Search Articles & Publications

Showing 239 articles found for "Jasa"

Strategi Content Marketing Unihouse Melalui Media Sosial untuk Meningkatkan Brand Image

Wicaksono, Oktanessa Gracia, Vanel, Zon
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi content marketing Unihouse dalam membangun dan memperkuat brand image di tengah persaingan hunian mahasiswa di Salatiga. Permasalahan utama penelitian ini adalah rendahnya citra… itra merek Unihouse dibandingkan kompetitor, yang tercermin dari ulasan pelanggan dan penurunan persepsi publik di media digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi aktivitas media sosial, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Unihouse menerapkan strategi content marketing yang terstruktur melalui delapan tahapan utama, yaitu goal setting, audience mapping, content ideation and planning, content creation, content distribution, content amplification, content marketing evaluation, dan content marketing improvement. Strategi ini diimplementasikan melalui pemanfaatan media sosial (Instagram dan Facebook), integrasi paid, owned, dan earned media, serta evaluasi berbasis data (reach, engagement, conversion, dan sentimen audiens). Konten visual yang autentik, storytelling, penggunaan hashtag, call to action, serta optimalisasi electronic word of mouth (e-WOM) berkontribusi dalam membangun asosiasi merek yang modern, profesional, dan relevan dengan gaya hidup mahasiswa. Temuan penelitian menegaskan bahwa content marketing yang adaptif dan berkelanjutan, didukung pengalaman layanan yang konsisten, menjadi determinan utama dalam pembentukan brand image yang kredibel dan berdaya saing pada bisnis jasa hunian berbasis lokal.

Efektivitas Pemeriksaan Pajak Daerah untuk Kepatuhan PBJT Makanan dan Minuman

Rina Melliza, Sri Harini, Saprudin
Abstract: Penelitian ini menganalisis efektivitas pemeriksaan pajak daerah dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak Pajak Barang dan Jasa Tertentu atas makanan dan minuman di Kabupaten Bogor. Kajian ini berangkat dari kesenjangan… antara meningkatnya potensi penerimaan dan menurunnya indikator kepatuhan pelaporan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap sepuluh informan yang dipilih secara purposive, terdiri atas unsur BAPPENDA, petugas pemeriksa, tim pemeriksa, dan wajib pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan pajak daerah mampu meningkatkan kepatuhan formal dan material, tetapi efektivitasnya belum optimal. Realisasi penerimaan melampaui target pada 2022-2024, namun persentase realisasi menurun dari 115,06% menjadi 102,63%, sementara rata-rata wajib pajak yang melaporkan omzet turun dari 93,06% menjadi 90,63%. Efektivitas pemeriksaan terkendala oleh implementasi standar operasional yang belum konsisten, keterbatasan pemeriksa, pemanfaatan teknologi yang belum optimal, frekuensi pemeriksaan yang belum merata, serta penegakan sanksi yang belum konsisten. Strategi yang ditawarkan adalah pemeriksaan berbasis risiko yang diperkuat kapasitas sumber daya manusia, sistem digital terintegrasi, komunikasi transparan, frekuensi pemeriksaan yang konsisten, dan tindak lanjut yang tegas.

ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SERVICE RECOVERY DALAM JASA PELAYANAN TEKNIK BALAI BESAR STANDARDISASI DAN PELAYANAN JASA INDUSTRI AGRO (BBSPJIA)

Achmad Djuhdi Endawan, Muhammad Husein Maruapey, Rusliandy
Abstract: Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan service recovery dalam jasa pelayanan teknik di BBSPJIA serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Kajian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya kendala… konsistensi waktu layanan, kesenjangan komunikasi, dan belum eksplisitnya kebijakan service recovery meskipun capaian kepuasan pelanggan tergolong tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan penguatan melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa service recovery telah berjalan melalui penanganan keluhan, penjelasan teknis, pengecekan ulang, dan penyesuaian layanan, tetapi masih bersifat prosedural dan belum terlembagakan sebagai kebijakan terstruktur. Hambatan utama meliputi asimetri komunikasi antara proses teknis dan pemahaman pelanggan, keterbatasan waktu akibat peningkatan beban layanan, serta koordinasi antarunit yang belum optimal. Faktor pendukung utama adalah disposisi pelaksana yang responsif dan empatik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa service recovery pada pelayanan publik teknis ditentukan oleh interaksi antara kompleksitas teknis, kapasitas organisasi, dan kualitas interaksi manusia. 

