Abstract:Penanganan keluhan pelanggan menjadi aspek penting dalam meningkatkan mutu layanan di Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM). Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas sistem pengaduan pelanggan di PUDAM, mengidentifikasi…
identifikasi berbagai kendala yang dihadapi, serta memberikan rekomendasi perbaikan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta analisis dokumen perusahaan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: a) Keluhan pelanggan di PUDAM Cabang Muncar umumnya berkaitan dengan kerusakan atau mati total pada water meter, aliran air yang lemah, air yang kotor, serta kebocoran pipa baik di rumah pelanggan maupun di area jalan. b) Penanganan keluhan oleh PUDAM Cabang Muncar dinilai sangat efektif, terlihat dari kemudahan yang diberikan kepada pelanggan dalam menyampaikan pengaduan. c) Secara umum, proses penanganan keluhan meliputi beberapa tahapan, yaitu evaluasi terhadap keluhan pelanggan, pencatatan dalam surat pengaduan, penerusan laporan ke bagian teknisi dan distribusi, penerbitan surat tugas, serta pelaksanaan penanganan di lokasi secara optimal.
Abstract:Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Lokasi terhadap keputusan pembelian di Indomaret desa Passo. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Penelitian ini menggunakan…
unakan data primer dan sekunder melalui wawancara dan pemagian kuesioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu para konsumen yang berbelanja di indomaret. Yang berjumlah 50 orang, teknik analisis data yang di gunakan penelitian adalah ujia validasi, uji reliabilitas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengaruh lokasi dan keputusan pembelian berpengaruh terhadap keputusan pembelian di Indomaret desa passo. Berdasarkan nilai R sebesar 323 yang artinya variabel lokasi mampu menjelaskan variabel keputusan pembelian 32,3% sedangkan 67,7% di jelaskan oleh variabel lain yang belum di teliti.
Abstract:Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan Hasil Belajar siswa dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu Materi Yadnya Dalam Cerita Mahabarata Malalui penerapan Model Pembelajaran “Problem Based Learning” siswa kelas…
las XI P1A SMA Negeri 1 Torue tahun pelajaran 2023/2024 Tujuan penelitian ini dilaksanakan yaitu untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang mana menggunakan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi/pengamatan dan refleksi pada setiap siklusnya memfokuskan pencarian datanya menggunakan tes hasil belajar dan melaksanakan analisis dengan analisis deskriptif. Setelah dilakukan refleksi, terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari rata-rata nilai 69,90 meningkat menjadi 73,12 rata- rata kelasnya pada siklus I dan pada siklus II meningkat menjadi 81,40. Ketuntasan belajar juga terjadi peningkatan dari awalnya 64,00 % menjadi 72,00 % pada siklus I dan 92,00 % pada siklus II. Data tersebut menunjukkan keberhasilan pelaksanaan penelitian sesuai indikator yang direncanakan. Akhirnya peneliti berkesimpulan bahwa Penerapan Model Problem Based Learning (Pbl) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu Materi Yadnya dalam cerita Mahabarat siswa Kelas XI P1A SMA Negeri 1 Torue Kec.Torue Kab. Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah.
