Search Articles & Publications

Showing 1378 articles found for "Digital"

Inovasi Dalam Perencanaan Pembelajaran Sejarah Untuk Meningkatkan Minat Siswa

Salma, Nurvadilla Moogangga, Aditya Nusi, Dimastian Hamsah, Abdul Haidar Palowa, Abdul Majir
Abstract: Inovasi dalam perencanaan pembelajaran sejarah menjadi penting dalam upaya meningkatkan minat siswa terhadap materi pelajaran yang sering dianggap monoton dan kurang menarik. Artikel ini membahas berbagai metode inovatif… yang dapat diterapkan guru dalam merancang pembelajaran sejarah yang lebih interaktif, relevan, dan bermakna bagi siswa. Melalui pendekatan seperti pembelajaran berbasis proyek, penggunaan media digital, serta integrasi cerita dan pengalaman langsung, diharapkan siswa dapat lebih terlibat secara aktif dan memiliki ketertarikan yang lebih tinggi terhadap mata pelajaran sejarah. Kajian ini menggunakan metode studi pustaka dan wawancara dengan guru-guru sejarah sebagai subjek untuk menggali pengalaman dan efektivitas pendekatan yang inovatif. Hasilnya menunjukkan bahwa inovasi dalam perencanaan pembelajaran sejarah berpotensi besar untuk membangun minat siswa dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap peristiwa sejarah serta relevansinya dalam konteks masa kini.

Merancang Pembelajaran Sejarah Yang Menarik Dan Bermakna: Strategi Perencanaan Efektif

Ahmat G Hulopi, Fahrul Frayogi, Moh. Fahri Magau, Gobang, Husein Abdul Hamid, Ryan Hidayat Talib
Abstract: Pembelajaran sejarah yang menarik dan bermakna menjadi tantangan tersendiri bagi para pendidik. Artikel ini menyajikan strategi perencanaan pembelajaran sejarah yang efektif untuk menciptakan pengalaman belajar yang menarik… rik dan bermakna bagi siswa. Penerapan strategi ini diharapkan dapat membantu pendidik dalam merancang pembelajaran sejarah yang menarik, bermakna dan efektif bagi siswa. Dengan cara ini, siswa dapat memperoleh pemahaman mendalam tentang peristiwa, tokoh dan proses sejarah, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah. Selain itu, artikel ini juga menekankan pentingnya mempertimbangkan konteks sosial, budaya, dan politik dalam pembelajaran sejarah. Dengan memahami konteks ini, pendidik dapat membantu siswa mengembangkan perspektif yang lebih luas dan kritis terhadap peristiwa sejarah. Lebih lanjut, artikel ini menyoroti peran teknologi digital dalam memperkaya pembelajaran sejarah. Integrasi teknologi, seperti sumber daya digital, simulasi, dan alat visualisasi, dapat membantu siswa memahami kompleksitas sejarah dan mengembangkan keterampilan abad ke-21.    

Supervisi Pendidikan Berbasis Teknologi Untuk Mengoptimalkan Pembelajaran Inovatif

Mukaramah, Rahmaniah, Syahrani
Abstract: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam praktik supervisi pendidikan. Supervisi pendidikan berbasis teknologi menjadi salah satu pendekatan… n strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan efektivitas supervisi berbasis teknologi dalam mengoptimalkan proses pembelajaran inovatif di lingkungan pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dalam supervisi, seperti penggunaan platform digital, aplikasi monitoring, dan komunikasi daring, mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta kualitas pembinaan guru. Selain itu, supervisi berbasis teknologi mendorong guru untuk lebih kreatif dan adaptif dalam mengembangkan metode pembelajaran inovatif. Namun, implementasinya masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan infrastruktur dan kompetensi digital pendidik. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan, pelatihan, serta pengembangan sistem yang berkelanjutan agar supervisi pendidikan berbasis teknologi dapat berjalan optimal.  

Perancangan Sistem Informasi Buku Tamu Berbasis Web Pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi

Efitra, Dian Agus Saputra, M. Iqbal, Elni Dwi Putri, Mia Faradila, Nur Asiya, Riska Fitria Rahmadani, Tiara Adiga Ramadhan, Reffy Angelina, David Ardi Nugrah
Abstract: Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi masih menggunakan buku tamu fisik dalam pencatatan kunjungan sehingga menimbulkan kendala dalam pencarian data, penyimpanan informasi, dan pembuatan laporan. Penelitian ini… bertujuan merancang Sistem Informasi Buku Tamu Berbasis Web untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan data tamu. Metode pengembangan yang digunakan adalah Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel, bahasa pemrograman PHP, dan basis data MySQL. Pengujian dilakukan menggunakan Black Box Testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mengelola data tamu secara digital, mempercepat pencarian data, dan menghasilkan laporan kunjungan secara otomatis serta terstruktur. The Regional Office of the Ministry of Religious Affairs of Jambi Province still uses a manual guest book for recording visitor data, resulting in difficulties in data retrieval, information storage, and report generation. This study aims to design a web-based guest book information system to improve the efficiency of guest data management. The system was developed using the Waterfall method, which consists of requirements analysis, system design, implementation, testing, and maintenance stages. The application was built using the Laravel framework, PHP programming language, and MySQL database. Black Box Testing was conducted to ensure that all system functions operated according to user requirements. The results show that the system is capable of managing guest data digitally, accelerating data retrieval, and generating visitor reports automatically and systematically.

Rancang Bangun Sistem Posyandu Pintar Berbasis Web Di Posyandu Puspa Indah 2 Kota Tangerang Selatan

Gilbran Sarafi, G., Muhammad Afrizal Yusni, Muhammad Ikhsan, Jupron Gatana
Abstract: Posyandu ialah layanan kesehatan masyar akat yang berperan krusial dalam pemantauan kesehatan ibu hamil, balita, serta lansia. Di Posyandu Puspa Indah 2 Kota Tangerang Selatan, pengelolaan data masih memakai buku register… r dan KMS secara manual sehingga pencatatan maupun pencarian data berlangsung kurang efisien serta rentan terjadi kesalahan dan kehilangan data. Kajian ini ditujukan guna merancang serta membangun Sistem Posyandu Pintar berbasis web yang mendukung pengelolaan data secara digital serta terintegrasi. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi, wawancara, serta studi pustaka. Sistem dilakukan pengembangan memakai framework Laravel, bahasa pemrograman PHP, basis data MySQL, serta Bootstrap menjadi antarmuka pengguna. Hasil kajian memperlihatkan bahwasannya sistem yang dibangun bisa membantu kader Posyandu mengelola data balita, lansia, kader, serta pemeriksaan kesehatan secara lebih cepat dan akurat, sekaligus memudahkan pembuatan laporan otomatis. Hasil pengujian juga mengindikasikan tiap fitur utama, meliputi login, tambah data, ubah data, hapus data, serta cetak laporan, berfungsi selaras keperluan pengguna. Integrated Health Post (Posyandu) is a public health service that plays a crucial role in monitoring the health of pregnant women, toddlers, and the elderly. However, data management at Posyandu Puspa Indah 2 in South Tangerang City is still done manually using register books and Health Cards (KMS). This slows down the recording and retrieval process and risks errors and data loss. This reserach was conducted to design and develop a web-based Posyandu Pintar system that facilitates integrated and digitalized data management. The research utilized observation, interviews, and literature review as the primary data collection methods. The system was developed using the Laravel framework, PHP as the programming language, MySQL as the database management system, and Bootstrap for interface design. The results demonstrate that the system effectively supports Posyandu cadres in managing toddler data, the elderly, cadres, and health checks more quickly and accurately, while simplifying the automated reporting process. Testing results show that all key features, such as logging in, adding data, editing data, deleting data, and printing reports, function well according to user needs.

