Search Articles & Publications

Showing 3587 articles found for "Serta"

Diseminasi Pemulihan Pariwisata Dengan Penerapan Chse Di Kampung Wisata Mangrove Monro-Monro

Husain, Fahrisal, Amirullah, Amirullah, Hakim, Maksud, Anugrah Manippi, Wahyu, Hasbul, Wahyuni, Suryadi, Andi Fitriani
Abstract: Abstract: Monro-Monro Mangrove Tourism Village is an area located in Monro-Monro Village, Binamu District, Jeneponto Regency. This tourist village is expected to be able to increase people's income by utilizing tourist visits.… isits. Restrictions on community activities during a pandemic resulted in the tourism sector experiencing obstacles. The government finally issued a tourist guide, namely Cleanliness, Healthy, Safety and Environmentally Sustainable, namely ISO 9024: 2021 standardized tourism recovery guidelines. This community service activity is related to public awareness of the importance of a guideline that is carried out by tourism managers in welcoming tourists. The program being carried out is dissemination which seeks to increase public understanding and tourism awareness groups regarding cleanliness, health, safety and environmental sustainability, as tourist rights. This activity was carried out using observation, training, mentoring, evaluation and output methods. The target of counseling is the tourism awareness group (Pokdarwis). It is hoped that increased knowledge and understanding of CHSE will make it easier to realize tourism recovery in terms of increasing tourist visits. The results of the dissemination carried out gained the enthusiasm of tourism-aware residents to increase their understanding of Sapta Pesona in the CHSE guidelines.   Keywords: Dissemination; CHSE Guidelines; Tourism recovery; Pokdarwis     Abstrak: Kampung Wisata Mangrove Monro-Monro merupakan Lingkungan yang berada di Kelurahan Monro-Monro Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto. Kampung wisata ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dengan memanfaatkan kunjungan wisatawan. Pembatasan kegiatan masyarakat pada saat pandemic mengakibatkan sektor wisata tersebut mengalami hambatan. Pemerintah akhirnya mengeluarkan panduan wisata yaitu Cleanliness, Healthy, Safety dan Enviroment Sustainable yaitu pedoman pemulihan wisata terstandardisasi ISO 9024:2021. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terkait kesadaran masyarakat akan pentingnya suatu pedoman yang dijalankan pengelola wisata dalam menyambut wisatawan. Program yang dijalankan adalah diseminasi yang berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat dan kelompok sadar wisata terkait kebersihan, kesehatan, keamanan serta kelestarian lingkungan, sebagai hak wisatawan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode pengamatan, pelatihan, pendampingan, evaluasi dan output. Target penyuluhan mengambil sasaran yaitu kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan dan pemahaman tentang CHSE akan mempermudah dalam mewujudkan pemulihan pariwisata dalam hal kunjungan wisatawan yang semakin meningkat. Hasil dari diseminasi yang dilaksanakan mendapatkan antusiasme warga sadar wisata peningkatan pemahaman sapta pesona dalam pedoman CHSE.   Kata kunci: diseminasi; pedoman chse; pemulihan pariwisata; pokdarwis

