Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan atau menjelaskan studi literatur tentang etika pemimpin dan kepemimpinan dalam pendidikan Islam. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif/deskriptif dengan…
ngan pendekatan tinjauan pustaka atau berdasarkan tinjauan pustaka melalui resensi buku dan jurnal. Langkah-langkah dalam penelitian ini dimulai dari mengumpulkan artikel, mereduksi artikel, berdiskusi dan menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan tentang etika pemimpin dan kepemimpinan, prinsip-prinsip kepemimpinan, karakteristik kepemimpinan, fungsi kepemimpinan, peran kepemimpinan dan faktor-faktor yang mempengaruhi kepemimpinan
Abstract:Manajemen Strategi adalah pelaksanaan yang berkesinambungan dalam mengatur, mengamati, memeriksa dan menilai setiap keperluan yang diharapkan oleh suatu perkumpulan dengan tujuan akhir untuk mencapai tujuannya. Perubahan…
yang terjadi dengan cepat dalam perilaku organisasi akan memerlukan organisasii yang dapat terus menilai strategi. Organisasi mendapat manfaat dari penerapan manajemen strategis dengan terlebih dahulu menentukan keadaan mereka saat ini, mengembangkan dan mensosialisasikan strategi, dan kemudian mengevaluasi efisiensi strategi tersebut. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memutuskan pelaksanaan manajemen strategi dalam landasan pendidikan. Eksplorasi ini memanfaatkan penelitian kepustakaan. Dalam memperoleh informasi penelitian, para peneliti mengumpulkan, memecah, menyusun sumber-sumber dari artikel, buku, pemeriksaan masa lalu tentang pelaksanaan administrasi kunci di bidang persekolahan. Hasil penelitian menemukan bahwa dalam melaksanakan manajemen strategi dalam pendidikan harus mempertimbangkan beberapa sudut pandang, yaitu: 1) visi, misi dan manfaat dari landasan pendidikan, 2) tujuan jangka panjang, 3) menentukan sistem kebutuhan, 4) memerintahkan pelaksanaan penanda, 5) menggambarkan tujuan fungsional, 6) fokus pada kebutuhan aset (fisik, manusia, moneter), 7) mengamati dan melaksanakan fungsional mengantisipasi praktik sehari-hari dan premis yang dibukukan.
Abstract:Pendidikan kewirausahaan adalah aktivitasaktivitas pengajaran dan pembelajaran tentang kewirausahaan yang meliputi pengembangan pengetahuan, ketrampilan, sikap dan karakter pribadi sesuai dengan umur dan perkembangan siswa…
wa Pendidikan kewirausahaan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan minat berwirausaha siswa. Minat wirausaha adalah kecenderungan hati dalam diri subjek untuk tertarik menciptakan suatu usaha yang kemudian mengorganisir, mengatur, menanggung risiko dan mengembangkan usaha yang diciptakannya tersebut. Minat wirausaha berasal dari dalam diri seseorang untuk menciptakan sebuah bidang usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pendidikan kewirausahaan dapat meningkatkan minat berwirausaha siswa. Oleh karena itu, pendidikan kewirausahaan perlu diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan formal untuk meningkatkan minat berwirausaha generasi muda.
Abstract:Rendahnya produktivitas lulusan, faktor-faktor terkait isu value for money, dan faktor akuntabilitas pendidikan merupakan isu-isu strategis dalam dunia pendidikan saat ini. Cara berperilaku hierarkis menggabungkan beragam…
m filosofi, gambaran, dan keyakinan mendasar yang rumit yang berlaku dalam suatu organisasi dan mempengaruhi cara organisasi tersebut mempertahankan tujuannya. Mengasah budaya hierarki adalah tugas utama dalam strategi penting yang kuat. Proses mewujudkan perubahan diawali dengan perubahan pola pikir (way of thought). Penelitian dengan pendekatan kualitatif, dan pengumpulan data dengan teknik research, maka pembahasan jurnal ini lebih mengarah kepada strategi dan perilaku organisasi dalam pendidikan. Menciptakan strategi adalah salah satu hal penting dalam organisasi, memperhatikan hal-hal kecil hingga besar akan mempengaruhi perilaku dalam berorganisasi seseorang.