Abstract:Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan handphone terhadap sikap individualisme yang berpotensi melunturkan nilai persatuan pada Pancasila sila ke-3 di kalangan pelajar pada salah satu…
tu SMK Negeri daerah Tangerang Selatan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui metode survei. Data dikumpulkan dari 115 responden yang dipilih secara acak melalui kuesioner secara online. Data yang bersifat kuantitatif ini dianalisis untuk mengukur tingkat individualisme pelajar, frekuensi penggunaan handphone, dan dampaknya terhadap interaksi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pelajar memiliki kecenderungan sikap individualisme yang tinggi ditandai oleh ketergantungan pada handphone dalam interaksi sosial. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan handphone yang berlebihan mempengaruhi penurunan kualitas interaksi tatap muka, rasa kebersamaan, dan solidaritas sosial. Hal ini berdampak pada lunturnya nilai persatuan sebagai inti dari sila ke-3 Pancasila, “Persatuan Indonesia”. Penelitian ini menekankan pentingnya upaya pendidikan karakter dan peningkatan kesadaran akan penggunaan teknologi khususnya handphone secara bijak untuk menjaga nilai-nilai Pancasila di kalangan pelajar.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi moderasi beragama dalam komik ModerArt menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana ikon, indeks,…
deks, dan simbol digunakan untuk menggambarkan nilai-nilai toleransi, anti-kekerasan, pluralisme, serta penerimaan terhadap tradisi dan budaya lokal. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dalam menginternalisasi pesan-pesan moderasi beragama oleh pembaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komik ModerArt berhasil mengkomunikasikan pesan moderasi beragama melalui elemen-elemen visual yang efektif, seperti penggunaan ikon yang menggambarkan sikap saling menghormati dan simbol kebangsaan yang menekankan pentingnya kerjasama lintas agama. Meskipun demikian, tantangan muncul dalam menggambarkan kekerasan tanpa mengurangi dampaknya serta memastikan pemahaman pesan yang lebih dalam oleh audiens yang lebih luas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komik ModerArt dapat menjadi media efektif untuk menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama, meskipun perlu ada penyesuaian untuk mengatasi tantangan tersebut agar pesan dapat lebih mudah diterima oleh pembaca dari berbagai latar belakang.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. Maluku Graha Motor Ambon. Manfaat Penelitian diharapakan dapat memberikan suatu pengetahuan bahwa adanya…
ya motivasi kerja terhadap kinerja karyawan dapat menciptakan suatu kinerja kerja yang baik di sebuah perusahaan atau dunia kerja. Metode yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan maksud untuk menemukan jawaban terhadap suatu fenomena atau pertanyaan melalui aplikasi pengolahan data yaitu menggunakan Software SPSS dengan metode Regresi Linier Sederhana. Hasil penelitian ini berdasarkan uji t dapat diketahui bahwa Motivasi Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan .Arah pengaruh positif berarti bahwa semakin tinggi motivasi kerja maka kinerja akan semakin meningkat selain itu nilai koefisien determinasi sebesar 0,526 yang berarti 52,6% perubahan nilai kerja dapat disebabkan oleh variable motivasi kerja, sementara 47,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
Abstract:Pendidikan agama Hindu memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa sejak dini, terutama dalam menanamkan nilai-nilai spiritual yang luhur. Salah satu ajaran fundamental dalam Hindu adalah konsep Tat Twam Asi, yang…
ang berarti "Aku adalah Engkau" sebagai cerminan kesatuan dan empati dalam kehidupan sosial. Konsep ini sangat relevan dalam pembentukan sikap toleransi, kepedulian, dan rasa persaudaraan di lingkungan sekolah. Melalui pendidikan agama Hindu, siswa diajarkan untuk memahami dan menerapkan Tat Twam Asi dalam interaksi sehari-hari, baik dengan teman sebaya, guru, maupun lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peran pendidikan Agama Hindu dalam menanamkan konsep Tat Twam Asi kepada siswa di SD Inpres 2 Balinggi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi, wawancara, dan studi literatur sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep Tat Twam Asi dalam pembelajaran agama Hindu dapat meningkatkan rasa empati dan kepedulian sosial siswa. Pembelajaran berbasis praktik langsung, seperti kegiatan gotong royong, membantu siswa memahami makna mendalam dari ajaran ini secara nyata. Dengan demikian, pendidikan Agama Hindu memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa yang berbudi pekerti luhur melalui ajaran Tat Twam Asi. Untuk memperkuat implementasi konsep ini, diperlukan metode pembelajaran yang inovatif, berbasis pengalaman nyata, serta dukungan dari guru dan lingkungan sekolah. Dengan pemahaman dan penerapan yang baik, siswa dapat mengembangkan sikap saling menghormati dan hidup berdampingan secara harmonis sesuai dengan nilai-nilai luhur Hindu.