Search Articles & Publications

Showing 2019 articles found for "Tara"

Mazhab Tafsir Ilmi dalam Tradisi Penafsiran Al-Qur’an: Kajian atas Perkembangan, Metode, dan Tokoh-Tokohnya

Hilmia Dwi Putri, Shilvana Anggun Zaskia, Akhmad Dasuki
Abstract: Kajian tentang mazhab tafsir ilmi penting dikembangkan karena menunjukkan hubungan antara Al-Qur’an dan ilmu pengetahuan dalam tradisi penafsiran Islam. Penelitian ini berangkat dari pertanyaan mengenai bagaimana kelahiran… iran dan perkembangan mazhab tafsir ilmi, apa sumber dan metode yang digunakannya, siapa tokoh-tokohnya, serta mengapa corak ini penting dikaji dalam studi Al-Qur’an kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perkembangan historis tafsir ilmi, menganalisis sumber dan metodenya, mengidentifikasi tokoh-tokoh utama beserta karya-karyanya, serta menegaskan urgensinya dalam kajian tafsir modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui telaah literatur dari jurnal, buku, dan karya tafsir yang relevan, lalu dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir ilmi merupakan corak penafsiran yang memadukan wahyu, akal, dan ilmu pengetahuan untuk memahami ayat-ayat kauniyah. Kesimpulannya, mazhab tafsir ilmi memiliki posisi penting dalam studi Al-Qur’an kontemporer selama digunakan secara proporsional, kritis, dan tetap berpijak pada kaidah tafsir.

EVALUASI PERAN UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PAJAK DAERAH KELAS A CITEUREUP DALAM MEMAKSIMALKAN PROGRAM RELAKSASI PAJAK (DISKON DAN PENGHAPUSAN DENDA) PBB P2 TERHADAP REALISASI PENERIMAAN PAJAK DAERAH KABUPATEN BOGOR

Lucky Paramita Putri, Muhammad Husein Maruapey, Saprudin, H. R. Oetje Subagdja
Abstract: Studi ini meneliti bagaimana Unit Pelayanan Pajak Daerah Kelas A Citeureup menerapkan program relaksasi Pajak Tanah dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan 2025 dan sejauh mana program tersebut berkontribusi pada peningkatan… pendapatan. Studi ini menjawab kesenjangan dalam penelitian sebelumnya, yang umumnya membahas efektivitas pajak tanah dan bangunan, kepatuhan wajib pajak, atau kebijakan keringanan pajak secara terpisah, tetapi jarang mengevaluasi unit pelaksana secara komprehensif melalui implementasi kebijakan, efektivitas organisasi, dan kepatuhan wajib pajak dalam satu kerangka kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif di Unit Pelayanan Pajak Daerah Kelas A Citeureup, Kabupaten Bogor, dari Mei 2025 hingga April 2026. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan peninjauan dokumen yang melibatkan lima informan yang dipilih secara purposif. Temuan menunjukkan bahwa program tersebut meningkatkan pendapatan jangka pendek, sementara realisasi pajak 2025 melebihi target, dengan realisasi Pajak Tanah dan Bangunan mencapai 101,71 persen dan bea transfer 104,76 persen. Namun, manfaatnya tidak terdistribusi secara merata, komunikasi tidak sepenuhnya dipahami oleh wajib pajak, kapasitas pelayanan masih situasional, dan kepatuhan masih didorong terutama oleh insentif daripada kesadaran pajak intrinsik. Keunikan dari hal ini terletak pada menunjukkan bahwa program tersebut efektif secara administratif tetapi belum berkelanjutan secara sosial.

