Search Articles & Publications

Showing 2421 articles found for "Salah"

Strategi Guru dalam meningkatkan Minat siswa untuk mengikuti pembelajaran Pendidikan Agama Kristen

Junaidy Alexander Sagala
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendalami strategi guru yang efektif dalam meningkatkan minat siswa terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Minat siswa yang optimal terhadap mata pelajaran ini dianggap krusial untuk… uk membentuk karakter dan nilai-nilai keagamaan yang kuat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus di beberapa sekolah menengah. Pendekatan interaktif, penggunaan teknologi, dan kontekstualisasi materi dengan kehidupan sehari-hari siswa diidentifikasi sebagai strategi utama dalam peningkatan minat siswa. Melalui observasi kelas, wawancara dengan guru, dan analisis hasil survei siswa, penelitian ini menggambarkan implementasi strategi-strategi tersebut dalam konteks pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengajaran yang melibatkan siswa secara aktif, seperti diskusi kelompok dan proyek berbasis masalah, efektif dalam membangkitkan minat. Penggunaan teknologi, terutama multimedia dan platform daring, memperkaya pengalaman belajar siswa dan menjadikan materi lebih menarik. Kontekstualisasi materi dengan mengaitkannya dengan realitas kehidupan siswa memberikan dimensi praktis pada ajaran agama Kristen. Dalam merespon temuan penelitian ini, guru dapat memperkaya repertoar metode pengajaran , memastikan penggunaan teknologi yang efektif, dan senantiasa mencari cara untuk membuat pembelajaran lebih relevan bagi siswa. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan sumbangan berharga untuk pengembangan strategi pembelajaran di bidang Pendidikan Agama Kristen, memotivasi siswa untuk lebih aktif dan antusias dalam memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari .

Manajemen Strategi Untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Tasya Widyana, Nabila Zulfa, Jogi Pras, Ahmad Mukhlasin
Abstract: Pendidikan berkualitas bisa terwujud jika sekolah menerapkan manajemen strategik dengan benar. Berdasarkan pandangan ini, permasalahan lemahnya mutu sekolah ini terletak pada belum maksimalnya penerapan manajemen strategik.… ik. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ialah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, staf, dan komite sekolah. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan wawancara mendalam, observasi mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sekolah ini merencanakan manajemen strategik melalui perumusan visi, misi, tujuan, dan sasaran. Penerapan. Manajemen strategik dilaksanakan melalui peningkatan mutu program pendidikan, kegiatan lingkungan internal dan eksternal sekolah, budaya sekolah, penanaman norma dan pembiasaan. Pelaksanaan evaluasi dilaksanakan melalui sejumlah pertemuan dinas melibatkan manajemen puncak dan semua personil sekolah dan masyarakat baik jangka pendek, menengah dan panjang untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Kunci Keberhasilan Proses Pengambilan Keputusan

Ahmad Muktamar, Besse Friska Marina, Nurfadillah S, Annisa Marcellah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kunci keberhasilan proses pengambilan keputusan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kajian pustaka atau studi kepustakaan. Sedangkan sumber data yang digunakan… kan adalah data sekunder yang diperoleh dari buku referensi, jurnal penelitian, internet dan lainnya. Pengambilan keputusan bukanlah aspek sepele yang dapat diabaikan begitu saja, terutama karena masa depan suatu organisasi dipertaruhkan oleh keberhasilan atau kegagalan dalam proses ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketepatan dalam pengambilan keputusan menjadi suatu keharusan yang tidak dapat diabaikan. Namun, untuk mencapai tingkat ketepatan yang diinginkan, tidaklah suatu hal yang mudah. Salah satu langkah krusial dalam memastikan kesuksesan pengambilan keputusan adalah melalui kecermatan dalam merumuskan masalah. Proses ini memerlukan pemahaman mendalam terhadap konteks organisasi dan lingkungan eksternalnya, termasuk identifikasi tren industri, perkembangan pasar, dan faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi keputusan. Selain itu, analisis risiko dan konsekuensi, keterlibatan pihak-pihak terkait, evaluasi sumber daya yang tersedia, dan pemahaman terhadap batasan waktu menjadi aspek-aspek penting dalam merumuskan masalah. Dengan memperhatikan semua faktor ini, organisasi dapat memastikan bahwa merumuskan masalah dilakukan dengan cermat dan holistik, menciptakan dasar yang kokoh untuk pengambilan keputusan yang lebih efektif dan akurat.

Proses Pengambilan Keputusan dalam Kelompok

Ahmad Muktamar, Yulistira Sari, Naldi Wiradana, Dermawan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengambilan keputusan dalam kelompok. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kajian pustaka atau studi kepustakaan. Sedangkan sumber data yang digunakan… adalah data sekunder yang diperoleh dari buku referensi, jurnal penelitian, internet dan lain-lain. Proses pengambilan keputusan dalam kelompok merupakan perjalanan kompleks yang melibatkan serangkaian langkah kritis untuk mencapai keputusan yang informasional dan efektif. Artikel ini merinci tahap-tahap utama dalam proses tersebut, dimulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi dan pembelajaran pasca-implementasi. Langkah awal mencakup pemahaman masalah dan konteks organisasi, diikuti oleh fase kreatif dalam generasi alternatif solusi. Evaluasi alternatif dilakukan dengan cermat, mempertimbangkan kriteria dan risiko, untuk kemudian memilih alternatif terbaik. Implementasi keputusan memerlukan perencanaan tindakan dan komunikasi efektif, sementara evaluasi dan pembelajaran menjadi langkah akhir untuk memetakan kesuksesan dan memperoleh wawasan yang berharga. Artikel ini menekankan keterlibatan kelompok, komunikasi yang terbuka, dan evaluasi berkelanjutan sebagai kunci keberhasilan. Kesimpulannya, proses ini menciptakan dasar untuk pertumbuhan dan pembelajaran organisasi dalam menghadapi tantangan pengambilan keputusan yang kompleks.

Proses Pengambilan Keputusan dalam Manajemen

Ahmad Muktamar, Trisna Safitri, Intan Nirwana, Nurwahyudi Nurdin
Abstract: Pengambilan keputusan manajemen yang akurat sangat penting bagi keberhasilan perusahaan di tengah seluk-beluk dan cepatnya perubahan  lingkungan bisnis kontemporer. Proses pengambilan keputusan manajerial memerlukan langkah-langkah… gkah-langkah metodis yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah dan mencapai tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami seluk-beluk proses pengambilan keputusan dalam manajemen. Dengan menggunakan metodologi tinjauan literatur, khususnya metode deskriptif kualitatif dan penelitian  perpustakaan, penelitian ini mengambil wawasan dari perpustakaan online dan platform akademis seperti Google Cendekia, Mendeley, DOAJ, serta literatur dan peneliti penelitian sebelumnya. Hasil temuan ini menyoroti pentingnya mempertimbangkan nuansa pengambilan keputusan, pengambilan keputusan manajerial, tahapan prosedural, gaya yang diadopsi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi dalam proses pengambilan keputusan manajemen. Pengambilan keputusan yang efektif dan mewujudkan tujuan organisasi memerlukan penerapan model pengambilan keputusan yang sesuai, penggunaan teknik yang tepat, dan memperhitungkan potensi bias.

Pengambilan Keputusan dalam Kepemimpinan

Ahmad Muktamar, Tri Fenny Ramadani, Ahmad, Ardi
Abstract: Keputusan seringkali sangat sulit dibuat. Tidak jarang seorang pemimpin akan sulit untuk dinilai apakah benar atau salah saat membuat keputusan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses… pengambilan keputusan dibuat, serta bagaimana keputusan yang diambil oleh seorang pemimpin. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur. Pendekatan ini melibatkan pengumpulan informasi dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan referensi lain yang relevan dengan permasalahan yang sedang kami teliti. Sejumlah buku yang membahas topik kepemimpinan dan pengambilan keputusan pemimpin juga kami pilih untuk mendukung penelitian ini. Metode studi literatur memungkinkan untuk memanfaatkan sumber data penelitian tanpa perlu melakukan penelitian lapangan. Pemilihan metode studi literatur bertujuan untuk memperoleh referensi yang lebih luas dan dapat diandalkan dari berbagai buku yang tersedia di perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan pemimpin sangat strategis dan penting. Ditemukan bahwa seorang pemimpin dalam membuat keputusan memiliki gaya kepemimpinan yang unik yang akan menjadi pola tertentu dalam proses pengambilan keputusan.  Kualitas dan kelemahan pembuat keputusan ditentukan oleh gaya kepemimpinan. Informasi yang sama akan dievaluasi dan keputusannya dibuat dengan gaya kepemimpinan yang berbeda. Ini akan membantu menjelaskan alasan manajer yang berbeda membuat keputusan yang berbeda. Secara keseluruhan, analisis gaya pembuat keputusan bermanfaat karena membantu memahami cara-cara berbeda untuk membuat keputusan. Dengan mempertimbangkan banyak hal dengan teliti, para pemimpin organisasi dapat membuat keputusan yang tepat dan menerapkan gaya kepmimpinan yang sesuai dengan keadaan.

Proyek Suara Demokrasi Dalam Perspektif Ki Hajar Dewantara

Atik Astrini, Endang Fauziati
Abstract: Voice of Democracy merupakan salah satu dari tujuh tema Proyek Penguatan Profil Mahasiswa Pancasila atau P5 sebagai upaya mewujudkan profil mahasiswa pancasila dengan menggunakan paradigma pembelajaran baru berbasis proyek.… ek. (Kemendikbud, Ristek, 2021). Voice of Democracy merupakan tema yang strategis untuk mengenalkan kepada mahasiswa sebagai subjek pembelajaran agar terbiasa dengan sikap-sikap demokratis, seperti: berpikir kritis, kebebasan berekspresi dan bersikap egaliter. Dalam hal menempatkan manusia sebagai subjek dengan menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, serta mendorong aktualisasi potensi manusia secara optimal, perspektif humanisme Ki Hajar Dewantara sedikit banyak dapat membantu para siswa dalam mengembangkan karakter mereka dengan Pancadarma Taman Siswa yang terdiri dari asas kemerdekaan berketuhanan, kebangsaan, dan kemanusiaan. (Pelu, Musa, 2020). Ki Hajar Dewantara mengembangkan sikap egaliter atau kesetaraan dalam pendidikan. Baginya, pendidikan harus terbuka terhadap keberagaman dan dapat diakses oleh siapa saja tanpa membeda-bedakan latar belakang sosial, ekonomi, maupun budaya dengan lima unsur, yaitu: 1) Kesetaraan, 2) Inklusifitas, 3) Keaslian, 4) Pembelajaran yang berpusat pada siswa, 5) Kebebasan Fisik dan Mental. (Aryati, Aryati, 2023). Artikel ini berusaha untuk mengeksplorasi dan menganalisis relevansi perspektif Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan humanisme di masa kini.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif yang mencoba mendalami konsep pendidikan kritis Paulo Freire: Penyadaran dan Pembebasan (Aryati, Aryati, 2023) dan konsep pendidikan empatik Carl Rogers yang bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis seberapa relevan dan signifikan sumbangsih perspektif Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan humanisme terhadap Proyek Suara Demokrasi.  Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka yang relevan dengan topik penelitian. Kajian pustaka bertujuan untuk menyajikan pemahaman yang mendalam dengan cara mengeksplorasi literatur yang relevan dengan konsep pembahasan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa seiring dengan perkembangan dan perubahan zaman, perspektif Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan humanis, jika ingin digunakan sebagai kerangka acuan teoritis bagi proyek Suara Demokrasi, perlu dilengkapi dan dipertajam dengan konsep pendidikan empatik-kritis yang disingkat "Titis".

Profil Pemecahan Masalah Matematika Berdasarkan Teori Polya Ditinjau Dari Kemampuan Matematika Siswa

Atika Zahrani Purba, Rora Rizky Wandini
Abstract: Kemampuan dalam memecahkan masalah perlu dimiliki seluruh siswa, Selama ini yang menjadi masalah ialah bagaimana kemampuan memecahkan masalah dikembangkan pada proses belajar mengajar terutama matematika. Terdapat kesulitan… tan siswa memecahkan masalah perlu mendapatkan perhatian dan di di identifikasi secara lanjut. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan profil pemecahan masalah matematika berdasarkan teori Polya dengan tinjauan kemampuan matematika siswa. Metode penelitian yang dipergunakan yaitu kualitatif, sedangkan jenisnya deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri atas subjek berkemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data yang dipakai yaitu teknik tes dan wawancara. Analisis data yang digunakan yakni hasil tes kemampuan matematika, hasil tes pemecahan masalah dan dikuatkan dengan hasil wawancara. Hasil penelitian menerangkan siswa dengan kemampuan matematika tingkat tinggi bisa mengatasi permasalahan, dan mengumpulkan informasi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tetapi pada akhir perhitungannya siswa kurang teliti. Siswa yang berkemampuan matematika tingkat sedang dapat mengumpulkan informasi pada soal yang disediakan, namun siswa melakukan kekeliruan dalam menentukan rumus. Sedangkan siswa dengan berkemampuan matematika tingkat rendah belum mampu memahami permasalahan dan mengumpulkan informasi secara jelas. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa subjek penelitian tetap berada pada posisi pemahaman pemecahan masalah yang baik pada setiap tingkat kemampuan matematika siswa.

