Search Articles & Publications

Showing 1520 articles found for "Proses"

Efisiensi Administratif Sebagai Kunci Produktivitas Di PT. Karya Tantri Abadi

Dicka Rizki Hermansyah, Agung Parmono
Abstract: Studi ini berfokus pada efisiensi manajemen sebagai penentu utama untuk meningkatkan produktivitas di PT. Karya Tantri Abadi. Efisiensi manajemen memainkan peran penting dalam mempercepat proses kerja, mengurangi biaya operasional… perasional dan memaksimalkan akurasi pengambilan keputusan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana digitalisasi memaksimalkan sistem manajemen, dan penggunaan teknologi informasi dapat meningkatkan efektivitas dan kinerja operasional karyawan. Metode penelitian yang digunakan secara kualitatif dilakukan dalam studi kasus dan wawancara dengan manajer perusahaan dan staf administrasi. Penelitian menunjukkan bahwa mengurangi waktu pemrosesan dokumen hingga 40% dapat meningkatkan efisiensi kerja sebesar 30%, karena penggunaan sistem manajemen dokumen elektronik dan digitalisasi kegiatan manajemen seperti otomatisasi alur kerja. Selain itu, penerapan teknologi informasi yang lebih baik dalam manajemen telah meningkatkan akurasi entri data dan percepatan komunikasi antar departemen. Oleh karena itu, penelitian ini mencerminkan pentingnya menggunakan lembaga manajemen yang lebih efisien untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Studi ini memberikan rekomendasi dari perusahaan lain mengenai penggunaan digitalisasi dan sistem manajemen yang efisien.

Penerapan Model Pembelajaran Stad Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Dan Budi Pakerti Tahun Ajaran 2023/2024 SMP Negeri Satu Atap Negeri 2 Sausu

I Nyoman Abdi Prasetyo
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa SMP Negeri Satu Atap Negeri 2 Sausu kls VII Semester I melalui penerapan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2023/2024 Penelitian… itian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri Satu Atap Negeri 2 Sausu  tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 11 orang Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran STAD ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77 24 Dengan rincian 7 siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan sekolah standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas Daya serap siswa 77 24 %, ,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85 71% Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama Hindu untuk kelas IV adalah 75,dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kooperatif Type STAD dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa Kelas VII SMP Negeri Satu atap Negeri 2 Sausu tahun pelajaran 2023/2024 Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran

Komposisi “Duo Warih Tungga Rago”: Interpretasi Ambiguitas Identitas dalam Perkawinan Beda Etnis Di Minangkabau

Azzura Yenli Nazrita, Asril
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi ambiguitas identitas suku pada anak-anak hasil pernikahan antara perempuan Minangkabau dan laki-laki dari suku lain melalui medium komposisi musik tradisi. Fenomena ini menciptakan… ptakan waris ganda, dimana anak-anak tersebut mewarisi sistem matrilineal dari pihak ibu dan sistem patrilineal dari pihak ayah. Ambiguitas ini memunculkan dinamika identitas sosial dan budaya yang kompleks, terutama dalam konteks adat Minangkabau yang mengutamakan garis keturunan ibu. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana interpretasi fenomena ambiguitas suku dan waris ganda dapat diungkapkan secara artistik dalam bentuk komposisi musik tradisi Minangkabau yang inovatif. Metode penciptaan karya ini dengan langkah Observasi, perumusan konsep, pengembangan konsep artistik,pemilihan instrumen, penyusunan, perwujudan, dan penyelesaian.Pendekatan interpretasi dipilih untuk menerjemahkan fenomena sosial ini menjadi elemen musikal yang merepresentasikan makna. Dalam proses penciptaan, pengkarya mengolah musik tradisi Minangkabau dengan memasukkan unsur-unsur dari budaya suku lain yang relevan, menghasilkan sebuah karya yang mencerminkan  identitas waris ganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi Duo Warih Tungga Rago berhasil merepresentasikan ambiguitas identitas suku melalui eksplorasi musikal yang inovatif. Karya ini menonjolkan dialog antara elemen tradisi Minangkabau dan budaya lain, sekaligus menggambarkan dinamika emosional dan sosial dari fenomena tersebut.

Analisis Penanganan Pengaduan Pelanggan Di Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Cabang Muncar Kab. Banyuwangi

Nava Wardatul Husnia, Nadiatul Amalia, Zulfa Ahmad Kurniawan
Abstract: Penanganan keluhan pelanggan menjadi aspek penting dalam meningkatkan mutu layanan di Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM). Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas sistem pengaduan pelanggan di PUDAM, mengidentifikasi… identifikasi berbagai kendala yang dihadapi, serta memberikan rekomendasi perbaikan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta analisis dokumen perusahaan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: a) Keluhan pelanggan di PUDAM Cabang Muncar umumnya berkaitan dengan kerusakan atau mati total pada water meter, aliran air yang lemah, air yang kotor, serta kebocoran pipa baik di rumah pelanggan maupun di area jalan. b) Penanganan keluhan oleh PUDAM Cabang Muncar dinilai sangat efektif, terlihat dari kemudahan yang diberikan kepada pelanggan dalam menyampaikan pengaduan. c) Secara umum, proses penanganan keluhan meliputi beberapa tahapan, yaitu evaluasi terhadap keluhan pelanggan, pencatatan dalam surat pengaduan, penerusan laporan ke bagian teknisi dan distribusi, penerbitan surat tugas, serta pelaksanaan penanganan di lokasi secara optimal.

Peningkatan Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Menggunakan Model Project Based Learning Berbasis TPACK di Kelas IV B SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh Kabupaten Solok Selatan

Septa Sabbihisma, Esa Yulimarta, Desmaneni, Ernawarnelis, Lili Ratnasari
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik kelas IV B SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh. Dapat dilihat dari proses pembelajaran, peserta didik mengalami kesulitan memahami materi pada mata pelajaran… lajaran IPAS karena kurangnya penerapan model pembelajaran yang tepat. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV B menggunakan model Project Based Learning berbasis TPACK. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV B SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh Kabupaten Solok Selatan pada semester I tahun ajaran 2024/2025. Penelitian dilaksanakan dengan 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Penelitian ini berhasil menunjukkan peningkatan hasil belajar dari siklus I 59,6% menjadi 84,7% pada siklus II, dengan persentase peningkatan sebesar 25,1%. Hasil pengamatan aktivitas pendidik menunjukkan peningkatan dari siklus I 77,2% menjadi 92,4% pada siklus II, dengan persentase peningkatan sebesar 15,2%. Hasil pengamatan aktivitas peserta didik menunjukkan peningkatan dari siklus I 68,2% menjadi 87,9% pada siklus II, dengan persentase peningkatan sebesar 19,7%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning berbasis TPACK berhasil dalam peningkatan hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV B SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh.

Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Cooparative Script Pada Peserta Didik Kelas IV SDN 12 Pinang Awan Kecamatan Pauh Duo Kabupaten Solok Selatan

Nelsi Efrita, Zulmi Aryani, Yelly Martaliza
Abstract: Proses pembelajaran dilaksanakan di kelas IV SDN 12 Pinang Awan Kecamatan Pauh Duo Kabupaten Solok Selatan, terdapat kesulitan dalam belajar disebabkan karena penggunaan model pembelajaran kurang tepat, materi sulit dipahami… hami oleh peserta didik sehingga mengakibatkan hasil belajar peserta didik menjadi rendah. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Untuk mengatasi masalah tersebut peneliti sudah meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model Cooperative Script di kelas IV SDN 12 Pinang Awan. Penelitian dilaksanakan dua siklus, subjek penelitian yaitu peserta didik kelas  IV SDN 12 Pinang Awan sebanyak 13 orang, dilaksanakan semester ganjil tahun pelajaran 2024/2025, data digunakan dalam penelitian yaitu data kuantitatif berupa persentase ketuntasan belajar, data kualitatif berupa hasil observasi aktivitas guru dan peserta didik. Setelah dilakukan penelitian selama dua siklus diperoleh hasil belajar Pendidikan Pancasila siklus I sebesar 53,85%. Meningkat pada siklus II, diperoleh sebesar 80,75%. Artinya proses pembelajaran pada siklus II dinyatakan berhasil atau meningkat sebesar 26,9%. Hasil pelaksanaan aktivitas guru dan peserta didik siklus I aspek guru diperoleh tingkat ketuntasan 68,15% dan aspek peserta didik diperoleh 59,1%, kemudian pelaksanaan aktivitas guru dan peserta didik siklus II aspek guru diperoleh ketuntasan 89,35% dan aspek peserta didik 89,35%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Cooperative Script dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Peningkatan Hasil Belajar IPAS Menggunakan Model Problem Based Learning Pada Peserta Didik Kelas IV UPT SDN 02 Sikumbang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan

Tegar Rahmansyah, Esa Yulimarta, Isnaniah, Ernawarnelis, Fitriani
Abstract: Penelitian ini dilakukan karena rendahnya hasil belajar peserta didik dalam proses pembelajaran IPAS, ditandai dengan peserta didik kurang merespon materi pelajaran yang diberikan oleh guru, kurang aktifnya peserta didik… dalam mengajukan pertanyaan, mengemukakan pendapat dan berdiskusi bersama teman. Oleh karena itu penelitian ini bermaksud untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik melalui model Problem Based Learning.   Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Problem Based Learning. Subjek penelitian peserta didik kelas IV UPT SDN 02 Sikumbang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan pada semester I tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian menghasilkan data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik dan data kualitatif berupa hasil lembar observasi guru dan peserta didik.   Hasil penelitian menunjukan dengan penerapan model Problem Based Learning dalam proses pembelajaran pada siklus I hasil belajar diperoleh persentase 47%. Pada siklus II meningkat dengan persentase ketuntasan 88%. Hasil pengamatan aktivitas guru siklus I diperoleh 90% dan siklus II meningkat menjadi 97%. Kemudian hasil pengamatan aktivitas peserta didik siklus I diperoleh 50% dan pada siklus II diperoleh 92%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut memperlihatkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning di kelas IV UPT SDN 02 Sikumbang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS.