Evaluasi SISMIOP untuk Optimalisasi PBB-P2 dan PAD Bogor

Perry Herdiansyah, Sri Harini, H. R. Oetje Subagdja
Abstract: Penelitian ini mengevaluasi pemutakhiran data Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan melalui Sistem Manajemen Informasi Objek Pajak serta kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah di Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten… abupaten Bogor. Penelitian berangkat dari kesenjangan antara kenaikan nominal penerimaan pajak dan penurunan persentase kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah, serta masih ditemukannya data wajib pajak yang belum lengkap setelah program berjalan. Penelitian menggunakan desain kualitatif evaluatif dengan model Context, Input, Process, Product. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner terhadap 34 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program relevan dengan kebutuhan administratif dan fiskal serta didukung regulasi nasional dan daerah, tetapi masih menghadapi keterbatasan jumlah petugas, anggaran, dan sarana lapangan. Program meningkatkan kelengkapan, akurasi, dan ketertiban data, termasuk pemutakhiran 22.706 objek pajak, serta mendukung ketepatan penetapan pajak. Penelitian menyimpulkan bahwa program tergolong efektif tetapi belum optimal dan memerlukan penguatan tata kelola data, pemutakhiran berkala, peningkatan infrastruktur, serta integrasi geospasial.

PARADOKS DIGITALISASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK: ANALISIS KORELASIONAL BOTTLENECK PELAYANAN, KEPUASAN PASIEN DAN AKURASI DATA DI PUSKESMAS KOTA BATU KABUPATEN BOGOR

Dadang Darmawan, Rita Rahmawati, Saprudin
Abstract: Transformasi digital melalui implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) di Puskesmas Kota Batu, Kabupaten Bogor, yang semula bertujuan meningkatkan efisiensi pelayanan publik, justru memunculkan paradoks berupa bottleneck&#8230; sistemik dalam alur pelayanan klinis. Penelitian ini bertujuan menguji korelasi antara waktu tunggu sebagai indikator bottleneck dengan kepuasan pasien serta akurasi dan kelengkapan data rekam medis. Menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif korelasional dengan 379 responden (purposive/proportionate random sampling), data dikumpulkan melalui kuesioner Likert, observasi langsung, dan audit data RME periode Juli– Oktober 2025. Hasil menunjukkan korelasi negatif signifikan antara waktu tunggu dengan kepuasan pasien (Beta = −0,32; p < 0,01; R² = 0,21) dan antara waktu tunggu dengan akurasi data (r = −0,45; p < 0,05). Rata-rata durasi input RME mencapai 9,5 menit per pasien tanpa skrining awal, dengan puncak waktu tunggu 72 menit pada periode 08:31–09:30 WIB. Kondisi tekanan tinggi mendorong petugas melakukan plotting data yang mengancam integritas rekam medis. Penelitian menegaskan bahwa digitalisasi tanpa process re-engineering dan penyesuaian kapasitas SDM menjadikan teknologi sebagai beban administratif. Rekomendasi mencakup penyederhanaan antarmuka RME, demand management pada jam puncak, dan pengembangan sistem self-service skrining terintegrasi.

Adaptasi Sosial Etnis India di Kawasan Little India Kota Medan

Naila Elfira Sari, Asih Ester E.G Harahap, Desty Novry Lianty, Grace Indah Situmeang
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adaptasi sosial etnis India dalam interaksi lintas etnis di kawasan Little India Kota Medan, serta mengidentifikasi adanya diskriminasi dan dinamika identitas sosial. Penelitian&#8230; n menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah lima orang yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial antara etnis India dengan kelompok etnis lain berlangsung harmonis, terbuka, dan tidak menunjukkan adanya hambatan sosial yang signifikan. Dalam bidang pekerjaan, etnis India terlibat dalam berbagai sektor seperti perdagangan, jasa, dan pekerjaan formal, yang menunjukkan adanya adaptasi ekonomi yang baik. Meskipun terdapat pengalaman diskriminasi individual yang berkaitan dengan perbedaan fisik, hal tersebut tidak bersifat dominan. Identitas sosial tetap dipertahankan melalui bahasa, agama, dan tradisi budaya. Dengan demikian, adaptasi sosial etnis India di kawasan Little India menunjukkan pola integrasi dalam masyarakat multikultural tanpa kehilangan identitas budaya.

