Search Articles & Publications

Showing 1514 articles found for "Siswa"

Hubungan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Dengan Kejadian Penyakit Typhoid Pada Siswa Kelas 5 Di SDN Sindang Jaya III Kabupaten Tangerang

Putri Nurdiani, Ida Faridah, Ria Setia Sari
Abstract: Pendahuluan: Penyakit typhoid adalah penyakit infeksi yang disebebkan oleh bakteri salmonella typhi, penyakit ini berhubungan erat dengan perilaku hygiene perorangan dan sanitasi lingkungan. Demam typhoid merupakan penyakit&#8230; kit yang terbesar hampir di seluruh dunia. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan perilaku hidup bersih dan sehat dengan kejadian penyakit typhoid. Metode: Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik Sampel: Teknik yang digunakan adalah Total Random Sampling. Jumlah sampel: Sampel berjumlah 115 responden. Hasil Penelitian: Ada hubungan yang signifikan antara hubungan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada penyakit typhoid dengan p-value sebesar 0,013 < 0,05 artinya terdapat hubungan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada penyakit typhoid Kesimpulan: Personal hygiene yang baik dapat mempengaruhi angka kejadian penyakit typhoid Saran: Saran yang dapat diambil dari penelitian ini ialah siswa/siswi/masyarakat diharapkan meningkatkan praktek cuci tangan, kebersihan lingkungan dan sanitasi pengolahan makanan unruk mrncegah penyakit typhoid.

Hubungan Perilaku Cuci Tangan Menggunakan Sabun Dengan Terjadinya Diare Pada Anak Kelas 5 Di SDN Nagrog Kab.Tangerang Tahun 2024

Dida Ningtias, Ida Faridah, Ria Setia Sari
Abstract: Latar Belakang : Diare merupakan gejala yang disebabkan oleh gangguan pencernaan, penyerapan, dan sekresi diare terjadi akibat gangguan transportasi air dan elektrolit di usus.  Sekitar 500 juta anak di seluruh dunia menderita&#8230; nderita diare setiap tahunnya, dan 20% di antaranya meninggal karena diare dan dehidrasi  Tujuan : Untuk Mengatahui Hubungan  Perilaku Cuci Tangan Menggunakan Sabun Dengan Terjadinya Diare Pada Anak Kelas 5 Di SDN. Nagrog Kab.Tangerang Tahun 2024. Desain Penelitian : penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif correlation yang menggunakan pendekatan Cross Sectional Teknik Sampel : Menggunakan total sampling. Jumlah Sampel : 120 responden Analisa data :  Uji Normalitas, Analisa Univariat , Analisa Bivariat ( Uji chi- square) Hasil : analisis dengan menggunakan uji chi-square terdapat hasil P-Value 0.001 Kesimpulan : Bahwa ada hasil Hubungan antara perilaku cuci tangan menggunakan sabun dengan terjadinya diare pada anak kelas 5 di SD Nagrog Kab. Tangerang tahun 2024 Asymp.Sig (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05. Saran : Untuk pihak sekolah perlu digerakan promosi kesehatan melalui pembentukan anggota usaha kesehatan (UKS), yang mana nantinya sebagai agen untuk meningkatkan kualitas kesehatan siswa khususnya mengurangi diare.

Pengaruh Pemberian Kompres Hangat Terhadap Penurunan Dysmenorrhea Pada Mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan Palu