Abstract:The strategic management process plays an important role in improving the quality of education in schools. By implementing an effective strategic management process, schools can identify and implement appropriate steps to…
o achieve the desired educational goals. The research results show that implementing an effective strategic management process can help schools identify potential and challenges in achieving their educational goals. This process involves steps such as formulating a clear vision and mission, identifying specific educational needs, establishing priority strategies, allocating resources effectively, and conducting regular monitoring and evaluation. This research aims to understand how the strategic management process can be implemented effectively in schools in order to improve the quality of education. The research method used is a case study by taking one school as a sample. Data was collected through interviews with teachers through direct observation in the school environment.
Abstract:Pada era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, sektor ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian suatu negara. Di Indonesia, Usaha Mikro, Kecil, dan…
Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. UMKM memberikan kesempatan bagi individu untuk mengembangkan keterampilan dan kapasitas dalam mengelola bisnis. Dengan demikian, UMKM berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan kapasitas pengusaha di Indonesia. Permasalahan yang terjadi pada UMKM Daengta Roti dan Kopi yaitu keterbatasan pengetahuan manajemen SDM, UMKM sering kali tidak memiliki pengetahuan yang memadai dalam mengelola SDM mereka. Kurangnya pemahaman tentang rekrutmen, pelatihan, pengembangan, dan pengelolaan kinerja dapat menghambat pertumbuhan dan keberlanjutan UMKM. Selain itu kurangnya pemahaman tentang konsep ekonomi kreatif. Banyak UMKM yang belum sepenuhnya memahami konsep ekonomi kreatif dan bagaimana menerapkannya dalam bisnis mereka. Hal ini dapat menghambat perkembangan UMKM dalam menciptakan produk atau layanan yang inovatif dan berdaya saing tinggi. Keterbatasan sumber daya: UMKM sering kali menghadapi keterbatasan sumber daya, baik dalam hal keuangan maupun tenaga kerja. Hal ini membuat sulit bagi mereka untuk menginvestasikan waktu dan uang dalam meningkatkan kompetensi manajemen SDM berbasis ekonomi kreatif Dari beberapa materi yang telah diberikan upaya transfer pengetahuan dalam bidang SDM dilakukan. Sehingga, diharapkan UMKM dapat mempersiapkan SDM unggul dalam peningkatan kompetensi SDM itu sendiri. Menghasilkan SDM yang memiliki keahlian melalui peningkatan dengan kualitas diri. Selain itu, berdasarkan tahapan aktivitas yang telah dilaksanakan, kegiatan pengabidan kepada masyarakat pada UMKM Daengta Roti dan Kopi telah dilaksanakan dengan baik. Peningkatan SDM dapat memperoleh hasil akhir yang baik jika dilaksanakan secara berkesinambungan. Karena keahlian dan kemampuan dalam pengelolaan SDM adalah pembelajaran yang berkelanjutan.
Abstract:Hukum ketenagakerjaan atau Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 ditetapkan sebagai payung hukum bidang hubungan industrial dan direkayasa untuk menjaga ketertiban, serta sebagai kontrol sosial, utamanya memberikan landasan hak…
k bagi pelaku produksi barang dan jasa, selain sebagai payung hukum hukum ketenagakerjaan diproyeksikan untuk alat dalam membangun kemitraan. Setiap kebijakan pemerintah dalam perlindungan tenaga kerja harus dilihat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan warga negara. Pada tulisan ini akan dibahas mengenai konsep umum dari hukum ketenagakerjaan, kemudian juga akan dibahas mengenai kedudukkan hukum ketenaga kerjaan dalam sistem hukum di Indonesia dan Implikasi dari penetapan Undangundang Cipta Kerja terhadap Hukum Ketenagakerjaan hingga bagaimana sistem hukum ketenagakerjaan setelah lahirnya Undang-undang Cipta Kerja. Dengan metode penelitian yuridis normatif, pendekatan deskriptif kualitatif, dengan sifat riset ex post facto, pengumpulan data dilakukan setelah peristiwa yang menjadi topik pembahasan terjadi, kemudian memperhatikan variabel yang diteliti dengan refresentatif. Hasil penulisan menunjukkan bahwa terdapat beberapa hukum ketenagakerjaan dari pembaruan setelah lahirnya undang-undang cipta kerja pada aspek Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), Alih Daya Perjanjian Kerja (Outsourcing), Waktu Kerja, Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), Tenaga Kerja Asing (TKA), Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Kesimpulan dari pembahasan ini adalah klaster ketenagakerjaan UU Cipta Kerja (omnibuslaw) merupakan sebuah produk hukum yang lebih meringankan para pengusaha dan mengikat pada pekerja.
