Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visualization, Intellectualy) terhadap kemampuan menulis teks anekdot pada siswa kelas X MAS Bahrul Uluum Al-Kamal…
Tahun Pelajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa X MAS Bahrul Uluum Al-Kamal Tahun Pelajaran 2022/2023. Asumsi analisis data yakni uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Dengan menggunakan perbandingan skor maksimum dan minimum pada hasil tes. Hasil analisis data terakhir diperoleh rata-rata hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visualization, Intellectualy) adalah 79,33. Hasil perhitungan uji hipotesis diperoleh harga thitung = 6,07, hasil tersebut kemudian dikonsultasikan dengan ttabel dimana dengan dk =(30+30) – 2 = 58 diperoleh ttabel = 2,01, karena thitung > ttabel maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima berarti signifikan. Hipotesis menyatakan kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pengaruh model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visualization, Intellectualy) terhadap kemampuan menulis teks anekdot untuk siswa kelas X MAS Bahrul Uluum Al – Kamal Tahun Ajaran 2022/2023.
Abstract:Penulisan ini didasari oleh temuan pada saat pembelajaran yang menunjukkan rendahnya kemampuan literasi numerasi, aktivitas belajar, dan hasil belajar siswa dikarenakan proses pembelajaran tidak menerapkan model ataupun…
media yang inovatif. Proses pembelajaran hanya membaca 15 menit saja, selebihnya pembelajran dengan cerah sehingga kemampuan literasi numerasi siswa tidak dilatih. Dari berbagai masalah tersebut, solusi yang dapat diberikan yaitu dengan menerapkan model example non example berbantuan media gambusun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan literasi numerasi, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model example non example berbantuan media gambusun pada kelas II SDN Ngaliyan 05 Semarang. Penelitian yang dilakukan menggunakan jenis penelitian lapangan yang dilakukan dengan meniliti peningkatan kemampuan literasi numerasi siswa kelas II pada materi bilangan cacah dengan penerapan model example non example. Subjek dilaksanakan pada kelas II SDN Ngaliyan 05 Semarang tahun pelajaran 2022/2023 dengan jumlah 28 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada saat pree test mendapatkan hasil rata-rata sebesar 66, dengan siswa tuntas hanya 3 siswa. Setelah dilakukan pembelajaran dengan model example non example berbantuan media gambusun, berubah sebesar 87 dengan 25 siswa tuntas.
Abstract:Pembelajaran ialah tindakan sadar untuk mengirim ilmu dan menerima ilma, diera sekarang ini pembelajaran tidak bisa diajarkan dengan biasa saja, perlu adanya inovasi-inoasi agar tercapainya tujuan yang diinginkan. Penulis…
s memberikan gambaran pembelajaran untuk dijadikan refenrensi pengajar selanjutnya yaitu menggunakan model serta media yang baru. Salah satu yang perlu dilakukan inovasi ialah pembelajaran matematika, karena semuanya abstrak. Siswa yang masih sulit menerima hal tersebut tentunya guru harus sadar, terutama materi porogapit. Penulis memakai model problem based learning berbantu media porogapit board mempunyai keinginan peningkatan hasil belajar siswa dan meningkatkan literasi siswa.
Abstract:Mempelajari suatu hal tidak hanya terbatas pada waktu tertentu, namun dapat dilakukan melalui berbagai cara dengan memaksimalkan indra yang dimiliki oleh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menyiapkan peserta didik agar…
gar dapat belajar dalam situasi apapun. Oleh karena itu, sejak dini, peserta didik perlu dilatih untuk memanfaatkan segala kondisi sebagai bahan belajar guna meningkatkan keterampilan mereka yang akan berguna di masa depan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber rujukan seperti buku dan artikel ilmiah baik dari tingkat nasional maupun internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu cara untuk menjaga semangat belajar peserta didik yang memiliki karakteristik yang berbeda-beda adalah dengan menerapkan strategi pembelajaran berdiferensiasi. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan semangat belajar peserta didik karena mereka diberikan kegiatan pembelajaran yang berbeda-beda dan menyesuaikan dengan kebutuhan mereka. Dengan menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik, maka keterampilan yang mereka miliki akan meningkat dan akan berguna bagi mereka di masa depan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi Hello English terhadap keterampilan berbicara siswa kelas tujuh di SMPN 13 Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif quasi-eksperimental…
imental untuk menguji apakah aplikasi tersebut dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa secara lebih efektif dibandingkan dengan metode pengajaran konvensional. Populasi penelitian terdiri dari siswa kelas tujuh tahun ajaran 2024/2025, dengan dua kelas yang dipilih sebagai sampel menggunakan teknik cluster random sampling, yaitu kelas 7E dan 7F yang masing-masing berjumlah 35 siswa. Satu kelas dijadikan kelompok eksperimen yang menggunakan aplikasi Hello English, sedangkan kelas lainnya menjadi kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes berbicara dan dianalisis secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang diajar menggunakan aplikasi Hello English memperoleh kemampuan berbicara yang lebih baik, dengan rata-rata nilai post-test sebesar 84,00 dibandingkan dengan 74,86 pada kelas kontrol. Selain itu, hasil Independent Samples Test menunjukkan nilai t-hitung sebesar 5,616 dengan derajat kebebasan 68 dan nilai signifikansi di bawah 0,05 (<0,001), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara kedua kelompok. Oleh karena itu, hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa aplikasi Hello English secara signifikan meningkatkan keterampilan berbicara siswa.
