Search Articles & Publications

Showing 2421 articles found for "Salah"

Studi Kritis Terhadap Dinamika Pendidikan Islam Pada Masa Khulaffah Rasyidin Serta Perananya Dalam Pengembngan Pendidikan Islam

Muhamad Azmy, Zulmuqim, Fauza Masyudi
Abstract: Setelah wafatnya Nabi Muhammad Saw pada tahun 632 M di Madinah, munculah pengganti Nabi yang diberi gelar Khalifah artinya secara harfiah adalah orang yang mengikuti, pengganti. Khalifah tersebut terdiri dari Abu Bakar (632-634M),… 632-634M), Umar bin Khattab (634-644M), Utsman bin Affan (644-656M), dan Ali ibn Abi Thalib (656-661M). Mereka merupakan para sahabat Nabi, yang semuanya dekat hubungannya dengan beliau, baik melalui darah ataupun melalui perkawinan. Abu Bakar adalah ayah istri Nabi Muhammad yang bernama Aisyah, dan juga salah seorang pendukungya yang paling tua dan terpercaya. Abu Bakar lah yang menancapkan otoritas Madinah ke seluruh pelosok Jazirah Arabia setelah suku-suku Badui membatalkan Bai’at (sumpah setia) pribadi mereka kepada Muhammad (Peperangan Ridda). Begitulah pula dengan Umar mempunyai putri yang juga menikah dengan Nabi. Di bawah umar yang perkasa, energi pemberani orang-orang Arab gurun diarahkan untuk menaklukan wilayah-wilayah Byzantium. Utsman adalah menantu Nabi, Ia dipilih menjadi Khalifah setelah terbunuhnya Umar oleh dewan kecil yang beranggotakan sejumlah tokoh kaum muslim. Pemerintahan Utsman berakhir karena adanya pemberontakan oleh kelompok-kelompok yang merasa tidak puas yang mengakibatkan kematiannya sendiri pada tahun 656M. Kemudian digantilah Ali. Ali merupakan saudara sepupu, saudara angkat, dan menantunya. Periode empat Khalifah pertama dipandang sebagai zaman emas, suatu zaman ketika kebajikan-kebajikan Islam yang murni berkembang pesat, dan karena itulah zaman Khalifah diberi gelar bimbingan di jalan lurus. Untuk lebih mengetahui bagaimana Pembentukan Kekhalifahan dan Sistemnya, Tipe Kepemimpinan Khalifah serta Kontribusi Khalifah dalam Peradaban Islam maka akan dibahas dimakalah ini lebih lanjut.

Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah Melalui  Konsiliasi

Mumpuni Gati Lintang, Mariani
Abstract: Penyelesaian sengketa ekonomi syariah merupakan aspek krusial dalam memastikan keberlanjutan dan keadilan dalam sistem keuangan berbasis syariah. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menyelesaikan sengketa tersebut… ut adalah melalui konsiliasi. Konsiliasi adalah proses penyelesaian sengketa yang melibatkan pihak ketiga netral untuk membantu para pihak mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran konsiliasi dalam menyelesaikan sengketa ekonomi syariah serta untuk menganalisis keefektifan metode ini dalam mencapai solusi yang adil dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis data primer dan sekunder terkait pengalaman praktis konsiliasi dalam konteks ekonomi syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsiliasi memiliki potensi besar dalam menyelesaikan sengketa ekonomi syariah dengan cara yang meminimalkan ketegangan antara pihak yang bersengketa. Keberhasilan konsiliasi tergantung pada keterlibatan aktif dari pihak yang bersengketa, kualitas mediator yang dipilih, dan proses komunikasi yang terbuka dan jujur. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi praktisi hukum, lembaga keuangan syariah, dan pihak yang terlibat dalam penyelesaian sengketa ekonomi syariah. Dengan memahami potensi konsiliasi, para pemangku kepentingan dapat mengadopsi pendekatan yang lebih proaktif untuk mencapai penyelesaian sengketa yang efisien dan bermartabat dalam ranah ekonomi syariah.

