Search Articles & Publications

Showing 1520 articles found for "Proses"

Peran Guru Dalam Pengelolaan Pembelajaran Di TK LKMD Walakone

Natalia Manakutty, Sela Souhaly, Grace Manakane, Meske Elly
Abstract: Peran guru adalah sebagai tenaga pendidik professional, guru memiliki tugas utama yaitu untuk mendidik, mengajar, membimbing mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik. pengelolaan pembelajaran adalah proses… roses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan penilaian kegiatan pembelajaran yang di lakukan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskripsi kualitatif. Penelitian deskripsi kualitatif merupakan penelitian yang berusaha mendeskripsikan dan menginterprestasikan data yang ada, disamping itu penelitian deskriptif terbatas pada usaha mengungkapkan suatu masalah atau dalam keadaan ataupun peristiwa sebagaimana adanya, sehingga bersifat sekedar mengungkapkan fakta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam pengelolaan pembelajaran di TK LKMD Walakone. penelitian ini menggunakan model penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian lapangan menunjukan peran guru dalam pengelolaan pembelajaran belum baik, di lihat dari pengelolaan pembelajaran yakni: perencanaan pembelajaran berupa RPPM, Prosem, Protah, dan Silabus yang di gunakan belum di berlakukan dengan baik di TK LKMD Walakone.

Pengaruh Keberagaman Budaya di Sekolah Terhadap Kualitas Proses Belajar Mengajar Pada Pembelajaran Sejarah

Melany Putri Giani, Syarifah Salsabila, Ayu Wandira, Dina Sofiya Madani, Nandang Budiman
Abstract: Penelitian ini membahas tentang pengaruh keberagaman budaya terhadap kondisi pendidikan di sekolah khususnya pada kualitas proses belajar mengajar dalam pembelajaran sejarah. Keberagaman budaya di sekolah dapat memberikan… n pengaruh positif maupun negatif bagi warga sekolah. Hasil penelitian menunjukan bahwa keberagaman budaya di sekolah dapat mendorong kreativitas guru dan pengembangan karakter siswa di sekolah. Penelitian ini juga membahas tentang perubahan nilai-nilai siswa maupun tenaga pendidik yang ada di sekolah dalam proses pembelajaran di kelas terutama pada mata pelajaran sejarah. Sehingga, artikel ini diharapkan mampu memberikan wawasan dan pengetahuan mengenai keberagaman budaya di sekolah yang dapat menjadi peluang positif pada pendidikan karakter siswa dari adanya pembelajaran sejarah di sekolah.

Perancangan Aplikasi Manajemen dan Pemesanan Travel Umroh dan Haji Berbasis Website Pada Haromain Travel

Fernando Kurniawan, Muhamad Farhan, Zaka Nabhan Mulyadi, Wasis Haryono
Abstract: Perkembangan teknologi informasi mendorong berbagai sektor untuk memanfaatkannya, termasuk industri travel umroh dan haji dalam mengadopsi aplikasi berbasis digital untuk meningkatkan efisiensi pelayanan. Haromain travel… sebagai salah satu penyelenggara ibadah umroh dan haji, dalam pengelolaan manajemen data dan pemesanan masih menggunakan metode pemesanan secara manual melalui whatsapp dan pencatatan ulang ke dalam excel, Yang menimbulkan berbagai kendala, Terutama dalam proses verifikasi data yang rawan kesalahan sehingga dinilai kurang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi manajemen dan pemesanan travel umroh dan haji berbasis website untuk mengoptimalkan proses administrasi dan pemesanan. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan metode pengembangan agile, yang terdiri dari tahapan iteratif yang dimulai dari perancangan, desain, implementasi, pengembangan, hingga pengujian, Desain sistem ini didukung oleh beberapa diagram, seperti activity diagram, use case diagram, dan sequence diagram, guna memberikan pemahaman terhadap alur data dan interaksi pengguna dalam sistem. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aplikasi yang dikembangkan dapat menggantikan proses manajemen dan pemesanan manual, serta diharapkan menjadi solusi yang efektif dalam mengatasi permasalahan manajemen dan pemesanan di haromain travel.

Analisis Kualitas Pelayanan Publik Menuju Good Governance Kecamatan Tallo Kota Makassar

Nasiratunnisaa Mallappiang, Muharram
Abstract: Pelayanan Publik adalah segala kegiatan pelayanan yang dilakukan oleh penyelenggara pelayanan publik sebagai upaya pemenuhan kebutuhan penerima pelayanan maupun pelaksanaan ketentuan Peraturan. Penelitian ini bertujuan untuk… ntuk (1) Menganalisis tingkat kualitas pelayanan. publik berdasarkan Penerapan indikator-indikator dan Prinsip-Prinsip Good Governance yang diberikan oleh pemerintah Kecamatan Tallo kota Makassar. (2) Mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kualitas pelayanan. publik di Kantor Kecamatan Tallo Kota Makassar. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, lnforman penelitian terdiri dari informan kunci yaitu sekertaris Kecamatan Tallo, sedangkan informan pendukung adalah kasubag pelayanan umum, petugas pelayanan kecamatan tiga orang dan masyarakat dengan jumlah total informan tujuh orang. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui Penyajian data, dan reduksi data. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kelima indikator kualitas pelayanan, yaitu: tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empaty menunjukkan bahwa pelayanan publik di Kantor Kecamatan Tallo Kota Makassar telah berjalan dengan baik. Demikian juga penerapan prinsip-prinsip Good Govemace berdasarkan asas transparansi, akuntabel, partisipatif, efektifitas dan efesiensi telah berhasil terimpelementasikan dengan baik. Namun demikian, terdapat beberapa indikator yang masih perlu perbaikan, diantaranya: dimensi bukti fisik (tangible), dimensi kehandalan (reliability), dan dimensi empati (empathy). Pada ketiga indikator tersebut masih perlu ditingkatkan lagi pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, agar proses pelayanan dapat berjalan sesuai dengan standar pelayanan dan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) sehingga pengguna layanan akan merasa puas dengan pelayanan yang diberikan khususnya di Kecamatan Tallo Kata Makassar. Adanya faktor-faktor yang mempengaruhi, seperti Sumber Daya Manusia (SDM), koordinasi dengan pemerintah kelurahan, sarana dan prasarana, maka implementasi reformasi birokrasi pelayanan publik sepenuhnya belumlah maksimal untuk menciptakan suasana nyaman bagi pemohon pelayanan. Oleh karena itu, kepuasan yang diharapkan dari pelanggan belum terlaksana dengan baik.

Perancangan Teknologi E-Poin Untuk Meningkatkan Kualitas Karakter Siswa Khususnya Tentang Kedisiplinan Di MI Salafiyah Syafi’iyah Putra Sukorejo

Muwasatil Muhtajin, Ahmad Homaidi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem e-Poin berbasis web guna meningkatkan kedisiplinan siswa melalui pencatatan pelanggaran dan prestasi secara digital di MI Salafiyah Syafi’iyah Putra… ra Sukorejo. Sistem e-Poin dirancang untuk menggantikan metode konvensional berbasis kertas yang kurang efisien dan kurang transparan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Proses pengembangan sistem mengikuti model Waterfall dalam Software Development Life Cycle (SDLC), meliputi tahapan pengumpulan kebutuhan, analisis, desain, implementasi, dan pengujian. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sistem e-Poin mampu memberikan kemudahan dalam pendokumentasian pelanggaran, mempercepat proses pelaporan kepada wali santri, serta meningkatkan keterlibatan guru dan orang tua dalam pembinaan karakter siswa. Sistem ini dibangun menggunakan framework CodeIgniter 3 dengan database MySQL dan menyediakan fitur antarmuka yang mudah digunakan oleh berbagai pengguna, termasuk guru, admin, orang tua, dan siswa. Implementasi sistem ini mendukung program digitalisasi pendidikan yang sejalan dengan kebijakan Kurikulum Merdeka serta visi madrasah dalam membentuk siswa yang disiplin dan berkarakter.

Konsep Justice Collaborator Tindak Pidana Korupsi Dalam Perspektif Hukum Progresif

Ach. Raziqin, Ainun Najib, Moh. Ali Hofi
Abstract:  Dialektika dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia berjalan seiring proklamasi kemedakaan itu sendiri diikrarkan. Pasalnya korupsi bukan hanya berakibat pada mangkraknya pertumbuhan ekonomi negara saja,… saja, namun lebih dari itu secara tidak langsung dapat mengancam terhadap kesejahteraan masyarakat pada umumnya. Berulangkali pemerintah mengkontruksi produk hukum dalam usahanya untuk memberantas namun berujung pada titik revisi. Sehingga dalam perkembangan terakhir ini lahir istilah konsep justice collaborator sebagai intrumen sentaral dalam penanganan kasus pidana luar biasa, dimana seorang pelaku kriminal dijadikan saksi dalam proses investigasi kasus tindak pidana korupsi. Untuk memastikan bahwa kerangka konsep justice collaborator ini apakah sudah merepresentasikan tujuan hukum yaitu terciptanya stabilistas masyarakat apa tidak, maka perlu dikaji melalui paradigma hukum progresif, dimana salah satu spritit hukum progresif itu sendiri yaitu adanya hukum untuk manusia bukan sebaliknya manusia mengabdi kepada hukum.

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Dan Budi Pekerti Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Learning Tipe Mind Mapping Bagi Siswa Kelas IV SD Negeri 2 Meko Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023 / 2024

Wayan Surya Ningsih
Abstract: Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti melalui penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe… Mind Mapping pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Meko semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa, yang disebabkan oleh kurangnya variasi model pembelajaran yang dapat mengoptimalkan keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas siswa dan guru, serta tes hasil belajar siswa. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi aktivitas dan soal evaluasi pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe Mind Mapping berpengaruh positif terhadap peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa. Aktivitas belajar peserta didik pada siklus I mencapai 73,51% dalam kategori cukup aktif, dan meningkat menjadi 86,45% dalam kategori aktif pada siklus II. Selain itu, hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan signifikan. Rata-rata nilai ulangan harian siswa pada siklus I adalah 64,00 dan meningkat menjadi 87,92 pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Mind Mapping efektif dalam meningkatkan partisipasi aktif dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif learning tipe Mind Mapping sangat tepat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas IV SD Negeri 2 Meko.

Optimalisasi Model Cooperative Learning Untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Sraddha Dalam Pembelajaran Agama Hindu Kelas VII SMP Negeri 1 Soyo Jaya Tahun Pelajaran 2023/2024

Ni Made Narfiani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu pada materi Sraddha siswa kelas VII SMP Negeri 1 Soyo Jaya Tahun Pelajaran 2023/2024 melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Learning.… ing. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya hasil belajar siswa serta kurangnya keaktifan dalam proses pembelajaran konvensional yang selama ini diterapkan. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Pada siklus pertama, pelaksanaan pembelajaran belum optimal. Guru masih kurang efektif dalam membimbing kegiatan kelompok, dan sebagian siswa belum aktif dalam diskusi. Hasil observasi menunjukkan bahwa aktivitas guru mencapai 86% dan aktivitas siswa sebesar 78%, dengan tingkat ketuntasan klasikal hanya 73% dan nilai rata-rata 72,63. Hal ini menandakan bahwa pembelajaran perlu ditingkatkan lagi. Pada siklus kedua, perbaikan dilakukan baik dari sisi strategi pengajaran maupun pengelolaan kelas. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Aktivitas guru mencapai 95%, aktivitas siswa naik menjadi 89%, dan ketuntasan belajar klasikal mencapai 100% dengan nilai rata-rata sebesar 82,36. Dengan pencapaian ini, siklus dihentikan pada tahap kedua. Peningkatan hasil belajar ini menunjukkan bahwa model Cooperative Learning efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi. Melalui pembelajaran kelompok, siswa lebih aktif berdiskusi, saling membantu, dan termotivasi untuk belajar bersama. Selain berdampak pada hasil akademik, model ini juga menanamkan nilai-nilai karakter seperti tanggung jawab, gotong-royong, kepedulian, dan saling percaya. Dengan demikian, penerapan model Cooperative Learning tidak hanya meningkatkan hasil belajar siswa, tetapi juga membentuk sikap positif dalam interaksi sosial dan pembentukan karakter siswa.

Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Pada SiswaTentang Kepemimpinan Kelas IX Di SMP Negeri 2 Petasia Barat Satu Atap Tahun Pelajaran 2023/2024

I Gede Sanjaya
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu pada materi kepemimpinan siswa kelas IX SMP Negeri 2 Petasia Barat Satu Atap Tahun Pelajaran 2023/2024 melalui penerapan model pembelajaran… Cooperative Learning. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya hasil belajar siswa serta kurangnya keaktifan dalam proses pembelajaran konvensional yang selama ini diterapkan. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Pada siklus pertama, pelaksanaan pembelajaran belum optimal. Guru masih kurang efektif dalam membimbing kegiatan kelompok, dan sebagian siswa belum aktif dalam diskusi. Hasil observasi menunjukkan bahwa aktivitas guru mencapai 86% dan aktivitas siswa sebesar 78%, dengan tingkat ketuntasan klasikal hanya 73% dan nilai rata-rata 72,63. Hal ini menandakan bahwa pembelajaran perlu ditingkatkan lagi. Pada siklus kedua, perbaikan dilakukan baik dari sisi strategi pengajaran maupun pengelolaan kelas. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Aktivitas guru mencapai 95%, aktivitas siswa naik menjadi 89%, dan ketuntasan belajar klasikal mencapai 100% dengan nilai rata-rata sebesar 82,36. Dengan pencapaian ini, siklus dihentikan pada tahap kedua. Peningkatan hasil belajar ini menunjukkan bahwa model Cooperative Learning efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi. Melalui pembelajaran kelompok, siswa lebih aktif berdiskusi, saling membantu, dan termotivasi untuk belajar bersama. Selain berdampak pada hasil akademik, model ini juga menanamkan nilai-nilai karakter seperti tanggung jawab, gotong-royong, kepedulian, dan saling percaya. Dengan demikian, penerapan model Cooperative Learning tidak hanya meningkatkan hasil belajar siswa, tetapi juga membentuk sikap positif dalam interaksi sosial dan pembentukan karakter siswa.

Penerapan Model Pembelajaran Direct Learning Sebagai Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Agama Hindu Siswa Kelas III UPT SDN 152 Kalaena Kiri II Tahun Pelajaran 2023/2024

Graceani Batik
Abstract: Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di SDN 152 Kalaena Kiri II pada Kelas III Tahun Pelajaran 2023/2024 yang bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan Model Direct Learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa… iswa pada mata pelajaran Agama Hindu. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes prestasi belajar yang dilaksanakan saat berlangsungnya proses pembelajaran. Untuk memaknai data hasil penelitian, data yang telah diperoleh dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif, dengan menyajikan rata-rata, modus, median dan prosentase ketuntasan belajar. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Model Direct Learning dapat meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran Agama Hindu. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awalnya rata-rata 67,5, dengan prosentase ketuntasan belajar 33,33%. Setelah diberikan tindakan pada siklus I prestasi belajar siswa mengalami peningkatan menjadi rata-rata 74,16, dengan ketuntasan belajar 66,66%. Selanjutnya pada siklus II meningkat lagi menjadi rata-rata 80,00, dan ketuntasan belajar mencapai 91,66%. Hasil yang diperoleh pada siklus II ini telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan sehingga penelitian ini adalah Model Direct Learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Agama Hindu siswa kelas III SDN 152 Kalaena Kiri II