This study investigates the effect of using the Hello English application on the speaking skills of seventh-grade students at SMPN 13 Kota Tangerang. The research employed a quantitative, quasi-experimental design to examine whether the application could improve students’ oral proficiency more effectively than conventional teaching methods. The population consisted of seventh-grade students in the 2024/2025 academic year, with two classes selected as samples using cluster random sampling: class 7E and class 7F, each with 35 students. One class served as the experimental group using the Hello English application, while the other functioned as the control group using conventional instruction. Data were collected through speaking tests and analyzed statistically. The findings revealed that students taught through the Hello English application achieved better speaking performance, with an average post-test score of 84.00 compared to 74.86 in the control class. Furthermore, the Independent Samples Test showed a t-score of 5.616 with 68 degrees of freedom and a significance value below 0.05 (<0.001), indicating a statistically significant difference between the two groups. Therefore, the null hypothesis was rejected, and the alternative hypothesis was accepted. In conclusion, the Hello English application significantly improved students’ speaking skills.
Abstract:Perkembangan TI menghasilkan pengaruh yang besar dalam bidang pendidikan, terutama pada pengelolaan data akademik serta sistem penilaian siswa. SMPI Hidayatul Athfal hingga saat ini masih menerapkan sistem penilaian manual…
al dan semi-komputerisasi melalui pencatatan nilai pada buku serta pengolahan data memakai Microsoft Excel. Keadaan tersebut memunculkan sejumlah kendala, seperti lambatnya proses pengolahan nilai, kesalahan perhitungan, duplikasi data, serta kesulitan saat pencarian dan penyimpanan data akademik. Oleh sebab itu, dibutuhkan sistem informasi akademik berbasis web guna mendukung pengelolaan nilai siswa secara lebih efektif, efisien, serta terintegrasi. Metode yang dipakai dalam kajian ini ialah prototype melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pembuatan prototype, evaluasi, penyempurnaan, serta implementasi sistem. Pengembangan sistem dilakukan memakai Visual Studio Code sebagai text editor, XAMPP menjadi web server lokal, serta localhost guna pengujian aplikasi berbasis web. Sistem dibangun menggunakan PHP, HTML, CSS, JavaScript, serta basis data MySQL. Hasil kajian memperlihatkan bahwasannya sistem informasi akademik berbasis web mampu melakukan peningkatan efisiensi pengolahan data, menekan human error, mempercepat penyusunan laporan nilai, serta memperkuat keamanan dan transparansi data akademik siswa di SMPI Hidayatul Athfal.
The development of information technology has had a significant impact on the field of education, particularly in the management of academic data and student assessment systems. SMPI Hidayatul Athfal still uses a manual and semi-computerized grading system, where scores are recorded in books and processed using Microsoft Excel. This system creates several challenges, such as delays in grade processing, calculation errors, data duplication, and difficulties in searching and storing academic data. Therefore, a web-based academic information system is needed to support the management of student grades in a more effective, efficient, and integrated manner. The research method used in this study is the prototype method, which includes the stages of requirements gathering, prototype development, evaluation, refinement, and system implementation. The system was developed using Visual Studio Code as the text editor, XAMPP as the local web server, and localhost as the web-based testing environment. The programming languages used include PHP, HTML, CSS, JavaScript, and MySQL as the database management system. The results of the study show that the web-based academic information system improves data processing efficiency, reduces human error, accelerates the generation of grade reports, and enhances the security and transparency of students’ academic data at SMPI Hidayatul Athfal.