Penerapan Metode Explicit Intruction Pada Tata Cara Penyelenggaraan Jenazah

Ramadhanul Ikhsan, Martin Kustati, Gusmirawati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penggunaan metode explicit intruction dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI pada tata cara penyelenggaraan jenazah di SMA SABBIHISMA Padang.&#8230; . Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto, Penelitian ex post facto merupakan salah satu jenis penelitian dimana variabel-variabel bebasnya telah terjadi perlakuan (treatment) yang dilakukan saat penelitian berlangsung. Penelitian jenis ini dilakukan untuk menganalisis apa saja faktor yang menjadi penyebab terjadinya suatu fenomena. Sampel yang di ambil yaitu sebanyak 40 orang  dipilih melalui pengambilan sampel probability sampling dengan teknik random sampling, yaitu pengambilan anggota sampel dari populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh penggunaan metode explicit intruction terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI pada tata cara penyelenggaraan jenazah di SMA SABBIHISMA Padang. Hal ini di buktikan dengan diperolah nilai signifikan sebesar 0.000 < 0,05, sehingga H_0 ditolak dan H_a diterima. Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode explicit intruction memiliki pengaruh terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI pada tata cara penyelenggaraan jenazah di SMA SABBIHISMA Padang. Penelitian ini diharapkan mampu  memberikan dampak postif terhadap perkembangan di dunia pendidikan terutama dalam penggunaan metode pembelajaran dan menjadi acuan untuk peneliti selanjutnya dengan topik yang berbeda

Evaluasi Kebijkan Pendidikan

Dwi Anjani, Wiene Surya Putra, Armayuza Yunita
Abstract: Evaluasi kebijakan pendidikan adalah sebuah prosedur yang digunakan untuk menilai seberapa besar suatu kebijkan pendidikan memberikan hasil menggunakan perbandingan antara tujuan dan target dengan hasil yang diperoleh. Prosedurnya&#8230; rosedurnya harus dikerjakan pada saat implementasi penerapan analisa kebijakan pendidikan, yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana kebijakan pendidikan tersebut berjalan dengan baik dan juga sering mendapatkan kendala, diperlukan perubahan atau hanya perbaikan. Selain itu evaluasi kebijakan pendidikan dapat memberikan kejelasan tentang kelebihan dan kekurangan atas kebijakan pendidikan yang diterapkan, dan kita juga dapat mengetahui segala dampak yang telah ditimbulkan oleh kebijakan pendidikan itu, apakah menimbulkan manfaat atau malah memberikan kerugian, kekacauan dan lain sebagainya. Pada tahap manajemen, proses evaluasi adalah tahapan terakhir dari proses pembuatan kebijakan pendidikan yang dapat melahirkan informasi yang digunakan untuk dapat menyempurnakan kebijakan pendidikan tersebut. Pengukuran terhadap keberhasilan kebijakan pendidikan merupakan salah satu prangkat yang sangat penting didalam suatu kegiatan evaluasi kebijakan pendidikan yang dapat digunakan sebagai pengukuran nilai dan manfaat yang dihasilkan dari kebijakan pendidikan yang diimplementasikan.

Konsep Dasar Kebijakan Pendidikan

Yunita, Armayuza, Wiene Surya Putra, Devy Anggreny
Abstract: Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi manusia yang menjadi tolak ukur untuk meraih suatu keberhasilan. Pendidikan  sangat berpengaruh dan berdampak pada diri manusia itu sendiri serta bagi bangsa maupun negara.&#8230; ra. Hal tersebut membuktikan bahwa suatu negara perlu penerus atau orang-orang yang memiliki pendidikan tinggi, agar dapat mencetak generasi yang selalu berfikir dan bekerja cerdas, cermat dan tuntas,  memiliki pola pikir yang kreatif maupun inovatif dan juga orang-orang yang memiliki karakter, semangat, berbudi luhur, sopan santun, dan sifat antusias yang tinggi. Dalam dunia pendidikan setiap Negara memiliki visi misi untuk mencapai suatu tujuan. Dimana harapan tersebut akan dapat berjalan dengan baik atau dapat dikatakan berhasil manakala setiap perwujudan sesuai dengan sistem ataupun aturan pendidikan dengan baik. Yang nantinya akan berpengaruh dalam menciptakan generasi yang memiliki semangat untuk memajukan bangsa maupun negara dan dari segi karakter maupun kecerdasan  yang akan menciptakan bangsa mampu bersaing unggul dalam persaingan bangsa. Kebijakan pendidikan yakni salah satunya adalah kebijakan pengembangan profesional guru. Sebab guru akan menjadi tolak ukur ukur utama dalam menciptakan keberhasilan generasinya. Dimana konsep dasar kebijakan pendidikan itu merupakan hal yang sangat penting guna mencapai tujuan dalam pendidikan.  

Peran Guru Madrasah Diniyah Awaliyah Dalam Membentuk Akhlak Santri Di Masjid Alfi Syahrin

Marbun, Junaidi, Martin Kustati, Gusmirawati
Abstract: Akhlak merupakan hal penting yang peru diperhatikan pada santri sebab akhlak adalah hasil dari pembelajaran dan pembiasaan yang diajarkan kepada santri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis peran guru dalam membentuk&#8230; bentuk akhlak santri pada MDA Masjid Alfi Syahrin. Kemudian metode yang dilakukan pada penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk mendalami fenomena permasalaham peran guru dalam membentuk akhlak santri, selanjutnya sumber data diperoleh dari empat orang informan yaitu tiga orang guru yang mengajar dan satu orang pengurus pada MDA Masjid Alfi Syahrin dengan mengunakan protokol wawancara, observasi dan dokumentasi pada teknik pengumpulan data. Selanjutnya dilakukan analisis hasil penelitian menggunakan teknik analisis yang dipopulerkan oleh Miles dan Huberman dan terdapat tiga peran guru MDA Masjid Alfi Syahrin dalam membentuk akhlak santri yaitu peran guru sebagai teladan, pendidik dan pembimbing. Dan peran guru tersebut juga mempengaruhi akhlak santri menjadi lebih baik dengan pandekatan-pendekatan yang dilakukan agar santri dapat terbiasa dengan melakukan hal baik atau akhlak baik.  

Ruang Lingkup Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah

Mohammad Ainorrido'ie, Mariani
Abstract: Perkembangan dan kemajuan ekonomi di bidang syariah dibeberapa sektor terutama terkait dengan regulasi tidak bisa terbantahkan, karena dengan pesatnya perkembangan ekonomi syariah memerlukan pondasi dan tonggak yang kuat,&#8230; , oleh karena itu, dibutuhkan pemahaman masalah ekonomi syariah secara komprehensif. Pada tahun 2016, di negara Indonesia lahirnya Peraturan Mahkamah Agung Nomor 14 Tahun 2016 tentang Tata cara Penyelesiaan Sengketa Ekonomi Syariah tentunya mempunyai prospek kedepan dalam menyelesaikan sengketa ekonomi syariah. Penyelesaian sengketa ekonomi syariah sudah ditata dan diatur, paling tidak ada dua macam pilihan penyelesaian dalam sengketa ekonomi syariah, pertama, penyelesian sengketa ekonomi syariah jalur litigasi yaitu melalui lembaga pengadilan. Kedua penyelesian sengketa ekonomi syariah jalur non litigasi yaitu penyelesaian yang diselesaikan di luar pengadilan sebagai alternatif penyelesaian sengketa meliputi alternative penyelesaian sengketa (APS) atau dengan  alternative dispute resolution (ADR), lembaga konsumen dan Arbitrase

Pola Asuh Orang Tua Dalam Pembentukan Karakter Disiplin Remaja Kampung Pitameh Nan Xx

Zulka Ependi, Martin Kustati, Gusmirawati
Abstract: Penelitian dilatar belakangi oleh besarnya tanggung jawab orang tua dalam membimbing dan mengontrol akhlak dan sisiplin anak remaja. Seperti  perintah Allah di dalam surat At-Tahrim ayat 6 untuk menjaga diri sendiri dan&#8230; keluarga sehingga dapat terhindar dari siksaan api neraka. Namun dalam kenyataannya, tidak semua orang tua  dapat melaksanakan peranannya dengan baik. Karena tidak semua orang tua mampu mengontrol disiplin anaknya.Orang tua lebih sering berada di luar  rumah  karena  kesibukannya dalam  bekerja, menjadikan  perhatian dan kasih  sayang  pada  anak  berkurang.  Kurangnya kontrol orang tua menimbulkan kenakalan pada remaja, oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pola asuh orang tua pada karakter disiplin  remaja di Kampung Pitameh Nan XX. Penelitian ini bercorak penelitian lapangan (file research), dengan pendekatan penelitian kualitatif (qualitative research). Sedangkan sumber data primer penulis kumpulkan langsung dari orang tua dan remaja di Kampung Pitameh Nan XX. Teknik  pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ialah: (1) Orang tua membentuk karakter dan disiplin anaknya sesuai dengan kemampuannya, pola asuh orang tua sesuai dengan pengalaman hidupnya, tingkat pendidikan orang tua, pola asuh terbentuk apa adanya dari orang tua masing-masing. (2) Upaya orang tua yaitu mengontrol teman bermain dan lingkungan bermain remaja, mengarahkan  remaja untuk melaksanakan ibadah shalat sejak dini, tidak salah pergaulan dan mendengar nasehat orang tua agar disiplin di rumah. (3) Kendala yaitu: Orang tua tidak bisa mengatur waktu luang untuk remaja, faktor lingkungan, kurangnya pengalaman dan pendidikan orang tua. Jadi solusinya adalah orang tua harus mengontrol lingkungan dan teman bermain remaja agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas.

Konseb Islamisasi ilmu pengetahuan Pada Studi kritis terhadap pemikiran Ismail  Raji al Faruqi dan Syad Naquid al Attas  Islamisasi ilmu pengetahuan : Studi kritis terhadap pemikiran Ismail  Raji al Faruqi dan Syad Naquid al Attas

Dedek Saputra, Zulmuqim, Fauza Masyudi
Abstract: Penelitian ini berjudul Konseb Islamisasi ilmu pengetahuan : Studi kritis terhadap pemikiran Ismail  Rajial Faruqi dan Syad Naquid al Attas Implikasi Konsep Islamisasi Ilmu Pengetahuan Ismail RajiAl-Faruqi. Ilmu pengetahuan&#8230; huan merupakan hal yang penting dalam kehidupan manusia. Allah menempatkan ilmu sebagai suatu hal yang tidak boleh ditinggalkan. Selama ini agama Islam diyakini memiliki peranan yang sangat penting dalam mewarnai bangunan ilmu pengetahuan. Namun kenyataannya, masyarakat muslim seolah dipaksa untuk melaksanakan ajaran sekuler dalam kehidupan lantaran derasnya arus sekularisasi. Kondisi inilah yang menjadi keprihatinan para pemikir Islam, sebab bisa membahayakan keimanan Islam. Berkaitan dengan keprihatinan itulah muncul ide atau gagasan mengenai islamisasi ilmu pengetahuan sebagai upaya untuk menetralisir pengaruh sains barat modern. Al-Faruqi adalah salah seorang pemikir tentang islamisasi. Bagaimana konsep islamisasinya? serta apa implikasinya dalam kehidupan di Indonesia? Islamisasi pengetahuan tidak hanya sebagai wacana, tetapi membutuhkan implikasi nyata agar berguna bagi masyarakat luas. Al-Faruqi telah berupaya merealisasikan islamisasi pengetahuan dengan mendirikan kelompok-kelompok studi Islam. Gerakan tersebut dilakukan dengan tetap berprinsip pada ajaran tauhid agar tidak menyimpang dari ajaran agama. Beberapa perkembangan juga terjadi di Indonesia sebagai tanggapan dari Islamisasi ilmu, diantaranya: berdirinya sekolah- sekolah berbasis Islam dan maraknya koperasi-koperasi serta bank-bank syariah.Salah satu problem utama yang dihadapi umat Islam saat ini ialah westernisasi ilmu pengetahuan. Dimana ilmu mengalami demoralisasi dan deIslamisasi, sehingga ilmu yang seharusnya membawa kedamaian justru menimbulkan kekacauan dalam kehidupan.

PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR EKONOMI DIGITAL DI IBU KOTA NUSANTARA SEBAGAI PENDORONG EKONOMI BERKELANJUTAN INDONESIA

Mocc, Catherine Florencia, Nathanie Asher Tangjaya, Charles William, Abednego Nelson, Steven Adrisa, Gabriel Denli, Yesaya Abraham
Abstract: Indonesia melakukan pemindahan Ibu Kota Negara dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur. Pemindahan Ibu Kota Negara ini menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan ketatanegaraan yang lebih baik dan maju. Dalam pemindahan&#8230; Ibu Kota Negara ini dilakukan akselerasi transformasi Digital melalui ekonomi digital yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia. Studi ini memaparkan mengenai dampak dan tantangan dalam pembangunan infrastruktur ekonomi digital di Ibu Kota Nusantara terhadap ekonomi nasional. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif melalui studi literatur yang bertujuan untuk menganalisis peran infrastruktur teknologi dalam membangun infrastruktur ekonomi digital di Ibu Kota Nusantara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan infrastruktur ekonomi digital memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, yaitu dapat membantu meningkatkan PDB dan peningkatan tenaga kerja. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi bahwa terdapat beberapa hambatan dan tantangan yang perlu diatasi dalam implementasi infrastruktur ekonomi digital, seperti : keamanan siber, ketidaksetaraan dalam pemanfaatan teknologi, kesenjangan akses, hingga kebijakan dan regulasi yang dibuat. Studi ini telah mengevaluasi kebijakan yang ada dan memberikan rekomendasi untuk membuat strategi yang lebih efektif untuk dapat memaksimalkan dampak positif dan meminimalkan dampak negatif terhadap pembangunan ekonomi digital di Ibu Kota Nusantara. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting akan pemahaman tentang peran infrastruktur ekonomi digital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.