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN INFORMASI PUBLIK PADA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN BOGOR

Meyti Yuniarti, Rusliandy, Agus Suarman Sudarsa
Abstract: Penelitian ini mengkaji implementasi kebijakan pengelolaan informasi publik di Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara regulasi yang telah ditetapkan dengan tingkat&#8230; kat pemanfaatan layanan informasi publik oleh masyarakat yang masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi kebijakan, mengidentifikasi kendala, serta merumuskan strategi perbaikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah dilakukan melalui penyusunan regulasi internal, pemanfaatan platform digital, serta pelibatan pemangku kepentingan. Namun demikian, masih terdapat kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, lemahnya koordinasi antar unit kerja, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi strategi digital, peningkatan kapasitas SDM, dan penguatan komunikasi publik sebagai solusi implementasi kebijakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas kebijakan sangat bergantung pada strategi adaptif dan kolaborasi antar pihak. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam kajian implementasi kebijakan publik serta implikasi praktis bagi peningkatan transparansi dan partisipasi masyarakat.

ANALISIS KELAYAKAN USAHA TEKNIK BUDIDAYA RUMPUT LAUT (Gracilaria sp) YANG BERBEDA PADA TAMBAK TRADISIONAL DI DESA RANDUSANGA KULON KABUPATEN BREBES

Guntur Bayu Samudra, Nurjanah, Ninik Umi Hartanti
Abstract: Rumput laut merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan serta perekonomian masyarakat pesisir. Teknologi budidaya menentukan produktivitas&#8230; vitas budidaya dan kelayakan usaha budidaya yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha serta mengevaluasi teknik budidaya rumput laut (Gracilaria sp) pada tambak tradisional di Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Pertumbuhan rumput laut metode terapung menghasilkan bobot tertinggi dibandingkan metode lepas dasar dan metode dasar. Analisis kelayakan usaha menunjukkan bahwa budidaya rumput laut di lokasi penelitian secara finansial layak untuk dikembangkan. Total biaya produksi per tahun berkisar antara Rp49.980.000 hingga Rp76.445.000, dengan rata-rata keuntungan yang diperoleh petani sebesar Rp24.864.000 hingga Rp53.587.000 per tahun. Nilai Revenue Cost Ratio (R/C Ratio) seluruh responden berada di atas 1, yakni pada kisaran 1,48 hingga 1,70, yang mengindikasikan bahwa usaha budidaya rumput laut layak dilakukan. Secara keseluruhan, usaha budidaya rumput laut Gracilaria sp. pada tambak tradisional di Desa Randusanga Kulon memiliki prospek yang baik dan dapat dijadikan sumber pendapatan utama bagi masyarakat pesisir setempat. Penerapan metode terapung serta pengelolaan kualitas air yang optimal merupakan sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha budidaya di wilayah tersebut

GAMBARAN AKTIVITAS FISIK PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS GROGOL KABUPATEN SUKOHARJO

Arfian Luluk Mahendra, Irma Mustika Sari
Abstract: Hipertensi pada lansia menempati urutan tertinggi di antara penyakit tidak menular lainnya di Indonesia, sehingga menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan. Aktivitas fisik dapat menyebabkan vasodilatasi, peningkatan&#8230; ngkatan produksi oksida nitrat oleh sel endotel, penurunan stres oksidatif, dan peningkatan sensitivitas pembuluh darah terhadap relaksasi, sehingga membantu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik secara nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik pada lansia dengan hipertensi Di Puskesmas Grogol Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan desain Kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel yang digunakan Non-Probability Sampling dengan metode Quota Sampling. Jumlah sampel 64 responden.  Instrument yang digunakan GPAQ (Global Physical Activity Quesionnaire) untuk mengukur aktivitas fisik. Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran aktivitas fisik pada lansia di Puskesmas Grogol 15 (23,4%) aktivitas fisik rendah, 42 (65,6%) aktivitas fisik sedang, dan 7 (10,9%) aktivitas fisik tinggi. Aktivitas fisik pada lansia dengan hipertensi di Puskesmas Grogol Kabupaten Sukoharjo mayoritas adalah aktivitas fisik sedang.