Pembelajaran Penggunaan Microsoft Office Yang Baik Dan Terorganisir

Joosten, Joosten, Caroline, Caroline, Elly, Elly
Abstract: Abstract: One of the IT applications utilized by the community is Microsoft Office. This application helps various parties in supporting the learning process in schools and is used by various parties for office work needs… s in processing words, numbers and presentations. Understanding and mastering this application is a basic ability that must be owned by every individual in the present. As is the case with students at SMA Letjen Haryono MT while studying at school. However, the use of Office has not been maximized by them. They were only introduced to Microsoft Office applications but did not understand how to use them. Therefore, students need to be equipped with additional learning that focuses on using Microsoft Office as a medium to assist student learning and also prepares students to take advantage of this application in the future. The features available in Microsoft Word, Microsoft Excel, and Microsoft Power Point are also less known by students. Departing from this, it is necessary to equip students with learning about Microsoft Office applications. Learning activities provide a range of 77% through questionnaires filled out by students which means that the training provided provides good knowledge benefits to the 28 students who take part in the training. The target planned by the implementation team was achieved where students were assisted in understanding and learning to use Microsoft Word, Microsoft Excel and Microsoft Power Point applications.            Keywords: education; information technology; microsoft office   Abstrak: Salah satu penerapan TI yang dimanfaatkan oleh masyarakat adalah Microsoft Office. Aplikasi ini membantu berbagai pihak dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah serta dimanfaatkan berbagai pihak untuk kebutuhan pekerjaan kantoran dalam pengolahan kata, angka serta presentasi. Pemahaman dan penguasaan aplikasi ini merupakan kemampuan dasar yang wajib dimiliki oleh tiap individu di masa sekarang. Seperti halnya dengan murid-murid di SMA Letjen Haryono MT selama belajar di sekolah. Tetapi, penggunaan Office belum dimaksimalkan oleh mereka. Mereka hanya diperkenalkan aplikasi Microsoft Office tetapi kurang memahami cara penggunaannya. Oleh karena itu, maka murid perlu dibekali dengan pembelajaran tambahan yang berfokus pada penggunaan Microsoft Office sebagai media untuk membantu pembelajaran murid dan juga mempersiapkan murid manfaatkan aplikasi ini di masa mendatang. Fitur-fitur yang tersedia di Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft Power Point juga kurang diketahui oleh murid-murid. Berangkat dari hal tersebut, maka perlu melengkapi murid dengan pembelajaran akan aplikasi Microsoft Office. Kegiatan pembelajaran memberikan nilai range 77% lewat kuesioner yang diisi murid yang berarti pelatihan yang diberikan memberikan manfaat pengetahuan yang baik kepada 28 murid yang mengikuti pelatihan. Target yang direncanakan tim pelaksana tercapai di mana murid-murid terbantu dalam memahami dan mempelajari penggunaan aplikasi Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft Power Point. Kata kunci: pendidikan; teknologi informasi; microsoft office

Pendampingan Santri Berkebun Pada Kegiatan Urban Farming

Sumiasih, Inanpi Hidayati
Abstract: Program kemitraan dengan santri komunitas Pilar Al Jabar merupakan suatu kegiatan yang telah berlangsung mulai tahun 2018 dan masih berlangsung sampai saat ini (2023). Kegiatan ini memberikan wadah untuk belajar urban farming… rming (pertanian perkotaan) kepada masyarakat dan santri. Kegiatan meliputi budidaya lahan sempit di pekarangan dengan penanaman sayuran sebagai sumber pangan lestari, dan untuk area hijau yang dimanfaatkan untuk kesehatan, serta penambahan nilai estetika di lingkungan. Kegiatan urban farming ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi lingkungan dan warga. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah; Tercipta pengembangan sistem bercocok tanam yang efektif dan efisien bagi mitra pengabdian; Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan, kesadaran dan memotivasi mitra khususnya urban farming sebagai sumber pangan di lahan sempit yang juga bisa menjadi sumber pendapatan; Terciptanya wirausaha baru dengan kemampuan urban farming berbasis komunitas. Kegiatan sosialisasi, motivasi dan pelatihan pembuatan kompos, POC dan budikdamber ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Desember 2022 di Perumahan Jatinegara Baru, Jakarta Timur. Peserta yang hadir dalam kegiatan pelatihan adalah masyarakat dan santri Al Jabar. Hasil dari kegiatan ini sangat baik, yang dibuktikan dengan keberlanjutannya kegiatan pertanian perkotaan mulai dari budidaya sampai pemasaran mingguan dan tetap berlangsung dalam pendampingan. Dari evaluasi menunjukkan, kegiatan yang awalnya hanya difahami oleh peserta sebesar 10%, menjadi 100% dengan nilai “sangat bermanfaat” yang diperoleh oleh peserta, dan pemilihan metode yang diberikan berupa teori dan praktik merupakan metode yang dirasa sangat sesuai untuk peserta. Kata Kunci: budidaya; pekarangan; pertanian perkotaan; pertanian Berkelanjutan; urban farming

Strategi Pengembangan Dan Peningkatan Literasi Numerasi Dari Sudut Negeri Di SD Negeri 016406

Maha Putra, Guntur, Kurnia, Melni, Ardianty Harahap, Nur Rizky, Novianti, Devi, Sitorus, Agustina
Abstract: Abstract: Campus teaching activities are motivated by various sectors, one of which is to prepare Indonesian student competencies to face social, cultural, work and technological advances / rapid times, as well as to improve… rove the quality of education for the better. The problems found with partners are focused on the lack of adaptation of technology in management and the learning process in the classroom. The stages/methods of carrying out activities include starting with pre-assignment, assignment to post-assignment. Based on the results of the implementation of activities aimed at increasing students' literacy and numeracy that have been carried out for approximately 5 months, this third campus teaching program received a positive response from the principal, school committee, teacher council, students and guardians of SD Negeri 016406 Gonting Malaha. This is evidenced from the initial acceptance of the campus teaching team which was greeted with pleasure by school stakeholders and the enthusiasm of students in participating in each lesson. Class teachers are also greatly helped by having campus students teach in managing classes and assisting in the use of learning technology. Not only in the learning sector, schools are also greatly helped by the existence of campus students teaching in organizing and managing school administration in the form of reactivating previously abandoned school libraries, compiling correspondence archives and implementing routine gymnastics programs every morning which has not been done before. The results obtained in the technology adaptation of the students also introduced teachers and students directly to the use of information technology and learning resources that are useful in the development and improvement of student literacy and numeracy, for example the use of YouTube and other learning resources. Keywords: campus teaching; administration; technology; literacy; numeration   Abstrak: Kegiatan kampus mengajar salah satunya adalah untuk menyiapkan kompetensi mahasiswa indonesia menghadapi perubahan sosial, budaya, dunia kerja dan kemajuan teknologi / zaman yang pesat, serta guna untuk meningkatkan mutu pendidikan menjadi lebih baik (Khotimah et al., 2021). Permasalahan yang ditemukan  pada mitra dititikberatkan pada kurangnya adaptasi teknologi dalam manajemen maupun proses pembelajaran di kelas. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan numerasi siswa yang telah dilakukan selama kurang lebih 5 bulan, program kampus mengajar angkatan 3 ini mendapatkan respon positif baik dari kepala sekolah, komite sekolah, dewan guru, siswa serta wali murid SD Negeri 016406 Gonting Malaha. Hal ini dibuktikan dari awal penerimaan tim kampus mengajar yang disambut dengan rasa senang oleh stakeholder sekolah dan antusiasme siswa dalam mengikuti setiap pembelajaran. Tahapan/metode pelaksanaan kegiatan diantaranya diawali dengan pra-penugasan, penugasan sampai dengan pasca penugasan. Guru kelas juga sangat terbantu dengan adanya mahasiswa kampus mengajar dalam mengelola kelas dan membantu pendampingan dalam penggunaan teknologi pembelajaran. Tidak hanya pada sektor pembelajaran, sekolah juga sangat terbantu dengan adanya mahasiswa kampus mengajar dalam menata dan mengelola administrasi sekolah berupa pengaktifan kembali perpustakaan sekolah yang terbengkalai sebelumnya, penyusunan arsip surat menyurat dan program pelaksanaan senam rutin setiap pagi yang belum ada dilakukan sebelumnya. Hasil yang diperoleh dalam adaptasi teknologi para mahasiswa juga memperkenalkan kepada guru maupun siswa secara langsung mengenai pemanfaatan teknologi informasi maupun sumber-sumber pembelajaran yang berguna dalam pengembangan dan peningkatan literasi serta numerasi siswa misalnya penggunaan youtube maupun sumber belajar lainnya. Kata kunci: kampus mengajar; administrasi; teknologi; literasi; numerasi  

Pencegahan Stunting Melalui Pengoptimalan Kearifan Lokal Tanaman Bergizi Tinggi Dan Pijat Tui Na

Wijayatri, Ratna, Wahyuningtyas, Eka Sakti, Afifah, Riza Nur, Fitria, Tisa, Fasya, Saniya Puspa, Hartati, Kurnia Uji, Ermawati, Ermawati
Abstract: Abstract: Barongan Hamlet is part of Donorojo Village, Tegalrejo District, Magelang Regency. In October 2022, Barongan Hamlet is in the top position for the number of stunting cases in the Donorojo Village area. The number&#8230; er of cases of stunting was recorded in 8 children out of 15 children aged < 5 years. In addition, there were 2 pregnant women, one of whom was detected as having KEK (chronic energy deficiency), so that they have the potential to give birth to stunted babies. One of the factors causing stunting is the lack of knowledge about nutrition during pregnancy and toddlerhood. Seeing the potential and natural resources of the Barongan area which is a rural area, the PPMT Team has a program to optimize the potential for local wisdom of family medicinal plants (toga), especially highly nutritious plants and baby/toddler massage. This activity was carried out using educational methods for cadres, youth, pregnant women and mothers of toddlers in Barongan Hamlet about risk factors, causal factors, prevention and management of stunting in the community. PPMT Team will train cadres, pregnant women and mothers of toddlers in utilizing highly nutritious plants that are easily found in the surrounding environment and doing Tui Na massage for toddlers. This activity is expected to support the resolution of stunting cases and prevent the emergence of new stunting cases. The results of the education and training activities carried out are an increase in knowledge about stunting, an increase in skills in empowering highly nutritious plants as a menu variation for toddlers, and skills in practicing Tui Na massage for toddlers. Keywords: Stunting; Toga; Tui Na massage Abstrak: Dusun Barongan merupakan bagian dari Desa Donorojo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang. Pada Oktober 2022, Dusun Barongan berada pada posisi teratas jumlah kasus stunting di wilayah Desa Donorojo. Jumlah kasus stunting tercatat 8 anak dari 15 anak usia < 5 tahun. Selain itu, terdapat 2 ibu hamil yang salah satunya terdeteksi mengalami KEK (kekurangan energi kronis), sehingga berpotensi melahirkan bayi stunting. Salah satu faktor penyebab stunting adalah kurangnya pengetahuan tentang pemenuhan nutrisi di masa kehamilan dan masa balita. Melihat potensi dan sumber daya alam wilayah Barongan yang merupakan wilayah pedesaan, Tim PPMT memiliki program untuk mengoptimalkan potensi kearifan lokal tanaman obat keluarga (toga) khususnya tanaman bergizi tinggi serta pijat bayi/balita. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode edukasi bagi kader, remaja, serta ibu hamil dan ibu balita di Dusun Barongan tentang faktor risiko, faktor penyebab, upaya pencegahan dan tatalaksana stunting di masyarakat. Kemudian, Tim PPMT akan melatih kader, ibu hamil dan ibu  balita di Dusun Barongan dalam mendayagunakan tanaman bergizi tinggi yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar dan melakukan pijat Tui Na untuk balita. Hasil dari kegiatan edukasi dan pelatihan yang dilaksanakan adalah peningkatan pengetahuan tentang stunting, dan mendukung penuntasan kasus stunting, pencegahan munculnya kasus stunting yang baru peningkatan ketrampilan dalam pemberdayaan tanaman bergizi tinggi sebagai variasi menu bagi balita dan ketrampilan melakukan pijat Tui Na untuk balita. Kata kunci: Pijat Tui Na; Stunting; Toga

Pemberdayaan Kelompok Tani Al-Hidayah Melalui Diversifikasi Produk Turunan Labu Madu

Lawajo, Rahmatiya, Bempah, Irwan, Sirajuddin, Zulham
Abstract: Kelompok Tani Al-Hidayah merupakan KT yang mengusahakan beberapa komoditas hortikultura, dimana salah satunya adalah labu madu (Cucurbita moschata). Meskipun dari aspek budidaya petani menguasai praktek pertanian labu madu,&#8230; du, terdapat beberapa persoalan yang dihadapi oleh petani labu madu di KT Al-Hidayah. Pertama adalah harga jual buah labu madu yang rendah sebab tidak banyak konsumen yang menginginkan labu madu. Kedua adalah sulitnya pemasaran buah labu madu meskipun secara budidaya tidak sulit dilakukan. Tujuan kegiatan yaitu (1) meningkatkan nilai tambah buah labu madu melalui pengolahan labu madu, serta (2) diversifikasi produk turunan labu madu. Kegiatan yang dilakukan adalah pengembangan produk melalui diversifikasi produk turunan olahan labu madu, pelatihan penanganan produk higienis, dan peningkatan pemasaran offline dan online. Kegiatan ini dapat meningkatkan motivasi mitra dalam membuat produk-produk turunan labu madu sebab dengan produk turunan, dapat menciptakan diversifikasi income dan menjamin pemasaran labu madu.

Workshop Manajemen Domain Dan Hosting Website BKPRMI Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara

saputra, herman, Nata, Andri, Lubis, Adi Prijuna
Abstract: Pengabdian kepada masyarakat merupakan kegiatan yang ditujukan untuk membantu masyarakat tertentu dalam berbagai kegiatan tanpa mengharapkan imbalan apapun. Secara umum beberapa perguruan tinggi atau institut di Indonesia&#8230; a telah mengembangkan program ini untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa Indonesia, khususnya bagi pembangunan kesejahteraan dan pembangunan masyarakat Indonesia. PKM ini dilaksanakan di BKRMI (Badan Komunikasi Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) yang bergerak dibidang keislaman, kemasjidan, keummatan dan keindonesiaan sebagai wadah komunikasi dari organisasi pemuda remaja masjid untuk pengembangan program pembinaan generasi muda dari segala aspek secara komunikatif, informatif dan konsultatif. Kegiatan ini membahas tentang Workshop Manajemen Domain Dan Hosting Website  Bkprmi Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara. Workshop manajemen domain dan hosting website merupakan kegiatan yang membahas tentang bagaimana mengelola domain dan hosting website. Kegiatan ini diarahkan kepada remaja agar mereka dapat memahami cara kerja dan pentingnya manajemen domain dan hosting dalam pembuatan website. Pada workshop ini peserta akan belajar tentang  (1) Apa itu domain dan hosting; (2) Cara membeli dan mengelola domain; (3) Cara mengelola hosting website;(4) Bagaimana cara mengatur konfigurasi domain dan hosting agar website dapat diakses oleh publik. Workshop ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan kemampuan kepada remaja dalam mengelola domain dan hosting website, sehingga mereka dapat membuat dan mengelola website dengan lebih efektif dan efisien.

Pelatihan Manajemen Layanan Terintegrasi, Pemanfaatan Dan Pemasaran Produk Kerajinan Dari Sampah Plastik

Supu, Idawati, Ahmadi, Haerul, Latief, Muh. Fachrul
Abstract: Abstract: Garbage is one of the global problems that requires serious which one had to be handled  today,  because it caused environmental and healthy problems. One of the most dominant types in society was plastic waste.&#8230; te. The purpose of this activity is to conduct socialization, counseling and direct discussion to the community and the dasawisma group to maintain environmental health and cleanliness, provide training on waste selection techniques, and digital-based integrated management such as "Waste Bank", provide hands-on training on plastic waste processing techniques to produce fuel. oil, empowering community groups in making handicrafts from plastic waste that has economic value, providing training in marketing digital-based handicraft products. This activity uses a direct practice method in the Lopo Village community, involving community groups as activity participants. The creations of this activity have made handicraft products from plastic waste in the form of chairs, tables, flower vases, flowers and tissue holders. In addition, an integrated WhatsApp group was formed in waste management. There was also a prototype of a simple tool for producing fuel oil (BBM). Village officials and the community were very enthusiastic during the implementation of the activity and have collaborated with activity organizers in the development of a fuel-producing destillator.             Keywords: crafts; garbage; integrated management; marketing plastic     Abstrak: Sampah merupakan salah satu masalah global yang memerlukan penanganan serius saat ini karena menyebabkan masalah lingkungan dan kesehatan.  Salah satu jenis sampah yang sangat mendominasi di masayrakat adalah sampah plastik. Tujuan kegiatan ini adalah  melakukan sosialisasi, penyuluhan dan diskusi langsung ke masyarakat dan kelompok dasawisma menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan, memberikan pelatihan teknik pemilihan sampah, dan manajemen terintegrasi berbasis digital sejenis “Bank Sampah”, memberikan pelatihan langsung teknik pengolahan sampah plastik untuk menghasilkan bahan bakar minyak, memberdayakan kelompok masyarakat dalam membuat kerajinan tangan dari sampah plastik yang bernilai ekonomi, memberikan pelatihan dalam memasarkan produk kerajinan berbasis digital. Kegiatan ini menggunakan metode praktek langsung di masayarakat Desa Lopo, dengan melibatkan kelompok masayarakat sebagai peserta kegiatan. Hasil kreasi dari kegiatan ini telah dibuat produk kerajinan dari sampah plastik berupa tempat kursi, meja, vas bunga, bunga dan tempat tissue. Selain itu, terbentuk grup WhatsApp terintegrasi dalam manajemen sampah.juga prototipe alat sederhana alat penghasil Bahan Bakar Minyak (BBM). Perangkat Desa dan masayarakat sangat antusias selama pelaksanaan kegiatan dan telah melakukan kerjasama dengan penyelenggara kegiatan dalam pengembangan destillator penghasil bahan bakar.   Kata kunci: kerajinan; manajemen terintegrasi; pemasaran; plastik; sampah

Penerapan Atribut Produk Keterampilan Mendesain Kemasan Dalam Pemasaran Beras

Pauzy, Depy Muhamad, Risana, Dudu, Arif, Arif, Wibawa, Gian Riksa
Abstract: Abstract: The problem that occurs in rice producers is the lack of knowledge about the importance of branding, and the sales system is still conventional. The purpose of the community service program activities through the&#8230; he application of appropriate technology (PTTG) is to help rice producers in terms of developing their business so that they can develop more and increase their income. The effective steps that have been carried out by the community service team are starting with analyzing the situation in the field directly, then the results are used as a reference for community service. The method used is the application of appropriate technology (PTTG) in which the procedures are carried out through direct practice. Regarding this method, several steps are taken, namely carrying out initial observations at the location, then carrying out the preparation of activity plans, outreach and implementation of activities, and evaluation during the activity. The results obtained from this service are 1) There is an increase in knowledge related to the packaging design procedures for tjiawi ramos rice products 2) There is an increase related to product attributes that have been made 3) There is an increase in knowledge related to good branding procedures for rice and ramos businesses.             Keywords: Packaging Design; PKM; Setra Ramos Tjiawi     Abstrak:  Permasalahan yang terjadinya pada produsen beras adalah rendahnya pengetahuan mengenai pentingnya branding, dan sistem penjualan yang masih konvensial. Tujuan kegiatan program pengabdian kepada masyarakat melalui penerapam teknologi tepat guna (PTTG) ini ialah untuk membantu produsen beras dalam hal pengembangan usahanya agar lebih berkembang dan adanya peningkatan pendapatan. Langkah efektif yang sudah dijalankan oleh tim pengabdian ialah diawali dengan menganalisis situasi dilapangan secara langsung kemudian hasilnya dijadikan sebagai acuan pengabdian. Metode yang digunakan ialah penerapan teknologi tepat guna (PTTG) yang tata caranya dilakukan melalui praktik secara langsung. Terkait metode ini maka beberapa langkah yang dilakukan ialah melakukan obervasi awal ke lokasi, kemudian melakukan penyusunan rencana kegiatan, sosialisasi dan pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi selama kegiatan berlangsung . Hasil yang diperoleh dari adanya pengabdian ini ialah 1) Adanya peningkatan pengetahuan terkait tata cara desain kemasan produk beras  tjiawi ramos 2) Adanya peningkatan terkait atribut produk yang sudah dibuat 3) Adanya peningkatan pengetahuan terkait tatacara branding yang baik bagi usaha beras serta ramos.   Kata kunci: Desain Kemasan; PKM; Setra Ramos Tjiawi

Perancangan Pintu Penyiram Cairan Disinfektan Untuk Mengantisipasi Penyebaran Covid 19 Di Smk Negeri 2 Tanjungbalai

ananda, ricki, Amin, Muhammad, Manurung, Nuriadi, Widyanto, Taufiq
Abstract: Corona virus (COVID-19) is an infectious disease caused by the SARS-CoV-2 virus. Since the spread of Covid-19, many government agencies in Indonesia have received the impact, including SMK Negeri 2 Tanjungbalai. The spread&#8230; ad of the corona virus has resulted in this school no longer being able to carry out face-to-face learning starting from 2019 to 2022. To anticipate the spread of covid-19 in the SMKN 2 Tanjungbalai area, the community service team designed a security system at the school entrance to anticipate the spread of covid, so that if there are people or vehicles that want to enter the school will be sprayed automatically with disinfectant liquid, besides that the tool can also read the body temperature of visitors. This service uses the consultation and science and technology method, where the service team consults with the school principal about existing problems, namely to anticipate the spread of Covid-19 in the school area. or hands, then the temperature is set at 30 0C and do not water, while if the object does not have a fever, the temperature is in the range of 330C-360C and watering is carried out. Meanwhile for objects with a fever, the temperature is >= 370C and no watering is carried out, and they are not allowed to enter. All module voltages use the 5VDC input voltage, which is supplied from the controller. Meanwhile, the pump voltage uses a 12VDC inverter, which is reduced to 5.68 VDC.   Keywords: automatic disinfectant sprinkler; corona; ultrasonic sensor; microcontrollers     Abstrak: Virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Semenjak penyebaran covid-19 banyak instansi pemerintahan di indonesia yang mendapatkan imbasnya, diantaranya SMK Negeri 2 Tanjungbalai. Meluasnya virus corona mengakibatkan sekolah ini tidak lagi bisa melakukan pembalajaran tatap muka dimulai tahun 2019 sampai dengan 2022. Untuk mengantisipasinya penyebaran covid-19 diwilayah SMKN 2 Tanjungbalai ini, maka tim pengabdian merancang sistem pengaman dipintu masuk sekolah untuk mengantisipasi penyebaran covid, sehingga jika ada orang atau kendaraan yang ingin memasuki sekolah tersebut akan di semprot secara otomatis dengan cairan disinfektan, selain itu alat tersebut juga bisa membaca suhu tubuh pengunjung. Pada pengabdian ini menggunakan metode konsultasi dan ipteks, dimana tim pengabdian berkonsultasi dengan kepala Sekolah tentang masalah yang ada, yaitu untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 di area sekolah.. Setelah dilakukan pengujian medapati bahwa Ada  3 kondisi pembacaan objek yaitu, ketika tidak ada objek, atau tangan, maka suhu diseting 30 0C tidak melakukan penyiraman, sementara jika objek tidak demam, suhu di range 330C-360C dan dilakukan penyiraman. Sementara untuk objek yang demam, maka suhu >= 370C dan tidak dilakukan penyiraman, serta tidak diperbolehkan masuk. Seluruh tegangan modul, menggunakan tegangan input 5VDC, yang disupply dari controller. Sementara untuk tegangan pompa menggunakan inverter 12VDC, yang dikecilkan menjadi 5,68 VDC.   Kata kunci : microcontroller; penyiram disinfektan otomatis; sensor ultrasonic; virus corona.