Perbedaan Hasil Belajar Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Take And Give Dengan Model Pembelajaran Konvensional Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam

Dedek saputra, Martin Kustati, Gusmirawati
Abstract: Penelitian  dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar Sejarah Kebudayaan Islam di kelas VII MTsN 2 Kota Padang tahun pelajaran 2021/2022. Sebagian besar nilai peserta didik belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal&#8230; l (KKM) yang telah ditetapkan oleh sekolah yaitu 80. Untuk mengatasi masalah tersebut salah satunya adalah dengan menggunakan model kooperatif tipe Take and Give pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Tujuan dalam penulisan skripsi ini yaitu: Tujuan dalam penulisan skripsi ini yaitu; Untuk melihat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Take and Give  dengan model pembelajarankonvensional pada matapelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII MTsN 2 Kota Padang. Jenis penelitian adalahsemu eksperimen (Quasi Eksperimen Resech). Pengambilan Sampel dilakukan dengan teknik probability sampling yang dilakukan dengan cara simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pre-test pada kelas eksperimen diperoleh 64,53 dengan nilai tertinggi 80 dan kelas kontrol 63,34 dengan nilai tertinggi 80 sedangkan rata-rata nilai post-test hasil belajar kelas eksperimen 89,22dengan nilai tertinggi 100 dan kelas kontrol 75,78 dengan nilai tertinggi 95. Berdasarkan uji hipotesis dengan SPSS Versi 26 diperoleh dua arah sig α dalam dua sisi (2-tailed) sebesar = 0,000, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa (0,000 < 0,05). Hal ini berarti Ha yang berbunyi artinya ada perbedaan hasil belajar model pembelajaran kooperatif tipe Take and Give dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII di MTsN 2 Kota Padang diterima dan Ho ditolak.

Pengaruh Manajemen Reduksi Ansietas terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus di Kota Bengkulu

Ervan, Halimatussa’diah, Andra Saferi Wijaya
Abstract: Prevalensi diabetes melitus (DM) di Provinsi Bengkulu sendiri menempati urutan ke 29 (1,3%) dengan kasus DM di Indonesia. Berdasarkan data, DM menjadi penyebab kematian nomor 4 bagi laki-laki di Provinsi Bengkulu dengan&#8230; angka 38,8% sedangkan pada perempuan DM menjadi penyebab kematian nomor 3 di Provinsi Bengkulu dengan persentase 59,9%. Tahun 2021 jumlah penderita Diabetes Melitus yang mendapat pelayanan Puskesmas di Kota Bengkulu adalah 603 orang dari jumlah tersebut semua sudah mendapat pelayanan kesehatan sesuai dengan standar, untuk wilayah dengan prevalensi paling tinggi terdapat di wilayah kerja Puskesmas Nusa Indah yaitu 140 orang. Permasalahan yang ada pada penderita DM menarik untuk dilakukan penelitian dan analisis terkait pengaruh manajemen reduksi ansietas terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh manajemen reduksi ansietas terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Nusa Indah Kota Bengkulu. Tahapan penelitian ini, setelah sampel ditentukan dan dilakukan  pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling, selanjutnya dilakukan pengukuran tingkat kecemasan dan kadar gula darah sebelum dan setelah pemberian intervensi manajemen reduksi anseitas sebanyak dua kali seminggu selama satu bulan. Hasil penelitian setelah dilakukan uji statistik dengan menggunakan uji T pada aplikasi SPSS didapatkan nilai P-value = 0,000 (ada pengaruh yang signifikan manajemen reduksi ansietas terhadap kadar gula darah pada penderita DM). Makin maksimal hasil intervensi manajemen reduksi ansietas, makin menurunkan kadar gula darah pada penderita DM. Rekomendasi dilakukan intervensi manajemen reduksi ansietas untuk menurunkan kadar gula darah pada penderitas DM.