Adaptasi Sosial Etnis India di Kawasan Little India Kota Medan

Naila Elfira Sari, Asih Ester E.G Harahap, Desty Novry Lianty, Grace Indah Situmeang
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adaptasi sosial etnis India dalam interaksi lintas etnis di kawasan Little India Kota Medan, serta mengidentifikasi adanya diskriminasi dan dinamika identitas sosial. Penelitian… n menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah lima orang yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial antara etnis India dengan kelompok etnis lain berlangsung harmonis, terbuka, dan tidak menunjukkan adanya hambatan sosial yang signifikan. Dalam bidang pekerjaan, etnis India terlibat dalam berbagai sektor seperti perdagangan, jasa, dan pekerjaan formal, yang menunjukkan adanya adaptasi ekonomi yang baik. Meskipun terdapat pengalaman diskriminasi individual yang berkaitan dengan perbedaan fisik, hal tersebut tidak bersifat dominan. Identitas sosial tetap dipertahankan melalui bahasa, agama, dan tradisi budaya. Dengan demikian, adaptasi sosial etnis India di kawasan Little India menunjukkan pola integrasi dalam masyarakat multikultural tanpa kehilangan identitas budaya.

Business Model Canvas Universitas Nurtanio Bandung Sebagai Strategi Promosi Dan Kerjasama Pada Indo Defence Expo And Forum

Erlian Supriyanto, Chadziqatun Najilatil Mazda
Abstract: Indo Defence Expo & Forum merupakan salah satu pameran bidang pertahanan dan keamanan yang mempertemukan industri, pemerintah, dan akademisi. Akademisi dapat berpartisipasi pada Indo Defence Expo & Forum sebagai lembaga… pendidikan dan penelitian yang berperan dalam mengembangkan pengetahuan dan teknologi, misalnya melalui hasil penelitian Dosen dan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun Business Model Canvas Universitas Nurtanio Bandung pada Indo Defence Expo & Forum sebagai bentuk strategi promosi dan kerjasama. Penelitian kualitatif ini mengambil studi kasus di Universitas Nurtanio Bandung. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi pustaka. Data yang sudah terkumpul diuji keabsahannya menggunakan triangulasi kemudian dianalisis secara interaktif membentuk Business Model Canvas yang menyajikan strategi promosi dan strategi kerjasama Universitas Nurtanio Bandung melalui partisipaasi Indo Defence Expo & Forum. Hasil penelitian menunjukkan Universitas Nurtanio Bandung berpotensi besar untuk berpartisipasi pada Indo Defence Expo & Forum. Dengan berpartisipasi, Universitas Nurtanio Bandung dapat meningkatkan visibilitas dan reputasinya sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas, yaitu melalui kegiatan penyebaran hasil penelitian, pengabdian kepada masyarakat, sekaligus sebagai sarana promosi institusi dan kerjasama. Rekomendasi yang peneliti berikan adalah hendaknya Universitas Nurtanio Bandung berpartisipasi sebagai exhibitor pada kegiatan Indo Defence Expo & Forum 2026 untuk merealisasikan strategi promosi dan kerjasama yang terbentuk.

PERAN UMKM DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL DI KELURAHAN PALAS, KECAMATAN RUMBAI

Ramadona Hardiani, Jihan Amelia Fatiqa, Elly Nielwati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pengembangan ekonomi lokal di Kelurahan Palas, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, menggunakan kerangka Teori Pemberdayaan… an Masyarakat Ife dan Tesoriero (2006). Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap 15 pelaku UMKM, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM berbasis keluarga—seperti pedagang makanan ringan, usaha rumahan kuliner, kios kelontong, dan jasa pencucian motor—memiliki kontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat (Rp2–5 juta/bulan pelaku utama; Rp500.000–Rp1 juta/bulan pekerja paruh waktu), penyediaan lapangan kerja informal (remaja, ibu rumah tangga: 15–20 jam/minggu), penguatan aktivitas perekonomian lokal melalui cash flow harian Rp150.000–Rp300.000 dan efek multiplier 20–30% terhadap PDB lokal, serta mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga tanpa ketergantungan total pada bantuan eksternal.UMKM ini meningkatkan perputaran ekonomi melalui transaksi harian dan rantai pasok lokal, konsisten dengan peningkatan penyerapan tenaga kerja 25% di Riau (Suharno & Khamal, 2025). Namun, penelitian juga menemukan hambatan struktural seperti keterbatasan modal (akses bantuan hanya 15–20% pelaku), rendahnya pemanfaatan teknologi pemasaran digital, minimnya pelatihan manajerial, dan tingginya persaingan informal serta shock eksternal.Temuan ini menegaskan UMKM sebagai pilar pemberdayaan bottom-up, namun memerlukan dukungan berkelanjutan melalui pelatihan wajib, akses kredit mikro (KUR), literasi digital, dan inkubator kelurahan untuk daya saing dan keberlanjutan usaha.

Peningkatkan Ekonomi Petani Diera Urban Farming Study Kasus: Jl. Kembang Sari, Kelurahan Umban Sari (Pekanbaru)

Usna khotimah, Rospita Triani, Elly Nielwati
Abstract: tantangan urbanisasi, kelangkaan lahan, serta ketahanan rantai pasok makanan di wilayah perkotaan Indonesia, khususnya Pekanbaru.  Dalam penelitian ini, peneliti mengkaji praktik pertanian perkotaan sebagai sarana untuk… meningkatkan pendapatan petani melalui studi kasus di Jalan Kembang Sari, Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai. Peneliti ini menggunakan metode deskriptif kualitatif cara pengumpulkan data dalam penelitian ini melalui wawancara mendalam dengan petani berpengalaman, melakukan pengamatan langsung di lokasi, serta menganalisis dokumen yang berkaitan dengan produktivitas dan kebijakan lokal. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa pertanian perkotaan menyediakan pendapatan lebih stabil.. Petani memanfaatkan kedekatan lokasi produksi dengan konsumen untuk mengurangi risiko kerugian dan fluktuasi harga pasar. Mereka mengatur jadwal kerja secara fleksibel, memvariasikan jenis tanaman, serta menyesuaikan skala produksi berdasarkan kebutuhan lokal, yang pada akhirnya meningkatkan efisiensi tenaga kerja dan keuntungan. Diskusi menekankan bagaimana petani membangun ekosistem ekonomi kecil melalui kemitraan dengan pedagang kecil dan masyarakat sekitar. Kerjasama ini memungkinkan mereka mengakumulasi modal secara bertahap untuk memperluas bisnis dan melakukan investasi jangka panjang. Namun, petani terus menghadapi tantangan struktural, seperti kenaikan biaya bahan baku, dampak perubahan iklim, serta keterbatasan akses terhadap modal dan regulasi. Petani secara umum memandang pertanian perkotaan sebagai model ekonomi inklusif. Model ini memperkuat keamanan pangan keluarga dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di tengah laju urbanisasi yang pesat. Temuan penelitian ini menegaskan potensi pertanian perkotaan sebagai solusi berkelanjutan bagi diversifikasi ekonomi di Pekanbaru.

PELAKSANAAN PEMASARAN JASA PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MINAT MASUK PESERTA DIDIK DI MADRASAH IBTIDAIYAH AHLIYAH 2 PALEMBANG

Amanda Agustin, Ade Akhmad Saputra
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan strategi pemasaran jasa pendidikan melalui bauran pemasaran 7P di Madrasah Ibtidaiyah Ahliyah 2 Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik… k pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui penerapan unsur Product, Price, Place, Promotion, People, Process, dan Physical Evidence dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta daya tarik madrasah di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pemasaran jasa pendidikan di madrasah telah berjalan dengan baik dan efektif. Pada aspek product, madrasah memiliki program unggulan seperti tahfidz Al-Qur’an, karate, tari, dan futsal yang mampu mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik peserta didik. Pada aspek price, madrasah menerapkan biaya pendidikan yang terjangkau serta menyediakan program pendidikan gratis bagi anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Aspek place didukung oleh lokasi madrasah yang strategis dan mudah dijangkau masyarakat. Pada aspek promotion, madrasah memanfaatkan media sosial dan promosi dari mulut ke mulut melalui alumni dan wali murid. Selanjutnya, aspek people menunjukkan bahwa tenaga pendidik memiliki kompetensi yang baik sesuai bidangnya. Pada aspek process, madrasah telah memperoleh akreditasi A dan memenuhi Standar Nasional Pendidikan. Adapun aspek physical evidence didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai untuk menunjang proses pembelajaran. Dengan demikian, strategi pemasaran jasa pendidikan berbasis bauran pemasaran 7P mampu meningkatkan citra positif, kualitas layanan, serta minat masyarakat terhadap madrasah..  

PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI MELALUI GERAKAN NASIONAL SATU GENERASI PEDULI

Tami Agustina Sihaloho
Abstract: Pendidikan karakter pada anak kecil berfungsi sebagai fondasi utama untuk menghasilkan generasi yang berintegritas, empatik, dan bertanggung jawab. Dalam era globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, nilai-nilai… i moral seperti kepedulian, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial menjadi semakin penting untuk dibangun sejak dini. Makalah ini mengkaji peran krusial Gerakan Nasional Satu Generasi Peduli sebagai pendekatan kolaboratif untuk memperbaiki pendidikan karakter di institusi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Melalui metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis praktik-praktik terbaik yang muncul dari kerjasama antara guru, orang tua, dan komunitas dalam membina nilai-nilai karakter tersebut. Hasil studi mengindikasikan bahwa program ini efektif dalam menciptakan atmosfer pendidikan yang mendorong keterlibatan aktif dan perubahan, di mana anak-anak tidak hanya sebagai penerima pembelajaran, melainkan sebagai aktor kunci dalam pembentukan karakter. Temuan ini menekankan pentingnya pendekatan berbasis gerakan sosial dalam pendidikan karakter, serta menyarankan integrasi nilai-nilai gerakan ke dalam kurikulum PAUD secara sistematis dan berkelanjutan.

Analisis Dampak Pembiayaan Syariah terhadap Pertumbuhan Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)

Auli Asri, Nazwa, Pasaribu, Pepri, Ria Armayani Hasibuan, Reni
Abstract: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, namun seringkali menghadapi kendala akses permodalan. Pembiayaan syariah hadir sebagai solusi alternatif yang mengedepankan prinsip… p keadilan, transparansi, dan etika tanpa unsur riba. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembiayaan syariah terhadap indikator pertumbuhan UMKM serta mengidentifikasi tantangan dalam implementasinya di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur deskriptif, mengintegrasikan data sekunder dari jurnal ilmiah, publikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia periode 2017–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan syariah memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap pertumbuhan UMKM, di mana 63% UMKM mengalami kenaikan omzet, 64% peningkatan laba usaha, dan 58% mampu memperluas usaha. Akad bagi hasil (mudharabah dan musyarakah) terbukti lebih dominan mendorong ekspansi jangka panjang dibandingkan akad murabahah. Inovasi teknologi finansial syariah turut memperluas inklusi keuangan di daerah terpencil. Namun, efektivitasnya masih terhambat oleh rendahnya literasi keuangan syariah, keterbatasan likuiditas, dan kompleksitas prosedur. Simpulan: Pembiayaan syariah terbukti efektif menjadi pilar utama pemberdayaan UMKM, yang memerlukan dukungan kebijakan adaptif serta peningkatan edukasi keuangan yang masif.