Maya Diningrat, Vidya Urbaningrum, Mikaela Delpin Fristalia
Abstract: Dysmenorrhea  dapat diatasi dengan terapi farmakologi dan nonfarmakologi. pada penderita dysmenorrhea  Penggunaan kompres hangat di area perut bertujuan untuk melebarkan pembuluh darah sehingga meningkatkan sirkulasi darah&#8230; arah kebagian nyeri, dan menurunkan ketegangan otot sehingga mengurangi nyeri. Tujuan penelitian ini untuk diketahui pengaruh pemberian kompres hangat terhadap penurunan dysmenorrhea  Pada Mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan Palu.Jenis penelitian yaitu kuantitatif dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Experimental Design, dengan  one grub prettst-posttest design. Populasi pada penelitian ini 71 dan sampel pada penelitian ini berjumlah 30 responden. Sampel didapatkan menggunakan rumus slovin dengan presisi 0,15, teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling dan uji data paired t test. Hasil penelitian ini menunjukan rata-rata penurunan dysmenorrhea  yang dimana sebelum diberikan kompres hangat berada dalam skala nyeri berat sebanyak 19 responden (63,3%) setelah diberikan kompres hangat selama 20 menit sebanyak 20 responden (66,7%) berada dalam skala nyeri ringan. Hasil uji paired t test dengan model pengukuran sebelum dan sesudah diberikan intervensi, didapatkan nilai p= 0.000, nilai ini < α 0,05. Kesimpulan bahwa ada pengaruh pemberian kompres hangat terhadap penurunan dysmenorrhea  pada mahasiswa program studi D-III Keperawatan Palu.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Komunikasi Terapeutik Dengan Penerapan Komunikasi Terapeutik Pada Mahasiswa/I S1 Keperawatan Di Universitas Yatsi Madani

Retno Rahayu, Nuryanti, Ayu Pratiwi
Abstract: Latar Belakang: Komunikasi terapeutik adalah komunikasi yang terjadi antara perawat dan klien dalam melakukan asuhan keperawatan yang berfokus pada kesembuhan klien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya&#8230; ya hubungan tingkat pengetahuan komunikasi terapeutik dengan penerapan komunikasi terapeutik pada mahasiswa/I S1 keperawatan di Universitas Yatsi Madani. Desain Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional. Teknik Sampel: Penelitian ini menggunakan Teknik proportion stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 164 responden dihitung menggunakan rumus slovin. Hasil: Tingkat pengetahuan baik 144 (87.8%) pengetahuan kurang baik 20 (12.2%) dan penerapan baik 122 (74.4%) penerapan kurang baik 42 (25.6%). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan komunikasi terapeutik dengan penerapan komunikasi terapeutik. Saran: Dapat dijadikan sebagai bahan referensi juga evaluasi dalam meningkatkan pengetahuan komunikasi terapeutik.

Hubungan Penggunaan Gadget Terhadap Ketajaman Penglihatan Pada Siswa Keperawatan Di SMKN 9 Kota Tangerang

Adilah Salsabila, Ahmad Yunus Gunawan Wibisono, Ida Faridah
Abstract: Latar Belakang: Penggunaan gadget di kalangan pelajar dan mahasiswa juga dianggap sebagai suatu kebutuhan yang tidak terhindarkan mulai dari kalangan usia anak – anak hingga usia tua lebih banyak menghabiskan waktu pada&#8230; a perangkat elektronik dan dunia internet, dan tentunya sering berinteraksi lebih banyak dengan layar gadget. Hal ini terbukti bahwa kondisi ini menyebabkan banyak masyarakat merasakan adanya gangguan pada penglihatan. Tujuan penelitian: Mengetahui apakah ada atau tidaknya hubungan penggunaan gadget terhadap ketajaman penglihatan pada siswa keperawatan di SMK Negeri 9 Kota Tangerang Tahun 2024. Metodelogi penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa keperawatan kelas 10 SMKN 9 Kota Tangerang berjumlah 77 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling. Instrument penelitian terdiri dari kuesioner dan observasi menggunakan Snellen Chart. Analisa data menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian: Penggunaan gadget pada siswa keperawatan di SMKN 9 Kota Tangerang adalah Selalu menggunakan gadget dengan ketajaman penglihatan buruk. Kesimpulan: Maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan penggunaan gadget terhadap ketajaman penglihatan pada siswa keperawatan di SMK Negeri 9 Kota Tangerang dengan hasil (p-Value= 0,00).