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan pengawasan terhadap disiplin kerja pegawai di Kantor Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan. Permasalahan utama yang diangkat adalah lemahnya…
hnya penerapan budaya organisasi yang belum terdefinisi dengan baik serta kurangnya pengawasan dari atasan, yang berdampak langsung pada rendahnya tingkat disiplin kerja pegawai. Penelitian ini memiliki tujuan khusus: (1) mendeskripsikan kondisi budaya organisasi serta pengaruhnya terhadap disiplin kerja pegawai; (2) menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap disiplin kerja pegawai; (3) menguji pengaruh pengawasan terhadap disiplin kerja pegawai; dan (4) menganalisis pengaruh simultan antara budaya organisasi dan pengawasan terhadap disiplin kerja pegawai di Kantor Kecamatan Sungai Pagu. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan kausal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) budaya organisasi berada dalam kategori "Sangat Baik" dengan skor rata-rata 129,9 dan TCR 86,6%; pengawasan dalam kategori "Sangat Baik" dengan skor rata-rata 127,11 dan TCR 84,74%; disiplin kerja dalam kategori "Baik" dengan skor rata-rata 124,6 dan TCR 83,3%; (2) budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja pegawai dengan tingkat signifikansi 0,011 < 0,05 dan nilai t hitung 2,736 > t tabel 2,048; (3) pengawasan tidak berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja pegawai dengan tingkat signifikansi 0,591 > 0,05 dan nilai t hitung 0,544 < t tabel 2,048; (4) budaya organisasi dan pengawasan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja pegawai dengan tingkat signifikansi 0,037 < 0,05 dan nilai F hitung 3,74 > F tabel 3,37. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa penguatan budaya organisasi yang baik serta pengawasan yang konsisten dapat meningkatkan disiplin kerja pegawai, yang pada akhirnya mendukung pencapaian tujuan organisasi.
Abstract:Film telah menjadi media komunikasi yang efektif dalam menyampaikan pesan moral dan nilai-nilai budaya kepada penonton. "Air Mata di Ujung Sajadah" menggunakan elemen semiotika untuk menggambarkan pesan-pesan tersebut. Penelitian…
enelitian ini menggunakan metode analisis isi kualitatif untuk mengevaluasi adegan-adegan dalam film, yang telah diklasifikasikan untuk mengungkapkan pesan moral yang disampaikan. Melalui pendekatan Teori Charles Sanders Peirce, kesimpulan dari film ini menekankan pentingnya peran orang tua dalam membimbing dan melindungi anak-anak mereka, serta dampak positif yang timbul dari pelaksanaan tanggung jawab ini dengan penuh perhatian.
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik, solusi pemecahan masalah tersebut menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbasis TPACK dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian…
an ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik kelas IV A SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada peserta didik kelas IV A SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao yang peneliti lakukan dari tanggal 30 Juli 2024 s/d 15 Agustus 2024 dalam 2 siklus, masing- masing siklus terdiri dari 3 pertemuan. Penilaian hasil belajar peserta didik pada kondisi awal mata pelajaran Matematika memperoleh persentase 40% pada siklus I memperoleh persentase sebesar 52% dan siklus II 84%. Proses pembelajaran siklus I pada aspek guru memperoleh pesentase 81,77% dan aspek peserta didik 72,68%, pada siklus II aspek guru memperoleh 92,40% dan aspek peserta didik 81,81%. Berdasarkan persentase pembelajaran tersebut, sudah terjadi peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 32% dan peningkatan proses pembelajaran pada aspek guru dari siklus I ke siklus II sebesar 10,63%, pada aspek peserta didik meningkat sebesar 9,13%, pembelajaran sudah mencapai indikator keberhasilan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning (PBL) berbasis TPACK dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada peserta didik kelas IV A SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan.