Abstract:Program imunisasi anak di wilayah pedesaan menghadapi berbagai tantangan yang kompleks, termasuk akses terbatas terhadap layanan kesehatan, kurangnya tenaga kesehatan yang terlatih, dan faktor sosial-budaya. Penelitian ini…
ni bertujuan untuk mengevaluasi tantangan utama dalam implementasi program imunisasi anak di wilayah pedesaan serta untuk mengidentifikasi solusi yang memungkinkan untuk meningkatkan cakupan imunisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif berdasarkan studi pustaka yang relevan dengan topik ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa akses terbatas terhadap layanan kesehatan merupakan hambatan utama dalam program imunisasi anak di pedesaan. Jarak yang jauh antara pemukiman penduduk dengan fasilitas kesehatan, kurangnya infrastruktur kesehatan, dan transportasi yang tidak memadai mempersulit orang tua untuk membawa anak-anak mereka untuk divaksinasi secara teratur. Kurangnya tenaga kesehatan yang terlatih juga menjadi tantangan serius dalam implementasi program imunisasi. Banyak desa yang tidak memiliki jumlah petugas kesehatan yang memadai untuk memberikan layanan imunisasi kepada masyarakat. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan petugas kesehatan tentang imunisasi juga dapat mempengaruhi kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Faktor sosial dan budaya juga memengaruhi partisipasi masyarakat dalam program imunisasi. Kepercayaan, mitos, dan praktek budaya lokal seringkali memengaruhi keputusan orang tua dalam mengimunisasi anak-anak mereka. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan komunikasi yang sensitif dan berbasis budaya dalam mensosialisasikan program imunisasi. Berbagai solusi yang memungkinkan telah diidentifikasi, termasuk memperkuat infrastruktur kesehatan, meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, dan melibatkan komunitas secara aktif dalam program imunisasi. Dengan mengatasi tantangan-tantangan ini secara holistik dan berkelanjutan, diharapkan dapat meningkatkan cakupan imunisasi anak di wilayah pedesaan dan meningkatkan kesehatan anak-anak secara keseluruhan.
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan memahami interpretasi denotasi, konotasi, dan mitos, nilai-nilai moral, serta faktor pendukung dan penghambat yang dialami tokoh dalam penyampaian pesan dakwah dalam film animasi…
si “Upin dan Ipin Episode Ragam Ramadhan.” Dalam penelitian ini, peneliti menganalisis teks media menggunakan model analisis semiotika Roland Barthes. Dimana teknik ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Penelitian ini dilakukan di Media Sosial Youtube. Penelitian yang berlangsung selama kurang lebih 2 bulan mulai dari Juli sampai Agustus 2023. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumen. Berdasarkan hasil penelitian, penelitian ini menunjukkan pesan dakwah yang dibagi menjadi tiga, yaitu akhlak pada teman, akhlak pada masyarakat, dan akhlak pada keluarga. Dimana peneliti memberi makna terhadap film animasi “Upin dan Ipin” episode Ragam Ramadhan berdasarkan aspek nilai akhlak yang berisi tentang kelakuan dan perilaku sebagai makhluk sosial. Faktor pendukung dan penghambat didasarkan pada perilaku dan sifat dasar seorang anak. Adapun pengaruh dari penelitian ini yaitu sebagai pengembangan ilmu terhadap media terkhusus pada penelitian yang menggunakan metode semiotika dan dapat meningkatkan responsif terhadap makna pesan yang tersirat dalam sebuah film.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dakwah Pengurus Masjid Al-Furqaan dalam memakmurkan masjid, untuk mengetahui program kerja yang dibuat, dan juga apa yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dalam upaya…
paya memakmurkan masjid Al-Furqaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Pada penelitian ini di temukan bahwa pengurus masjid Al-Furqaan sangat berperan penting dalam meningkatkan kemakmuran masjid Al-Furqaan dibuktikan dengan adanya program kerja yang disusun dan dilaksanakan yakni program kerja utama dan program kerja pendukung. Program kerja utamanya adalah program Jum’at Berkah dan program Tabungan Qurban, dan program kerja pendukungnya adalah pelaksanaan peringatan hari-hari besar dalam Islam. Strategi dakwah Pengurus Masjid Al-Furqaan di Kelurahan Maradekayya, Kecamatan Makassar terbagi menjadi dalam beberapa bidang yakni, bidang Idarah (administrasi), Strategi bidang Imarah (program-program), Strategi bidang Ri’ayah (tata kelola program). Faktor pendukung yang dihadapi oleh Pengurus Masjid Al-Furqaan yaitu dengan adanya kegiatan TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an), Majelis Taklim, dan Kegiatan musyawarah. Adapun faktor penghambat yang dihadapi oleh Pengurus Masjid Al-Furqaan yaitu kesadaran masyarakat dalam beribadah yang masih rendah, komunikasi dan kerjasama antar pengurus yang masih kurang, dan pendanaan yang minim.
