Abstract:Penelitian ini mengkaji efektivitas pelatihan karyawan dalam meningkatkan kinerja organisasi melalui studi literatur. Masalah yang diangkat adalah bagaimana organisasi dapat mengoptimalkan program pelatihan untuk menghadapi…
api tantangan bisnis yang semakin kompetitif. Studi ini mengidentifikasi karakteristik program pelatihan yang efektif, termasuk kesesuaian dengan kebutuhan organisasi, variasi metode, dan integrasi teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan yang terencana dengan baik dapat secara signifikan meningkatkan produktivitas, keterlibatan karyawan, dan daya saing organisasi. Solusi yang diusulkan meliputi implementasi program pelatihan yang komprehensif, mencakup on-the-job training, pembelajaran jarak jauh, dan metode berbasis teknologi. Penelitian ini juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan untuk memastikan efektivitas program pelatihan dalam jangka panjang.
Abstract:Dalam penelitian ini tujuan organisasi bergantung pada kebiasaan kerja karyawan. Pada tahapan evaluasi ini, akan melihat apakah hasil pelatihan sesuai dengan tujuan pelatihan dengan memperhatikan penyusunan kriteria evaluasi,…
uasi, tujuan evaluasi dan metode yang akan digunakan. Pengembangan sangatlah penting dalam praktiknya keberhasilan bisnis didasarkan pada standar kinerja yang tinggi dan bergantung pada kehidupan sehari-hari. Dalam metode ini menggunakan tinjaun pustaka dari penelitian sebelumnya untuk menjawab hipotesis peneliti. penelitian ini mengumpulkan data dari sumber literatur seperti jurnal, artikel, dan laporan penelitian yang membahas topik tersebut. Program pelatihan tidak hanya meningkatkan kecakapan teknik karyawan tetapi juga menumbuhkan keterampilan interpersonal dan manajerial yang penting untuk mendorong pertumbuhan organisasi selain itu manajer sumber daya manusia menciptakan budaya perusahaan yang positif serta dapat menigkatkan motivasi dan hasil kerja karyawan yang etos kerja dan kuat serta bisa diandalkan, kemudian dapat meningkatkan standar kinerja karyawan, mengurangi pergantian karyawan dan memberikan hasil yang lebih berkualitas. Dan juga, Strategi inovatif dalam manajemen sumber daya manusia (SDM) berfokus pada penggunaan pendekatan baru untuk meningkatkan dan memaksimalkan kinerja karyawan di dalam perusahaan. Memaluli keterlibatan dalam perencanaan strategis, SDM dapat memastikan bahwa kebijakan dan pratiknya selaras dengan tujuan jangka panjang perusahaan. Dengan demikian, manajemen SDM tidak hanya berfokus pada aspek operasional sehari-hari tetapi juga berperan sebagai mitra strategis yang membantu organisasi dalam meraih kinerja unggul dan keunggulan kompetitif di pasar.
Abstract:The research takes an insight look into the complicated representation of love, using the short story of The Dumb Man by Sherwood Anderson within the existentialism framework. The deaf and mute protagonist becomes a metaphor…
phor for the universal human condition in his search for love and communication amidst a society that cares less. In his tacit quest for love, Anderson exemplifies an existentialist perspective: Love is not a desire—one feels—but a highly conscious effort to assert one's existence in reality, both freely chosen and constrained by society. This analysis is conducted through qualitative method and explorative approach in unpacking meaning from the narrative, with the contention that hopes for love functions as a central vehicle for self-transformation. It is in this quest for love that this story wrestles through the tension of aloneness with man's need to connect, representative of the complex, intertwined relationship between individual independence and the world outside. Ultimately, through this story, how it unfolds existentialism culminates into the relentless, sometimes painful pursuit of love—thereby bringing out the core role of existentialism in the journey towards self-actualization and insight into the human condition.
Khoiriyah, Muhammad Agung Bahrudin, Ahmad Nur Holik, Ahmad Gufron, Muther Rosidi, Misbahul Hasan, Fefriya Wanda Nuraini, Siti Choiriyah, Yeni Safitri, Nur Aisah Romadhoni, Dinda Wati, Faridatul Jannah, Elok Pramuhita, Halena Laili Fitria, Sely Kurniasih Putri
Abstract:Artikel ini menyajikan bagaimana pendampingan terhadap kelompok tani dalam memanfaatkan limbah rumah tangga seperti air cucian beras sebagai bahan untuk pembuatan pupuk cair (POC). Air cucian beras atau air leri mengandung…
ng vitamin seperti niacin, riboflavin, piridoksin da thiamin, serta mineral seperti Ca, Mg dan Fe yang diperlukan untuk pertumbuhan jamur. Dimana penggunaan limbah air cucian beras sangat efektif untuk penyuburan tanaman karena bahan-bahannya yang sangat mudah didapatkan dan tergolong murah. Salah satu diadakan pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai kegunaan limbah air cucian beras menjadi Pupuk Organik Cair (POC) kepada kelompok tani desa Suren Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. Cara pembuatan pupuk organik cair pertama siapkan limbah cucian air beras, E4, dan tets tebu, dan juga jerigen sebagai tempat pembuatan pupuk berlangsung. Selanjutnya campurkan dulu limbah cucian beras tersebut dengan molase, kemudian campurkan dengan E4 lalu di masukkan ke dalam jerigen dan diamkan selama dua minggu untukt di fermentasikan. Adapun tujuan lainnya dalam proses pembuatan pupuk organik cair ini yaitu, diharapkan dapat mengurangi sampah organik rumah tangga. Kemudian metode yang digunakan dalam melakukan pengabdian masyarakat ini yaitu memberikan suatu penyuluhan atau sosialisasi dan juga bentuk praktik untuk pembuatan pupuk organik cair.
Abstract:Kepuasan pasien dalam pelayanan kesehatan sangat penting untuk diperhatikan karena dapat menggambarkan bagaimana kualitas pelayanan di tempat pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepuasan…
puasan pasien terhadap pelayanan kesehatan rawat jalan di puskesmas marga mulya tahun 2024. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain studi descriptive. Analisis data yang digunakan ialah uji univariat. Sebagian besar responden rawat jalan di Puskesmas Marga Mulya, pada penelitian ini terkait dimensi Tangibles (bukti fisik), 81 responden (73,6%) menyatakan puas, dan 29 responden (26,4%) menyatakan tidak puas. Pada dimensi Reliability (kehandalan), 46 responden (41,8%) menyatakan puas, dan 64 responden (58,2%) menyatakan tidak puas. pada dimensi Responsiveness (daya tanggap), 63 responden (57,3%) menyatakan puas, dan 47 responden (42,7%) menyatakan tidak puas. pada dimensi Assurance (jaminan), 60 responden (63,6%), dan 40 responden (36,6%) menyatakan tidak puas. pada dimensi Empathy (empati), 70 responden (54,5%), dan 50 responden (45,5%) menyatakan tidak puas. Sebagian besar responden/responden rawat jalan di Puskesmas Marga Mulya merasa puas pada dimensi assurance, dan terdapat beberapa responden/pasien merasa tidak puas pada dimensi realeability. Terkait dengan ketidakpuasan pada dimensi kehandalan, sebaiknya diberikan pelatihan terkait komunikasi efektif, serta training untuk meningkatkan skill karyawan yang fokus pada pengembangan keterampilan komunikasi pada pelanggan atau pasien.