Pembelajaran Akidah-Akhlak Dengan Pendekatan Kurikulum Berbasis Cinta

Wafiq Azizah, M. Ridwan Nur, Rita Puspita, Abdullah Abdullah
Abstract: Degradasi moral peserta didik di era digital yang ditandai meningkatnya intoleransi, perundungan, krisis empati, serta melemahnya integritas sosial menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam praktik pendidikan nilai. Dalam… lam pembelajaran Akidah Akhlak, orientasi yang masih dominan pada aspek kognitif dan normatif belum sepenuhnya diimbangi dengan penguatan dimensi afektif dan internalisasi nilai secara sistematis dalam desain kurikulum. Kesenjangan antara penguasaan konsep keagamaan dan manifestasi moral dalam kehidupan nyata menjadi problem epistemologis dan pedagogis yang memerlukan rekonstruksi. Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka konseptual Kurikulum Berbasis Cinta sebagai paradigma alternatif dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan analisis hermeneutik terhadap konsep mahabbah dalam tradisi intelektual Islam, khususnya pemikiran Al-Ghazali, serta dikomparasikan dengan teori pendidikan humanistik modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta memiliki legitimasi teologis dan koherensi pedagogis dalam mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan spiritual secara utuh. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemosisian cinta bukan sekadar sebagai nilai moral, melainkan sebagai prinsip epistemologis dan kurikuler yang menstrukturkan tujuan, proses, dan evaluasi pembelajaran secara sistematis dan transformatif. The moral decline of students in the di’Ital era, reflected in rising intolerance, bullying, diminished empathy, and weakened social integrity, indicates a fundamental problem in contemporary value education. In Akidah Akhlak instruction, learning practices remain predominantly cognitive and normative, while affective development and systematic value internalization are insufficiently integrated into curricular design. This gap between conceptual mastery of religious teachings and their moral enactment in lived experience represents an epistemological and pedagogical challenge requiring reconstruction. This study aims to formulate a conceptual framework for a Love-Based Curriculum as an alternative paradigm in Akidah Akhlak education. Employing a qualitative library-based approach, the study applies hermeneutic analysis to the concept of mahabbah within the Islamic intellectual tradition, particularly in the thought of Al-Ghazali, while comparatively engaging modern humanistic educational theory. The findings demonstrate that a Love-Based Curriculum possesses theological legitimacy and pedagogical coherence in integrating cognitive, affective, and spiritual dimensions of learning. The novelty of this study lies in positioning love not merely as a moral value but as an epistemological and curricular principle that structures the aims, processes, and evaluation of Akidah Akhlak instruction in a systematic and transformative manner.

Menggali Kepatuhan Wajib Pajak: Peran Persepsi Kemudahan dan Sanksi dalam Implementasi Coretax

Candra Prayoga, Novia Nur Fitria, Naelli Rusdiana Fitri, Ari Fahimatussyam Putra Nusantara
Abstract: Perkembangan digitalisasi perpajakan di Indonesia mendorong hadirnya sistem administrasi Coretax sebagai upaya pembaharuan layanan perpajakan yang terintegrasi. Penelitian ini dilakukan untuk menggali ketaatan wajib pajak… k dalam implementasi Coretax dengan menekankan pada peran persepsi kemudahan penggunaan sistem dan pengaruh sanksi perpajakan. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif menggunakan teknik wawancara mendalam kepada wajib pajak orang pribadi karyawan yang memanfaatkan sistem Coretax dalam melaporkan SPT Tahunan. Temuan pada penelitian ini membuktikan bahwa mayoritas wajib pajak masih menghadapi kendala pada tahap awal penggunaan sistem, khususnya dalam memahami fitur-fitur yang tersedia serta alur pelaporan pajak. Namun, setelah memperoleh pendampingan dan pengalaman penggunaan, wajib pajak mulai merasakan kemudahan dari layanan yang terintegrasi dalam satu platform. Selain itu, sanksi perpajakan dan tuntutan administratif dari lingkungan kerja juga menjadi faktor yang mendorong kepatuhan wajib pajak dalam pelaporan pajak. Penelitian ini menunjukkan bahwa kepatuhan wajib pajak dalam implementasi Coretax dipengaruhi oleh interaksi antara penerimaan teknologi dan faktor perilaku. The development of tax digitalization in Indonesia has encouraged the implementation of the Coretax administrative system as an effort to modernize and integrate tax services. This study aims to examine taxpayer compliance in the implementation of Coretax by emphasizing the role of perceived ease of use of the system and the influence of tax sanctions. The research employed a descriptive qualitative approach using in-depth interviews with individual employee taxpayers who utilized the Coretax system to file their Annual Tax Returns. The findings reveal that the majority of taxpayers still encountered difficulties during the initial stage of system usage, particularly in understanding the available features and the tax reporting procedures. However, after receiving assistance and gaining experience in using the system, taxpayers began to perceive the convenience offered by the integrated services within a single platform. In addition, tax sanctions and administrative demands from the workplace environment were also identified as factors encouraging taxpayer compliance in tax reporting. This study indicates that taxpayer compliance in the implementation of Coretax is influenced by the interaction between technology acceptance and behavioral factors..

Determinants Of Public Shopping Through E-Commerce in The Jabodetabek Area

Suhartono, Anwar
Abstract: In the digital era, shopping with e-commerce is a necessity for the community, especially the millennial generation who have high mobility. The purpose of this study was to examine the effect of the variables Customer Satisfaction,&#8230; tisfaction, Technology Acceptance Model (TAM) and Product Quality on the decision to buy e-commerce products. The object of research is the living community in Jabodetabek area, with a design using descriptive quantitative. The research data source is primary data obtained by distributing questionnaires to respondents to the population of communities who live in Jabodetabek area with the sample selection technique using random sampling of 107 respondents. Data analysis used Structural Equation Modeling (SEM) with PLS 3.0 software. The research results prove that The Customer Satisfaction variable based on the statistical t value obtains a value of 0.174 < 1.96, so it can be stated that the Customer Satisfaction variable has no significant effect on the dependent variable Buying Decision.While based on the P-Value obtained 0.862 > 0.05, it means that the Customer Satisfaction variable has no significant effect on the dependent variable Buying Decision.The Technology Acceptance Model variable based on the statistical t value obtains a value of 2.99 > 1.96, so it can be stated that the Technology Acceptance Model variable has a significant effect on the dependent variable Buying Decision.While based on the P-Value obtained 0.003 < 0.05, it means that the Technology Acceptance Model variable has a significant effect on the dependent variable Buying Decision. The Product Quality variable based on the statistical t value obtained a value of 1.304 < 1.96, so it can be stated that the Product Quality variable has no significant effect on the dependent variable Buying Decision. While based on the P-Value obtained 0.193 > 0.05, it means that the Product Quality variable has no significant effect on the dependent variable Buying Decision.

Spatial Planning of the East Java Provincial Government during the Covid-19 Pandemic in Supporting State Defense

Nurdiansyah, Hendra, Risdhianto, Agung, Mualim, Much.
Abstract: The Covid-19 pandemic poses future space planning challenges. The current Covid-19 pandemic has greatly impacted everyone around the world covering all fields from health, economy, and food security, to sports, including&#8230; the field of spatial planning. Control of infectious virus outbreaks must be involved in spatial planning. Spatial planning that cares about the level of human health is no longer just struggling with green open space. But there should also be space for physical distancing in public places. The purpose of this study is to analyze the spatial planning of East Java Province during the Covid-19 pandemic in supporting state defense. This paper is written based on the results of qualitative research using phenomenological research design. In this study, the data collection process was carried out using interview, observation, and documentation study methods. The data obtained is then analyzed through four stages, namely data collection, data condensation, data presentation, and drawing conclusions or verification. The results showed that spatial planning during the pandemic was carried out with four aspects, namely analyzing the Covid-19 distribution map in East Java, planning changes in policies and strategies with public health considerations, planning space structures with the addition of emergency infrastructure, and planning space patterns with the allocation of green open space. The obstacles faced in spatial planning are the restriction of working hours and the implementation of WFH for employees, and the lack of community support as an affected object. Both are overcome by implementing digitalization strategies and community participation so that the spatial planning agenda during the Covid-19 pandemic can run well. In addition, the better spatial planning during the pandemic, the better the country's defense because of the non-military threat in this case the Covid-19 virus can be well anticipated.

The Urgency Of Public Communication Ethics In The Era Of Cyber Society

Mallappiang, Nasiratunnisaa
Abstract: The development of communication technology with various new media platforms forms a new society called Cyber Society. The massive digital content consumed by the cyber community causes frequent interruptions in communication&#8230; ation and disharmony due to lack of responsibility and communication ethics. This research is qualitative research using a literature review. Based on the results of this study, ethics plays a very important role in communication in the cyber era. Using communication ethics can prevent cyber crimes that harm yourself and others. Internet ethics must be applied in cyberspace society, starting from oneself, family and those closest to them, and learning to use the internet safely and responsibly. the occurrence of violations of the law contained in Law Number 19 of 2016 amendment to Law Number 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transactions. A prison sentence with a fine of hundreds of millions to billions of rupiah awaits if you violate the ethics of communication in cyberspace.