Search Articles & Publications

Showing 359 articles found for "Teras"

ANALISIS KEAKURATAN METODE DES DALAM MEMPREDIKSI PERMINTAAN KERAMIK DI FITRI KERAMIK

Ramadhan, Fachri Nur, Syafwan, Havid, Latiffani, Chitra
Abstract: Abstract: Fitri Keramik Shop sells various types of ceramics. In this research, the researcher created a system that can make it easier to predict demand for ceramics in the following month based on the categories in Fitri… ri Keramik by explaining the correct method for forecasting, one of the methods that can be used is Double Exponential Smoothing (DES) which is a forecasting method using uses a number of new actual demand data to generate forecast values for future demand by finding the average value as a forecast for the future period. The results of predicting demand for ceramics using an alpha value of 0.3 and having the lowest error rate are May 2023, Terraso: 176; Mosaic : 169; Standard Ceramic Floor: 163; Squared : 117.             Keywords: Analysis, Double Exponential Smoothing, Predicting Demand.     Abstrak: Toko Fitri Keramik melakukan penjualan berbagai jenis keramik. Pada penelitian ini, peneliti membuat sistem yang dapat memudahkan dalam meramalkan permintaan keramik pada bulan berikutnya berdasarkan kategori yang ada pada Fitri Keramik dengan memaparkan metode yang tepat dalam peramalan, salah satu metode yang dapat digunakan yaitu Double Exponential Smoothing (DES) yang merupakan metode peramalan dengan menggunakan sejumlah data aktual permintaan yang baru untuk membangkitkan nilai ramalan untuk permintaan dimasa yang akan datang dengan mencari nilai rata-rata tersebut sebagai ramalan untuk periode yang akan datang. Hasilnya dari memprediksi permintaan keramik dengan menggunakan nilai alpa 0,3 dan memiliki nilai tingkat error terendah yaitu Mei 2023, Teraso : 176; Mozaik : 169; Keramik Lantai Standart: 163; Kuadrat : 117.   Kata kunci: Analisis, Double Exponential Smoothing, Memprediksi Permintaan.

Pengembangan Aplikasi SDGS Menerapkan Metode Agile Dengan Framework Codeigniter dii BPS Asahan

Wulansari, Dewi, Fauziah, Rizky, Syahputra, Abdul Karim
Abstract: Abstract : Indonesia as one of the countries that have agreed on the implementation of the Sustainable Development Goals (SDGs) is committed to the successful implementation of the SDGs through various activities and demonstrates… onstrates its commitment by issuing Presidential Regulation Number 59 of 2017 concerning the Implementation of Achieving Sustainable Development Goals. The Central Statistics Agency of Asahan Regency implements the Cinta Statistik Village Sectoral Statistics Development Program or the so-called Beautiful Village and the 2021 Cinta Statistics Village SDGs Entry Program. The Cinta Statistics Village Development Program (Desa Cantik) focuses on increasing literacy, awareness and the active role of village/kelurahan officials and the community in organizing activities. Manual data management is still not effective and efficient to work quickly, precisely and accurately. With the development of technology, it is necessary to design a web-based SDGs Cinta Statistics application using the codeigniter framework by developing an agile method where this method is a software development method that is needed when the system has undergone repair or renewal. This application will help BPS Asahan employees work more effectively and efficiently so that the stored data is safe, fast, precise and accurate.   Keywords: Village SDGs; Agile Method; CodeIgniter Framework   Abstrak : Indonesia sebagai salah satu Negara yang telah menyepakati penerapan Sustainable Development Goals (SDGs) / Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) berkomitmen untuk menyukseskan pelaksanaan SDGs melalui berbagai kegiatan dan menunjukkan komitmen dengan menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 59 tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Badan Pusat Statistik Kabupaten Asahan melaksanakan Program Pembinaan Statistik Sektoral Desa Cinta Statistik atau yang disebut Desa Cantik dan Program Entry SDGs Desa Cinta Statistik Tahun 2021. Program Pembinaan Desa Cinta  Statistik (Desa Cantik)  berfokus pada meningkatkan literasi, kesadaran dan peran aktif  perangkat desa/kelurahan dan masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan. Pengelolaan data secara manual tersebut masih kurang efektif dan efesien untuk bekerja dengan cepat, tepat dan akurat. Dengan berkembangnya teknologi maka perlulah dirancang sebuah aplikasi SDGs Desa Cinta Statistik  berbasis web dengan menggunakan framework codeigniter dengan mengembangkan metode agile dimana metode ini adalah metode pengembangan software yang dibutuhkan ketika sistem telah mengalami perbaikan atau pembaharuan. Dengan adanya aplikasi ini akan membantu pegawai BPS Asahan bekerja lebih efektif dan efisien sehingga data yang tersimpan aman, cepat, tepat dan akurat.   Kata kunci: SDGs Desa; Metode Agile; Framework Codeigniter

Edukasi Literasi Digital Al-Qur’an Berbasis Web Untuk Penguatan Pengetahuan Dan Sikap Spiritual

Maharani, Dewi, Anggraeni, Dewi, Sari Siregar, Arninda Sekar
Abstract: Abstract: This community service activity aims to address the problem of low digital lit-eracy and limited access to reliable Islamic references among members of the Mothers' Association of PT Bakrie Sumatera Plantations… Tbk Tanjung Raja Estate 2. The method applied is community education and training by introducing a web-based Islamic infor-mation system, namely the Al-Wa’ie portal. This portal provides comprehensive Islamic solutions and easy-to-understand interpretations of the Quran. The results of the activity showed that technical assistance successfully increased the digital skills of participants in accessing religious information independently (success reached 70% through interview techniques). In addition, the integration of spiritual guidance with technology training has strengthened the spiritual attitudes of the congregation. In conclusion, the use of web-based information systems has proven effective in bridging the gap between technology and spir-ituality, and encouraging the formation of a more knowledgeable and spiritually steadfast community. Keywords: portal al-wa’ie; digital literacy; perwiritan; religious information; spiritual attitude   Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan rendahnya literasi digital dan keterbatasan akses rujukan keislaman yang tepercaya pada anggota Perwiritan Ibu-ibu Pondok PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk Tanjung Raja Es-tate 2. Metode yang diterapkan adalah pendidikan masyarakat dan pelatihan dengan mem-perkenalkan sistem informasi keislaman berbasis web, yaitu portal Al-Wa’ie. Portal ini menyediakan solusi islami yang komprehensif dan tafsir Al-Qur'an yang mudah dipahami. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan teknis berhasil menambah kecakapan digital peserta dalam mengakses informasi keagamaan secara mandiri (keberhasilan men-capai 70% melalui teknik wawancara). Selain itu, integrasi bimbingan spiritual bersama pelatihan teknologi telah memperkuat sikap spiritual jamaah. Simpulannya, penggunaan sistem informasi berbasis web terbukti efektif menjembatani celah antara teknologi dan spiritualitas, serta mendorong terbentuknya komunitas yang lebih berpengetahuan dan teguh secara spiritual. Kata kunci: portal al-wa’ie; literasi digital; majelis taklim; sikap spiritual; sistem informasi

Edukasi Dan Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Informasi Untuk Pengembangan Pembelajaran Berwawasan Lingkungan Bagi Guru di SMK Mambaul Ulum

Fitriyah, Khotijah, Siti, Hasanah, Amaliyatul, Hasanah, Siti Hafidhatul, Waidani, Linda
Abstract: Abstract: This Community Service Program was carries out at SMK Mambaul Ulum to motivated by the limited digital competence of teachers, who have primarily used information technology for administrative tasks, thereby hindering… ndering the integration of environmental values into learning. The objective of this community service (PKM) activity is to enhance teachers' digital competence through education and training on the utilization of belajar.id accounts, Canva for Education, Interactive PowerPoint, and Google Classroom, focusing on developing environment-oriented media (green education). The implementation method consists of four stages: preparation, execution (workshops and hands-on training), intensive mentoring, and evaluation. The results indicate a significant increase in teachers' digital competence, with average understanding scores rising from 45% to 85%. The most dramatic improvement was observed in the optimization of belajar.id accounts, reaching 90%. Quantitatively, this mentoring produced 25 digital learning media products, including  environmental education posters and  interactive presentations. The conclusion of this activity is that strengthening teachers' digital capacity can transform the learning paradigm into one that is more innovative, effective, and environment-based, ultimately strengthening students' environmental literacy in the digital era. Keywords: interactive learning; information technology utilization; environmental education; belajar.id account; green education.   Abstrak: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di SMK Mambaul Ulum untuk mengatasi permasalahan keterbatasan kompetensi digital guru yang selama ini hanya memanfaatkan teknologi informasi untuk tugas administratif, sehingga menghambat integrasi nilai-nilai lingkungan dalam pembelajaran. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan kompetensi digital guru melalui edukasi dan pelatihan pemanfaatan akun belajar.id, Canva for Education, PowerPoint Interaktif, dan Google Classroom dengan fokus pada pengembangan media berwawasan lingkungan (green education). Metode pelaksanaan meliputi empat tahap: persiapan, pelaksanaan (workshop dan hands-on training), pendampingan intensif, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi digital guru yang signifikan, di mana rata-rata skor pemahaman meningkat dari 45% menjadi 85%. Peningkatan paling drastis terlihat pada optimalisasi akun belajar.id yang mencapai 90%. Secara kuantitatif, pendampingan ini menghasilkan 25 produk media pembelajaran digital, termasuk poster edukasi lingkungan dan presentasi interaktif. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penguatan kapasitas digital guru mampu mengubah paradigma pembelajaran menjadi lebih inovatif, efektif, dan berbasis nilai lingkungan, yang pada gilirannya memperkuat literasi lingkungan peserta didik di era digital. Kata kunci: pembelajaran interaktif; pemanfaatan teknologi informasi; pendidikan lingkungan; akun belajar.id; green education.

Pemanfaatan Artificial Intelligence Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Inggris di SDN 15 Padang Genting

Amin, Muhammad, Rasyid, Hainur, Akmal
Abstract: Abstract: The development of Artificial Intelligence (AI) technology offers substantial potential for providing interactive educational media, yet its implementation at the elementary education level is frequently impeded… d by educators' limited digital literacy. This situation was observed at SDN 15 Padang Genting, where English language instruction remains dominated by conventional methods with minimal utilization of adaptive digital media. Therefore, this community service program aims to enhance teachers' competencies and skills in utilizing AI technology as a medium for English language learning. The implementation adopted a Capacity Building approach comprising three structured stages: initial evaluation (pre-test), hands-on practice training, and final evaluation (post-test). The training focused on introducing text and visual generative AI, along with basic prompt engineering techniques. The results demonstrated a highly significant increase in teachers' capacity; comprehension of basic AI concepts surged from 15% to 85%, and the perceived ease of using the technology rose from 20% to 85%. Furthermore, the program successfully facilitated participants in independently producing educational media, such as interactive vocabulary flashcards and bilingual short stories. The hands-on training approach proved effective in overcoming the anxiety of non-technical teachers while accelerating their creativity in designing English learning materials that are relevant and engaging for digital-generation students. Keywords: artificial intelligence; capacity building; english language; learning media; teacher training.   Abstrak: Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) menawarkan potensi besar dalam penyediaan media pendidikan yang interaktif, namun implementasinya di tingkat pendidikan dasar seringkali terhambat oleh keterbatasan literasi digital pendidik. Kondisi ini ditemukan di SDN 15 Padang Genting, di mana pembelajaran Bahasa Inggris masih didominasi oleh metode konvensional dan minimnya pemanfaatan media digital adaptif. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi AI sebagai media pembelajaran Bahasa Inggris. Pelaksanaan kegiatan ini mengadopsi pendekatan Capacity Building yang mencakup tiga tahapan terstruktur: evaluasi awal (pre-test), pelatihan berbasis praktik langsung (hands-on practice), dan evaluasi akhir (post-test). Pelatihan difokuskan pada pengenalan AI generatif teks dan visual serta teknik rekayasa prompt dasar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas guru yang sangat signifikan; pemahaman konsep dasar AI melonjak dari 15% menjadi 85%, dan persepsi terhadap kemudahan penggunaan teknologi meningkat dari 20% menjadi 85%. Lebih lanjut, kegiatan ini berhasil memfasilitasi peserta untuk memproduksi luaran media pembelajaran secara mandiri, seperti flashcard vocabulary interaktif dan naskah cerita dwibahasa. Pendekatan pelatihan berbasis praktik terbukti efektif meruntuhkan kecemasan guru non-teknis, sekaligus mengakselerasi kreativitas mereka dalam merancang materi Bahasa Inggris yang relevan dan menarik bagi siswa generasi digital. Kata kunci: artificial intelligence; capacity building; media pembelajaran; bahasa inggris; pelatihan guru

Pendekatan Holistik Untuk Pencegahan Bullying: Edukasi Dan Psikososial di SAM Tengku Ampuan Jemaah Sungai Besar Malaysia

Muslimin, Edy, Fatimah, Meti, Maksum, Muh. Nur Rochim, Fajria, Aulia Rachma, Hartanto, Agit Purwo, Pambudi, Riski Kristianto, Yunadi, Ridwan Rohmad, ‘Izi, Arilana Nur
Abstract: Abstract: Bullying in Malaysian secondary schools is a serious issue with the prevalence of cases continuing to increase and adversely affecting the mental health of adolescents. At SAM Tengku Ampuan Jemaah Selangor, Malaysia… aysia it was found that more than 30% of stu-dents still consider bullying to be a normal social dynamic. This service aims to raise awareness of the dangers of bullying, equip school residents with social-emotional skills, and create a safe and inclusive school environment. The method used in the PkM-International Partnership uses a holistic approach that combines anti-bullying education and psychosocial reinforcement for four days for 219 students. The implementation strategy includes interactive workshops, case discussions, role-play simulations, and educational poster creation. The results of the service showed a significant increase in participants' understanding with an increase in the average score from 2.99 to 3.74 (25.10%). The real impact of this activity is the strengthening of anti-bullying literacy and the formation of a more responsive internal school mechanism to build a school cul-ture that is free of violence and compassion. Keywords: bullying; awareness; school environment; holistic approach; students   Abstrak: Perundungan di sekolah menengah Malaysia merupakan isu serius dengan prevalensi kasus yang terus meningkat dan berdampak buruk pada kesehatan mental remaja. Di SAM Tengku Ampuan Jemaah Selangor, Malaysia ditemukan bahwa lebih dari 30% siswa masih menganggap perundungan sebagai dinamika sosial yang wajar. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya perundungan, membekali warga sekolah dengan keterampilan sosial-emosional, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif. Metode yang digunakan dalam PkM-Kemitraan Internasional ini menggunakan pendekatan holistik yang memadukan edukasi anti-bullying dan penguatan psikososial selama empat hari terhadap 219 peserta didik. Strategi pelaksanaan mencakup workshop interaktif, diskusi kasus, simulasi role-play, dan pembuatan poster edukasi. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta dengan kenaikan skor rata-rata dari 2,99 menjadi 3,74 (25,10%). Dampak nyata dari kegiatan ini adalah penguatan literasi anti-bullying serta terbentuknya mekanisme internal sekolah yang lebih responsif guna membangun budaya sekolah yang bebas kekerasan dan penuh kasih sayang. Kata kunci: bullying; kesadaran; lingkungan sekolah; pendekatan holistik; peserta didik

Building Tax Awareness From an Early Age Through Tax Literacy Education for SMA/SMK Students in Magelang

Ariesta Susilo, Ghina Fitri, Nugraheni, Agustina Prativi, Yudhanto, Wildan, Johanes Simamora, Alex, Leo Elvandy, Ediet, Rokhaniyah, Siti
Abstract: Abstract: Tax literacy among Indonesian youth remains relatively low and has not yet become an integral component of formal learning at the senior and vocational high school levels. National data indicate that financial… literacy stands at 49.68%, while specific understanding of taxation among young people is reported to be lower than that of the productive-age population. In addition, tax return compliance among individuals under 25 years old remains limited, reflecting weak early tax awareness and tax morale. In Magelang, high school students as future taxpayers generally lack access to contextual and practice-oriented tax education. This community engagement program aims to enhance tax literacy, awareness, and basic understanding of taxation among senior and vocational high school students through a structured and participatory educational approach. The methods included interactive lectures, contextual discussions, daily tax case studies, and simple tax calculation simulations, supported by pre- and post-tests to measure learning outcomes. The results demonstrate a significant improvement in students’ tax literacy scores and attitudes toward future compliance. The program also produced a tax literacy module and initiated student tax awareness groups in partner schools. Early tax education is therefore effective in strengthening youth tax morale and supporting sustainable national development. Keywords: community engagement; magelang; tax awareness; tax literacy; youth education   Abstrak: Literasi pajak di kalangan generasi muda Indonesia masih tergolong rendah dan belum menjadi bagian utama dalam pembelajaran formal di tingkat SMA/SMK. Data nasional menunjukkan tingkat literasi keuangan sebesar 49,68%, sementara pemahaman spesifik mengenai perpajakan pada kelompok usia muda lebih rendah dibandingkan kelompok usia produktif. Selain itu, tingkat kepatuhan pelaporan SPT pada wajib pajak berusia di bawah 25 tahun masih terbatas, yang mencerminkan lemahnya kesadaran dan moral pajak sejak dini. Di wilayah Magelang, siswa SMA/SMK sebagai calon wajib pajak masa depan umumnya belum memperoleh edukasi pajak yang kontekstual dan berbasis praktik. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi, kesadaran, dan pemahaman dasar perpajakan melalui pendekatan edukasi yang terstruktur dan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kontekstual, studi kasus perpajakan sehari-hari, serta simulasi perhitungan pajak sederhana yang didukung pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan skor literasi pajak dan sikap kepatuhan siswa. Program ini juga menghasilkan modul literasi pajak dan pembentukan kelompok siswa sadar pajak di sekolah mitra. Edukasi pajak sejak dini terbukti efektif dalam memperkuat moral pajak generasi muda dan mendukung pembangunan nasional berkelanjutan. Kata kunci: edukasi generasi muda; kesadaran pajak; literasi pajak; magelang; pengabdian kepada masyarakat

Sosialisasi Penggunaan Media Sosial Dan E- Commerce Sebagai Sarana Promosi Produk Mocaf KWT Gemilang-II

Elfaladona, Febie, Kusnandar, Meivi, Madora, Henny, Alfian, Denny, Maghfirah, Nuril, Bagus Satria N, Catur, Hasir, Muqorrobin
Abstract: Abstract: This Community Service Program was carried out with the Gemilang II Women Farmers Group (KWT Gemilang II) to enhance digital capacity in marketing Mocaf flour products. The main problems faced by the partners were… ere low digital literacy, the absence of a systematic marketing strategy, and limited skills in promotional content creation. The implementation method included an initial survey to map needs, preparation of training materials, digital literacy socialization, creation of social media accounts, and assistance in producing promotional content. The results showed that the partners began to understand the role of social media and e-commerce, established official promotional accounts, and were able to independently produce simple content. The conclusion of this program is that the improved digital capacity of KWT Gemilang II provides a foundation for more sustainable online-based marketing management while supporting local economic development through alternative food products. Keywords: digital marketing; entrepreneurship; KWT Gemilang II; MOCAF; UMKM   Abstrak: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Gemilang II dengan tujuan meningkatkan kapasitas digital dalam memasarkan produk tepung Mocaf. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya literasi digital, ketiadaan strategi pemasaran yang sistematis, dan keterbatasan dalam produksi konten promosi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui survei awal untuk pemetaan kebutuhan, penyusunan materi, sosialisasi literasi digital, pembuatan akun media sosial, serta pendampingan pembuatan konten promosi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra mulai memahami fungsi media sosial dan e-commerce, memiliki akun resmi untuk promosi, serta mampu menghasilkan konten sederhana secara mandiri. Simpulan dari kegiatan ini adalah peningkatan kapasitas digital KWT Gemilang II menjadi fondasi dalam pengelolaan pemasaran berbasis online yang lebih berkelanjutan, sekaligus mendukung pengembangan ekonomi lokal berbasis pangan alternatif.. Kata kunci: digital marketing; kewirausahaan; KWT Gemilang II; MOCAF; UMKM

Edukasi Terintegrasi Local SEO Dan Data Cloud Untuk Penguatan UMKM Bubut Kayu Karya

Rasyid, Hainur, Amin, Muhammad, Junaidi, Junaidi
Abstract: Abstract: Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in local economic development; however, the utilization of digital technology among MSMEs is often limited to basic promotion and is rarely supported… ported by structured data management. This community service program is a continuation of previous assistance and aims to strengthen the capacity of UMKM Bubut Kayu Karya in Kisaran Timur through education on Local SEO strategies and cloud-based customer data management. The program employed a participatory education and training approach, including Google Business Profile optimization, customer data recording and analysis using Google Sheets, and basic digital security awareness. The results indicate improvements in the partner’s understanding and skills in managing location-based business visibility, utilizing customer data for marketing decision-making, and protecting digital business assets. This community service offers an innovative contribution in the form of a low-cost, context-based, and continuation-oriented empowerment model that integrates location-based digital marketing and simple data utilization. The proposed model is recommended to be replicated for MSMEs with similar characteristics to support gradual and sustainable digital transformation. Keywords: local SEO; customer data management; cloud-based systems; digital literacy; MSMEs   Abstrak: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam pengembangan ekonomi lokal, namun pemanfaatan teknologi digital oleh UMKM masih cenderung terbatas pada promosi sederhana dan belum didukung oleh pengelolaan data yang terstruktur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan kelanjutan dari program pendampingan sebelumnya dan bertujuan untuk memperkuat kapasitas UMKM Bubut Kayu Karya di Kisaran Timur melalui edukasi strategi Local SEO dan pengelolaan data pelanggan berbasis cloud. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat dan pelatihan dengan pendekatan edukatif-partisipatif, meliputi optimalisasi Google Business Profile, pencatatan dan analisis data pelanggan menggunakan Google Sheets, serta peningkatan kesadaran keamanan digital dasar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam mengelola visibilitas usaha berbasis lokasi, memanfaatkan data pelanggan sebagai dasar pengambilan keputusan pemasaran, serta melindungi aset digital usaha. Keunikan kegiatan pengabdian ini terletak pada pendekatan lanjutan yang berbiaya rendah, kontekstual, dan berorientasi keberlanjutan dengan mengintegrasikan strategi pemasaran berbasis lokasi dan literasi data sederhana. Model pengabdian ini direkomendasikan untuk direplikasi pada UMKM dengan karakteristik serupa sebagai upaya penguatan daya saing usaha berbasis literasi digital. Kata kunci: local SEO; pengelolaan data pelanggan; cloud computing; literasi digital; UMKM

Optimalisasi Teknologi Informasi Sebagai Media Komunikasi Bisnis Untuk Peningkatan Kesadaran Hukum Desa Silo Bonto

Nirda Julianda, Syahputra Tarigan, Hikmat, Affandi, Adi Mas, intan nabila, Stella Natasya Lumban Toruan
Abstract: Abstract: The utilization of information technology in business communication plays a strategic role in improving business effectiveness while also serving as a medium for legal education in the community. However, rural… communities still face limitations in digital literacy and low levels of legal awareness in business activities. This article aims to analyze the implementation of a Community Service Program (Pengabdian kepada Masyarakat/PKM) focused on optimizing the use of information technology as a business communication medium to enhance legal awareness among the community of Silo Bonto Village. The method employed was a participatory approach through training, mentoring, and evaluation using pre- and post-training questionnaires. The results indicate an improvement in participants’ understanding of the use of information technology for business communication, as well as an increase in legal awareness related to rights and obligations in digital transactions. This program demonstrates that integrating information technology training with legal education can serve as an effective strategy for empowering rural communities. Keywords: business communication; community service; information technology; legal awareness; village.   Abstrak: Pemanfaatan teknologi informasi dalam komunikasi bisnis memiliki peran strategis dalam meningkatkan efektivitas usaha sekaligus sebagai sarana edukasi hukum bagi masyarakat. Namun, pada masyarakat desa masih ditemukan keterbatasan literasi digital dan rendahnya kesadaran hukum dalam aktivitas bisnis. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi sebagai media komunikasi bisnis guna meningkatkan kesadaran hukum masyarakat Desa Silo Bonto. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan, pendampingan, dan evaluasi berbasis kuesioner pra dan pascapelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap penggunaan teknologi informasi dalam komunikasi bisnis serta peningkatan kesadaran hukum terkait hak dan kewajiban dalam transaksi digital. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi pelatihan teknologi informasi dengan edukasi hukum mampu menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan masyarakat desa. Kata kunci: desa; kesadaran hukum; komunikasi bisnis; pengabdian kepada masyarakat; teknologi informasi