Abstract:Gerakan literasi merupakan kemampuan seseorang dalam mengakses, memahami, menyimak dan menggunakan suatu cara melalui mengimpelementasikan berbagai aktivitas yaitu membaca dan menulis untuk berfikir dan berwawasan luas dengan…
engan pengembangan santri menjadikan gemar dalam minat baca. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah Ketua Wardan, Guru, Ketua OSDC, dan beberapa santri. Teknik Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Santri bisa mengimplementasi gerakan literasi ini dengan cara mengadakan pelatihan, mengadakan kunjungan, wajib berkunjung ke perpustakaan, membuat majalah dinding, berpastisipasi membuat buku-buku. faktor pendukung dan penghambat implementasi gerakan literasi yaitu: dukungan sebuah gerakan membaca, Kewajiban santri berkunjung datang ke perpustakaan seminggu tiga kali, Kewajiban membuat karya tulis, Pembekalan dalam pembuatan karya tulis ilmiah. Penghambatnya yaitu: buku bacaan belum cukup banyak, kesadaran dalam gerakan literasi secara individu untuk mau membaca masih rendah, sehingga untuk berkunjung ke perpustakaan harus terjadwal agar individu mau datang ke perpustakaan.
Abstract:Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan kreativitas belajar siswa melalui penerapan metode mind mapping pada mata pelajaran tema 5 yaitu ekosistem di kelas V SD Negeri 6 Sumberejo. Penelitian ini merupakan…
akan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 6 Sumberejo tahun pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran melalui penerapan metode mind mapping dapat meningkatkan kreativitas belajar siswa pada tema ekosistem dilihat dari presentase kreativitas belajar siswa pada siklus I mencapai 40% dengan rata-rata 63,33. Pada indikator fluency dan flexibility dengan kategori “sedang” dan pada indikator originality dan elaboration memiliki kategori “rendah”, kemudian pada siklus II terjadi peningkatkan mencapai 80% dengan rata-rata 80,67. Pada indikator fluency, flexibility, originality, dan elaboration dengan kategori “tinggi”.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana Peran Supervisi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional guru di SMP Terpadu Rangganis. selain itu tujuan dari supervisi ini dapat membantu guru-guru…
ru-guru dalam meningkatkan kompetensi professional guru di SMP Terpadu Rangganis Bogor. Metode Penelitian yang digunakan yaitu deskriptif Kualitatif dengan instrument penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara, dokumentasi, dan teknik pengumpulan data digunakan melalui wawancara dan dokumentasi, metode penelitian kualitatif. Fokus pada penelitian ini adalah Peran Supervisi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SMP Terpadu Raganis Bogor. Hasil dari penelitian yaitu Peran Supervisi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional guru sangat baik, ini dibuktikan dengan tahapan tahapan pelaksanaan supervisi yang dilakukan oleh kepala sekolah. Berkat adanya supervisi kepala sekolah ini dapat membantu guru-guru yang ada di SMP Terpadu Raganis menjadi profesional dalam mengajar
Abstract:Penggunaan teknologi dalam pendidikan telah menjadi topik penting dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan…
tkan kualitas pembelajaran, serta untuk memahami dampak psikologis dan sosial dari penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Dua titik permasalahan utama yang diteliti dalam penelitian ini adalah tantangan dalam mengintegrasikan teknologi dalam kurikulum dan dampak psikologis serta sosial dari penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka yang melibatkan analisis terhadap berbagai sumber informasi dan penelitian yang relevan dalam bidang ini. Temuan penelitian menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam kurikulum, termasuk kesiapan infrastruktur, pelatihan guru, dan penyesuaian kurikulum dengan perkembangan teknologi terkini. Selain itu, temuan menunjukkan bahwa penggunaan teknologi dalam pembelajaran dapat memiliki dampak psikologis dan sosial yang signifikan, terutama terkait dengan interaksi sosial antara siswa, keterlibatan langsung dalam proses belajar-mengajar, dan pengembangan keterampilan interpersonal. Implikasi temuan ini terhadap praktik pembelajaran di sekolah adalah pentingnya memperhatikan tantangan dalam mengintegrasikan teknologi dalam kurikulum, serta memahami dan mengelola dampak psikologis dan sosial dari penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Dengan memperhatikan faktor-faktor ini, sekolah dapat mengembangkan strategi yang efektif untuk memanfaatkan teknologi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempersiapkan siswa untuk masa depan yang semakin terdigitalisasi.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana kemampuan kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di SMP Pelita Cendekia Cipining Bogor dan untuk mengetahui Untuk mengetahui faktor…
