Abstract:Perkembangan teknologi digital, khususnya media sosial, telah memengaruhi pola pikir, perilaku, dan interaksi sosial generasi milenial. Tingginya intensitas penggunaan menjadikan media sosial tidak hanya sebagai sarana komunikasi,…
omunikasi, tetapi juga sebagai pembentuk karakter dan gaya hidup. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media sosial terhadap generasi milenial menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier sederhana. Sampel terdiri dari 60 responden yang dipilih melalui probability sampling dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berdasarkan dimensi kemudahan akses, kualitas informasi, interaktivitas, frekuensi penggunaan, etika, dan kesadaran digital, kemudian dianalisis menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan nilai korelasi sebesar 0,543 (kategori cukup kuat). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,295 mengindikasikan bahwa media sosial berkontribusi 29,5% terhadap variabel generasi milenial, sementara 70,5% dipengaruhi faktor lain. Nilai signifikansi 0,000 < 0,05 menandakan adanya pengaruh signifikan, dengan persamaan regresi Y = 33,389 + 0,414X. Implikasi penelitian menekankan pentingnya literasi digital dan kesadaran etika dalam penggunaan media sosial. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas variabel, jumlah, dan cakupan responden agar hasil lebih komprehensif dan memiliki generalisasi lebih luas.
Abstract:Penelitian bertujuan untuk menganalisis sentimen masyarakat terhadap pariwisata Pantai di Kabupaten Belitung khususnya dengan studi kasus Pantai Tanjung Pendam. Metode penelitian memanfaatkan data yang diperoleh dari 286…
ulasan Google Review periode 2016-2026 dan dianalisis menggunakan pendekatan analisis sentimen, distribusi rating, word frequency, wordcloud, dan analisis korelasi temporal sebelum dan setelah pandemi COVID-19. Hasil penelitian menunjukan persepsi pengunjung terkait destinasi sangat positif dengan presentase 90,2% ulasan tergolong sentimen positif, 7,7% netral, dan 2,1% negatif. Distribusi rating memperkuat temuan tersebut, di mana lebih dari 90% ulasan berada pada rating 4 dan 5, dengan rating 5 mencapai 65%. Hasil lain turut menunjukan analisis kata dominan menunjukan daya tarik utama destinasi terletak pada keindahan panorama, khususnya pemandangan matahari terbenam(sunset), suasana nyaman dan kesesuaian sebagai destinasi wisata keluarga. Sentimen negatif yang relatif kecil umumnya berkaitan dengan fasilitas, pengelolaan kawasan dan aspek kebersihan. Uji korelasi Pearson menunjukkan nilai 0,99 (p < 0,05), yang mengindikasikan hubungan sangat kuat antara pola persepsi wisatawan sebelum dan sesudah pandemi, sehingga struktur narasi pengalaman wisata cenderung stabil secara temporal. Kesimpulan menunjukan destinasi ini memiliki citra positif yang kuat dan tingkat kepuasan pengunjung yang tinggi, sekaligus memberi rekomendasi bagi pengelola dalam meningkatkan kualitas serta fasilitas dan pengelolaan.
Abstract:Sarang burung walet merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi yang memerlukan kondisi lingkungan yang stabil untuk mendukung kenyamanan dan produktivitas burung walet. Suhu dan kelembaban udara menjadi faktor utama yang…
g memengaruhi kualitas sarang, sehingga ketidakstabilan kedua parameter tersebut dapat menurunkan hasil produksi dan mengganggu aktivitas burung walet. Oleh karena itu, diperlukan sistem yang mampu melakukan monitoring dan kontrol suhu serta kelembaban secara otomatis dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun prototype alat monitoring dan kontrol suhu dan kelembaban sarang burung walet berbasis Internet of Things (IoT). Sistem menggunakan sensor DHT22 untuk membaca kondisi lingkungan, yang selanjutnya diproses oleh mikrokontroler dan dikendalikan secara otomatis melalui aktuator berupa fan, heater, dan humidifier berdasarkan nilai setpoint yang telah ditentukan. Sistem juga terintegrasi dengan platform IoT sehingga data dapat dipantau secara real-time melalui perangkat yang terhubung ke internet. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu membaca dan mengendalikan suhu serta kelembaban dengan tingkat akurasi yang baik, di mana nilai error masih berada dalam batas toleransi yang dapat diterima, sehingga sistem berpotensi mendukung pengelolaan lingkungan sarang burung walet secara efektif berbasis IoT.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun media pembelajaran interaktif berbantuan Augmented Reality (AR) pada mata pelajaran Perencanaan dan Instalasi Sistem Audio Video (PISAV) di SMKN 1 Sumatera Barat. Latar…
tar belakang penelitian ini didasari oleh masih dominannya penggunaan media pembelajaran konvensional serta belum tersedianya media pembelajaran interaktif berbasis AR yang mampu membantu siswa memahami materi teknis secara visual dan kontekstual. Media pembelajaran dikembangkan menggunakan platform Assemblr EDU dengan metode pengembangan Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi tahapan Concept, Design, material collecting, Assembly, Testing, dan Distribution. Materi yang difokuskan dalam pengembangan media ini adalah instalasi sistem audio rumah. Uji kelayakan media dilakukan melalui validasi ahli materi dan ahli media, serta uji penerimaan pengguna (User Acceptance Testing/UAT) yang melibatkan siswa kelas XI Teknik Audio Video. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan berada pada kategori valid dan layak digunakan. Hasil UAT juga menunjukkan tingkat penerimaan yang sangat tinggi oleh siswa, sehingga media pembelajaran interaktif berbantuan AR ini dinilai sangat layak digunakan sebagai media pendukung pembelajaran PISAV. Media ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konsep, serta keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran.
Abstract:PT Pertamina RU V Balikpapan sebagai bagian dari BUMN besar di Indonesia semakin mengandalkan sistem informasi berbasis cloud untuk mendukung operasional bisnisnya, termasuk dalam pengelolaan data logistik, produksi, keuangan,…
angan, dan pelanggan. Namun, ketergantungan terhadap cloud menyebabkan munculnya risiko keamanan yang signifikan seperti data leakage, serangan man-in-the-middle, ransomware, dan akses tidak sah terhadap informasi sensitif. Saat ini, sistem keamanan yang diterapkan di PT Pertamina masih menggunakan enkripsi tradisional seperti SSL/TLS dan enkripsi simetris statis, yang dinilai rentan terhadap serangan modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelemahan sistem keamanan data yang ada, mendalami penerapan teknik enkripsi hybrid yang menggabungkan algoritma AES (simetris) dan RSA (asimetris), serta merancang pendekatan enkripsi hybrid yang dapat diimplementasikan secara langsung oleh tim teknologi informasi PT Pertamina. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode problem-solving melalui tinjauan dokumen internal, analisis studi kasus, dan telaah literatur dari jurnal ilmiah terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode enkripsi hybrid (AES + RSA) berhasil menyeimbangkan antara kecepatan enkripsi dan tingkat keamanan, dengan peningkatan kecepatan enkripsi sebesar 40% dibandingkan penggunaan RSA murni. Implementasi hybrid juga menunjukkan peningkatan keamanan terhadap serangan brute-force dan man-in-the-middle karena kunci sesi tidak disimpan secara terbuka. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan platform manajemen kunci terpercaya, penerapan kebijakan key rotation otomatis, serta pelatihan bagi staf TI mengenai praktik keamanan siber terbaik.
Abstract:TB Paru merupakan penyakit menular yang memerlukan kepatuhan tinggi dalam pengobatan menggunakan Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Rendahnya kepatuhan minum obat masih menjadi masalah utama yang dapat menyebabkan kegagalan pengobatan.…
engobatan. Tujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan terstruktur dengan pendekatan komunikasi terapeutik keluarga terhadap kepatuhan minum OAT pada pasien TB paru di Poli Paru RS UMMI Bogor Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Sampel pada penelitian ini berjumlah 20 pasien TB paru yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Intervensi diberikan melalui edukasi terstruktur yang melibatkan keluarga pasien selama 2 kali pertemuan. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kepatuhan minum OAT setelah intervensi dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan terstruktur dengan pendekatan komunikasi terapeutik keluarga efektif dalam meningkatkan kepatuhan minum OAT pada pasien TB paru.
Abstract:Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan angka kejadian yang tinggi di Indonesia. Salah satu upaya pencegahan penularan TBC adalah pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) pada kontak serumah…
rumah pasien TBC. Namun, cakupan TPT masih rendah, salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan keluarga mengenai manfaat dan tujuan TPT. Pendidikan kesehatan melalui media e-book merupakan salah satu media edukasi yang mudah diakses dan berpotensi meningkatkan pengetahuan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan melalui media e-book Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) terhadap tingkat pengetahuan keluarga pasien tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan tentang TPT diberikan satu kali intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tingkat pengetahuan sebelum intervensi sebesar 70,75% dan meningkat menjadi 99,00% setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberikan pendidikan kesehatan melalui media e-book. Kesimpulan penelitian ini adalah pendidikan kesehatan melalui media e-book efektif dalam meningkatkan tingkat pengetahuan keluarga pasien tuberkulosis mengenai Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT).
Abstract:Kesalahan dalam pengobatan (Medication error) adalah kejadian yang merugikan pasien akibat pemakaian obat selama dalam penanganan tenaga kesehatan, yang sebetulnya dapat dicegah. Medication error yang terjadi pada berbagai…
ai fase dalam pelayanan obat di RSPBA Bandar Lampung. Ada 3 Fase yang dinilai dalam medication error ini yaitu fase prescribing, fase transcribing, dan fase dispensing. Penelitian ini merupakan observasional dengan desain cross sectional terhadap data-data resep yang ada di Instalasi Farmasi RSPBA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi medication error pada ketiga fase tersebut. Fase prescribing potensia kesalahan terjadi karean: tidak adanya nama dokter (9,13%), tidak adanya nomor SIP (17,1%), tidak adanya tanggal penulisan resep (217%), tidak adanya paraf dokter (16,3%), tidak adanya tanggal lahir pasien (9,5%), tidak adanya nomor rekam medik (1,5%). Pada fase transcribing potensi kesalahan terjadi karena: tidak jelas nama dokter (8,7%) tidak jelas nomor SIP dokter (14,8%), tidak jelas cara pakai obat (0,39%). Sedangkan pada fase dispensing potensi terjadi kesalahan terjadi karena: jumlah obat yang disiapkan tidak sesuai dengan yang diresepkan (0,39%).
Abstract:Penyakit tuberkulosis (TB) merupakan penyakit akibat infeksi oleh basil Mycobacterium tuberculosis, yang umumnya menyerang pada organ paru-paru. Efektifnya pengobatan TB paru dibutuhkan pengawas minum obat (PMO) untuk menjamin…
njamin keberlangsungan pengobatan hingga tuntas. Inovasi digital sering dilakukan untuk menunjang pelayan kesehatan, salah satunya penggunaan Whatsapp Group guna mengoptimalkan peran PMO dalam pelayanan Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pengawas Minum Obat (PMO) berbasis Whatsapp Group terhadap tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TB paru. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment two group pretest-posttest, dengan melibatkan 46 responden di Puskesmas Muka Cianjur. Intervensi dilakukan selama 3 minggu berturut-turut pada jam yang telah disepakati. Pengukuran variabel independent menggunakan kuesioner PMO yang berisi 15 pertanyaan, sedangkan variabel dependen menggunakan kuesioner MMAS-8 (Morisky Medication Adherence Scale). Hasil uji Paired T Test menunjukan meningkatnya nilai rerata skor tingkat kapatuhan kelompok intervensi dengan rata-rata 5.48 menjadi 6.64, sedangkan kelompok kontrol dari 5.20 menjadi 5.66. Hasil uji Independent T Test menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pengawas minum obat (PMO) berbasis whatsapp group terhadap tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TB paru (p = .005 (p < 0,05)).
Abstract:Enterobius vermicularis atau cacing kremi merupakan nematoda usus yang sering menginfeksi anak usia sekolah dasar dan ditularkan melalui jalur fekaloral akibat tertelannya telur infektif dari lingkungan yang terkontaminasi.…
si. Pengetahuan wali murid berperan penting dalam pencegahan infeksi ini melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Tujuan: Menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan wali murid kelas 2 salah satu SD di Jawa Timur dengan kejadian infeksi cacing kremi pada anak. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional menggunakan pendekatan cross-sectional dilakukan pada Juni–Juli 2025 terhadap 39 responden dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact Test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Sebanyak 25 responden (64,1%) memiliki tingkat pengetahuan baik dan 14 responden (35,9%) memiliki pengetahuan kurang baik. Sebanyak 7 anak (17,9%) terindikasi mengalami gejala infeksi cacing kremi dan 32 anak (82,1%) tidak menunjukkan gejala. Hasil uji Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p = 0,005 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan wali murid dengan kejadian infeksi cacing kremi pada anak kelas 2 salah satu SD di Jawa Timur.