Pengaruh Self Esteem Dan Self Confidence Terhadap Academic Burnout Pada Mahasiswa Keperawatan Tingkat Akhir

Jihan Mutia, Dewi Nur Puspita Sari, Zahrah Maulidia Septimar
Abstract: Pendahuluan: Self esteem merupakan penilaian individu tentang nilai personal diri sendiri. Self confidence merupakan rasa percaya diri yang dimiliki seseorang terhadap kemampuan yang dimiliki. Academic burnout merupakan&#8230; kondisi dimana individu merasakan kelelahan yang diakibatkan tuntutan akademik. Jika self esteem dan self confidence berada pada kategori tinggi maka academic burnout pada mahasiswa akan rendah. Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh Self Esteem dan Self Confidence Terhadap Academic Burnout Pada Mahasiswa Keperawatan Reguler Tingkat Akhir. Metode: Metode penelitian ini menggunakan penelitian desain penelitian kuantitatif. Teknik Sampel: Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik total sampling dengan jumlah responden sebanyak 192 mahasiswa tingkat akhir. Jumlah Sampel: Sampel berjumlah 192 responden. Analisis Data: Analisis data menggunakan Chi-Squere. Hasil Penelitian: Dari 192 mahasiswa mayoritas berusia 20-24 tahun, berjenis kelamin perempuan 84,4% dan laki-laki 15,6%, self esteem dan self confidence pada mahasiswa tingkat akhir dominan masuk kategori sedang sebanyak 56,8% dan 53,1%, serta mayoritas masuk dalam academic burnout rendah sebanyak 66,1%. Hasil uji Chi-Squere diperoleh nilai p-value 0,000 < 0,05 yang artinya ada pengaruh antara self esteem dan self confidence terhadap academic burnout pada mahasiswa tingkat akhir. Kesimpulan: Penelitian ini dapat menjadi acuan untuk mendapatkan gambaran antara ketiga variabel tersebut sehingga dapat memberikan intervensi keperawatan pada mahasiswa.

Pengaruh Durasi Intensitas Social Media Addiction Terhadap Kejadian Insomnia

Hilmi Adiatussalik, Dewi Nur Puspita Sari, Zahrah Maulidia Septimar
Abstract: Pendahuluan Insomnia adalah gangguan tidur yang dialami seseorang sehingga menyebabkan kebutuhan tidur tidak terpenuhi. Tanda dan gejala seseorang yang mengalami insomnia adalah kesulitan untuk tertidur lelap sepanjang malam&#8230; alam atau tidur jadi mudah terbangun, kesulitan memejamkan mata untuk tidur nyenyak sepanjang malam, tidak pernah merasa puas dengan kualitas tidurnya. Penyebab insomnia pada remaja disebabkan oleh gaya hidup remaja dalam penggunaan media sosial secara berlebihan. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh durasi intensitas sosial media addiction terhadap kejadian insomnia. Metode: Metode penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik Sampel: Teknik yang digunakan adalah simple random sampling. Jumlah Sampel: Sampel berjumlah 162 responden. Hasil penelitian: Hasil penelitian yang dilaksanakan di SMK Nurul Hikmah menggunakan rank spearman correlation bahwa terdapat pengaruh durasi intensitas sosial media addiction terhadap kejadian insomnia dengan p-value sebesar (0,001). Kesimpulan: Sebagian besar siswa-siswi di SMK Nurul Hikmah aktif dalam menggunakan media sosial dan mengalami insomnia, sehingga terdapat pengaruh antara durasi intensitas sosial media addiction terhadap kejadian insomnia.  Saran: Siswa-siswi di SMK Nurul Hikmah disarankan untuk dapat membatasi waktu dalam menggunakan media sosial terutama pada malam hari agar tidak terjadinya insomnia.

Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Penggunaan Media Sosial Pada Anak Usia Sekolah Dasar

Bella Eka Oktaviani, Alfika Safitri, Rina Puspita Sari
Abstract: Latar Belakang: Penggunaan media sosial supaya berdampak positif lebih besar dari pada dampak negatifnya, orang tua harus mengawasi penggunaan media sosial anak-anaknya. Di sini, peran orang tua sebagai keluarga sangat penting&#8230; enting karena keluarga yang baik adalah keluarga yang dapat memberikan pendidikan yang baik untuk menciptakan generasi yang baik juga (Gunawan & Muhabbatillah, 2019). Tujuan penelitian:Untuk mengetahui adanya Hubungan pola asuh orang tua dengan penggunaan media sosial pada anak usia sekolah dasar di SDI Miftahul Huda. Metodologi penelitian:penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 4,5 dan 6 SD Islam Miftahul Huda berjumlah 86 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrument penelitian terdiri dari kuesioner. Analisa data menggunakan Chi-Square. Hasil Penelitian: pola asuh orang tua pada siswa- siswi SD Islam Miftahul Huda adalah pola asuh yang baik sebanyak 66 responden (76,7%)  dengan penggunaan media sosial rendah sebanyak 61 responden (70,9%). Kesimpulan: maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan pola asuh orang tua dengan penggunaan media sosial pada anak usia sekolah dasar di SD Islam Miftahul Huda dengan hasil (p-Value=0,019).

Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Bahaya Asap Rokok Pada Remaja

Agung Agung, A.Y.G Wibisono, Ida Faridah
Abstract: Latar Belakang: Asap rokok merupakan salah satu penyebab utama berbagai penyakit serius, seperti penyakit jantung, paru-paru, dan kanker. Remaja adalah kelompok yang rentan terhadap paparan asap rokok, baik secara aktif&#8230; maupun pasif. Oleh karena itu, edukasi kesehatan tentang bahaya asap rokok sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang risiko yang ditimbulkan oleh asap rokok. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan tentang bahaya asap rokok pada remaja di SMK Citra Madani, Kabupaten Tangerang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Penelitian ini menggunakan bersifat kuantitatif dengan desain eksperimen (quasi experiment) yang dirancang dengan One Group Pre-test Post-test without control. Sampel penelitian terdiri dari 60 remaja yang tehnik pengambilan sampelnya menggunakan nonprobability sampling dengan purposive sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa p – Value dari tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi kesehatan diperoleh 0,000 <ɑ(0,05), maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho di tolak yang artinya Ada pengaruh edukasi kesahatan terhadap tingkat pengetahuan siswa/siswi SMK CITRA MADANI. Kesimpulan: Edukasi kesehatan terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan tingkat pengetahuan tentang bahaya asap rokok pada remaja di SMK Citra Madani, Kabupaten Tangerang..

Hubungan Perilaku Penggunaan Media Sosial dengan Kesehatan Mental

Ahmad Sahrul Hilmi, Eka Noviana nasriyanto, Cicirosnita J.idu
Abstract: Pendahuluan: Media sosial menjadi hal yang penting bagi individu dewasa awal. baik untuk menjalin relasi, mencari informasi, maupun sekedar mencari hiburan. Namun, jika tidak dikelola dengan baik, perkembangan teknologi&#8230; potensial membawa dampak negatif pada kesehatan mental. Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku penggunaan media sosial dengan kesehatan mental mahasiswa Fakultas Teknologi Bisnis Universitas Yatsi Madani. Metode Penelitian: Studi penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan cross sectional. Menggunakan uji chi square, dengan Teknik pengambilan sampel yaitu random sampling sebanyak  226 responden.   Hasil Penelitian: Hasil penelitian yang di laksanakan di fakultas teknologi bisnis universitas yatsi madani, diperoleh mayoritas berusia 19 tahun sebanyak 111 responden (49,1%), jenis kelamin perempuan sebanyak 133 responden (58,8%), perilaku penggunaan media sosial berkategori tinggi sebanyak 99 responden (43,8%), kesehatan mental buruk sebanyak 89 responden (39,4%). Hasil analisis menunjukan ada hubungan antara perilaku penggunaan media sosial dengan kesehatan mental dengan p-value 0,000 < 0,005. Kesimpulan : Terdapat hubungan perilaku penggunaan media sosial dengan Kesehatan mental fakultas teknologi  bisnis universitas yatsi madani. Saran : Mahasiswa di Universitas Yatsi Madani di sarankan untuk menghindari atau membatasi smartphone agar tidak terjadinya kesehatan mental.