pendukung dan penghambat kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di SMP Pelita Cendekia Cipining Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara, dokumentasi, dan teknik pengumpulan data digunakan meliputi wawancara dan dokumentasi. metode penelitian kualitatif. Fokus pada penelitian ini adalah kemampuan kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di SMP Pelita Cendekia. Hasil penelitian yaitu kemampuan kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru berperan penting dalam keberhasilan seorang guru dalam kegiatan belajar mengajar dikelas. Meskipun masih ada beberapa sarana dan prasarana yang belum lengkap dan masih ada beberapa guru yang belum profesional dari segi administrasi peran kepala sekolah untuk meningkatkan profesionalisme guru itu sangat penting. Arahan serta motivasi dari kepala sekolah untuk guru demi membangun sebuah ke profesionalan guru dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Fokus pada penelitian ini adalah Kemampuan Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di SMP Pelita Cendekia Cipining Bogor.
Abstract:Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat berdampak pada kegiatan bisnis mulai skala kecil hingga besar yang memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam menjalankan usahanya. Perkembangan dunia digital mengharuskan…
pebisnis, termasuk usaha apotek untuk meningkatkan pemasaran dan komunikasi secara digital dengan pelanggan. Apotek merupakan sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukan praktek kefarmasian oleh Apoteker. Praktek kefarmasian dibantu oleh Tenaga Teknis Kefarmasian, yang terdiri atas Sarjana Farmasi, Ahli Madya Farmasi dan Analis Farmasi. Namun, apotek bukan hanya sebagai tempat pelayanan kefarmasian tetapi juga dikelompokkan sebagai bidang usaha sesuai Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) dengan kode 47721 yaitu perdagangan eceran barang dan obat farmasi untuk manusia di apotek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan sosial media Whatsapp terhadap peningkatan penjualan obat bebas, vitamin dan alat kesehatan di Apotek AFIQ 2. Metode penelitian yang dipilih adalah deskriptif dengan teknik pengambilan sampel purposive. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, dokumentasi dan participants observation. Hasil penelitian diperoleh peningkatan penjualan menggunakan media whatsapp sebesar 76,78% terhadap target. Kesimpulan penelitian ini bahwa strategi promosi dengan memanfaatkan media sosial whatsapp memberikan keuntungan diantaranya meluaskan pasar, menaikkan omset penjualan, menjaring konsumen baru, menjadi sarana media promosi.
Abstract:Periode remaja adalah tahap kehidupan yang ditandai oleh ketidakstabilan pikiran dan penuh tekanan, tuntutan, dan tantangan. Kesehatan mental dan kesejahteraan remaja SMA memiliki implikasi signifikan terhadap perkembangan…
an individu dan kualitas kehidupan di masa depan. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk menyajikan temuan-temuan penting dari penelitian-penelitian terdahulu tentang kesehatan mental dan kesejahteraan remaja SMA di Indonesia. Metode penelitian ini melibatkan penggunaan basis data ilmiah dan akademik yang relevan, pengembangan strategi pencarian, penentuan kriteria inklusi dan eksklusi, serta proses pencarian dan seleksi literatur yang cermat. Hasil tinjauan literatur mengungkapkan bahwa faktor-faktor seperti stimulasi perkembangan psikososial, bullying, tekanan akademik, dan peran pola asuh, disiplin, dan motivasi memiliki dampak yang signifikan terhadap kesehatan mental remaja SMA di Indonesia. Implikasi dari temuan-temuan ini menunjukkan perlunya pelayanan kesehatan mental yang dini, pendidikan kesehatan yang menyeluruh, dukungan institusi pendidikan, serta intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan remaja SMA. Dengan demikian, upaya preventif dan intervensi yang tepat diharapkan dapat mengurangi tingkat depresi pada remaja SMA dan meningkatkan kesejahteraan mereka secara keseluruhan di masa mendatang.