Mistisisme Maskulin dan Spiritualitas Feminin: Reinterpretasi Metafora Gender dalam Teks Tasawuf Klasik dan Kontemporer

Moh. Hasan Fauzi, Aina Noor Habibah, Misbachul Munir, Bayu Fermadi, Akhmad Ali Said, Moch. Bashori Alwi, Yuni Pangestutiani, Nur Rahma Shanty
Abstract: Artikel ini mengkaji metafora gender dalam teks tasawuf klasik dan kontemporer dengan menempatkannya dalam kerangka hermeneutik-filosofis. Berangkat dari kritik terhadap pembacaan patriarkal yang cenderung memahami gender&#8230; r secara biologis dan hierarkis, penelitian ini menegaskan bahwa dalam tradisi tasawuf, kategori maskulin dan feminin berfungsi sebagai prinsip metafisik dan kosmologis yang bersifat simbolik dan komplementer. Melalui analisis terhadap pemikiran Ibn ʿArabī, khususnya konsep wahdat al-wujud dan gagasan keperempuanan ilahi, artikel ini menunjukkan bahwa tasawuf mengafirmasi kesetaraan spiritual antara laki-laki dan perempuan. Pembacaan ini kemudian didialogkan dengan reinterpretasi feminis kontemporer, terutama melalui kontribusi Saʿdiyya Shaikh, serta konteks keindonesiaan melalui gagasan sufisme-feminisme KH. Husein Muhammad. Hasil kajian menunjukkan bahwa tasawuf menyediakan ruang hermeneutik yang signifikan untuk mendekonstruksi hierarki gender yang terbangun dalam historiografi dan praktik keagamaan Islam. Meskipun demikian, artikel ini juga menyoroti tantangan pembacaan feminis tasawuf, terutama risiko romantisasi tradisi dan ketegangan antara universalisme spiritual dan realitas sosial. Dengan demikian, tasawuf dipahami tidak hanya sebagai praktik spiritual individual, tetapi juga sebagai sumber etis dan epistemik yang relevan bagi pengembangan wacana keadilan gender dalam Islam kontemporer.

Integrasi Eco-Sufisme dalam Pendidikan Islam: Sebuah Tinjauan Sistematis atas Model, Hasil, dan Tantangan

Misbachul Munir, Aina Noor Habibah, Yuni Pangestutiani, Akhmad Ali Said, Moch. Bashori Alwi, Bayu Fermadi, Moh. Hasan Fauzi, Chafidz Kusnindar
Abstract: Krisis iklim global menuntut respons yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berakar pada nilai-nilai budaya, etika, dan spiritual yang mendalam. Artikel ini menyajikan tinjauan sistematis terhadap integrasi nilai-nilai&#8230; nilai eco-Sufisme yakni prinsip-prinsip spiritual tasawuf yang diaplikasikan dalam konteks ekologi ke dalam kurikulum pendidikan Islam sebagai strategi untuk menumbuhkan tanggung jawab lingkungan. Tinjauan ini menganalisis 50 karya ilmiah terpilih untuk mengidentifikasi fondasi konseptual, model implementasi praktis, strategi pedagogis, serta dampak yang dilaporkan dari penerapan pendekatan tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai inti tasawuf, seperti khalifah (penatalayanan alam), tawadhu’ (kerendahan hati), zuhud (asketisme), dan mahabbah (cinta terhadap seluruh ciptaan), ke dalam kerangka pendidikan Islam berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kesadaran ekologis dan perilaku pro-lingkungan peserta didik. Berbagai model praktik yang dinilai efektif meliputi program Adiwiyata Madrasah, inisiatif Eco-Tahfiz, serta praktik eco-pesantren, yang umumnya mengandalkan pendekatan pembelajaran eksperiensial dan berbasis proyek. Namun demikian, tinjauan ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan utama, antara lain keterbatasan literasi guru mengenai konsep eco-Sufisme, kelangkaan bahan ajar yang kontekstual dan aplikatif, serta risiko implementasi yang bersifat simbolik tanpa menghasilkan transformasi perilaku yang berkelanjutan. Oleh karena itu, artikel ini menyimpulkan bahwa meskipun integrasi eco-Sufisme menawarkan pendekatan pendidikan lingkungan yang kuat dan berlandaskan spiritualitas Islam, keberlanjutan dan skalabilitasnya sangat bergantung pada penguatan pelatihan guru, pengembangan kerangka evaluasi yang memadai, serta dukungan kebijakan dan institusional yang lebih sistematis.