kebebasan dalam menentukan ilmu mana yang dibutuhkan. Hal tersebut sesuai dengan hakikat pendidikan Agama Islam sendiri. Karena Rasulullah dalam mengajar dan mendidik para sahabat menerapkan pembelajaran yang menyenangkan dan membebaskan, menyenangkan dan bebas disini tidak boleh diartikan sebagai sebuah kesenangan dan kebebasan tanpa esensi, melainkan harus dijadikan sebagai sebuah semangat untuk menambah keilmuan.

Analisis Dampak Konflik Bersenjata GAM Dengan Pemerintah Indonesia Terhadap Masyarkat Sipil Dalam Perspektif HAM

Moh. Ikhlasul Adha
Abstract: Artikel ini membahas mengenai bagaimana dampak yang di sebabkan oleh konflik bersenjata yang terjadi di Aceh, antara pihak kelompok bersenjata yakni GAM dengan pihak Pemerintah Indonesia yaitu Tentara Nasional Indonesia.… Gerakan Aceh Merdeka melakukan pemberontakan terhadap Pemerintah Indonesia kurang lebih selama 30 Tahun lamanya. Dalam konflik ini banyak sekali pihak-pihak yang menjadi korban dari kedua belah pihak, dan juga Masyarakat sipil. Dimana Masyarakat sipil merupakan pihak yang paling dirugikan dari konflik bersenjata ini. Maka artikel ini akan mendeskripsikan bagaimana dampak konflik ini terhadap Masyarakat sipil. Baik dari segi ekonomi dan dalam segi perspektif Hak Asasi Manusia, dimana Masyarakat sipil merupakan pihak yang tidak mempunyai power atau kekuatan, dan yang sangat rentan korban pelanggaran HAM, yang dilakukan oleh kedua belah pihak yang berkonflik. Lalu bagaimana peran pemerintah dalam mengawasi dan memberikan perlindungan terhadap masyarkat sipil tertuma korban konflik bersenjata yang terjadi di Aceh. Dan bagaiman dampak yang terjadi terhadap Masyarakat korban sipil bila merujuk pada UU No.33 Tahun1999 tentang Hak Asasi Manusia.

Making Sense Of Mindfulness In Indonesian Elementary Schools: A Phenomenological Exploration Of Pupils’ Lived Experiences Of Concentration And Memory Within The “Merdeka Belajar” Context

Lauw Acep, Dewi Oktaviany
Abstract: This study aims to elucidate the essence of Indonesian elementary school students' lived experiences of mindfulness meditation and how it shapes their perceptions of concentration and memory in the context of "Freedom to… Learn." A hermeneutic-phenomenological study was conducted with five students in grades 4-5. Data were generated through in-depth conversations and participant observations during a four-week classroom mindfulness program and analyzed through phenomenological reduction and thematic synthesis. The research findings indicate that the unchanging essence, namely "a shift from an anxious mind to a calm mind that opens up space for learning," is expressed through four interrelated themes: perceived emotional calm, sustained attention, easier recall, and positive appreciation of quiet moments. The study concludes that mindfulness is not simply a technique, but a pedagogical way of life that begins with learning; integrating brief, mindful pauses can foster reflective, calm, and independent learners aligned with the Pancasila Student Profile.

The Analysis of Curriculum Merdeka Development in English Education Study Program

Syahlanudin, Siti Nurrahmah, Hesty Widiastuty, Zaitun Qamariah
Abstract: Curriculum Merdeka is a diverse and content-optimizing intracurricular learning curriculum that gives learners enough time to explore concepts and strengthen their competencies.  The development of this independent curriculum… iculum has implications for many things, namely changes in the previous curriculum, changes in learning models, learning media, evaluation of learning outcomes, and last but not least, the collaboration of universities with other universities that characterize the independent campus. The purpose of this study is to analyze the development of the Independent Curriculum that runs in the English Tadris study program, IAIN Palangka Raya. This research uses qualitative approach method. Researchers collect data use the  Data that can then be processed and described properly regarding the development of the Independent Curriculum in the English Tadris study program, IAIN Palangka Raya.

The Application of English Learning in Merdeka Curriculum

Fatma, Fatma, Nirwanto, Rahmadi, Qamariah, Zaitun
Abstract: This research aims in order to help teachers and students create an effective and current curriculum that includes strategic approaches, teaching methods, and descriptions of challenges and solutions in implementing language… uage learning, the goal of this research is to explain an innovative approach to teaching English to non-native speakers of the language. English taught in Indonesian classrooms A approach for conducting library research was used. Data acquisition through documentation ISI analysis is the method employed. Because Indonesia's educational system was in crisis when this study was being written, it was decided to base its findings on ideas that are frequently utilized in teaching English. The principles of communication, empathy for others, knowledge integration, project-based learning, and technology utilization have been stated above.

The Teacher’s Role in The Implementation of Curriculum Merdeka in English Classroom

Siti Anisah, Zaitun Qamariah
Abstract: The Independent curriculum is a new curriculum used in Indonesia and a transitional curriculum from K-13 curriculum. Therefore, this study aims to examine how the role of a teacher in implementing the new curriculum in the… he class they teach, especially English teachers. This study used library research methods, the data were taken from several articles and similar research. The source of data came from Google Scholar by using keywords the role of the teacher in the independent curriculum and the application of the independent curriculum in English classes. The results of this study indicate that English teachers are people who play an important role in implementing the independent curriculum. The English teacher in this curriculum acts as a giver of understanding, and has influence to improve the quality of education as well as an adapter that aligns the curriculum with the characteristics and needs of students. English teachers can implement an independent curriculum by changing teaching methods, using new strategies to improve learning outcomes. For curriculum implementation there are several strategies that English teachers can use such as games, music, using interactive learning media when teaching, then you can also use Role-play, Information-gap activities, Jigsaw activities, open-ended discussions and debates.