Peningkatan Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT)

Elida Yanti Putri, Esa Yulimarta, Lili Ratnasari, Ade Marlia, Rosi Satria Ardi
Abstract: Elida Yanti Putri. 2024. Peningkatan Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) di Kelas V UPT SD Negeri 25 Koto Kaciak Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok… lok Selatan. Pembimbing 1 Esa Yulimarta, S.PdI.,M.Pd. dan pembimbing 2 Lili Ratnasari, S.Hum.,M.Pd. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS peserta didik karena kurangnya penggunaan model pembelajaran sehingga peserta didik kurang terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Solusi dari pemecahan masalah tersebut adalah menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPAS. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V UPT SD Negeri 25 Koto Kaciak pada semester I tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan selama dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari 2 pertemuan. Hasil penelitian pada mata pelajaran IPAS siklus I diperoleh ketuntasan hasil belajar sebanyak 50% dan meningkat pada siklus II menjadi 85%. Pada hasil observasi guru siklus I diperoleh 80,25% dan meningkat pada siklus II menjadi 95,71%. Sedangkan pada aspek peserta didik diperoleh 69,07% dan meningkat pada siklus II menjadi 84,86%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik kelas V UPT SD Negeri 25 Koto Kaciak Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan.

Meningkatkan Hasil Belajar IPAS dengan Menggunakan Model Contextual Teaching and Learning Berbasis Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) Di Kelas IV B SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kabupaten Solok Selatan

Fatima jasmini, Ade Marlia, Esa Yuli Marta
Abstract: Rendahnya hasil belajar IPAS di kelas IV B SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao karena kurangnya penggunaan variasi model pembelajaran, pemahaman tentang implementasi kurikulum, dan proses pembelajaran masih bersifat teacher centered.… tered. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dua siklus, subjek penelitian ini siswa kelas IV B SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan dengan jumlah siswa 25 orang di semester II TA 2023/2024. Setelah dilakukan penelitian selama dua siklus, hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Contextual Teaching AND Learning berbasis TPACK dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Meningkatnya hasil belajar pada mata pelajaran IPAS, dapat dilihat pada pertemuan 1 persentase ketuntasan yaitu 36% pada pertemuan 2 persentase ketuntasan yaitu 56%. Jadi untuk siklus I persentase ketuntasannya adalah 46%. Pada siklus II, pertemuan 1 persentase ketuntasan yaitu 76% pada pertemuan 2 persentase ketuntasan yaitu 88%. Jadi, untuk siklus II persentase ketuntasannya adalah 82%. Melihat persentase ketuntasan pada mata pelajaran IPAS sudah terjadi peningkatan dan sudah mencapai indikator keberhasilan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Contextual Teaching AND Learning berbasis TPACK dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS pada pembelajaran kurikulum merdeka di kelas IV B SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan sudah berjalan dengan baik.

Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis Tpack Di Kelas IV A SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kabupaten Solok Selatan

Arif Fajri Luthfi, Ade Marlia, Yulia Rahmi Fitri, Ernawarnelis, Isnaniah
Abstract: Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik, solusi pemecahan masalah tersebut menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbasis TPACK dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian… an ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik kelas IV A SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada peserta didik kelas IV A SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao yang peneliti lakukan dari tanggal 30 Juli 2024 s/d 15 Agustus 2024 dalam 2 siklus, masing- masing siklus terdiri dari 3 pertemuan. Penilaian hasil belajar peserta didik pada kondisi awal mata pelajaran Matematika memperoleh persentase 40% pada siklus I memperoleh persentase sebesar 52% dan siklus II 84%. Proses pembelajaran siklus I pada aspek guru memperoleh pesentase 81,77% dan aspek peserta didik 72,68%, pada siklus II aspek guru memperoleh 92,40% dan aspek peserta didik 81,81%. Berdasarkan persentase pembelajaran tersebut, sudah terjadi peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 32% dan peningkatan proses pembelajaran pada aspek guru dari siklus I ke siklus II sebesar 10,63%, pada aspek peserta didik meningkat sebesar 9,13%,  pembelajaran sudah mencapai indikator keberhasilan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning (PBL) berbasis TPACK dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada peserta didik kelas IV A SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan.