Abstract:System informasi penggajian karyawan adalah solusi perangkat lunak yang khusus dikembangan untuk memudahkan pengolahan proses penggajian karyawan pada dinas pertanian dan ketahanan pangan bondowoso, Sistem informasi ini…
i memiliki beberapa fitur utama antara lain mengelola data karyawan, menghitung gaji, dan membuat laporan penggajian. Pertama, sistem akan menyimpan dan mengelola informasi karyawan seperti data pribadi, informasi pekerjaan, dan riwayat kehadiran. Data ini akan memudahkan perusahaan untuk memantau dan mengelola informasi karyawan. Selanjutnya sistem akan melakukan perhitungan gaji berdasarkan informasi yang tersedia seperti gaji pokok, tunjangan, potongan dan bonus. Sistem akan menerapkan peraturan perusahaan yang berlaku dan menghasilkan jumlah gaji yang akurat untuk setiap karyawan. System ini akan membantu memastikan keadilan dan akurasi dalam peroses penggajian karyawan. Dan Sistem ini dibuat untuk mengelola, dan mempermudah proses data penggajian karyawan secara otomatis. terdapat berbagai kendala yang mempengaruhi efektivitas dan efisiensi proses pengajian. permasalahan yang dihadapi adalah proses pembuatan slip gaji masih dilakukan secara manual. sehingga memerlukan intervensi manual yang dapat meningkatkan risiko kesalahan serta menghabiskan waktu. Adapun Metode yang digunakan adalah metode Waterfall serta penggunaan ERD (Entity Relationship Diagram), DFD (Data Flow Diagram), Laporan ini akan mencakup informasi tentang gaji karyawan, potongan, tunjangan, dan total gaji yang diterima setiap bulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan perancangan system gaji karyawan berbasis web pada dinas pertanian bondowoso.
Abstract:Prediksi dengan model sistem pendukung keputusan merupakan cara yang tepat sasaran untuk digunakan dalam memecahkan masalah. Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit endemik di Indonesia yang memerlukan penanganan cepat…
at untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Prediksi diagnosis DBD dengan menggunakan algoritma Decision Tree C4.5 memiliki tingkat akurasi 100% dan meyakinkan. Dataset yang digunakan mencakup data medis pasien, seperti gejala klinis yaitu demam, nyeri sendi, mual, hasil laboratorium berupa trombosit, hematokrit, uji NS1, serta riwayat komorbiditas dan durasi gejala. Proses pre-processing dilakukan untuk memastikan data siap digunakan, dengan menangani data yang hilang dan menyesuaikan format data agar konsisten. Model Decision Tree C4.5 dipilih karena kemampuannya mengolah data dengan berbagai format dan hasilnya dapat dengan mudah dipahami. Model C4.5 dievaluasi menggunakan metrik akurasi, presisi, sensitivitas, dan spesifisitas. Dengan performa yang baik, model ini memiliki potensi untuk digunakan dalam sistem pendukung keputusan medis. Implementasinya di lapangan dapat membantu tenaga medis dalam mempercepat diagnosis dan memberikan penanganan yang lebih tepat waktu, yang sangat penting dalam menangani pasien DBD.
Abstract:Sistem presensi guru di SMK Islam Darussalam Lombok Barat masih menggunakan metode manual yang memerlukan waktu dan tenaga yang cukup besar serta rentan terhadap kesalahan manusia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan…
an untuk mengembangkan sistem presensi guru menggunakan kartu RFID berbasis Internet of Things (IoT). Sistem ini terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu NodeMCU ESP8266, modul RFID, LCD, dan buzzer. Proses pengembangan sistem dimulai dengan identifikasi kebutuhan melalui interaksi langsung dengan pihak sekolah untuk memahami kebutuhan dan masalah yang ada dalam sistem presensi saat ini. Berdasarkan analisis tersebut, dirancanglah purwarupa sistem presensi yang dapat mendeteksi kartu RFID, menampilkan informasi pada LCD, memberikan notifikasi audio melalui buzzer, serta mengirim data presensi secara otomatis ke Google Spreadsheet untuk pemantauan dan pengelolaan data secara real-time. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem presensi yang dikembangkan berhasil berfungsi dengan baik. Modul RFID dapat mendeteksi kartu RFID dengan jarak maksimal 5-6 cm. LCD menampilkan informasi identitas guru yang terdaftar dengan jelas, sementara buzzer memberikan notifikasi audio saat kartu RFID terdeteksi. Data presensi juga berhasil dikirim dan ditampilkan secara otomatis di Google Spreadsheet. Meskipun sistem ini telah berfungsi sesuai dengan yang diharapkan, terdapat beberapa saran vii untuk pengembangan lebih lanjut. Penambahan sensor sidik jari atau sensor wajah dapat meningkatkan efisiensi dan keamanan sistem, mengingat kartu RFID dapat saja tertinggal atau hilang. Peningkatan jarak deteksi RFID juga dapat dipertimbangkan untuk kenyamanan pengguna. Dengan demikian, diharapkan sistem ini dapat memberikan solusi yang lebih efisien dan andal dalam mencatat kehadiran guru di SMK Islam Darussalam Lombok Barat.
Abstract:Kebakaran adalah bencana paling umum di Indonesia yang terjadi di rumah-rumah. Dalam beberapa situasi, pemilik rumah mungkin tidak menyadari kebakaran. Salah satu contohnya adalah jika kebakaran terjadi pada saat pemilik…
rumah tidak berada di rumah. Untuk menyelesaikan masalah ini, diperlukan sistem yang dapat memberi tahu pemilik rumah tentang gejala dini kebakaran. Selanjutnya, sistem pendeteksi kebakaran dini berbasis IoT dibangun dengan menggunakan bot WhatsApp untuk memberikan informasi. Metode prototipe digunakan untuk mengembangkan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem deteksi kebakaran rumah yang menggunakan notifikasi WhatsApp berbasis IoT bekerja dengan baik dengan bagian yang digunakan. Sistem ini menggunakan sensor gas dan api untuk mendeteksi potensi kebakaran, dilengkapi dengan buzzer sebagai alarm suara dan fitur water pump untuk penanganan awal. Selain itu, sistem ini mengirimkan notifikasi otomatis melalui WhatsApp saat kondisi berbahaya terdeteksi.
Abstract:Keberlanjutan budidaya padi sangat bergantung pada bibit. Karena bibit merupakan komponen utama yang akan dikembangkan di masa depan, maka pemilihan bibit yang berkualitas merupakan langkah awal dalam proses penanaman padi.…
di. Ciri-ciri suatu tumbuhan dalam perkembangannya ditentukan oleh gen-gen yang diwarisi bibit dari tanaman induknya. Oleh karena itu, pemilihan bibit dari tetua unggul sangat penting dilakukan agar diperoleh bibit padi yang berkualitas. Bibit yang baik adalah yang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya, tumbuh cepat dan seragam, tahan terhadap hama, serta menghasilkan buah yang banyak. Namun seringkali para petani mengalami kesulitan dalam memilih bibit yang tepat. Untuk mengatasi hal tersebut, akan dikembangkan sistem pendukung keputusan yang dapat membantu petani dalam memilih bibit yang memenuhi berbagai kriteria dan sesuai dengan lingkungan penanaman. Kerangka kerja ini menggunakan dua teknik, yaitu Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot kriteria dan Multi Attribute Utility Theory (MAUT) untuk tahap peringkat. Usulan pilihan sistem pendukung keputusan yang menggabungkan teknik AHP dan MAUT menunjukkan bahwa pilihan atau jenis bibit padi terbaik yang akan ditanam di Wilayah Rawang Panca Arga Asahan adalah Sidenuk yang menempati posisi pertama dengan nilai 0.3780781, disusul oleh Ciputri dengan senilai 0,4469573. Selanjutnya hasil penelitian ini menyarankan Sidenuk dan Ciputri sebagai bibit padi berkualitas yang layak ditanam di Kawasan Rawang Panca Arga Asahan.
Abstract:Penerapan teknologi Internet of Things (IoT) telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan kenyamanan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk lingkungan kantor. Penelitian ini bertujuan untuk merancang…
erancang dan membangun sistem kontrol dan monitoring AC dan lampu berbasis IoT di kantor bagian tata pemerintahan dan kerjasama Kabupaten Bondowoso.
Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode Prototype, dimulai dari identifikasi masalah, desain cepat, perencanaan, pembangunan prototype, evaluasi pengguna. Komponen utama sistem meliputi sensor DHT11, relay untuk kontrol AC dan lampu, mikrokontroler ESP32, dan platform IoT untuk menghubungkan semua komponen.
Sistem ini memungkinkan pengguna untuk mengontrol dan memonitor kondisi lingkungan kantor secara real-time melalui aplikasi blynk atau web. Dengan adanya sensor suhu, pengguna memonitoring suhu ruangan dan relay untuk menyalakan lampu.
Implementasi sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi energi dengan mengoptimalkan penggunaan AC dan lampu, serta memberikan kenyamanan bagi pengguna kantor. Selain itu, data yang terkumpul dari sistem ini dapat digunakan untuk analisis lebih lanjut dalam upaya meningkatkan efisiensi dan produktivitas kantor.
Abstract:Pemantauan cuaca yang akurat dan terkini sangat penting untuk berbagai aplikasi, termasuk navigasi penerbangan, pertanian, dan penelitian ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem monitoring pengukur…
engukur cuaca menggunakan platform Arduino untuk Stasiun Meteorologi Kelas III di Banyuwangi. Metode penelitian mencakup pemilihan sensor cuaca yang sesuai, pengembangan perangkat lunak untuk pengambilan data dan visualisasi, serta integrasi sistem secara keseluruhan. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem yang mampu secara real-time mengukur suhu udara, kelembaban, tekanan udara, dan kecepatan angin. Diskusi tentang hasil menyoroti kehandalan sistem dalam memantau kondisi cuaca lokal dan potensi pengembangan lebih lanjut, seperti integrasi dengan sistem pemantauan yang lebih luas. Kesimpulannya, sistem yang dikembangkan dapat menjadi alat yang berharga dalam pemantauan cuaca di Banyuwangi dan wilayah sekitarnya
Abstract:Metode Profile Matching merupakan salah satu dari Sistem Pendukung Keputusan, yaitu suatu system berbasis komputer guna membantu para pengambil keputusan dalam mengatasi permasalahannya untuk mendapatkan atau menghasilkan…
n keputusan yang tepat. [spk] perhitungan dari metode profile matching cukup sederhana, yaitu dengan membandingkan GAP dengan nilai alternative dan kriteria. Ada beberapa hal yang penting yang perlu diketahui mengenai analisis GAP, yaitu table nilai bobot GAP [1]. Selain itu, analisis GAP juga harus memiliki konsep skala prioritas untuk stiap kriteria Karena kemudahan perhitungan dari metode profile matching serta kebutuhan dan tujuan penelitian yang juga sederhana maka peneliti mengambil judul implementasi perhitungan metode profile matching untuk membantu peneliti memberikan jawaban pada komutias akhwat sholeha khususnya kisaran dalam mendapatkan rumah singgah dakwah yang tepat atau cocok untuk dihuni. Adapun tahapan perhitungan dari Profile Matching adalah Penentuan Bobot Nilai GAP, lalu perhitungan dan pengelompokkan core factor dan secoundary factor, selanjutnya perhitungan nilai total tiap kompetensi kriteria dan terakhir perhitungan rangking [2], [3], [4]. Setelah mendapatkan hasil perhitungan yang tepat terhadap rumah singgah dakwah, perhitungan dihentikan dan hasil seleksi diberikan kepada founder KoAS. Hasil dari seleksi rumah singgah dakwah pada Komunitas akhwat Sholehah (KoAS) Kisaran berupa nama dan nilai.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode pemilihan penerima bantuan pemanfaatan dan penghunian rumah susun kota Tanjungbalai dengan menggunakan metode Weighted Aggregated Sum Product Assesment (WASPAS). Metode…
WASPAS digunakan untuk menyelesaikan masalah pemilihan yang kompleks dengan mempertimbangkan kriteria yang berbeda dan bobot yang berbeda untuk masing-masing kriteria. Penelitian ini menggunakan data calon penerima bantuan pemanfaatan dan penghunian rumah susun kota Tanjungbalai. Terdapat 7 kriteria yang digunakan dalam penelitian ini. Setelah mendapatkan data kriteria, maka dilakukan analisis WASPAS untuk menentukan bobot kriteria dan ranking kandidat. Selanjutnya, ranking kandidat ditentukan dengan membandingkan nilai preferensi setiap calon penerima bantuan dengan nilai preferensi ideal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa calon penerima bantuan dengan ranking tertinggi adalah calon penerima bantuan yang memenuhi kriteria yang ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa metode WASPAS dapat digunakan sebagai alat bantu dalam pemilihan penerima bantuan pemanfaatan dan penghunian rumah susun kota Tanjungbalai dengan efektif dan efisien. Metode ini dapat juga dapat meminimalkan kesalahan dalam pemilihan dan meningkatkan efektivitas bantuan yang diberikan.