Abstract:Pertumbuhan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, namun tantangan dalam meningkatkan pendapatan transaksi masih menjadi permasalahan mendasar. Pendapatan…
dapatan transaksi UMKM, sebagai indikator kinerja keuangan, mencerminkan seberapa besar hasil penjualan barang atau jasa yang diterima pelaku usaha dalam periode tertentu (Budiarsih, 2022). Meningkatnya persaingan usaha serta perubahan perilaku konsumen mendorong UMKM untuk mencari solusi digital yang adaptif agar tetap kompetitif (Mustagfiroh & Supriyadi, 2024). Dalam konteks ini, strategi digitalisasi sistem pembayaran menjadi perhatian utama untuk meningkatkan efektivitas transaksi dan efisiensi operasional. Meskipun terdapat berbagai pendekatan untuk mendorong peningkatan pendapatan, digitalisasi transaksi keuangan dinilai sebagai salah satu cara paling signifikan dalam memperluas akses pasar dan efisiensi layanan (Indriani & Rahman, 2024). Dengan demikian, pemahaman tentang faktor-faktor yang mendorong pendapatan transaksi UMKM menjadi penting sebagai dasar penyusunan strategi penguatan sektor ini.
Abstract:Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas generasi mendatang. Kondisi ini sering disebabkan oleh kekurangan gizi kronis,…
onis, penyakit infeksi berulang, serta rendahnya akses dan pemanfaatan pelayanan kesehatan, termasuk imunisasi dasar lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pelayanan Antenatal Care (ANC) dan status imunisasi dasar lengkap dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu, Kota Kendari tahun 2025. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan case control tanpa matching. Jumlah sampel terdiri dari 20 balita pada kelompok kasus dan 20 balita pada kelompok kontrol, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Responden penelitian adalah ibu balita. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner serta data kasus diperoleh dari data sekunder dari aplikasi Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGM). Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pelayanan ANC dengan kejadian stunting (p=0,59; OR=0,298; CI=0,0283–3,1458). Namun, terdapat hubungan signifikan antara status imunisasi dasar lengkap dengan kejadian stunting (p=0,02; OR=5,57; CI=1,42–21,86). Balita yang tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap memiliki risiko 5,57 kali lebih besar mengalami stunting dibandingkan yang mendapatkan imunisasi lengkap. Temuan ini menegaskan pentingnya pemberian imunisasi dasar lengkap sebagai strategi pencegahan stunting di masyarakat.
Abstract:Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui proyeksi masa depan dalam Al-Qur`an menurut Muhammad Quraish Shihab dalam Tafsîr Al-Mishbâh. Muhammad Quraish Shihab adalah salah satu penafsir yang mengatakan bahwa prediksi…
iksi masa depan merupakan salah satu aspek mukjizat Al-Qur`an. Semua peristiwa yang disampaikan Al-Qur`an jauh sebelum kejadian (baik yang sudah terjadi maupun belum terjadi) merupakan peristiwa ghaib yang harus diyakini dan menjadi mukjizat Al-Qur`an. Dalam Al-Qur’an ditemukan banyak ayat yang terindikasi berbicara tentang prediksi dan informasi masa depan, namun dalam karya ilmiah ini enam daripadanya menjadi pembahasan; tentang jasad Firaun yang awet dan tidak rusak, kemenangan Bangsa Romawi terhadap Bangsa Persia, dan kematian Abu Lahab, penaklukan kota mekah, dan kemenangan Romawi. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah tematik (maudhû’î), dikarenakan metode tersebut lebih mudah untuk memahami masalah. Metode ini secara rinci akan mengumpulkan ayat-ayat dengan permasalahan yang sama, kemudian semuanya diletakkan di atas satu judul lalu ditafsirkan dengan metode tematik dari beragam penafsiran, sebagaimana yang digariskan oleh Abdul Hayy Al-Farmawi.
Abstract:Artikel ini membahas mengenai dinasti politik terhadap negara demokrasi, khususnya pada negara Indonesia, metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode gabungan. Kuantitatif dengan mengkaji bahan pustaka yang berupa…
a data primer dan sumber data sekunder, serta kualitatif melaksanakan wawancara dengan guru SMK Swasta yang ada di Sumedang. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dinasti politik dalam kepemimpinan Indonesia dan faktor-faktor yang memicu munculnya fenomena tersebut. Penelitian dilakukan melalui studi pustaka, analisis podcast, dan wawancara dengan seorang guru Pendidikan Kewarganegaraan. Fokus penelitian adalah fenomena dinasti politik yang berkembang selama kepemimpinan Presiden Joko Widodo, khususnya keterlibatan keluarganya dalam politik, seperti pencalonan Gibran Rakabuming sebagai wakil presiden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinasti politik memiliki dampak signifikan terhadap demokrasi Indonesia, antara lain: (1)Menurunnya prinsip meritokrasi dalam pemilihan kepemimpinan (2)Menciptakan ketidakadilan peluang politik (3)Berpotensi menimbulkan korupsi dan nepotisme (4)Menghambat regenerasi kepemimpinan yang berkualitas. Penelitian menyimpulkan bahwa dinasti politik telah menjadi semacam tradisi dalam sistem politik Indonesia, yang didukung oleh faktor-faktor seperti nama besar keluarga, pendekatan emosional, praktik money politics, dan rendahnya pendidikan politik masyarakat.
Abstract:Pendidikan agama Hindu memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa sejak dini, terutama dalam menanamkan nilai-nilai spiritual yang luhur. Salah satu ajaran fundamental dalam Hindu adalah konsep Tat Twam Asi, yang…
ang berarti "Aku adalah Engkau" sebagai cerminan kesatuan dan empati dalam kehidupan sosial. Konsep ini sangat relevan dalam pembentukan sikap toleransi, kepedulian, dan rasa persaudaraan di lingkungan sekolah. Melalui pendidikan agama Hindu, siswa diajarkan untuk memahami dan menerapkan Tat Twam Asi dalam interaksi sehari-hari, baik dengan teman sebaya, guru, maupun lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peran pendidikan Agama Hindu dalam menanamkan konsep Tat Twam Asi kepada siswa di SD Inpres 2 Balinggi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi, wawancara, dan studi literatur sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep Tat Twam Asi dalam pembelajaran agama Hindu dapat meningkatkan rasa empati dan kepedulian sosial siswa. Pembelajaran berbasis praktik langsung, seperti kegiatan gotong royong, membantu siswa memahami makna mendalam dari ajaran ini secara nyata. Dengan demikian, pendidikan Agama Hindu memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa yang berbudi pekerti luhur melalui ajaran Tat Twam Asi. Untuk memperkuat implementasi konsep ini, diperlukan metode pembelajaran yang inovatif, berbasis pengalaman nyata, serta dukungan dari guru dan lingkungan sekolah. Dengan pemahaman dan penerapan yang baik, siswa dapat mengembangkan sikap saling menghormati dan hidup berdampingan secara harmonis sesuai dengan nilai-nilai luhur Hindu.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penerapan Akuntansi Lingkungan Terhadap Kinerja Lingkungan Pada CV Abadai Tiga Mandiri (AYUDES). Metode penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Kuantitatif, dengan…
pengujian yang dilakukan adalah: Analisis Deskriptif atau Kuantitatif, Uji Instrumen (Validitas dan Reliabilitas), Uji Asumsi Klasik (Normalitas, Multikolineritas, Heterokedastisitas dan Autokorelasi), Uji Regresi Linier Berganda, Uji Hipotesis (Uji T), Uji Determinasi Koefisien. Data yang digunakan berasal dari pernyataan responden yang disebar melalui kuesioner gform dengan total 30 responden Karyawan Pada Pabrik Ayudes dan 31 butir pernyataan. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Akuntasi lingkungan tidak memiliki pengaruh terhadap Kinerja Lingkungan yang dapat dilihat dari hasil uji anova memiliki nilai signifikasi 0,070 ≥ 0,05 dan uji determinasi yang menunjukan bahwa nilai R ( Koefisien Korelasi ) sebesar 0,357 atau sebesar 35,7%.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh game online terhadap motivasi belajar siswa SMP dan SMA di desa hunuth dusun kate-kate. Penelitian ini menggunakan 2 variabel yaitu game online sebagai variabel bebas dan motivasi…
otivasi belajar sebagai variabel terikat. Penelitian ini menggunakan tipe kuantitatif dengan dengan metode deskriptif, Populasi dalam penelitian ini sebanyak 79 siswa, dan sampel yang di ambil dari populasi sebanyak 30 orang siswa, Metode pengambilan sampel yang dilakukan adalah dengan melalui penyebaran kuesioner sebanyak 20 pernyataan dari masing-masing variabel. Analisis data menggunakan uji instrumen (uji validitas, uji reliabilitas), uji asumsi klasik (uji normalitas, uji linieritas), uji hipotesis (analisis regresi sederhana, uji parsial/uji T, uji korelasi dan uji determinasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa game online berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa SMP dan SMA di desa hunuth dusun kate-kate di karenakan hasil pengujian hipotesis menunjukan tingkat konsumsi Game Online (X) berpengaruh signifikan terhadap Motivasi Belajar (Y). Berdasarkan hasil uji t menunjukkan nilai thitung < ttabel (0,10602 < 1,70113) dengan Signifikansi (Sig) variabel Game Online (X) adalah sebesar 0,00 < probabilitas 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima, Artinya terdapat pengaruh fositif yang signifikan antara variabel X (Game Online) terhadap variabel Y (Motivasi Belajar), berdasarkan uji determinasi diperoleh nilai R Square atau koefisien determinasi sebesar 617 yang dapat ditafsirkan bahwa variabel Game Online (X) memiliki pengaruh kontribusi sebesar 61,7%.
Abstract:Dalam kondisi lingkungan pendidikan keluarga memiliki peran penting di dalam keberhasilan pendidikan. Dalam keluarga tentu akan ada orang tua, saudara, bahkan teman sebaya atau saudara sebaya yang memiliki perbedaan beberapa…
beberapa tingkat kelas tentunya memiliki pengetahuan lebih. Dalam arti luas sumber belajar tidak harus selalu dari guru melainkan juga sumber belajar dari orang lain, seperti sumber belajar dari teman sekelas atau temannya di rumah yang memiliki kemampuan lebih untuk mengajarkan kepada temannya. Sumber belajar teman sebaya ini disebut Peer Lessons. Penerapan model pembelajaran Peer Lessons dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dapat meningkatkan prestasi/hasil belajar siswa SD Negeri Bau. Prestasi/hasil belajar siswa meningkat dari tingkat penguasaan materi dengan Rata-rata sebesar 74,5 atau Daya Serap 74,5% dan Ketuntasan Klasikal sebesar 77,2% dengan kategori Cukup Baik pada tahap observasi pada Siklus I, menjadi meningkat dengan Rata-rata sebesar 85,5 atau Daya Serap 85,5% dan dengan Ketuntasan Klasikal sebesar 100% dalam kategori Amat Baik pada tahap Siklus II.
Abstract:Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan handphone terhadap sikap individualisme yang berpotensi melunturkan nilai persatuan pada Pancasila sila ke-3 di kalangan pelajar pada salah satu…
tu SMK Negeri daerah Tangerang Selatan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui metode survei. Data dikumpulkan dari 115 responden yang dipilih secara acak melalui kuesioner secara online. Data yang bersifat kuantitatif ini dianalisis untuk mengukur tingkat individualisme pelajar, frekuensi penggunaan handphone, dan dampaknya terhadap interaksi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pelajar memiliki kecenderungan sikap individualisme yang tinggi ditandai oleh ketergantungan pada handphone dalam interaksi sosial. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan handphone yang berlebihan mempengaruhi penurunan kualitas interaksi tatap muka, rasa kebersamaan, dan solidaritas sosial. Hal ini berdampak pada lunturnya nilai persatuan sebagai inti dari sila ke-3 Pancasila, “Persatuan Indonesia”. Penelitian ini menekankan pentingnya upaya pendidikan karakter dan peningkatan kesadaran akan penggunaan teknologi khususnya handphone secara bijak untuk menjaga nilai-nilai Pancasila di kalangan pelajar.
Abstract:Pendidikan agama Hindu memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa sejak dini, terutama dalam menanamkan nilai-nilai spiritual yang luhur. Salah satu ajaran fundamental dalam Hindu adalah konsep Tat Twam Asi, yang…
ang berarti "Aku adalah Engkau" sebagai cerminan kesatuan dan empati dalam kehidupan sosial. Konsep ini sangat relevan dalam pembentukan sikap toleransi, kepedulian, dan rasa persaudaraan di lingkungan sekolah. Melalui pendidikan agama Hindu, siswa diajarkan untuk memahami dan menerapkan Tat Twam Asi dalam interaksi sehari-hari, baik dengan teman sebaya, guru, maupun lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peran pendidikan Agama Hindu dalam menanamkan konsep Tat Twam Asi kepada siswa di SD Inpres 2 Balinggi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi, wawancara, dan studi literatur sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep Tat Twam Asi dalam pembelajaran agama Hindu dapat meningkatkan rasa empati dan kepedulian sosial siswa. Pembelajaran berbasis praktik langsung, seperti kegiatan gotong royong, membantu siswa memahami makna mendalam dari ajaran ini secara nyata. Dengan demikian, pendidikan Agama Hindu memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa yang berbudi pekerti luhur melalui ajaran Tat Twam Asi. Untuk memperkuat implementasi konsep ini, diperlukan metode pembelajaran yang inovatif, berbasis pengalaman nyata, serta dukungan dari guru dan lingkungan sekolah. Dengan pemahaman dan penerapan yang baik, siswa dapat mengembangkan sikap saling menghormati dan hidup berdampingan secara harmonis sesuai dengan nilai-nilai luhur Hindu.