Abstract:Pasar modal telah mengalami pertumbuhan yang stabil. Namun, masih ada beberapa hambatan, termasuk kurangnya pengetahuan keuangan, volatilitas pasar yang disebabkan oleh faktor eksternal, dan kesulitan dengan peraturan dan…
n transparansi. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali, memahami, dan mengembangkan solusi untuk masalah-masalah yang dihadapi pasar modal konvensional dan syariah di Indonesia. Selain menjadikan pasar modal Indonesia lebih kompetitif di dunia internasional, hal ini juga akan mendorong inklusi keuangan yang adil dan berkelanjutan. Dalam rangka mendukung pertumbuhan masa depan yang sehat dan berkelanjutan, studi ini bermaksud untuk menyelidiki kemungkinan dan kesulitan yang dihadapi pasar modal konvensional dan syariah di Indonesia serta memberikan solusi yang terkait. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan literatur. Data diperoleh melalui studi pustaka dari berbagai sumber Tantangan pasar modal Indonesia, baik konvensional maupun syariah, mencakup kurangnya investor lokal, minimnya produk investasi, serta regulasi yang tidak sinkron. Pasar modal syariah juga menghadapi kendala pengetahuan dan kurangnya dukungan. Untuk mengatasinya, dibutuhkan edukasi intensif, kolaborasi antara regulator dan pelaku bisnis, pengembangan produk baru, penyederhanaan peraturan, serta peningkatan transparansi dan tata kelola. Penguatan platform fintech dan infrastruktur pasar modal juga penting untuk memperluas jangkauan investor dan mendorong pertumbuhan pasar modal yang inklusif dan berkelanjutan
Abstract:Sebelum mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menghadapi dunia pendidikan yang asli, terdapat kegiatan PLP (Pengenalan Lingkungan Persekolahan) yang mana kegiatan tersebut berupa pengenalan yang dilakukan…
n oleh mahasiswa untuk mengetahui apa saja yang ada di dunia pendidikan khususnya di sekolah. Kegiatan PLP ini dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa sebanyak 11 mahasiswa di SMP Negeri 18 Kota Serang, kegiatan tersebut dilakukan bertujuan untuk mengenalkan kepada mahasiswa tentang dunia pendidikan dan persekolahan secara langsung. Terdapat 4 prodi yang dikirim oleh kampus untirta untuk melakukan kegiatan praktek PLP, prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Prodi Ilmu Pengetahuan Alam, dan Prodi Bimbingan Konseling. Kegiatan PLP dilakukan selama kurang lebih 52 hari, terhitung mulai tanggal 17 September - 08 November 2024. Mahasiswa melakukan praktek kegiatan belajar mengajar sesuai dengan jurusan yang mahasiswa ampu di kampus berdasarkan modul ajar yang dibuat oleh masing - masing mahasiswa. Disamping kegiatan belajar mengajar, praktek PLP juga mengikuti acara sekolah sesuai dengan kalender pendidikan yang ada di smp 18 kota serang. Kegiatan tersebut meliputi pembinaan ekstrakulikuler, kegiatan P5 yang dilaksanakan dengan kegiatan wirausaha dan demokrasi pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS periode 2024/2025, dan LDKS bagi siswa dan siswi osis terpilih.
Abstract:Pentingnya kesadaran bank, khususnya Bank Syariah Indonesia dalam menjaga tingkat kesehatan keuangannya agar nasabah tetap memberikan kepercayaan kepada bank yang bersangkutan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui…
tingkat kesehatan Bank Syariah Indonesia dengan menggunakan veriabel CAMEL pada poriode pada tahun 2019-2022. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode CAMEL. Sumber data yang diperoleh peneliti tidak hanya data dasar yang diperoleh dari peneliti sebelumnya dalam artikel ilmiah, tetapi juga mencantumkan teori-teori yang membahas kali ini. Hasil penelitian menunjukan bahwasanya tingkat kesehatan pada bank syariah indonesia pada periode 2019-2022 berada pada predikat sehat.
Abstract:Kebijakan moneter memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari kebijakan moneter terhadap stabilitas ekonomi Indonesia. Metode…
yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan mengambil data dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebijakan moneter yang tepat dapat membantu mengendalikan tingkat inflasi, mengatur suku bunga, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang seimbang. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya koordinasi antara bank sentral dan pemerintah dalam merumuskan kebijakan moneter yang efektif untuk mencapai stabilitas ekonomi yang diinginkan.
Abstract:Today's education faces the challenge of preparing students with competencies that are relevant to the demands of the times. This research aims to explore innovative strategies in improving 21st Century competencies at SMPN…
MPN 46 Surabaya. The research method involved classroom observation, interviews with teachers, and document analysis. Findings show that project-based learning, the use of interactive technology, cooperative learning models, and student-centered approaches are effective in developing 21st Century competencies. In addition, simulation activities, innovative curriculum development, special extracurricular programs, and continuous teacher training also play an important role. The conclusions emphasize the need for inclusive and innovative learning approaches in dealing with the demands of modern education. The findings provide a strong foundation for the development of effective learning strategies to improve students' 21st Century competencies in the future.