Abstract:Manajemen peserta didik merupakan setiap usaha yang bertujuan untuk mengelola berbagai kebutuhan yang berhubungan dengan peserta didik mulai dari awal peserta didik masuk dan mengenal lingkungan sekolah hingga peserta didik…
dik menyelesaika masa study-nya dan dinyatakan lulus dari sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep dasar dari manajemen peserta didik. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode telaah kepustakaan yang dilakukan dengan mendalami bebrbagai literatur yang membahas tentang manajemen peserta didik. Data yang diperoleh dari peneltian ini adalah 1) Pengertian manajemen. 2) Pengertian Manajemen Peserta didik. 3) Prinsip Manajemen Peserta didik. 4) Tujuan Manajemen Peserta didik. 5) Ruang ligkup Manajemen peserta didik. 6) Langkah-langkah Manajemen Peserta didik..
Abstract:Pembelajaran bahasa sunda materi pupuh merupakan keterampilan menulis dan berbahasa dapat mengungkapkan perasaan, pengalaman dan ide-ide yang dituangkan dalam bahan ajar pupuh. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan…
enghasilkan pengembangan bahan ajar pembelajaran bahasa sunda berbantuan microsoft sway pada materi pupuh (2) menguji hasil kelayakan media bahan ajar bahasa sunda materi pupuh berbantuan microsoft sway, (3) mengetahui respon pengguna dengan ujicoba kelompok kecil dan besar terkait media pembelajaran, (4) penerapan rancangan bahan ajar bahasa sunda materi pupuh berbantuan microsoft sway. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Teknik analisis data yang digunakan adalah wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil uji coba pengembangan ini melalui dua tahapan uji coba dengan hasil uji coba kelompok kecil mencapai 82,50%, dengan kriteria sangat valid, dan uji coba kelompok besar dengan hasil mencapai 83,50% dengan kriteria sangat valid. Bahan ajar berbasis microsoft sway yang dikembangkan divalidasi oleh ahli media, materi, ahli bahasa, dan ahli media. Hasil validasi ahli media memperoleh 84,43% dengan kriteria sangat valid, validasi ahli materi memperoleh 86,25% dengan kriteria sangat valid, dan uji validasi ahli bahasa memperoleh 96,66% dengan kriteria sangat valid. Penerapan rancangan bahan ajar bahasa sunda materi pupuh berbantuan microsoft sway memperoleh 89, 11% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut maka media pembelajaran ini layak digunakan. Dengan menggunakan media pembelajaran microsoft sway dapat memotivasi pembuatan rancangan variasi media dalam membuat bahan ajar, serta penyajian materi dapat mengatasi verbalisme dalam proses pembelajaran.
Abstract:Pendidikan merupakan pilar utama pembangunan suatu negara, dan manajemen pendidikan yang efektif menjadi kunci untuk mencapai tujuan tersebut. Penelitian ini mengeksplorasi strategi pemberdayaan sekolah sebagai upaya untuk…
uk meningkatkan manajemen pendidikan di Indonesia. Dengan menggabungkan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan analisis studi kasus untuk memahami implementasi strategi pemberdayaan di beberapa sekolah menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otonomi sekolah dan pengembangan kepemimpinan adalah elemen kritis dalam meningkatkan manajemen pendidikan. Otonomi memberikan kebebasan kepada sekolah untuk merancang kurikulum yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa dan lingkungan lokal. Kepemimpinan yang efektif, terutama oleh kepala sekolah, menjadi katalisator untuk merangsang inovasi dan motivasi staf pendidik. Tantangan dalam manajemen pendidikan, seperti keterbatasan sumber daya dan perubahan kurikulum yang dinamis, memerlukan solusi yang terpadu. Pemberdayaan sekolah, dengan fokus pada keterlibatan guru, orang tua, dan masyarakat, muncul sebagai solusi yang potensial. Melalui program pelatihan dan pengembangan, guru dapat mengatasi tantangan teknologi dan memperbarui keterampilan pedagogis mereka. Rekomendasi yang dihasilkan dari penelitian ini mencakup perlunya dukungan pemerintah dalam penyusunan kebijakan yang mendukung pemberdayaan sekolah, pelatihan kepemimpinan yang lebih baik, dan kolaborasi yang lebih erat antara lembaga pendidikan dan industri. Rancangan program pemberdayaan sekolah juga diusulkan sebagai landasan konkrit untuk implementasi strategi ini.