Search Articles & Publications

Showing 359 articles found for "Teras"

Pemberdayaan Masyarakat Desa Silau Dunia Melalui Penanaman Apotek Hidup Meningkatan Kesehatan Masyarakat

Adhitya Pradana Pakpahan, Adisty Garandina, Imelda, Eka Khairani Hasibuan
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan warga Desa Silau Dunia melalui penanaman apotek hidup sebagai upaya peningkatan kesehatan, pemanfaatan lahan pekarangan, serta penguatan kemandirian… herbal masyarakat. Program dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu survei, sosialisasi, dan demonstrasi penanaman tanaman obat. Pada tahap sosialisasi, masyarakat diberikan pemahaman mengenai manfaat, jenis, dan teknik budidaya tanaman herbal, sedangkan tahap demonstrasi dilakukan melalui praktik langsung penanaman bibit jahe, kunyit, kencur, lidah buaya, sereh, dan temulawak. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dalam mengikuti seluruh rangkaian program. Program ini berhasil meningkatkan literasi masyarakat mengenai tanaman obat, memberikan keterampilan budidaya herbal, serta mendorong pemanfaatan pekarangan rumah sebagai ruang hijau produktif. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kesehatan, lingkungan, dan potensi ekonomi rumah tangga di Desa Silau Dunia.

Penyuluhan Penyakit Pneumonia Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kendari Tahun 2025

Handayani, Listy
Abstract: Pneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan akut yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat baik di tingkat global, nasional maupun di Kota Kendari. Pneumonia tidak hanya menyerang balita, tetapi juga dapat terjadi… di pada remaja, terutama bila literasi kesehatan pernapasan rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan pneumonia melalui penyuluhan kesehatan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kendari. Kegiatan dilaksanakan pada 9 Desember 2025 dengan sasaran 25 siswa kelas X. Tahap persiapan mencakup koordinasi dengan sekolah, penyusunan materi, serta penyusunan instrumen pre-test dan post-test. Pelaksanaan dilakukan melalui ceramah menggunakan media presentasi, diskusi, dan sesi tanya jawab atau diskusi. Evaluasi keberhasilan dilakukan dengan membandingkan skor pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi berdasarkan hasil pengisian kuesioner pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan kategori pengetahuan peserta dimana sebelum penyuluhan masih terdapat 8% peserta berpengetahuan kurang dan setelah penyuluhan seluruh peserta (100%) memiliki pengetahuan baik mengenai pneumonia. Temuan ini mengindikasikan bahwa penyuluhan berbasis sekolah efektif sebagai strategi promotif-preventif untuk memperkuat kewaspadaan dini, mendorong perilaku hidup bersih dan sehat dalam mencegah pneumonia. Program serupa direkomendasikan dilakukan rutin dan berkala dengan media edukasi yang lebih interaktif agar retensi pengetahuan tetap terjaga dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.    

Psikoedukasi: Memahami Kekerasan Terhadap Perempuan Perspektif Psikologi Forensik

Muhammad Nur Hidayat Nurdin, Sitti Annisa M Harusi, Haerunnisa Ibrahim, Nabila Ath Thahirah J, Rani Alvionit
Abstract: Kekerasan terhadap perempuan merupakan permasalahan sosial yang kompleks dan masih sering tidak disadari oleh korban maupun masyarakat akibat minimnya pemahaman mengenai dinamika viktimisasi, relasi kuasa, serta manipulasi&#8230; si psikologis yang dilakukan pelaku. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai kekerasan terhadap perempuan ditinjau dari perspektif psikologi forensik melalui kegiatan webinar edukatif. Kegiatan dilaksanakan secara daring dalam bentuk webinar berjudul “Kekerasan terhadap Perempuan: Menurut Psikologi Forensik” dengan melibatkan mahasiswa dan masyarakat umum sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi pemberian pretest dan posttest untuk mengukur tingkat pemahaman peserta sebelum dan setelah mengikuti kegiatan, serta sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan psikologi forensik, viktimologi, relasi pelaku-korban, serta konsep grooming dan manipulasi psikologis. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest dengan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05), yang mengindikasikan peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti webinar. Temuan ini menunjukkan bahwa webinar edukatif berbasis psikologi forensik efektif sebagai sarana psikoedukasi dan dapat berkontribusi dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan melalui peningkatan literasi dan kesadaran masyarakat.

Edukasi Cerdas Memilih Obat Herbal untuk Meningkatkan Literasi Keamanan Produk Herbal

Rifa'atul Mahmudah, Nurramadhani A.Sida, Nur Hijrianti Akib, Nur Illiyyin Akib, Halik, Rifa’atus Shalihah
Abstract: Peningkatan penggunaan obat herbal di masyarakat tidak selalu diikuti pemahaman yang memadai mengenai aspek keamanan, mutu, dan potensi interaksi dengan obat medis. Kondisi ini menyebabkan masyarakat rentan mengonsumsi produk&#8230; roduk yang tidak memiliki izin edar, mengandung klaim berlebihan, atau bahkan berisiko secara kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat mengenai pemilihan obat herbal yang aman melalui penyuluhan langsung dan distribusi leaflet edukatif. Kegiatan dilaksanakan kepada pasien dan keluarga pasien di Apotek rawat jalan RSUD Bahteramas kota Kendari. Edukasi diberikan melalui ceramah, diskusi interaktif, dan demonstrasi cara memverifikasi izin edar BPOM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran peserta dalam menilai legalitas, keamanan, dan klaim produk herbal, termasuk pemahaman terhadap potensi interaksi dengan obat medis. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kemampuan masyarakat melakukan swamedikasi secara lebih bijak dan bertanggung jawab.

Sosialisasi Carbon Offset Berbasis Inquiry-Based Learning (IBL) untuk Meningkatkan Literasi Pohon pada Siswa SMK

Arum Sanjayanti, Mashudi Alamsyah, Maya Fadhillah, Saring
Abstract: Perubahan iklim merupakan tantangan global yang memerlukan langkah konkret untuk mengurangi emisi karbon. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah carbon offset melalui penanaman pohon, yang melibatkan partisipasi&#8230; aktif masyarakat. Pohon memiliki peran penting sebagai penyerap karbon dioksida, namun literasi siswa terkait fungsi ekologis pohon masih rendah. Literasi pohon menjadi kompetensi penting agar generasi muda memahami peran pohon dalam penyerapan karbon dioksida (CO₂). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi pohon siswa khususnya terkait jenis pohon penyerap karbon, fungsi ekologis, dan manfaatnya bagi lingkungan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kegiatan ini menggunakan penerapan metode Inquiry-Based Learning (IBL) dengan pendekatan participatory learning yang melibatkan siswa kelas X di SMK di Jakarta. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan angket yang diukur dengan skala Likert yag bertujuan untuk mendapatkan data kepuasaan dan pemahaman literasi pohon. Penerapan tahapan Inquiry-Based Learning (IBL) dimulai dari merumuskan pertanyaan kritis,  merencanakan penyelidikan, mengumpulkan, menganalisis, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan literasi pohon mengenai konsep carbon offset  dalam mitigasi perubahan iklim. Hasil tersebut korelasi dengan tingkat kepuasaan tinggi setelah mendapatkan sosialisasi carbon offset pada kategori “sangat puas” dan peningkatan signifikan dalam pemahaman literasi pohon pada siswa SMK, hal ini menumbuhkan kesadaran dan motivasi siswa untuk berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan juga menstimulasi keterampilan berpikir kritis, kemampuan analisis data, dan refleksi ilmiah, sehingga literasi ekologis siswa meningkat secara signifikan.

Sosialisai Strategi Optimalisasi Kinerja Pemasaran BUMDesa MHU Mart Melalui Integrasi Ekonomi Kreatif dan Pemasaran Digital

Vivy Kristinae, Erwin Prasetya Toepak, Bambang Supriyono, Kembara Sopather
Abstract: Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) merupakan instrumen vital dalam akselerasi ekonomi perdesaan, namun seringkali menghadapi tantangan dalam hal kapasitas pemasaran. Studi kasus pada BUMDesa MHU Mart di Kecamatan Mentaya Hilir&#8230; ilir Utara, Kotawaringin Timur, menunjukkan adanya keinginan untuk bertransformasi dari metode pemasaran yang sangat terbatas, hanya mengandalkan status WhatsApp, ke strategi yang lebih komprehensif dan berdaya saing. Ketergantungan pada metode pasif ini menghambat jangkauan pasar dan potensi pertumbuhan unit usaha minimarket yang dikelola. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan tersebut dengan (1) meningkatkan pemahaman konseptual pengelola BUMDesa mengenai strategi pemasaran digital yang efektif, (2) memperkenalkan dan menanamkan prinsip-prinsip ekonomi kreatif sebagai fondasi untuk menciptakan keunggulan kompetitif, dan (3) memfasilitasi perumusan rencana aksi awal untuk implementasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif partisipatif melalui sosialisasi dan diskusi terfokus dengan para pegawai BUMDesa MHU Mart. Pendekatan ini dirancang untuk mendorong keterlibatan aktif, mengidentifikasi tantangan kontekstual, dan membangun rasa kepemilikan atas solusi yang dihasilkan. Luaran yang ditargetkan dari kegiatan ini adalah peningkatan literasi digital dan wawasan ekonomi kreatif para pengelola, yang terukur melalui analisis diskusi sebelum dan sesudah kegiatan. Hasilnya menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta, yang merasa program ini sangat bermanfaat dan membuka wawasan baru. Melalui kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa model intervensi berbasis diskusi partisipatif efektif sebagai katalisator perubahan pola pikir dan pendorong adopsi awal inovasi pemasaran di tingkat BUMDesa.

Psikoedukasi: "Write Your Mind: Memahami dan Merawat Kesehatan Mental di Usia Remaja" di SMAN 23 Makassar

Novi Yanti Pratiwi, Divia Febrianti Syam, Nur Ismi Winda Sari Muis, Delvy Afriani, Putri Jingga
Abstract: Minimnya pemahaman serta tingginya tekanan dari lingkungan akademik dan sosial membuat remaja rentan mengalami gangguan mental seperti stres, kecemasan, hingga depresi. Oleh karena itu, intervensi berupa psikoedukasi menjadi&#8230; jadi strategi preventif yang penting untuk meningkatkan literasi kesehatan mental di kalangan pelajar. Kegiatan psikoedukasi bertema “Kesehatan Mental Remaja” yang dilaksanakan di SMAN 23 Makassar pada tanggal 23 April 2025 bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada siswa mengenai dinamika perkembangan remaja dan pentingnya menjaga kesehatan mental. Kegiatan ini mencakup penyampaian materi mengenai perubahan fisik, kognitif, emosi, dan sosial pada masa remaja, mitos dan fakta terkait generasi Z, serta strategi menjadi remaja yang sehat mental. Selain itu, sesi role play juga dilakukan untuk meningkatkan empati dan keterampilan sosial siswa dalam menghadapi situasi perundungan. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa terhadap pentingnya kesehatan mental dan keaktifan mereka dalam berdiskusi serta mengekspresikan pandangan pribadi. Psikoedukasi ini diharapkan dapat menjadi model penguatan karakter dan kesejahteraan psikologis remaja melalui pendekatan yang edukatif, interaktif, dan aplikatif di lingkungan sekolah.

Think Before Share: Psikoedukasi Untuk Meningkatkan Kesadaran Privasi Digital Pada Remaja Di Dunia Maya

Rahmat Permadi, Afifah Mujahidah Mukaddim, Andi Fitrah Ainun Arrizah M, Andi Kireina Kandawang
Abstract: Penggunaan media digital di kalangan remaja yang semakin intensif tanpa diimbangi pemahaman tentang privasi digital telah menimbulkan berbagai risiko, seperti penyalahgunaan data pribadi, cyberbullying, dan penyebaran hoaks.&#8230; oaks. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya privasi digital melalui psikoedukasi dengan tema "Think Before Share". Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi interaktif, diskusi kasus, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Peserta terdiri dari 30 siswa SMP Negeri 33 Makassar. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta, dengan rata-rata skor pre-test 19,90 meningkat menjadi 34,00 pada post-test (p=0,000). Analisis statistik mengonfirmasi efektivitas intervensi dalam menanamkan prinsip 5W (Who, What, Where, When, Why) sebagai panduan berinternet yang bertanggung jawab. Kegiatan ini juga berhasil membangun kesadaran kolektif tentang etika digital di kalangan remaja. Temuan ini merekomendasikan perlunya integrasi literasi digital dalam kurikulum sekolah untuk menciptakan budaya berinternet yang aman dan empatik

Kenali Emosimu, Kendalikan Hari-Harimu: Psikoedukasi Dalam Bentuk Poster Double X-Banner di SMPIT Darul Fikri Makassar

Nurfitriany Fakhri, Abdul Dzakir Al Amin, Andi Salsabila Arifat, Najwa Tallesang
Abstract: Psikoedukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelolaan emosi pada siswa SMPIT Darul Fikri Makassar melalui psikoedukasi berbasis media vosual berupa poster double x-banner. Latar belakang kegiatan&#8230; giatan ini adalah banyaknya siswa yang mengalami kesulitan dalam mengenali dan mengendalikan emosi, sebagaimana teridentifikasi melalui observasi dan Daftar Ceklis Masalah (DCM) di sekolah. Metode pelaksanaan meliputi pemberian pre-test, penyampaian materi psikoedukasi, diskusi interaktif, dan post-test kepada 90 siswa kelas 7, 8, dan 9. Materi yang diberikan mencakup pengertian emosi, faktor yang memengaruhi emosi, jenis-jenis emosi, ciri-ciri ketidakstabilan emosi, serta teknik pengelolaan emosi. Hasil analisis data menggunakan uji wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman siswa, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 26,70 dan post-test sebesar 44,54 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi berbasis poster efektif dalam meningkatkan literasi emosional siswa. Kegiatan ini diharapkan dapat membekali siswa dengan keterampilan regulasi emosi yang penting untuk mendukung perkembangan psikologis dan prestasi akademik di masa remaja.

Efektivitas Produk Pembiayaan UGT Multiguna Tanpa Agunan (MTA) Pada Perkembangan Usaha Mikro Nasabah di BMT UGT Capem tanggul

Rufaidah Kallita Omega, Noviatus Shaleha, Hikmatul Hasanah
Abstract: Penelitian ini menganalisis penerapan produk Multiguna Tanpa Agunan (MTA) di BMT UGT Capem Tanggul serta dampaknya terhadap usaha mikro. MTA memberikan akses pembiayaan tanpa jaminan, membantu pelaku usaha meningkatkan modal,&#8230; odal, memperluas bisnis, dan menghindari pinjaman berbunga tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan observasi, wawancara, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan studi dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa MTA meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian ekonomi nasabah. Namun, terdapat kendala seperti keterbatasan manajerial, minimnya pendampingan teknis, serta faktor eksternal seperti fluktuasi pasar. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan dan pendampingan yang lebih komprehensif diperlukan agar manfaat MTA optimal. Strategi yang lebih efektif diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha mikro serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.