Abstract:Obesitas merupakan sebuah epidemi global karena ekskalasi kasus obesitas di seluruh dunia yang sangat luar biasa. Kelompok usia dengan prevalensi obesitas tertinggi adalah populasi dewasa dan wanita adalah populasi yang…
lebih rentan daripada pria berdasarkan jenis kelamin. Aktivitas fisik merupakan langkah yang direkomendasikan untuk menanggulangi obesitas, namun populasi dewasa di era modern ini terpapar kehidupan yang nyaman tetapi mengorbankan kebugaran fisik melalui pengurangan aktivitas fisik. Salah satu contoh populasi yang berisiko adalah mahasiswa karena pengaruh kehidupan kampusnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana asosiasi antara usia dengan tingkat aktivitas fisik pada subjek dewasa perempuan yang memiliki latar belakang sebagai mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswi STIKes Bhakti Husada Cikarang dengan jumlah sampel yang teranalisa sebanyak 79 orang yang didapat melalui total purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) sebagai alat ukur tingkat aktivitas fisik. Analisa data yang digunakan dalam analisa bivariat adalah uji Chi-Square dan pada analisa multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan aktifitas fisik mahasiswa di mahasiswa dengan usia ≥20 tahun dengan kemungkinan 2,97 kali lebih besar beraktifitas fisik dibandingkan dengan usia <20tahun. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa terdapat asosiasi antara usia dengan tingkat aktivitas fisik mahasiswi
Abstract:Health Education Berbasis Permainan Ludo Siaga Merupakan Metode Penyampaian Informasi Kesiapsiagaan Bencana Alam Gempa Bumi. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Efektivitas Health Education Bencana Alam Gempa Bumi…
umi Berbasis Permainan Ludo Siaga Terhadap Kesiapsiagaan Siswa SDN 16 Balaesang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Efektivitas Health Education Bencana Alam Gempa Bumi Berbasis Permainan Ludo Siaga Terhadap Kesiapsiagaan Siswa SDN 16 Balaesang Sebelum dan Setelah Diberikan Permainan Ludo Siaga. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Eksperimen, dengan pendekatan One Group Pretest And Posttest Design. Sample dalam penelitian ini berjumlah 27 siswa dengan teknik pengambilan sampel Total sampling. Tingkat kesiapsiagaan responden sebelum diberikan Permainan ludo siaga adalah sebagian besar hampir siap sebanyak 13 responden (48,1%) sedangkan Tingkat kesiapsiagaan responden setelah diberikan Permainan ludo siaga adalah sebagian besar sangat siap sebanyak 19 responden (70,4%). uji Nonparametric Wilcoxon didapatkan p = 0,000 (p ≤ 0,05). Kesimpulan terdapat Efektivitas Health Education Bencana Alam Gempa Bumi Berbasis Permainan Ludo Siaga Terhadap Kesiapsiagaan Siswa SDN 16 Balaesang. Saran bagi guru SDN 1 Balaesang agar memberikan ilmu pengetahuan tentang kebencanaan khususnya gempa bumi dengan metode permainan ludo kepada siswa agar dapat mengurangi dampak dari bencana alam.
Abstract:Pendahuluan: Acne vulgaris adalah kondisi kulit yang sering terjadi dan ditandai dengan peradangan berupa komedo, papula, pustula, serta nodul. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi munculnya acne vulgaris antara lain…
adalah kualitas tidur dan pola makan. Orang dewasa umumnya memerlukan waktu tidur selama tujuh hingga delapan jam setiap malam. Selain itu, asupan makanan, terutama yang memiliki indeks glikemik tinggi, juga menjadi salah satu pemicu munculnya acne vulgaris. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas tidur dan pola makan dengan kemunculanacnevulgaris. DesainPenelitian: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik menggunakan desain cross-sectional. Teknik Sampel:Sampel diambil menggunakan metode simple random sampling dengan jumlah total 164responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 40 responden (24,4%) memiliki kualitas tidur yang baik, sementara 124 responden (75,6%) memiliki kualitas tidur yang buruk. Responden dengan pola makan baik berjumlah 5 orang (3,0%), pola makan cukup sebanyak 35 orang (21,4%), dan 124 orang (75,6%) memiliki pola makan yang kurang baik. Responden yang mengalami acne vulgaris sebanyak 68 orang (41,5%), sedangkan 96 responden (58,5%) tidak mengalami acne vulgaris. Kesimpulan: Ada keterkaitan antara kualitas tidur dan pola makan dengan munculnya acne vulgaris. Kualitas tidur yang buruk serta pola makan yang tidak seimbang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya acne vulgaris. Saran:Mahasiswa disarankan untuk menjaga kualitas tidur yang baik dan memperbaiki pola makan sebagai upaya pencegahan timbulnya acne vulgaris.
Abstract:Pendahuluan: Bullying merupakan perilaku atau tindakan agresif yang dilakukan pada korban yang berdampak pada aspek psikologis, emosional, dan fisik. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap remaja terhadap…
dap bahaya bullying pada remaja di SMAN 11 Kabupaten Tangerang. Desain penelitian: Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan survey analitik menggunakan cross sectional. Teknik sampel: Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah simple random sampling dengan sampel 124 siswa. Hasil: Berdasarkan hasil uji chi square, menunjukkan adanya hubungan tingkat pengetahuan dan sikap remaja terhadap bahaya bullying dengan nilai p-value sebesar 0,726 dan p-value 0,164. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan dan sikap remaja menjadi faktor yang mempengaruhi terjadinya bullying pada remaja. Edukasi bahaya bullying diperlukan untuk mengetahui dampak bahaya pada bullying, menyoroti pentingnya edukasi dalam meningkatkan pengetahuan pada remaja. Saran: Disarankan untuk remaja meningkatkan pengetahuan dan sikap terhadap bahaya bullying supaya remaja dapat mencegah dampak negatif yang ditimbulkan akibat bullying.